Zora

Zora
CH 47


__ADS_3

Para utusan Alam Ras Dewa telah menyebar keseluruh Alam Ras hanya dalam dua hari dengan penyamaran yang sangat baik.


Kabar tentang Raungan yang menggema di langit tiga hari yang lalu juga masih terus di perbincangkan.


Tidak ada yang tau sosok dibalik raungan tersebut. Banyak dari mereka yang hanya menerka-nerka.


Tetapi tidak dengan beberapa orang yang menyaksikan langsung keagungan dari sosok dibalik raungan tersebut.


Mereka masih berada ditempat yang sama. Setelah tiga hari kejadian tersebut, Zora masih duduk bersilah dengan mata terpejam.


Kekuatan yang tiba-tiba melonjak ke tahapan yang begitu menakutkan di Alam Rendah ini, membuatnya harus memasuki pelatihan mendalam.


Juga mengatur kembali kekacauan yang terjadi di Ruang Jiwa yang disebabkan oleh hancurnya 2 rantai sekaligus.


Akibat dari raungan Phoenix Tujuh Warna, para Binatang Iblis masih belum menampakan dirinya masing-masing. Meskipun Raungan itu sudah terjadi tiga hari yang lalu, itu tidak mengubah apapun.


Bagaimanapun juga, Cahaya Pelangi yang tengah menyelimuti Zora selama tiga hari ini, masih merupakan Phoenix Tujuh Warna itu sendiri. Tentu auranya masih bisa dirasakan berpuluh-puluh meter jauhnya meskipun dia hanya berupa cahaya.


Para Guru dari berbagai Perguruan yang berada di pinggiran Hutan Terkutuk juga masih setia menunggu kembalinya para murid mereka masing-masing.


Saat Raungan itu terjadi mereka tidak melihat sosok agung itu tetapi aura penindasan yang mereka rasakan membuat mereka tidak berani pergi untuk melihat apa yang terjadi.


Sehari setelah kejadian itu, Leng Yu dan yang lainnya tiba di pinggiran Hutan. Mereka telah meminum Pil Regenerasi, tetapi pakaian yang mereka kenakan terdapat noda darah yang telah mengering, dan dengan penampilan yang acak-acakan, mereka terlihat sangat menyedihkan.


Tetapi berkat dari suara raungan itu, mereka dapat memanfaatkannya sebagai alasan yang tepat dan masuk akal.


Hanya saja mereka tidak bisa mendeskripsikan bentuk dari sosok dibalik raungan itu, mereka hanya menyebutnya secara acak. Karna bagaiamanapun juga mereka tidak memperhatikan kejadian itu, tetapi mereka sangat yakin bahwa itu berasal dari tempat Zora dan yang lainnya.


Para guru juga tidak bertanya lebih jauh lagi, setelah mendengar karangan cerita yang dibuat-buat. Mereka mempercayainya begitu saja.


o0o


Lapisan kedua, Hutan Terkutuk bagian selatan.


"Apa yang sebenarnya terjadi? Dan mengapa setelah berkeliling tiga hari lamanya, kita masih tidak menemukan barang satupun Binatang Iblis di Hutan ini?" Tanya seorang gadis dengan kesal.


Mereka telah berkeliling dibagian selatan Hutan Terkutuk untuk mencari beberapa Binatang Iblis untuk di ambil Inti Spiritnya.


Awalnya semua berjalan dengan sangat baik, mereka juga mendapat cukup banyak Inti Spirit yang dikumpulkan.


Tetapi, setelah raungan yang menggemah terjadi tiga hari yang lalu, semua Binatang Iblis tidak menampakan diri mereka seolah di telan oleh bumi.


Tentu saja hal itu membuat gadis tersebut merasa kesal.


Berjalan selama tiga hari dan tidak mendapatkan apapun, lelucon macam apa itu?!


