Zora

Zora
CH 32


__ADS_3

Feng Mei bersama Zhusu sedang mengambil ancang-ancang untuk menyerang Beruang Armor.


Mereka memilih menyerang dari arah yang berlawanan.


Tidak hanya mengandalkan Kekuatan Elemen yang keduanya miliki tetapi juga mengandalkan senjata dan ketepatan waktu.


Feng Mei dan Zhusu sudah sering melakukan pertarungan bersama.


Dapat dilihat sinkronisasi kerja sama mereka begitu luar biasa.


Meskipun demikian tetap saja, mereka mendapat luka yang cukup parah.


Mau bagaimana pun Beruang Armor berada di dua Tingkatan lebih tinggi dari pada Zhusu, itu adalah perbandingan yang terbilang sangat jauh.


Apalagi jika di bandingkan dengan Feng Mei, bagaikan langit dan bumi.


Begitu juga dengan teman kelompok Feng Mei, hanya saja jumlah dan kerja sama yang baik membuat mereka dapat memberikan luka goresan yang cukup banyak pada tubuh Beruang Armor, walaupun pada akhirnya mereka akan menjadi sangat parah.


Feng Mei memanfaatkan Pedang nya dan Zhusu menggunakan cakarnya untuk menghasilkan luka goresan pada tubuh Beruang itu.


Incaran mereka adalah bagian bawah lengan kiri Beruang tersebut, sebab tempat itu adalah tempat yang sangat mudah untuk di tembus.


Itu juga merupakan kelemahan yang dimiliki oleh Beruang itu.


Hanya dengan memisahkan lengan dari tubuhnya yang dapat merobohkan tubuh raksasa tersebut.


Mereka sudah bertukar puluhan jurus, tetapi tetap saja itu sangat sulit untuk mencapai lengan Beruang itu.


Uhukkk...


Feng Mei memuntahkan seteguk darah setelah tubuhnya bertubtrukan dengan pohon.


Otomatis itu membuat Zhusu juga terkena dampaknya, bagaimanapun juga mereka memiliki ikatan Kontrak.


'Sial! Sepertinya tidak ada pilihan lain'. Batin Feng Mei bergemuruh.


Dia sudah di ambang kebatasannya.


Melihat Beruang Armor yang menggila berlari menghampirinya.


Dia benar-benar tidak memiliki pilihan. Feng Mei sudah siap dengan semuanya. Dia mengangkat tangannya.


Saat tangan besar milik Beruang itu hendak menghantam tubuh Feng Mei.


Disaat yang bersamaan, Haocun menebas lengan Beruang Armor menggunakan Pedang Petirnya.


Situasinya berubah seketika.


Mengingat Feng Mei berada tepat di depan Beruang itu, dia dengan segera berguling menghindari tubuh raksasa tersebut.


"Hufff". Feng Mei menghela napas lega, 'Hampir saja'.


Zhusu sudah masuk kembali ke tempat nya.


Sepertinya dia akan butuh waktu cukup lama untuk pemulihan.


Untuk Feng Mei, dia hanya perlu menghilangkan luka luarnya saja, dengan Elemen Tumbuhannya dia dengan sendirinya dapat mengobati luka dalamnya.


Feng Mei bersandar pada pohon untuk beristirahat.


Teman-temannya yang lain sedang meditasi untuk mengembalikan kekuatan mereka.

__ADS_1


Sedangkan Haocun sibuk mengambil Inti Spirit serta daging beruang, persiapan makan untuk kedepannya.


...


"Bagaimana keadaan kalian?" Tanya Haocun pada mereka. Setelah cukup lama mereka memulihkan kekuatan mereka.


"Kami cukup baik". Ucap Yuwen mewakili teman-temannya.


"Kalian masih bisa melanjutkan perjalanannya?" Tanya Haocun kembali.


"Tentu". Ucap Li Wei.


"Meskipun kekuatan kami tidak sepenuhnya pulih, kami masih bisa melanjutkan". Ucap Zhuting.


"Benar.. setidaknya kita tidak boleh mempermalukan Perguruan kita". Timpal Yihua.


Feng Mei hanya tersenyum melihat semangat mereka yang membara, begitu juga Haocun.


"Itu bagus.. tapi ingat jangan terlalu memaksakan diri". Ucap Haocun menasehati.


Mereka secara serempak menganggukan kepalanya masing-masing.


***


"Ini tidak bisa di biarkan, kalau seperti ini terus kita akan hancur". Ucap seorang Pria yang sedang duduk bersama dengan Istrinya.


"Sayang, tenanglah jangan sampai terbawa emosi".


