Zora

Zora
CH 19


__ADS_3

Sehari setelah peningkatan yang signifikan itu Zora memutuskan untuk berhenti berkultuvasi.


Bukan berhenti selamanya, tetapi karna sepertinya tidak ada lagi kemajuan dalam kultuvasinya.


Dia harus menemukan ransangan baru untuk itu.


Xiao Dai dan Qing Yu sudah mulai akrab, meskipun masih ada sedikit jejak ketakutan pada dirinya.


...


Hari ini Zora meminta bantuan Qing Yu untuk melatih indera pendengarannya.


Metode yang dia gunakan sendiri sama persis dengan metode yang digunakan di film Ninja Assassin yang diperankan oleh aktor tampan korea Rain.


Hanya saja Zora tidak memiliki banyak lonceng kecil, sehingga dia memanfaatkan koin-koin emas nya untuk digantung.


Zora juga sudah menyiapkan banyak sekali pil regenerasi dan luka dalam untuk berjaga-jaga.


...


Zora melakukan pelatihan sadis itu selama 2 minggu.


Selama itu juga, peningkatan terhadap tubuh fisik dan juga indera pendengaran Zora meningkat berkali-kali lipat.


Tentu saja pelatihan yang dilakukan saat pertama kali membuat badannya di penuhi oleh luka sayatan pedang.


Namun berkat pil-pil dan Kolam nya itu membuat kulitnya kembali halus bahkan dua kali lipat dari sebelumnya.


Qing Yu yang tidak ingin menyakiti junjungannya dengan terpaksa melakukannya.


Ini bukan permintaan, melainkan sebuah perintah!!


Pernyataan itu membuat Qing Yu tidak bisa untuk tidak menolak.


...


Semua pelatihan dasarnya telah selesai, kini dia hanya perlu melakukan dua hal lagi yaitu, pemeriksaan Elemen lalu berlatih untuk menguasai dan berlatih beberapa jurus sebagai pendukung setelah itu baru dia mulai fokus terhadap pelatihan Formasi dan Sihir.


Namun untuk saat ini dia merasa kebingungan, pasalnya dia tidak tau Batu Kristal seperti apa yang digunakan untuk mengecek berbagai Elemen, dan lagi apakah di Ruang Dimensi ini memiliki Batu seperti itu.


"Qing Qing, aku ingin mengecek Elemen apa saja yang aku miliki, apakah ada sesuatu yang dapat aku gunakan untuk melakukan hal itu?" Tanyanya pada Qing Yu.


"Tentu ada,, mari Yang Mulia ikuti saya". Jawab Qing Yu dengan penuh hormat dan senyum tipis yang terpatri dibibirnya.


...


Mereka sampai pada sebuah tugu baru yang cukup panjang.


Dapat di lihat dengan jelas garis pembatas yang ada pada batu itu.


"Ini adalah Batu Tugu Elemen, Yang Mulia hanya perlu meletakan telapak tangan Yang Mulia pada Bola Kristal yang berada diatas batu persegi itu". Jelas Qing Yu


Zora menganggukinya dan dengan segera meletakan tangannya pada Bola Kristal itu.


Bola Kristal itu memancarkan cahaya putih cerah.


Sesaat kemudian seperti ada yang tersedot dari tangannya, Bola Kristal itu menyerap dengan rakus Aura yang Zora sendiri tidak tau.


[Bukan Zoranya, tapi Authornya😁😁✌]

__ADS_1


Batu Tugu Elemen sedikit bergetar sesaat, kemudian menampilkan warna.


Zora lagi-lagi terkejut dengan hasilnya.


Semua warna pada Batu itu menyalah, yang artinya Zora memiliki semua Elemen.


[..Jangan bercanda Thor, satu Elemen aja latihannya susah banget, apa lagi banyak kek gini..?


...tenang aee, ntar gw bantuin koq.. santuy...]


Zora benar-benar tidak percaya.


Apa dirinya benar-benar seorang manusia?


Dia sudah seperti monster dengan kekuatan yang.....


..


Qing Yu yang melihat, tentu kagum dengan junjungannya itu.


Di Alam yang rendah ini, untuk menemukan seseorang yang memiliki Elemen ganda sangatlah mustahil.


Tapi Ratunya itu sungguh luar biasa.


Oh.. tentu saja hal itu tidak berhenti sampai disitu saja.


Batu Tugu Elemen itu terus menerus memancarkan cahaya berbeda warna itu.


Semakin terang dan cerah membuat Zora menggunakan tangan kirinya untuk menghalangi cahaya itu.


Krakk... Prangg.


"Em.. Qing Qing, apakah itu batu duplikat?" Tanya Zora yang masih mencerna kejadian barusan.