"Baiklah, mari kita beristirahat sambil memikirkan jalan keluarnya". Ucap Pria yang berjalan dibarisan paling depan.


Dengan itu, kelompok yang terdiri dari enam orang dengan seorang senior yang menemani mereka, memutuskan untuk beristirahat sejenak.


Setelah beberapa tarikan napas. Dai Ming berkata, "Tidakkah kalian merasa aneh?"


"Aku merasakannya, hanya saja aku tidak tau apa itu". Jawab Wuhui.


"Baiklah lupakan, jangan dipikirkan lebih jauh". Timpal Jun Ke yang duduk disisi kanan Wuhui.


"Tentu. Itu akan membuat kepalaku sakit jika kau tidak mengingatkannya". Ucap Wuhui polos


Bodoh!


"Berhenti! Bisakah kita lebih serius tentang ini?" Tanya gadis yang masih terlihat kesal itu.


Meskipun gadis itu kesal, dengan wajah cemberutnya dia justru terlihat sangat manis dan imut.


Tetapi tidak ada yang berani menggodanya.


Tentu dengan status yang dimilikinya dan tempramennya yang cukup barbar. Ditambah dengan dua pria tampan yang selalu memanjakan dan melindunginya. Siapa yang masih memiliki nyali untuk melakukan itu.


Meski kedua pria itu tidak ada disisinya saat ini, tetap saja tidak ada yang berani.


"Bukankah kita ... "


"Diam!" Teriak gadis itu dan Jun Ke sebelum Wuhui dapat menyelesaikan ucapannya.


Melihat tatapan tajam dari gadis dihadapannya, Wuhui menggerakan tangannya seolah menarik kancing pada mulutnya.


"Putri Ming Xie, bagaimana menurutmu?" Tanya pria lainnya yang terlihat cukup tampan.

__ADS_1


Meskipun ketampanannya tidak sebanding dengan Putra Mahkota Dong Fang, pria tersebut masih terlihat manis dengan senyum dan sikap ramahnya.


"Sepertinya yang terjadi saat ini, berkaitan dengan suara raungan yang terjadi pada tiga hari yang lalu". Jawab Ming Xie.


Meski dia terlihat sangat kesal, dia masih bisa menjawab pertanyaan itu dengan sangat masuk akal. Dia memang terlihat sedikit barbar, tetapi kecerdasannya juga sebanding dengan sikapnya.


"Banyak Binatang Iblis yang berkeliaran, sebelum suara raungan itu terdengar. Bahkan kita sampai dibuat kewalahan karna terus menerus menyerang mereka. Tetapi setelah raungan itu terjadi semua Binatang Iblis itu berlari dengan ketakutan. Aku yakin kalian masih mengingat saat kita akan melawan Binatang Iblis Ranah Bintang, dan disaat itu juga suara raungan terdengar menyebabkan Binatang Iblis itu pergi begitu saja, seolah melarikan diri dari lubang kematian". Lanjut Putri Ming Xie menganalisis.


"Itu benar. Bahkan hanya dengan suara nya saja, kita bisa merasakan aura yang begitu mengintimidasi". Timpal Jun Ke.


"Tapi itu sudah terjadi tiga hari yang lalu, mengapa Binatang Iblis tersebut masih bersembunyi?" Tanya Wuhui.


Mendengar pertanyaan Wuhui, suasana menjadi hening. Mereka semua menatap Wuhui dengan rumit.


Melihat tatapan semua orang, mata Wuhui berkedip bingung.


'Ada apa dengan mereka? Apakah aku mengatakan sesuatu yang salah?' Batinnya cemberut.


Jun Ke menepuk pundak Wuhui sambil berkata, "Terkadang, otakmu bisa bekerja dengan sangat baik".


Dengan bangga Wuhui membusungkan dadanya sambil menepuknya dia berkata, "Tentu saja".


Jun Ke terdiam.


Sedangkan semua orang yang melihat itu hanya terkekeh.


