
Suara tawanya terdengar sangat frustasi dan penuh ejekan.
Menatap Feng Xin dengan ekspresi cemo'oh dan dingin.
Sorot matanya yang tiba-tiba menjadi sangat tajam membuat Feng Xin menggigil.
Seringai sinis muncul dibibir tipisnya.
Leng Yu berkata dengan sangat dingin, "Feng Xin, awalnya aku berpikir, bahwa segala sesuatu yang kamu lakukan sedari tadi, semata-mata karna Putri Min Yue"
"Tapi . . ."
"Setelah melihat bagaimana kamu begitu berusaha keras, aku sadar bahwa segala sesuatu yang kamu lakukan hanyalah untuk menargetkan Senior Fang".
Tubuh Feng Xin tiba-tiba membeku.
Dia menatap Leng Yu dengan rumit.
"Hah ... " menghelah napas kesarnya, Leng Yu melanjutkan, "Dari dulu, semua orang tahu bahwa kamu selalu menargetkan Senior Fang, bahkan hingga sekarang. Kamu selalu berpikir bahwa kamu dapat melampaui dia. Namun, dalam waktu lima tahu, kamu bahkan tidak bisa menyamai dia barang sedikitpun".
"Feng Xin, mungkin orang lain tidak memperhatikannya, tetapi aku selalu memperhatikan setiap gerakkanmu. Kilatan kecemburuan yang terpancar dari matamu, kilatan kemenangan saat melihat bagaimana Senior Fang terluka parah dan bahkan kilatan kekecewaan yang luar biasa saat mereka tiba-tiba muncul entah dari mana dan menyelamatkan Senior Fang".
Tubuh Feng Xin semakin menegang saat mendengar semua ucapan Leng Yu.
Matanya merah, "Hentikan. Berhenti omong kosong". Teriaknya marah.
Dia benar-benar kehilangan akal saat ini.
Tentu saja, segala sesuatu yang diucapkan oleh Leng Yu adalah kebenaran.
Dong Fang dan jenius lainnya telah pergi jauh kedalam hutan.
Dengan itu, dia sengaja mengulur waktu lebih lama agar Dong Fang dan yang lainnya tidak ditemukan.
Tentu, karna dia tahu! Semakin dalam lapisan yang dimasuki, semakin tinggi pula Ranah para Binatang Iblis.
Dia juga tahu bahwa kedua orang yang bersama dengan Dong Fang dan yang lainnya kuat.
Tapi, apakah mereka berdua dapat melindungi Dong Fang dan yang lainnya?
Serta, apakah mereka dapat menahan semua Binatang Iblis yang memiliki Ranah begitu tinggi?
Hanya orang-orang bodoh yang dengan senang hati menyerahkan diri mereka begitu saja.
Maka dari itu, dia akan membantu mereka dalam mencapai tujuan mereka.
Setidaknya, mereka sama-sama diuntungkan bukan?
.
Tidak mendengar bagaimana Feng Xin yang dengan panik membuang kata-kata kasar padanya, Leng Yu terus melanjutkan.
"Selain itu, kamu juga menargetkan "dia". Kenapa ...? Tentu, karna kamu juga merasa cemburu dan kesal terhadapnya, dia masih sangat muda tetapi kekuatannya bahkan melampaui kita semua".
"Kamu terus berbicara omong kosong tentangnya dan bahkan setiap ucapanmu, kamu menyalahkan "dia" atas semua yang terjadi".
"Feng Xin, kamu juga berada disana saat itu, kamu juga melihat bagaimana Putri Min Yue terus menerus memprovokasi "dia", tapi apakah dia melakukan sesuatu yang salah? Dia bahkan membiarkan Putri Min Yue terus berbicara omong kosong tentangnya. Kalau bukan karna Putri Min Yue menggunakan sihirnya untuk membuat Serigala itu gila, apakah "dia" akan menyentuh Putri Min Yue tanpa alasan?"
Semua orang tertegun saat mendengar wahyu yang begitu mencengangkan dari Leng Yu.
__ADS_1
Mereka semua tahu bagaimana Putri Min Yue itu.
Tetapi karna statusnya, tidak ada yang berani menegurnya.
Meski Guru-Guru begitu adil.
Siapa yang berani membuka mulutnya setelah di ancam?
Saat mereka mendengar bagaimana pengakuan Feng Xin, mereka dapat menebak bahwa Putri Min Yue telah salah menargetkan seseorang.
Tapi siapa sangka bahwa wahyu yang tiba-tiba dikeluarkan membuat mereka semua menatap Putri Min Yue dengan tatapan yang begitu rumit dan tidak terkatakan!
Lan Li yang awalnya telah mengambil alih posisi Leng Yu untuk menopang Min Yue membeku, dan untuk beberapa alasan, dia dengan panik menjauh dari Min Yue.
Melihat kondisi yang tiba-tiba berbalik, Feng Xin gemetar karna marah sekaligus panik.
Dua kata terlintas di kepalanya, 'Sudah berakhir'.
Saat dia menceritakan segala kejadian, dia tidak mengungkapkan segala yang telah di perbuat oleh Min Yue.
Dia sengaja melakukannya.
Menurutnya, dengan membuat orang-orang percaya padanya, itu sudah cukup untuk dapat menyelesaikan sisanya hanya dengan berpangku tangan.
Dia hanya tidak menyangka bahwa Leng Yu benar-benar berani mengatakan hal itu dengan begitu keras.
