
Saat yang bersamaan.
Sisi lain, Lapisan Inti Hutan Terkutuk.
Zora menggunakan Teknik Kecepatan Anginnya untuk menelusuri Lapisan Inti Hutan tersebut.
Meski dia hanya menggunakan sepersetengah dari kekuatannya, kecepatannya masih terbilang sangat cepat.
Dia tidak terburu-buru, sehingga tidak menggunakan kekuatan penuhnya.
Karna tujuannya memang hanya untuk memeriksa dan memastikan keadaan sekitar.
"Qing Yu, bagaimana menurutmu?" Tanyanya pada Qing Yu melalui telepatinya
"Ini adalah Sihir Menengah tingkat tinggi, tapi saya yakin Yang Mulia dapat merusaknya, hanya saja itu akan memicu gelombang tertentu". Jawab Qing Yu.
Meski berada di dalam Ruang Dimensi, Qing Yu selalu memperhatikan pergerakan Zora dan yang lainnya.
Tentu untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi sesuatu yang tidak dia harapkan terjadi pada Zora.
Sebagai seseorang yang memiliki peran penting dalam kehidupan Zora, tentu itu sudah menjadi tugasnya.
Mendengar itu, Zora berhenti.
"Gelombang tertentu?" Tanyanya bingung.
"Ya. Seperti ada sesuatu yang luar biasa dilindungi didalam sana".
"Lalu, apa yang harus aku lakukan sekarang?"
"Satu-satunya cara agar tidak memicu gelombang tersebut, Yang Mulia hanya perlu menggunakan Sihir Ilusi terbalik dari Ilusi yang ditampilkan ini, tentu itu juga harus pada proporsi yang sama". Jelas Qing Yu. "Tapi, sepertinya itu hanya untuk menemukan pintu masuknya saja". Lanjutnya.
Zora menghela napas pelan, mengerutkan keningnya dia bertanya, "Apakah kamu yakin dengan itu?"
"Tentu, aku bahkan bisa merasakan Formasi penghalang Sembilan Naga Merah disekitar sini. Sepertinya Sihir Ilusi ini hanya sebuah taktik, sedangkan Formasi tersebutlah yang merupakan kunci utamanya".
Mata Zora melebar mendengarnya, "Formasi penghalang Sembilan Naga Merah? Bukankah formasi itu hanya sebuah legenda? Bagaimana bisa kamu mengtahuinya?"
Dia telah membaca hampir separuh dari perpustakaan yang ada di dalam Ruang Dimensinya, tentu saja sebagai seseorang yang memiliki ingatan yang kuat, dia bisa mengingat secara detail setiap isi buku.
Saat itu, dia secara tidak sengaja menemukan sebuah buku yang bahkan sudah tidak layak dikatakan sebagai sebuah buku.
Itu sangat tipis dan sedikit lembab.
Sampul buku tersebut berwarna biru tua dengan garis emas yang sudah mulai memudar dan bahkan ada jejak campuran warna lainnya yang juga mulai memudar.
Hanya ada satu huruf pada sampulnya "F", yang bahkan hampir menghilang dari sampul tersebut.
Awalnya Zora tidak mengerti mengapa buku seperti itu bisa dia temui di Ruang Dimensinya.
Tetapi karna penasaran, dia membaca buku itu.
Dan betapa terkejutnya dia, saat membaca halaman demi halaman dari buku tersebut.
Buku tersebut hanya memiliki 10 lembar halaman dan itu sangat tipis, bahkan jika salah menyentuhnya saja itu akan rusak.
Juga isi setiap halamannya berbicara tentang Formasi Tingkat Tinggi yang bahkan belum pernah didengarnya atau di bacanya di setiap buku di perpustakaan.
Itu di tulis dengan kaligrafi yang sangat indah dan mantap.
Setiap Formasi yang ditulis, dibuat secara singkat dengan sangat rinci, jelas dan mudah dimengerti.