"Lalu aku harus apa? Kalau kita tidak bergerak dengan cepat, semuanya akan sia-sia".


"Aku mengerti, tapi sebaiknya kita memikirkan rencana untuk hal itu".


"Apa itu?"


"Kristal Naga Hijau, dan itu hanya ada satu sedangkan untuk tempatnya sendiri berada pada kedalaman laut antara Benua Timur dan Selatan".


"Lalu apa masalahnya? Bukankah kita bisa mengirim para Ksatria ke tempat itu?"


"Hah... Tidak semudah itu, Batu Naga Hijau Sendiri di jaga oleh 2 Binatang yang berada di Tahapan Raja".


"Lalu apa yang harus kita lakukan? Itu akan menjadi sangat sulit".


"Tidak apa-apa, aku akan coba untuk berbicara langsung dengan Tetua".


"Hah.. aku harap Tetua dapat membantu"


"Yah.. aku juga".


..


"Salam Yang Mulia Kaisar dan Yang Mulia Permaisuri".


"Ya, berita penting apa yang kau bawa?"


"Yang Mulia Beriak air terjadi dan terlihat di antara Benua Utara dan Tengah, itu berkemungkinan besar bahwa Para Binatang penjaga tersebut berada di sekitaran laut sana".


"Apakah kau yakin?"


"Iya Yang Mulia, sebab riak air tersebut terlihat tidak biasa".


"Baiklah, siapkan para Pasukan yang memiliki kualifikasi baik, kita akan segera bertindak untuk mengambil 'Kristal' itu".

__ADS_1


"Baiklah, saya undur diri Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri".


***


Zora dan yang lainnya tengah kewalahan menghadapi beriak air yang tiba-tiba memunculkan pusaran yang dapat menenggelamkan apa saja.


Zora menggunakan Elemen Tumbuhannya, dia memanfaatkan Tumbuhan Laut untuk menahan Perahu yang mereka tumpangi dari bawah.


Hongling menggunakan Elemen Angin nya agar dapat mendorong Perahu tersebut menjauh dari pusaran itu.


Xiao Dai memggunakan Es nya untuk menghambat pergerakan mereka menuju pusaran, begitu juga dengan Wen Xia yang menggunakan Elemen Kristalnya.


Sudah setengah jalan usaha mereka menuju kesuksesan.


Tetapi hal buruk baru saja di mulai.


Dua Binatang dengan ukuran yang tidak manusiawi tiba-tiba muncul dari dalam pusaran itu.


Tentakel nya yang besar mengayun kesana kemari.


"Tidak mungkin, bagaimana bisa ada disini?" Ucap Hongling saat melihat kedua makhluk raksasa itu.


Nada bicaranya menggambarkan perasaannya yang campur aduk.


Dia kebingungan sekarang.


Meskipun kekuatannya ada pada puncaknya, kedua makhluk dihadapannya itu jelas bukan tandingannya.


"Ada apa?" Tanya Zora penasaran.


"Kita harus segera pergi dari sini". Ucap Hongling tanpa menjawab pertanyaan Zora.


Zora langsung mengerti saat mendengar perkataan Hongling.


Dia tau mereka tidak akan sanggup mengalahkan Kedua monster itu.


Salah satu tentakel milik salah satu dari Binatang Raksasa itu menerjang ke sisi perahu yang ditempati oleh Zora dan lainnya.


Hal itu dapat memicu hantaman air yang sangat besar.


Saat air hampir bertabrakan dengan perahu, Hongling dengan segera menggunakan Elemen Anginnya untuk mengendalikan air tersebut.


Sedangkan Zora dan lainnya juga mempertahankan keseimbangan perahu dengan kekuatan masing-masing.


"Kakak, buatlah formasi untuk melindungi kita dari serangan itu". Teriak Zora pada Hongling.


Hongling tidak menjawab, tetapi dia melakukan apa yang dikatakan oleh Zora.


Hongling menciptakan Formasi Tingkat Tinggi.


Wen Xia dan Xiao Dai langsung terduduk lemas karna kekuatan milik mereka terkuras habis.


Tentu Zora tidak bersantai.


Dia dengan cekatan terus menggunakan Elemen Tumbuhan untuk menarik perahu menjauhi lubang kematian tersebut.


Namun, tentakel milik kedua Binatang Raksasa itu kembali menyerang mereka.


Akibatnya Formasi yang Hongling buat hancur begitu saja.


Meskipun Hongling adalah Ahli Formasi Tingkat Tinggi, itu sama sekali tidak berguna dihadapan kedua Binatang Raksasa itu.

__ADS_1


__ADS_2