
Kaisar Xī dengan yang lainnya masih tenggelam dengan pikiran mereka masing-masing.
Begitu juga dengan Tuan Li. Dia tengah memikirkan berbagai macam kemungkinan-kemungkinan yang terjadi setelah menyaksikan bagaimana Kristal Kehidupan yang hancur di satukan kembali tanpa cacat sedikitpun.
Seperti yang di ketahui, Tuan Li pernah mendengar cerita seperti ini.
Cerita-cerita itu seperti senandung indah pengantar tidur baginya sejak dia masih sangat muda.
Dia ingat, saat pertama kali cerita tersebut diceritakan oleh ibunya.
Saat itu, dia tidak bisa tidur dengan nyenyak. Akibat dari kebangkitan Kekuatan Ras Iblis yang dimilikinya. Seluruh tubuhnya terasa seperti ditusuk ribuan jarum. Sakit yang begitu luar biasa harus dia rasakan di usianya yang memasuki 7 tahun.
Malam itu, adalah malam penyiksaan bagi Tuan Li kecil. Tidak ada yang mengira bahwa dia akan membangkitkan kekuatannya saat usianya memasuki 7 tahun, yang seharusnya sudah sangat terlambat.
Sebagai seorang yang merupakan keturunan Ras Campuran, akan ada yang namanya kebangkitkan kekuatan dan kebangkitan kekuatan pada Ras Campuran biasanya akan terjadi di usia 6 tahun. Hal itu menyebabkan Tuan Li kecil di anggap sebagai orang yang 'cacat' saat dia tidak bisa membangkitkan kekuatannya di usia ke 6.
Melihat Tuan Li kecil membangkitkan kekuatannya, sebagai orang tua, mereka sangat bahagia tetapi juga khawatir di saat yang bersamaan.
Keterlambatannya dalam membangkitkan kekuatan harus membuat Tuan Li kecil merasakan penderitaan yang luar biasa.
Meskipun demikian, Tuan Li kecil sangat bertekat, dia bahkan tidak mudah menyerah dengan rasa sakit yang dia alami.
Beruntungnya, malam itu dia di bantu oleh seorang Tetua. Sehingga rasa sakit yang dia rasakan tidak berlangsung lama.
Saat dia sedang mengatur napasnya yang ter-engah-engah setelah selesai dengan pembangkitan kekuatannya. Ibunya yang saat itu duduk di dekatnya, menggenggam erat tangannya.
Sambil tersenyum ibunya berkata, "Kau melakukannya dengan sangat baik. Ibu harap dengan kekuatan ini, kau dapat bertemu dengannya dan menjelajahi semua Alam bersamanya".
Dalam keadaannya, Tuan Li kecil menatap bingung ibunya. Tentu saja saat itu dia tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh ibunya.
Melihat tatapan bingung Tuan Li kecil, ibunya hanya tesenyum lembut kemudian menceritakan sebuah kisah.
Cerita tersebut mengisahkan tentang 'seseorang' yang selalu dikucilkan dan dihina karna tidak memiliki Akar Spiritual dalam dirinya.
Meskipun begitu, kedua orang tuanya tetap menyayanginya tidak peduli seperti apa anak mereka.
Setiap hari, bahkan hampir setiap saat 'dia' selalu mendapat cacian. Tetapi 'dia' bahkan tidak peduli dengan apa yang orang katakan padanya.
'Dia' bahkan menulikan telinganya untuk hal-hal yang di dengarnya.
Meskipun begitu, 'dia' terus bekerja keras. Walaupun 'dia' sangat tau dengan kondisi tubuhnya.
Suatu hari, 'dia' menemukan 5 Bola Kristal dengan warna berbeda disebuah hutan.
Awalnya 'dia' berniat untuk menjual ke 5 Bola Kristal tersebut. Tapi dalam perjalanan, 'dia' dapat merasakan Aura Kehidupan dari dalam Bola-bola Kristal itu. Pada akhirnya 'dia' menyerah dengan niatnya dan membawa pulang Bola-bola Kristal itu.
Siapa sangka, bahwa setelah beberapa tahun menyimpan dan mempelajari Bola-bola Kristal itu, 'dia' menyadari bahwa Bola-bola Kristal tersebut merupakan telur-telur yang di tinggalkan.
Namun, dalam pemeriksaannya, telur-telur tersebut hanya bisa menetas apabila di rangsang dengan kekuatan yang besar.
Pada akhirnya 'dia' menyerah dengan gagasan itu. Tetapi suatu ketika saat 'dia' tengah berjalan-jalan di sebuah hutan dibagian utara, 'dia' menemukan sebuah Gua.
Dengar rasa ingin taunya yang besar, 'dia' memasuki Gua tersebut.
