Zora

Zora
CH 72


__ADS_3

Di luar.


Meskipun mereka di jatuhkan ke tanah dalam keadaan tidak siap, mereka tidak mendapat luka apapun dari tekanan yang di hasilkan oleh pedang besar tersebut.


Setidaknya tubuh mereka telah kebal karna dilatih terus-menerus. Jika tidak, mereka mungkin akan kewalahan.


Namun, karna semua pedang roh dan es telah di hancurkan, mereka kembali menggunakan kekuatan penuh mereka dan menyerang Zora dengan penuh antusias.


Pedang roh dan es yang di anggap sebagai pengganggu telah di hilangkan, dengan demikian Zora juga menghilangkan pedang besar tersebut dan mencegat berbagai serangan.


Bagaimanapun juga, tekanan yang di hasilkan oleh pedang besar itu sama sekali tidak mempengaruhi mereka.


Dong Fang telah menyatuhkan pedang miliknya dengan Elemen Petirnya, sehingga kekuatan yang di hasilkan oleh senjata miliknya 2 kali lebih kuat.


Feng Mei bahkan menggunakan Seni Tarung Salju Penghancur.


Dengan menciptakan salju kemudian mengarahkannya pada lawan, dan ketika kepingan salju tersebut mengenai tubuh lawan, lawan akan membeku dan hancur di saat berikutnya.


Itu adalah Seni Tarung terkuat miliknya. Selain itu, dia jarang menggunakan Seni Tarung ini.


Sedangkan Li Wei dan Wen Xia menggunakan senjata untuk menyerang dari waktu ke waktu dan akan memanfaatkan setiap langkah untuk tidak memberikan peluang sedikitpun pada Zora untuk bergerak.


Hanya saja... dengan kekuatan yang mereka miliki saat ini, keduanya masih belum dapat menahan Zora dengan waktu yang cukup lama.


Mengarahkan kepingan salju pada Zora, Feng Mei mengatur kepingan-kepingan itu menyerangnya dari berbagai arah agar supaya Zora tidak memiliki kesempatan untuk menghindarinya.


Melihat kepingan salju yang mendekatinya, Zora tersenyum di balik cadarnya.


Bagaimanapun juga dia sedikit tahu tentang Seni Tarung yang satu ini.


Tetapi dia sama sekali tidak menghindarinya.


Melihat Zora yang tidak dapat menghindar dan hanya berdiam diri, senyum pada bibir Li Wei dan Wen Xia mengembang.


Tetapi tidak dengan Feng Mei dan Dong Fang.


Bagaimanapun, Zora sangat kuat, dan tidak menghindar bukan berarti dia telah menyerah begitu saja.


Benar saja!


Di detik berikutnya, kepingan salju yang akan menyentuh tubuh Zora, menghilang tiba-tiba dari udara tipis.


"Tidak mungkin". Gumam Feng Mei.


Dia paling tahu betul Seni Tarung miliknya ini. Selain kuat, itu tidak dapat di blokir dengan Elemen Api manapun, kecuali Api Surgawi.


Tapi, di Alam Ras Manusia ini, tidak ada seorangpun yang memilikinya.


Bagaimana bisa Zora memilikinya?


Jika begini kondisinya, maka tidak ada cara untuk mengalahkan Zora.


Sama seperti Feng Mei, Dong Fang juga sedikit tertekan. Pasalnya, Elemen Petir miliknya tidak memiliki efek apapun pada Zora.


Li Wei dan Wen Xia yang awalnya tersenyum penuh kemenangan, setelah melihat bagaimana Zora baik-baik saja di saat berikutnya, senyum keduanya menghilang.


Berpindah, keduanya pergi ke sisi Dong Fang dan Feng Mei.


"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Wen Xia.


Meliriknya, Dong Fang tiba-tiba memikirkan sesuatu. "Mari gabungkan kekuatan Elemen Kristal kita".

__ADS_1


Tertetegun!


Feng Mei, Li Wei dan Wen Xia menatapnya bersamaan.


"Senior, apa maksudmu dengan kita?" Tanya Li Wei.


Di bawah tatapan ketiga orang tersebut, Dong Fang tidak tahu harus apa. Pada akhirnya dia membukakan mulut dan hanya berkata dengan kosong, "Tidak ada waktu. Mari lakukan sekarang".


Setelah mengatakan itu, ledakan kekuatan yang cukup besar tiba-tiba keluar dari tubuhnya, membuat ketiga orang di sekitarnya segera menjauh.


Di detik berikutnya, meski terkejut dengan apa yang terjadi, Li Wei dan Wen Xia tidak berdiam diri, keduanya juga segera melakukan hal yang di minta oleh Dong Fang.


Melihat ketiganya, perasaan rumit menggerogoti Feng Mei.


Dia tidak pernah berpikir bahwa akan ada orang lain yang sama seperti dia.


Meskipun salah satu Elemennya berbeda dengan miliknya, itu tidak menutup kebenaran bahwa keduanya sama-sama memiliki Elemen Ganda.


Ledakan kekuatan besar datang dari ketiganya.


Di saat berikutnya gelombang kekuatan dikirim pergi menuju Zora.


Jangkauan gelombang kekuatan yang begitu luas, membuat Zora tidak memiliki waktu untuk menghindarinya.


Mengumpulkan kekuatan pada tangannya dengan proporsi yang sama, dia lalu melemparkannya ke depan.