Qing Yu dengan pelan menggelengkan kepalanya, "tidak Yang Mulia, itu merupakan Batu Tugu Elemen asli".


Otaknya gagal mencerna omongan Qing Yu, pikirannya kyusuk.


Batu Kristal asli... dan baru saja dia menghancurkannya


Sepertinya dia akan gila.


Ayolah, katakan kalau dia sedang mimpi..


"Yang Mulia tidak perlu khawatir, sebab masih ada beberapa Batu lainnya yang bisa digunakan dikemudian hari". Ucap Qing Yu berusaha menenangkan junjungannya itu.


Zora dengan cepat mengangguk, tetapi masih ada kilatan cahaya tidak percaya yang terpancar dari matanya.


"Mengapa Batu itu bisa hancur". Tanya Zora penasaran.


"Itu karna Yang Mulia memiliki Kekuatan tambahan".


"Huh..." Zora kembali kebingungan, netra biru cerahnya menatap lekat-lekat nerta biru kelam milik Qing Yu.


Qing Yu hanya tersenyum lembut lalu berkata, "Yang Mulia memiliki Kekuatan unik, seperti dapat mengubah segala sesuatu menjadi apa yang Yang Mulia inginkan, kecuali pada manusia".


Lagi-lagi, Zora tercengang... kekuatan macam apa itu.


Bukankah hanya dengan kekuatan itu saja Zora dapat menaklukan apapun kecuali manusia.

__ADS_1


Luar biasa...


"Apa yang akan Yang Mulia lakukan sekarang?" Tanya Qing Yu.


"Aku akan pergi berlatih lagi, kau dapat kembali Mansion, dan juga tolong jaga untuk melihat Xiao Dai". Ucap Zora akan tujuannya.


Qing Yu membungkuk memberi hormat sambil berkata, "Baik Yang Mulia, saya pamit undur diri". Kemudian berlalu dari hadapan Zora.


...


Zora menatap telapak tangannya lekat.


Dia sedikit ragu dengan dirinya sendiri.


Tetapi sesesaat kemudian, "Tidak.. aku tidak boleh seperti ini, aku harus berlatih untuk lebih kuat lagi dan mencari orang yang berusaha membunuh pemilik tubuh ini". Ucap Zora dengan penuh tekat.


Benar, dia hanya perlu menjadi kuat agar tidak di remehkan.


Dia juga perlu mencari tau siapa orang yang berusaha membunuh pemilik tubuh ini serta dalang dari segalanya.


Zora sangat yakin, kalau ada orang yang menginginkan kematian pemilik asli tubuh ini, maka dari itu orang tersebut meminta bantuan pembunuh bayaran untuk membunuh pemilik asli tubuh ini.


Tapi sepertinya dia harus berusaha keras untuk mencari tau hal itu.


Sebab dia sendiri tidak memiliki ingatan masa lalu dari pemilik tubuhnya itu bahkan untuk namanya saja.


Hanya ada sepenggal ingatan yang dia miliki dari pemilik tubuh ini 'pemilik tubuh itu yan berusaha berlari untuk menghindari pembunuhan itu hingga masuk ke Hutan Kabut dan akhirnya pun tetap mati karna racun dan juga kehilangan banyak darah'


Ketika Zora mengingat hal kembali tentang hal itu, hatinya terasa sakit.


Bagaimana perjuangan pemilik tubuh ini yang berusaha menghindar dan berlarian tanpa memperdulikan ranting-ranting tajam yang menggores seluruh tubuhnya.


Kemauan hidup yang sangat kuat.


Dan Zora menganggumi hal itu.


Jika itu adalah dia, ah.. mungkin dia akan membiarkan orang-orang itu membunuhnya.


***


Dua minggu kembali berlalu, Zora terus menerus melakukan pelatihannya terhadap semua Elemennya.


Dia sangat bekerja keras dalam dua minggu ini.


Tentu saja proses tidak menghianati hasil.


Kekuatan Elemennya dikuasai dengan mudah.


Dengan bantuan buku-buku dan otak jeniusnya, tentu saja membuatnya mudah untuk mengusai Kekuatan Elemennya.


...


Zora kini berada di lantai 2 Mansion Perpustakaan.


Dia sedang mencari berbagai teknik jurus yang akan dia gunakan.


Dia mengambil empat teknik yang dirasa cocok untuknya, dari pelatihan dasar hingga tinggi.


Teknik Kecepatan Angin, Teknik Mata Dewa, Niat Pedang dan juga Teknik Penekanan Aura.

__ADS_1


Dia juga mengambil beberapa Teknik Formasi dan Sihir.


__ADS_2