Apa yang bisa dia lakukan, saat melihat Liu Jun dan tiga lainnya terus mengangguk mengatakan persetujuan mereka.
Dengan itu, dia hanya bisa melakukan yang dia bisa, "Leng Yu! Apa yang kamu katakan! Serigala itu menjadi gila tetapi tidak ada hal serius yang terjadi saat berikutnya, bukan? Apakah dia perlu untuk membunuh Min Yue? Bahkan, dia menghancurkan tubuh Min Yue".
Leng Yu menatapnya dengan jijik.
Menarik napas dalam-dalam, dia berkata, "Kamu benar. Tapi dia pantas mendapatkannya". Ucapnya sambil menunjuk Min Yue, kemudian kembali mengalihkan atensinya dan melanjutkan, "Kalau bukan karna responnya yang begitu cepat, apakah kamu pikir Li Wei masih bisa berdiri saat itu? Kalau bukan karna dia dengan cepat mencegah Serigala itu, apakah Li Wei masih bisa bernapas di detik berikutnya? Min Yue tidak hanya menargetkan "dia" tetapi dia juga menargetkan orang lain! Apakah itu pantas?"
"Heh .. Bahkan jika Li Wei tidak bernapas didetik berkutnya, bukankah "dia" masih dapat menghidupkannya kembali? Kenapa "dia" begitu keras terhadap Min Yue?" Ucap Feng Xin nada mengejek.
Leng Yu, Liu Jun dan yang lainnya tiba-tiba merasakan mual yang sangat amat dari dalam tubuh mereka saat melihat wajah Feng Xin yang begitu tidak tahu malu.
"Aku tidak menyangka akan bertemu dengan orang yang sangat menjijikan dan tidak tahu berterima kasih seperti dirimu!" Ucap Leng Yu menggelengkan kepalanya. "'Dia' tidak hanya menyelamatkan kita dari Seriagala itu, tetapi "dia" juga memberikan kita pil-pil yang begitu berharga".
"Dengan mengatakan omong kosong tentangnya. Beginikah cara kamu berterima kasih?". Lanjut Leng Yu setelah jeda cukup lama.
***
Kembali ke Lapisan Inti, Hutan Terkutuk.
"Berhenti disana".
Begitu suara itu jatuh, Wen Xia entah kenapa tiba-tiba mundur selangkah.
Dia, Hongling dan yang lainnya segera berbalik untuk melihat ke sumber suara tersebut.
Sosok gadis itu begitu anggun saat mendaratkan kakinya di tanah.
Itu adalah Zora.
Yang saat ini, tengah dibicarakan oleh orang-orang dipinggiran Hutan.
Tapi apa pedulinya? Toh, dia juga tidak mengetahuinya.
__ADS_1
Zora berjalan kearah mereka.
"Syukurlah, aku tepat waktu". Ucapnya merasa lega.
"Apakah sangat berbahaya?" Tanya Li Wei padanya sambil menunjukan Kaca Formasi tersebut.
Zora hanya menganggukan kepalanya.
Melihat ke Hongling dia bertanya, "Bagaimana menurutmu, Ge?"
Hongling dalam suasana yang rumit saat ini.
Dia seperti merasa ada sesuatu yang hilang darinya saat melihat Formasi tersebut. Dia memang mengetahui Formasi apa itu. Tapi, anehnya dia tidak dapat mengingat selebihnya.
Ingatan itu seperti potongan-potongan cermin yang tidak beraturan.
Saat dia mendengar pertanyaan Zora, dia kembali tersadar.
Dengan linglung dia menggelengkan kepalanya pelan.
"Formasi ini begitu luar biasa. Bahkan orang yang berada di Tahapan Abadi saja tidak dapat berbuat apa-apa". Ucapnya dengan suara berat.
Zora hanya tersenyum kecil di balik cadarnya saat mendengar jawaban Hongling.
Itu benar.
Sebagai salah satu Formasi dari sepuluh Formasi legenda, bagaimana bisa itu dikatakan mudah?
Tidak seperti Zora.
Dong Fang, Feng Mei dan dua lainnya membeku mendengar jawaban Hongling.
"Apa yang perlu kita lakukan sekarang? Formasi ini terlalu kuat bagi kita". Tanya Dong Fang.
"Itu benar. Tidak apa-apa jika kita kembali ke pinggiran Hutan sekarang, kita bisa mencari waktu lain untuk kembali setelah kita memiliki kekuatan yang cukup". Tambah Feng Mei.
Li Wei dan Wen Xia mengangguk setuju.
Mereka tidak merasa kecewa dengan situasi saat ini.
Mereka tahu bahwa Zora memang sangat kuat di lihat dari, bagaimana dia bertarung melawan Binatang Iblis.
Tapi ...
Meski dia kuat, bukan berarti segala sesuatunya akan dapat dengan mudah dilalui begitu saja.
Lagi pula, mereka telah mendapatkan pengalaman yang laur biasa.
Selain itu, Zora juga sering memberikan mereka beberapa Pil yang dapat membantu mereka.
Tentu semua itu tidak bisa dibandingkan dengan apapun.
Tidak berhasil untuk saat ini!
Tetapi bukankah masih ada hari berikutnya?
Mereka hanya perlu kembali dan berlatih lebih giat lagi, bukan?
Jadi, mengapa harus kecewa?
__ADS_1
...