Betapa terkejutnya 'dia' saat 'dia' memasuki Gua itu.
'Dia' seperti melewati sebuah dinding parallel dan memasuki Dunia Kecil di dalam Gua tersebut.
Dunia kecil tersebut sangat indah. Ada berbagai macam Tumbuhan langkah yang berusia hampir 10.000 tahun.
Namun, matanya hanya menangkap sebuah pemandangan langkah di hadapannya.
Itu adalah sebuah kolam.
Kolam tersebut memiliki air dengan 3 warna. Dan di tengah-tengah kolam tersebut terdapat sebuah pohon.
Disetiap sisi pohon memiliki warna yang sama dengan air yang ada di kolam tersebut.
__ADS_1
Hanya ada 1 buah yang menggelantung di dahan pohon. Anehnya buah tersebut tidak memiliki warna yang sama dengan pohon atau air di kolam yang memiliki 3 warna, bahkan warnanya tidak diambil dari salah satu warna pada pohon tersebut.
Aroma yang dipancarkan dari buah berwarna Merah Darah itu begitu memikat dan menggiurkan, membuatnya berkeinginan untuk mendapatkan buah tersebut.
Pada akhirnya, 'dia' mendapatkan buah itu dengan sangat mudah.
Dan setelah 'dia' keluar dari Gua tersebut.
'Dia' seperti terlahir kembali. Tubuhnya bahkan penuh dengan kekuatan.
Secara bertahap 'dia' membungkam mulut orang-orang yang menghina dan mencaci maki dirinya.
Dengan kekuatan yang begitu luar biasa, Aura yang menindas serta mendominasi membuatnya dihormati oleh semua orang.
Tidak ada yang berani memprovokasi dirinya.
Dengan kekuatannya, seluruh Alam dapat hancur dengan mudah hanya dengan jentikan jarinya.
Dengan kekuatannya, dia dapat membangkitkan orang-orang yang sudah mati dalam keadaan apapun.
Dengan kekuatannya, bahkan orang-orang akan berlutut dan menyembah dirinya hanya dengan mendengar namanya.
Meskipun banyak yang iri dengan pencapaian yang dia miliki. Mereka tidak berani berkata secara terang-terangan.
Dengan adanya 'dia', Alam yang mereka tempati selalu rukun dan damai.
Akan tetapi, yang mereka tau dia memiliki kekuatan karna sebuah keberuntungan.
Tidak ada yang tahu bagaimana penderitaan yang 'dia' alami setelah menelan buah berwarna Merah Darah itu hingga mendapatkan kekuatan yang 'dia' miliki.
Bahkan 'dia' menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya untuk menyerap kekuatan besar dari buah itu.
Dengan hasil yang memuaskan, menyerap dan mendapatkan kekuatan yang begitu luar biasa, 'dia' terus mendaki ke puncak dunia dan menjadi pemimpin tertinggi.
Sangat tinggi hingga tidak dapat didefinisikan hanya dengan kata-kata belaka.
Tetapi tidak ada yang tau dimana dirinya hingga saat ini.
Namanya telah menjadi legenda.
Meskipun demikian, tidak sembarang orang dapat menyebut namanya dengan se-enaknya. Banyak yang percaya itu merupakan hal yang tabu.
Sehingga tidak ada yang berani menyebut namanya hingga saat ini.
o0o
Saat mendengar cerita tersebut, Tuan Li kecil tentu saja tidak mempercayainya.
Bagaiamana bisa ada seseorang dengan kekuatan yang begitu luar biasa menakutkan?!
Tuan Li kecil pernah bertanya pada ibunya, kemana perginya 'orang' tersebut karna merasa penasaran.
Namun, yang dia dapatkan hanya gelengan kepala ibunya.
Saat 'orang itu' menghilang, banyak yang berasumsi kalau 'dia' sudah mati. Namun tidak ada bukti valid yang mendukung hal itu.
Ada yang mengatakan kalau 'dia' tengah menjalani pelatihan tertutup dan menembus batasannya hingga mendapatkan 'Rahmat' dan 'dia' dapat pergi dengan bebas ke 'Alam lain' atau 'dimensi lain'. Tapi tidak ada yang mempercayai hal itu, sebab tidak ada cacatan yang mengatakan tentang Alam lain atau dimensi lain.
Karna dua asumsi mereka tidak memiliki bukti yang kuat. Mereka akhirnya berasumsi kalau 'dia' telah kembali ke Gua tempat 'dia' mendapatkan kekuatan itu. Tetapi saat mereka memeriksa semua Gua yang ada di hutan di Alam itu, mereka tidak menemukan apapun. Seolah-olah Gua itu ikut menghilang bersama dengannya.