'Idiot, babi bodoh ini benar-benar idiot'. Batin Jun Ke mengutuk.


"Baik. Apa yang ditanyakan oleh Wuhui cukup masuk akal. Hanya saja, kalian cobalah untuk berkonsentrasi dan merasakannya". Ucap pria tampan itu.


Mendengar itu, mereka langsung dalam keadaan hening. Berusaha berkonsentrasi untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan mereka.


Setelah beberapa saat, seorang gadis lainnya yang bernama Wei Wei mengangkat suaranya, "Senior Nue, ini adalah aura yang sama dengan yang kita rasakan tiga hari lalu saat raungan itu terjadi, meskipun ini sangat tipis, saya yakin bahwa sosok dibalik raungan itu merupakan sesuatu yang sangat luar biasa, sehingga para Binatang Iblis bahkan tidak berani menampakan diri mereka".


Pria tampan yang disebut sebagai Senior Nue itu hanya tersenyum tipis mendengar pendapat dari Wei Wei.


Sebagai senior juga Putra Mahkota suatu Benua, Běi Nue sangat berbeda. Dia lebih ramah dan suka tersenyum.


Sikapnya itulah yang membuatnya memiliki banyak teman.


"Itu benar. Saya yakin, yang lain juga merasakannya. Dan jika sosok itu seperti apa yang Wei Wei katakan, maka kemungkinan terbesarnya adalah sosok itu memiliki status yang cukup tinggi untuk bisa menakuti semua Binatang Iblis hanya dengan Auranya saja". Ucap Běi Nue mengambil kesimpulan.


"Kita hanya perlu menunggu hingga besok. Jika besok aura itu masih tetap ada dan Binatang Iblis tidak juga menampakan diri mereka, kita hanya perlu kembali ke pinggiran Hutan untuk melapor pada Guru". Jawab Běi Nue.


Semua yang ada disitu setuju dengan apa yang dikatakan oleh Beî Nue.


Dan dengan keputusan itu, mereka akhirnya menetap ditempat itu.


###


...TAHAPAN KULTUVASI...


• Tahapan Fana


- Kondensasi Qi


- Ranah Awal


- Pembentukan Inti


- Pengembangan Roh


- Ranah Master


- Ranah Grandmaster


- Ranah Kaisar


- Ranah Emperor


- Ranah Surgawi


- Ranah Sage


- Ranah Nirvana


Setiap Ranah masing-masing memiliki 5 Tahap. Misal Kondensasi Qi Tahap 1-5.

__ADS_1


• Tahapan Raja


- Half Monarch


- Eart Monarch


- Sky Monarch


- Calestial Monarch


- Profound Monarch


- Black Monarch


- Golden Monarch


- Holy Monarch


Masing-masing memiliki 7 Tahap.


• Tahapan Abadi


- Half Immortal


- Eart Immortal


- Calestial Immortal


- Profound Immortal


- Immortal Venerable


- Immortal King


- Immortal Emperor


- Supreme Immortal


Masing-masing memiliki 9 Tahap.


• Tahapan Ilahi


- Half God


- True God


- Great God


- Havenly God


- Profound God


- Ancient God


- God King


- God Monarch


- God Emperor


- God Sovereign


- Supreme God


Masing-masing memiliki 12 Tahap.


*


5 Bola Kristal yang ada di dalam ruang jiwa milik Zora.


- Bola Krista berwarna Hijau Tua. (7 Rantai [ - 2 ] tinggal 5 rantai)


- Bola Kristal berwarna Coklat keemasan dengan warna Hijau muda dan Coklat tua mengapitinya. (3 Rantai)


- Bola Kristal Berwarna Hitam dan merah. (3 Rantai)


- Bola Kristal Berwarna Biru Malam. (2 Rantai)

__ADS_1


- Bola Kristal Berwarna Pelangi. (2 Rantai)


__ADS_2