Bahkan cara pelatihannya juga tertera disana.
Saking hebatnya isi Formasi yang dia baca, dia bahkan berusaha untuk melatihnya.
__ADS_1
Hanya saja, kekuatan yang dia miliki tidaklah cukup.
Sedikit kecewa dengan hal tersebut, tetapi tidak membuatnya untuk berhenti membaca.
Dia terus membaca hingga akhirnya dia menyadari di bagian akhir dari buku tersebut terdapat sebuah lukisan cangkang kura-kura kecil bergayakan aksara tionghoa pada sudut sebelah kanan bawah buku.
Saat itu dia menyadari bahwa, segala sesuatu yang dituliskan didalam buku tersebut merupakan sebuah legenda.
Itu juga menjadi sebuah teka teki bagi dirinya sendiri.
Dia mengingat pernah bertanya pada Hongling tentang Dinasti.
Tetapi jawaban Hongling saat itu, meyakinkan dia bahwa saat ini belum terbentuknya Dinasti.
Tapi, pada saat dia melihat cangkang kura-kura kecil tersebut, dia ragu.
Dia yakin bahwa sebenarnya sebuah Dinasti telah dibentuk berjuta-juta tahun yang lalu, tetapi mungkin karna peperangan dan konflik internal yang dialami membuat segala sesuatu yang telah disatukan, di pecahkan kembali dan membagi menjadi tatanan tertinggi hingga terendah.
Ini hanya sebuah tebakan liarnya saja.
Tetapi jika itu dikaitkan dengan Keluarga Zhou maka semuanya jelas.
Hanya saja, bagaimana bisa Keluarga Zhou kembali muncul pada 5.000 tahun yang lalu?
Itu satu-satunya pertanyaan yang menjadi misteri untuknya.
Memikirkan itu semua, dia tidak bisa tidak menghela napas kasar.
Segala sesuatu masih abu-abu baginya.
Qing Yu tidak menjawab pertanyaan Zora, dan hanya berdiam diri di dalam Ruang Dimensi.
Zora juga tidak memaksanya lebih jauh.
Pada akhirnya, dia hanya bisa menekan semua pertanyaan di benaknya.
Dan mulai menggunakan Sihirnya untuk menemukan pintu yang di maksud.
Sihir Ilusi dihadapannya sendiri merupakan Ilisi Cermin, meski dikatakan cukup kuat, itu masih bisa dihancurkan.
Hanya saja, jika dihancurkan sesuka hati, akan menimbulkan gelombang tertentu seperti yang dibicarakan oleh Qing Yu.
Meski dia tidak peduli akan hal-hal seperti itu, dia masih punya otak untuk memikirkan hal-hal lebih jauh.
Jika Qing Yu sudah mengatakan demikian, itu artinya gelombang tertentu yang dihasilkan memiliki dampak yang cukup besar.
Dia tidak berada ditempat ini sendirian, tentu dia juga harus menekan ego nya.
Oleh karena itu, dia hanya bisa melakukan apa yang disarankan oleh Qing Yu, Sihir Ilusi Terbalik.
Zora menghabiskan waktu hampir satu jam untuk membuat Sihir Ilusi Terbalik tersebut.
Meski Sihir Ilusi Terbalik tersebut hanya berada di tingkat menengah, Sihir itu juga merupakan salah satu yang tertinggi di tingkat menengah.
Itu sebabnya, Zora membutuhkan waktu lama.
Setelah Sihir Ilusi Terbalik tersebut berhasil, Zora dapat melihat dengan jelas pandangan di sekitarnya.
Itu sangat berbeda dengan di awal saat mereka berkeliling.
Meski tampilannya masih dipenuhi pohon-pohon, setidaknya itu terlihat berbeda.
Juga terdapat seperti lapisan kaca dengan sedikit warna merah darah bercampur didalamnya, yang sepertinya menghalangi sekitarnya.
