
Ketika mereka sampai di tempat tinggal Ling Fei Ting yang adalah wanita dengan sepasang tanduk di kepalanya, itu sudah gelap.
Zora sama sekali tidak tahan dengan rasa lelah yang dia rasakan saat ini, hingga membuatnya tertidur lebih dahulu.
Bagaimana tidak?
Dia berlarian kesana kemari disepanjang jalanan membuat Hongling dan wanita Ras Iblis tersebut sakit kepala.
Dia bahkan membeli beberapa macam kue dan makanan ringan lainnya.
Dan karna kelelahan, dia hanya membutuhkan waktu beberapa menit hingga napasnya tenang dan teratur.
Di meja makan, Hongling dan yang lainnya telah selesai dengan hidangan yang disiapkan oleh Ling Fei Ting.
Feng Mei, Li Wei dan Wen Xia sibuk dengan peralatan kotornya.
Hongling berbicara banyak hal dengan Ling Fei Ting, sedangkan Dong Fang hanya duduk dan mendengar dengan seksama.
"Ternyata kamu adalah salah satu Jendral wanita ditempat ini". Ucap Hongling menganggukkan kepalanya pelan.
'Tidak heran dia memiliki kekuatan begitu besar'. Pikirnya.
"Hm". Mengalihkan atensinya pada Dong Fang, Ling Fei Ting berkata, "Kamu dan 3 wanita tersebut memiliki potensi yang luar biasa. Tapi kenapa kalian begitu lemah?"
Menatap Ling Fei Ting cukup lama, Dong Fang tersenyum kecut. Menggelengkan kepalanya pelan, "Tempat kami tinggal, tidak se-kaya milik kalian"
Apa yang dikatakan oleh Dong Fang adalah kebenaran.
Dimana, tempat ini tidak hanya memiliki Aura Qi yang begitu besar, tetapi juga memiliki berbagai jenis Tumbuhan Langka yang tumbuh dimana-mana di Hutan tempat mereka tiba.
Melihat itu, dia yakin bahwa tumbuhan tersebut menyebar diseluruh hutan ditempat ini.
Meski begitu, mereka tidak berani mengambilnya dengan santai.
Bagaimanapun juga, mereka hanyalah 'tamu' ditempat ini.
Dengan adanya sumber daya yang bisa didapat dengan mudah, ditambah dengan Aura Qi yang luar biasa, bagaimana itu bisa dibandingkan dengan tempat mereka?
"Begitu". Ling Fei Ting mengangguk, "Lalu bagaimana dengan gadis Zora? Saya sama sekali tidak merasakan Aura miliknya".
Sebagai salah satu Jendral wanita, Ling Fei Ting tampak tidak biasa dengan keadaan yang dialaminya pada Zora.
Zora telah menyembunyikan kekuatan miliknya menggunakan Teknik Tingkat Tinggi dengan sangat baik.
Selain melatih Dong Fang, Feng Mei, Li Wei, Wen Xia dan menggabungkan kekuatannya dengan Qing Yu bersama Phoenix Tujuh Warna dia juga melatih beberapa Seni Tarung yang pernah dilatihnya sebelumnya hingga ke tahapan yang cukup di katakan sebagai ekstrim.
__ADS_1
Hal itu membuatnya tampak seperti manusia biasa tanpa Akar Spiritual. Namun, Ling Fei Ting samar-samar dapat merasakan tekanan dari Zora.
Itulah alasan mengapa dia bertanya tentang Zora.
"Dia..." Dong Fang tidak tahu harus berkata apa. Dia tanpa sadar melirik Hongling.
Meski mereka tidak mengetahui Tahapan kekuatan milik Zora, mereka telah mencicipinya. Jadi dapat dipastikan bahwa Zora sangat kuat. Namun, seberapa kuat Zora, dia tidak begitu yakin.
Selain itu, tidak hanya dia, bahkan Feng Mei dan yang lainnya tahu bahwa Zora sama sekali tidak menyukai hal-hal tidak penting yang dapat menghalangi perjalanannya. Oleh karena itu, Zora memutuskan untuk menyembunyikan kekuatannya. Dengan begitu, dia tidak perlu menarik banyak perhatian.
Dan ketika dia mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh pemilik rumah, dia sama sekali tidak tahu harus menjawab apa.
Hongling sendiri terkejut dengan pertanyaan yang begitu tiba-tiba.
Apa yang bisa dia katakan untuk menjawab pertanyaan itu?
Mengatakan bahwa Zora menggunakan Seni Tarung Tingkat Tinggi untuk menutupi kekuatannya?
Lalu setelah itu, apa selanjutnya?
Tidak apa-apa jika Ling Fei Ting puas dengan jawaban tersebut.
Bagaimana jika tidak?
Ling Fei Ting memiliki Tahapan kekuatan yang beberapa tingkat diatasnya.
Tidak hanya dia, bahkan Hongling juga mendapati masalah yang sama.
Meski dia sama sekali tidak begitu memikirkannya. Itu akan berbeda terhadap orang lain.
