
Mentari pagi kini muncul dengan senyum menawan diatas sana. Senyumnya sama menawanya dengan senyum yang terus berkembang dibibir milik Dira. Pasalnya tadi pagi sebelum Bian berangkat kekantor Bian mengatakan untuk Dira mengantarkan makan siangnya kekantor.
Berhubung saat ini Dira sedang tidak mengajar karena masih liburan semester. Jadi Dira banyak waktu luang untuk menyiapkan makan siang.
Dira tampak berfikir Dira akan membawakan makan siang apa untuk suaminya. Berkali Dira mengotak -atik handpone untuk mencari inspirasi makan siang tapi tidak nemu juga. Dira juga sudah telpon Bundanya namun juga sama semua makanan rekomendasi dari Bunda tidak ada yang menarik untuk Dira. Bahkan Dira juga sudah meminta rekomendasi dari Mas Fadil yang merupakan koki andalannya juga sama nihil.
"Mbak Dira ngapain melamun dimeja Makan?" Tiba-tiba suara mbok Nah menyentak Dira dari lamunannya.
"Eh mbok..... "
"Aduh maaf Mbak....
Mbok Nggak sengaja" Ucap Mbok Nah menyesal karena telah membuat majikannya kaget.
"Nggak apa-apa kok Mbok, Dira juga yang salah tidak tahu Mbok Nah datang" Dengan tersenyum Dira menjawab.
"Memangnya apa yang Mbak Dira lamunkan?"
"Dira bingung Mbok Nanti mau masak apa buat makan siang Kak Bian" Ucap Dira terlihat sedih dan bingung.
"Mas Bian orangnya ndak susah kok Mbak. Apa saja Mas Bian mau."
"Justru itu Mbok Dira bingung"
"Jangan bingung Mbak, mas Bian suka sama menu apa saja yang dari ayam. Dan Mas Bian paling suka dengan Ayam semur. " Ucap Mbok Nah yang disambut dengan senyuman oleh Dira.
"Makasih Mbok Nah yang cantik" Jawab Dira begitu bahagianya. Saking bahagianya Dira sampai memeluk Mbok Nah.
Mbok Nah hanya bisa menggelengkan kepalanya. Melihat tingkah lucu majikannya Mbok Nah begitu mengagumi sosok majikannya yang baru. Sosok yang sederhana dan ramah pula. Tidak pernah membedakan status sosial. Bahkan Nona mudanya ini sangat mahir sekali urusan dapur.
"Mbok apa masih ada ayam? "
"Masih mbak, mau Mbok ambilkan?"
"Hemm tidak usah deh Mbok. Biar nanti saja saya ambil sendiri"
"Ya ampun Mbak Dira memang terbaik deh. Sudah soleha, baik, ramah, dan juga ada bonusnya" Ucap Mbok Nah memuji.
"Bonus apa Mbok?" Tanya Dira yang tampak bingung
"Cantik" Ucap Mbok Nah dengan penuh kebahagiaan.
"Mbok Nah jangan buat saya melayang dong." Ucap Dira dengan nada manjanya dan apa adanya.
"Memang Benar kok Mbak. Beruntung Mas Bian bisa memiliki istri seperti Mbak Dira"
"Saya yang beruntung Mbok memiliki syami seperti kak Bian" Ucap Dira rendah.
__ADS_1
Bagaimana mungkin bisa dikatakan jika Kak Bian beruntung memiliki istri seperti dirinya. Sedang Dira masih belum bisa menerima Bian dengan perasaan dan hatinya. Dira yang memaksa Bian berada disituasi ini. Dira yang memaksa Bian untuk menikahinya. Terdengar tidak tahu diri memang. Namun Dira juga sudah berusaha keras agar Dira bisa menerima hati Bian.
"Mbak... "
"Eh iya Mbok" Lagi-lagi Dira terkejut
"Aduh... maaf Mbak saya mengagetkan lagi ya?"
Dira tersenyum untuk menutupi perasaannya yang semakin dipenuhi dengan kebimbangan. Dira berpamitan untuk kekamarnya sembari menunggu jam makan siang.