Itu terlihat dengan sangat jelas.
__ADS_1
Itu adalah Formasi Sembilan Naga Merah yang dibicarakan oleh Qing Yu.
Dengan senyum di bibirnya, dia kembali menggunakan Teknik Kecepatan Anginnya untuk mencari celah yang mudah dilalui olehnya dan yang lainnya.
. . .
Kembali ke tempat Hongling dan yang lainnya.
Setelah Zora berhasil membentuk Sihir Ilusi Terbalik mereka yang ditingkalkan di tempat itu menjadi bingung melihat perubahan pada pandangan mereka.
"Apa yang terjadi?" Tanya Wen Xia memecahkan keheningan.
Saat suaranya jatuh, Hongling dan yang lainnya kembali sadar.
Hongling menggeleng kepalanya pelan dia bergumam, "Ternyata, sedari awal kita memang telah terjebak oleh Sihir Ilusi".
Hanya Feng Mei yang berada didekat Hongling.
Dengan jarak yang begitu dekat, tentu dia bisa mendengar apa yang dikatakan oleh Hongling.
Mengerutkan keningnya, dia menatap kedepan. "Tapi kenapa sihirnya tiba-tiba menghilang?" Tanyanya.
Menoleh ke samping, Hongling dapat melihat pandangan Feng Mei yang jauh, tetapi penuh dengan pertanyaan di setiap lekukan wajahnya.
Mengapa tiba-tiba menghilang?
Pertanyaan itu juga memenuhi kepala Hongling.
Tapi, didetik berikutnya dia terkekeh pelan.
Mengingat wajah imut dan mata hitam kelam gadis kecil itu, dia berkata, "Mungkin seseorang telah merusaknya".
Hongling dan Feng Mei tenggelam dalam percakapan mereka dan tidak memperhatikan tiga lainnya yang masih dalam keadaan linglung.
Kesal karna tidak mendapat jawaban dari apa yang ditanyakan, dia mengulang dirinya sendiri dengan sedikit lebih keras "Apa yang kalian pikirkan? Dan Apa yang sebenarnya terjadi?"
Dong Fang dan Li Wei yang berada didekatnya dengan segera menutupi telinga mereka.
Memandangnya dengan keadaan linglung membuat Wen Xia semakin kesal.
Tapi pada akhirnya dia menyerah dengan kedua orang yang ada di hadapannya.
Mengalihkan atensinya pada dua orang lainnya, sambil menunjukan jari telunjuknya pada sesuatu, dia bertanya, "Saudara Ling, apakah kamu tahu apa itu?"
Kali ini dia tidak menanyakan tentang perubahan yang terjadi, melainkan sesuatu yang menarik perhatiannya.
Itu adalah lapisan kaca dengan sedikit warna merah darah bercampur didalamnya.
Hongling awalnya tidak menyadari hal itu, tetapi melihat arah yang ditunjukan oleh Wen Xia, dia akhirnya menyadarinya.
Mengambil beberapa langkah kedepan, menyipitkan matanya lalu mulai memeriksa dengan sangat serius.
Menatap Hongling yang begitu serius, ke empat orang tersebut hanya bisa mengerutkan keningnya dalam diam.
Beberapa saat kemudian, Hongling hampir terhuyung kebelakang.
Dengan cepat mendapatkan kembali keseimbangannya dan mundur dengan sedikit panik.
Melihat perubahan situasi ini, Dong Fang dan yang lainnya tidak bisa menahan untuk saling bertukar pandang.
Mereka semakin kebingungan dengan situasi ini.
Penasaran, Wen Xia melangkah kedepan untuk melihat apa sebenarnya dari lapisan kaca tersebut.
Saat dia akan mengangkat tangannya untuk menyetuh lapisan tersebut, suara halus, berat tetapi juga dingin menyapanya dari sisi lain.
__ADS_1