Bang!


Ledakan terjadi.


Itu sangat kuat dan dasyat.


Debu bahkan berhamburan dengan panik.


Beruntung bahwa Formasi Cahaya Bulan yang disusun oleh Hongling cukup kuat untuk menahan ledakan gelombang kekuatan yang di hasilkan.


Dong Fang, Li Wei dan Wen Xia di pukul mundur dengan keras.


Selain memuntahkan banyak darah, kekuatan pada ketiganya juga telah terkuras habis.


Beruntung bahwa ketiganya tidak menghantam pepohonan ataupun tanah dengan keras.


Meski demikian, tidak ada yang bisa mereka lakukan selanjutnya.


Tubuh ketiganya bahkan sulit untuk bergerak saat ini.


Namun, melihat bahwa tubuh ketiganya di lilit dengan lembut oleh akar pepohonan yang muncul entah dari mana, cahaya keterkejutan melitas di mata ketiganya.


Mendongak, ketiganya menatap Feng Mei dengan mata melebar.


Tidak peduli dengan keterkejutan ketiganya, Feng Mei dengan lembut melepaskan lilitannya dan membiarkan ketiganya untuk beristirahat.


Dia kemudian berbalik menghadap Zora.


Kini, dia hanya perlu menahan Zora hingga ketiga orang tersebut kembali ke keadaan awal, meski tidak dengan kekuatan ketiganya.


Dia hanya berharap ketiganya dapat mengembalikan kekuatan mereka meski hanya sedikit.


Kali ini, Feng Mei menyerang Zora menggunakan cara tempurnya yang sering dia gunakan.


Sayang, bahwa Zora telah menunggu lama untuk ini.

__ADS_1


Sudah sejak lama dia ingin membuktikan kebenaran dari pikirannya.


Dengan itu, dia juga melawan Feng Mei dengan cara yang sama.


"Sejak kapan kamu mengetahuinya?" Tanya Feng Mei ketika melayangkan tinjunya.


Ketika dia menggunakan Elemen Tumbuhannya, dia dapat melihat reaksi yang seharusnya dari ketiga orang tersebut. Tetapi, reaksi Zora membenarkan pikirannya.


Sejak memasuki lapisan demi lapisan Hutan Terkutuk, dia merasa bahwa Zora telah mengetahui kekuatan yang telah dia sembunyikan selama ini.


Dia hanya tidak memiliki bukti apapun untuk membuktikannya.


Tapi melihat reaksi Zora saat ini, dia akhirnya yakin.


Sedikit menghindari tinju Feng Mei, Zora berputar kemudian melayangkan kakinya bersiap untuk menendang perut Feng Mei. "Sejak awal". Jawabnya ringan.


Feng Mei tidak bertanya lebih lanjut.


Kini fokus sepenuhnya ada pada pertarungan.


Hanya saja... semakin lama dia bertarung, semakin dalam pula kerutan pada keningnya.


Pergerakan keduanya semakin cepat dan akurat. Tetapi bahkan keduanya juga dengan mudah saling memblokir satu sama lain.


"Kamu terlihat sangat akrab dengan pertempuran seperti ini". Ucap Feng Mei yang terus-menerus melayangkan pukulan tanpa henti.


"Hum". Mata Zora melengkung dengan indah, meski demikian, kilatan keseriusan terlihat jelas pada matanya. "Kamu juga sangat mahir dalam hal ini".


Menghindar dan melayangkan pukulan secara bergantian di setiap kesempatan. Pergerakan keduanya semakin cepat dan cepat.


Melirik kedua orang yang ada di sebelahnya, "Cara tempur keduanya sangat mirip." Tanya Wen Xia yang telah sedikit pulih.


Dong Fang dan Li Wei mengganggukan kepalanya pelan.


Setelah menerima kejutan dari Feng Mei, pikiran keduanya kosong.


Menatap punggung Feng Mei yang tengah bertarung, Dong Fang tiba-tiba mengerti maksud dari ucapan Zora.


Tidak heran.


Dengan setengah kekuatannya, dia bahkan dengan mudah memblokir kekuatan penuhnya.


Bagaimana jika saat itu dia juga menggunakan kekuatan penuhnya?


Seperti apa akhir yang akan di alaminya?


Pikiran Dong Fang rumit.


Sama halnya dengan Dong Fang, Li Wei bahkan terlihat kosong dan penuh kebingungan.


Dia telah bersama Feng Mei selama hampir 5 tahun. Tapi dia bahkan tidak tahu bahwa Feng Mei memiliki Elemen Ganda.


Dia tidak tahu apakah dia harus bersedih atau bahagia.


Dia tidak pernah berharap Feng Mei akan mengejutkan mereka seperti ini.


Tidak heran bahwa perkembangannya tumbuh dengan cepat dari hari ke hari.


Mengetahui isi pikiran keduanya, Wen Xia mengerutkan bibirnya. Sejujurnya dia juga sangat terkejut.


Hanya saja, dia telah bersama Zora dan dia bahkan telah melihat 3 Elemen yang telah di gunakan oleh Zora saat bertarung.

__ADS_1


"Jangan dipikirkan, kita bisa menanyakannya ketika dia selesai dengan pertempurannya". Ucap Wen Xia menenangkan keduanya.


Menatap Wen Xia, Dong Fang dan Li Wei kembali mengangguk dengan kosong.


__ADS_2