Semua orang awalnya percaya bahwa 'dia' masih hidup.
Namun ...
Dari tahun ke tahun.
Generasi ke generari.
__ADS_1
Bahkan hingga ribuan tahun, 'orang' itu tidak pernah kembali atau menunjukan dirinya. Pada akhirnya semua orang percaya kalau 'dia' telah mati.
Tetapi tidak dengan pengikutnya, mereka selalu menunggunya dengan setia dan sabar hingga saat ini.
o0o
Malam itu, meskipun kisah yang diceritakan oleh ibunya merupakan sesuatu yang tidak nyata menurutnya, Tuan Li terus mendengarnya dengan penuh perhatian.
Hingga pernyataan yang ibunya ucapkan malam itu dan menjadi penekanan setiap kali di akhir cerita, membuatnya terus mengingat kata-kata itu.
"Suatu hari nanti, jika kamu menemukan atau melihat seseorang dengan kekuatan yang menurutmu itu sangat tidak mungkin atau sudah di luar akal sehat seperti 'orang itu'. Ketahuilah bahwa, saat itu juga seluruh Alam akan mengalami pembaharuan. Dengan demikian, kita tidak akan pernah hidup layaknya kura-kura yang menarik kepalanya kedalam cangkang seperti sekarang ini".
Awalnya Tuan Li merasa konyol dengan pernyataan itu, dia bahkan mengingat dan menghafal kata-kata itu tanpa kekurangan kata satupun.
Namun ...
Hari ini ...
Saat ini ...
Mengetahui bahwa kekonyolannya itu merupakan sebuah berkah, dia tidak bisa membantu tetapi bahkan menertawakan dirinya sendiri.
Dan dengan ini, dia percaya bahwa apa yang di ceritakan oleh ibunya adalah sesuatu yang nyata dan 'orang itu' benar-benar ada.
Meskipun dia sedikit kesal datang ke Alam Rendah ini melalui Ritual Pemanggilan. Tetapi, setelah menyaksikan keajaiban yang baru saja terjadi, membuatnya bersuka cita.
Dia bahkan sudah tidak sabar untuk kembali ke Alam Ras Iblis untuk menceritakan kepada ibunya.
Dan jika apa yang dikatakan oleh ibunya adalah benar, maka mulai hari ini akan adanya pembaharuan secara tidak terduga.
'Tetapi kenapa orang yang luar biasa seperti itu bisa ada di Alam yang Rendah ini'. Pikir Tuan Li.
"T-tuan Li. I-ini ..." Ucap Kaisar Xī dengan gugup.
Mendengar ucapan Kaisar Xī, semua orang akhirnya kembali ke kesadaran mereka masing-masing. Begitu juga Tuan Li.
Dia menatap Kaisar Xī rumit.
Saat dia akan menjelaskan kepada orang-orang, suara petir tiba-tiba menggema di seluruh Benua.
Semua orang tersentak kaget.
Yang lebih mengejutkan lagi bagi mereka semua adalah petir yang menggema dan meliuk-liuk bagaikan naga yang tengah menari di langit yang cerah, berwarna merah darah.
Itu terlihat sangat menakutkan.
Bahkan orang-orang tidak berani keluar dari tempat tinggal mereka masing-masing.
"I-ini. Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Permaisuri Ning ketakutan.
"Kalau tidak salah, ini merupakan Petir Penghakiman". Ucap Tuan Li.
Kaisar Xī yang mendengar itu, menelan salivanya kasar, "B-bagaimana Petir Penghakiman bisa muncul di Alam Rendah ini?"
Tentu saja Kaisar Xī tau betul apa itu Petir Penghakiman. Hanya saja Petir Penghakiman tidak pernah muncul di Alam Rendah.
Sebagai Alam yang terendah, tidak ada satupun orang yang memiliki kekuatan yang begitu luar biasa untuk menarik Petir Penghakiman.
Seakan tersadar dengan pertanyaan konyolnya, Kaisar Xī menatap Tuan Li dengan bodoh. "T-tuan Li, jangan bilang kalau orang yang menarik Petir Penghakiman itu merupakan orang yang sama dengan ..." Ucap Kaisar Xī dengan susah payah sambil menunjuk Kristal Kehidupan milik Putri Mahkota yang telah utuh.
Tuan Li hanya menganggukan kepalanya pelan sembil berkata, "Benar. Dia telah melanggar Hukum Alam dengan membangkitkan kembali Putri Anda yang daging dan tulangnya seharusnya telah hancur seperti bubur".
Mendengar itu, semua orang membeku.
Keringat dingin membasahi wajah mereka.
'Ya Surga.. Apakah dia bahkan manusia?' Pikir mereka.
__ADS_1