Ketika Feng Mei, Li Wei dan Wen Xia kembali dari urusannya, mereka mendapati suasana aneh mengelilingi meja tersebut.
Duduk disisi Dong Fang, Feng Mei bertanya dengan pelan, "Ada apa?"
Dong Fang mengatakan semua yang mereka bicarakan serta pertanyaan yang dilontarkan oleh Ling Fei Ting.
Mengangguk, "Anda dapat memintanya untuk bertukar jurus untuk memastikannya sendiri". Ucap Feng Mei tenang.
Mengerutkan keningnya, "Bukankah kalian selalu bersama?" Tanya Ling Fei Ting.
"Anda benar. Hanya saja, dengan kekuatan yang luar biasa milikmu saja tidak dapat menafsirkan kekuatan miliknya, bagaimana dengan kami yang lemah ini?" Ucap Feng Mei mengangkat bahunya. "Sudah larut, kami akan beristirahat terlebih dahulu". Lanjutnya, kemudian menganggukkan kepalanya pada Ling Fei Ting.
Ling Fei Ting hanya mengangguk dengan kaku.
Dia berpikir karna mereka bersama, mereka mengetahui Tahapan kekuatan yang dimiliki Zora. Dia tidak menyangka bahwa mereka juga tidak mengetahuinya sama sekali.
__ADS_1
Itu aneh, dan membuat rasa penasarannya terhadap Zora bertambah.
...
Feng Mei, Li Wei dan Wen Xia memiliki ruangan yang sama dengan Zora.
Ruangan yang disediakan memiliki 2 tempat tidur dengan ukuran sedang. Itu dapat menampung dua orang.
Feng Mei menjadi orang yang akan berbagi tempat tidur dengan Zora. Namun, saat dia akan tidur, dia menemukan bahwa Zora terlihat tidak biasa.
Entah apa yang terjadi padanya, atau apa yang dia mimpikan, wajahnya dipenuhi dengan butiran-butiran keringat. Tidak hanya itu saja, wajahnya juga terlihat pucat.
Mengerutkan keningnya, Feng Mei menyentuh kening Zora, untuk memastikan apakah dia demam atau tidak.
Setelah memastikan, Feng Mei sedikit panik dan segera membangunkan Zora.
Pasalnya, dia tidak merasakan panas pada tubuh Zora, karna demikian, dia menjadi pasti bahwa Zora telah bermimpi dengan sangat buruk sehingga dia terlihat begitu pucat.
"Zora..." panggilnya sambil menepuk-nepuk pipi Zora, "Zora, bangun!"
Li Wei dan Wen Xia yang akan segera memasuki mimpi indah mereka dikejutkan dengan suara Feng Mei yang terdengar panik.
Bangun. Keduanya segera pergi ke Feng Mei, "Ada apa?" Tanya Li Wei.
Fokus Feng Mei masih pada Zora, namun ketika dia mendengar pertanyaan Li Wei, dia menjawab dengan tergesa-gesa, "Sepertinya mimpi buruk. Bantu aku membangunkannya".
Li Wei segera membantu Feng Mei membangunkan Zora, sedangkan Wen Xia berlari keluar kamar menuju dapur untuk mengambil segelas air.
...
Hongling, Dong Fang dan Ling Fei Ting masih bertukar banyak kata.
Meski Ling Fei Ting begitu penasaran terhadap Zora, dia menempatkan rasa penasaran tersebut dibelakang dan berbicara dengan Hongling dan Dong Fang tentang beberapa hal yang perlu dan tidak perlu dilakukan ditempat ini.
Dari pertukaran mereka, Hongling dan Dong Fang dapat menyimpulkan bahwa Dunia tersembunyi ini dikatakan sebagai 'Kedamaian Tersembunyi' atau biasa disebut oleh warga setempat sebagai "Cang'an" dan daerah yang mereka pijaki sekarang ini disebut sebagai kota Xi'an
Mereka terus bertukar beberapa kata sampai pada akhirnya berhenti di pertengahan jalan akibat Wen Xia yang keluar dari ruangannya dengan panik.
"Ada apa?" Tanya Hongling.
"Zora sepertinya mengalami mimpi buruk". Jawab Wen Xia dengan cepat, "Saya pergi mengambil air". Ucapnya kembali, kemudian berlari menuju dapur.
Mendengar jawaban Wen Xia, Hongling segera bangun dari tempat duduknya menuju ruangan para gadis.
Setelah Zora keluar dari pelatihannya di Hutan Kabut, Hongling terkadang mendapatinya yang sering mengalami mimpi buruk.
__ADS_1
Zora hanya tidak mengalaminya ketika mereka berkeliaran disetiap Hutan Terkutuk. Dengan situasi yang seperti itu, bagaimana mereka dapat beristirahat dengan baik?
Selain perjalanan tersebut, ada juga dimana mereka melakukan pelatihan di Lapisan Inti Luar. Meski dia menghabiskan waktunya untuk pelatihan tertutup, dia tahu bahwa Zora dan lainnya melakukan pelatihan berat tiap harinya, hingga bahkan untuk istirahat pun mereka melupakannya.