...🍀🍀🍀🍀🍀🍀...
Waktu yang dinantikan pun telah datang. Entah bagaimana caranya yang pasti saat ini Dira dan juga Bian tengah menikmati makan siang yang dibawa Dira.
"Enak ngak kak? " Tanya Dira yang juga sedang menyantap makan siangnya.
"Enak....
kamu pinter juga masak Ra!" Perkataan sekaligus pujian yang diberikan Bian untuk Dira. Ternyata masakan Dira jauh lebih enak dari masakan direstoran mahal.
"He.. he.. dibantuin Mbok Nah." Jawab Dira sambil menunjukkan giginya yang rata dan putih bersih.
"Terimakasih istriku... " Ucap Bian lembut membuat Dira menghentikan kunyahannya dan beralih memperhatikan wajah Bian yang juga sudah tersenyum simpul.
Sedang Dira kini merasakan ada sesuatu yang aneh didalam hatinya. Disaat Kak Bian mengatakan kata "istriku" jantungnya berdesir tak karuan.
...🍀🍀🍀🍀🍀...
"Apa tidak ada cara lain? " Ucap Dira rendah namun masih bisa didengar oleh semua yang ada diruangan Kak Bian.
"Hanya cara ini yang bisa membuat kamu keluar masuk kantor ini"
"Oke baik"
Tampak senyum dan juga tarikan nafas yang menandakan jika mereka lega karena telah menemukan cara agar Dira bisa keluar masuk dengan bebas dikantor Caraka Group. Karena status Dira yang masih disembunyikan membuat Bian harus mencari cara agar tidak ada yang mencurigai kalau Dira datang Kekantor ini.
"Oke kita bisa mulai sekarang!" Ucap Kak Mila Sambil beranjak.
"Sekarang?
langsung kerja nih?" Ucap Dira.
"Iya dong....
Kan barusan sudah tanda tangan kontrak? " Jawab Mila.
"Lah... emang harus baget hari ini.... "
__ADS_1
"Iya cantik..
Ayo cantik kita pemotretan, soalnya klayen sudah nunggu di studio. " Mila menarik tangan Dira dan Dira mengikuti langkah Mila. Namun sebelumnya Dira pamit pada suaminya.
.
.
.
"Wah Selamat bergabung kembali Mbak" Ucap Salah satu kru
Dira hanya menjawab dengan anggukan dan juga senyuman. Itulah ciri khas dari seorang Nadira. Tersenyum dan tidak banyak bicara dalam bekerja.
"Kalau modelnya Cantik kayak mbaknya, bisa betah aku disini."
Lagi-lagi Dira hanya tersenyum menjawab celotehan salah satu kru yang lain.
"Udah dimulai saja" Sela kak Mila yang juga jengah mendengar kru mencari perhatian.
Kemudian Dira sudah stanby di depan untuk diambil gambar. Berbagai macam gaya sudah dira selesaikan. Selain Dira sudah pernah melakukannya sehingga membuatnya lebih percaya diri. Dira juga sangat bersyukur karena sampai detik ini dia masih diparingi kesehatan kekuatan dan ikhlas menjalani ini.
Mila yang juga berada disana selalu menciptakan suasan agar Dira dalam mood yang bagus.
"Ok.... "Ucap kak Mila dengan penuh semangat.
"Cantik..... " ucap kak Mila merasa puas akan hasilnya. Memang kamu berkualitas Ra. Kamu cantik sederhana pantas saja Bian begitu tergila-gila padamu. Melakukan berbagai cara untuk melindungimu.
Semoga cinta Bian segera terbatas. Aku yakin kalian memikiki rasa yang sama. Hanya saja kalian masih saling tertutup dan memiliki penghalang untuk mengungkapkan. Ucap batin Mila dengan memandnag kagum model cantik didepan matanya. Yang tak lain adalah istri dari sepupu yang selalu membantunya dalam keadaan apapun.
.
.
.
.
Like
kimentar
❤(biar pas aku up kamu dapat notifikasinya"
.
.
__ADS_1
.
l