
Terjerat pada cinta yang tak terbalas adalah suatu hal yang sangat umum. Hanya saja tinggal bagiamana kita untuk memilih. Ketika kita merasa telah menjatuhkan satu pilihan pada seseornag, tapi ternyata Allah tidak menjadikan pilihan kita takdirNya. Memilih diam dan meratapi, atau memilih melangkah dan berushaa move on. Sulit memang ketika semua berbicara tentang cinta dan hati. terkadang hal yang kita yakini akan menjadi milik kita, tapi nyatanya itu jauh dari kendali kita.
Berjalan menyusuri jalanan yang sudah sedikit lengang oleh pengendara. Suasana kota yang sejuk dan ramah tak pernah lekang dari kota istimewa, yang sudah sejak lebih dari dua puluh tahun ditinggali oleh pria berparas tampan juga memiliki senyum yang menawan. permasalahan hatinya tidak jauh berbeda dengan kedua kakaknya. Ditinggal pas sanyang-sayange dan terjebak oleh luka yang dibuat sendiri. Jika kini kedua kakaknya telah berhasil untuk menemukan tambatan hati mereka masing-masing. Tapi belum tahu dengan masalah hatinya. Wanita yang ia puja dan ia sangat harapkan, ternayata juga akan pergi bersama pria lain.
Sepeti pucuk dicinta ulampun tiba kata pepatah lama mengatakan. Motor metik yang sudah tak asing dipandangan pria yang sedang asik menikmati nasib hidupnya mengusik pandangannya. Dila wanita anggun dibalut dengan gamis warna maroon dan hijab warna coksu melengkapi kesempurnaan penampilannya. Disaat hatinya sedang patah kenapa selalu Dila yang muncul dihadapannya. Mungkinkah Dila adalah jawaban dari doa sepertiga malam ical.
Ical tidak berniat untuk mengehentikan laju motor metik Dila. Ical juga tidak berniat untuk mendahului laju metik itu. Ical hanya mengikutinya dari belakang. Entah terbesit dari mana ingin rasanya Ical memastikan Dila aman sampai tujuan. Kenaoa ada hal yang berbeda ketika melihat wanita berhijab itu melajukan meticnya.
"Dila kok aku baru sadar sekarang ya" guman ical masih konsentrasi mengendarai Mobilnya.
Tidak lama Ical menjadi penguntit. Metic Dila berhenti didepan gerbang kampus tempatnya mengajar. Dila membuka kaca helm dan menoleh kearah mobil Ical berhenti. Dila turun dan menghampiri Ical.
tuk... tuk... tuk....
"Maaf, mas Ical ada apa ya kok ngikutin Dila?" tanya Dila ketika Ical membuka kaca pintu mobilnya.
"Em.... " ucap Ical gugup.
"Apa ada masalah Mas?" tanya Dila
seketika Ical mendadak gagap. Ketahuan deh kalau ngikutin. Bingung harus beralasan apa? kan tengsin kalau bilang jujur. Tapi kalau bohong juga Ical tidak cukup punya alasan untuk membantah.
"Mas.... " sentak Dila
"Aku pikir motormu mogok lagi, jadi aku ikutin aja"
Mendenagr alasan Ical Dila hanya tersenyum. Lagi-lagi senyum dila membuat Ical luluh lantah. Semanis ini senyum Dilara Syafiathunisa. Meski Dila tahu jika ical benar-benar sengaja mengikutinya. Namun Dila berusaha untuk menyimpanya. Dila tidak ingin jika harapannya membuatnya percaya diri dan pada akhirnya ia akan terluka lagi.
"Inshaa Allah, tidak mas. Kemaren sudah dibawa kebengkel" jawab Dila dan tak lupa tersneyum
"Sykurlah.... "
"Saya masuk dulu mas"
Ical hanya mengangguk kaku dan dibalas dengan senyuman lagi oleh Dila. Dila berbalik. badan dan hendak meninggalkan Ical yang masih mematung menikamati indahnya senyuman Dila.
Baru beberapa langkah Ical tersentak dan menyadari jika Dila semakin menjauh. Kemudian Ical memanggil Dila
"Dila.... "
"Iya...."
"Nanti selesai jam berapa?"
Dila hanya mengerutkan keningnya dan melihat pergelangan tangannya. seperti sedang memperkirakan waktu.
"Sekitar jam 2 siang mas, ada apa?"
"Masih suka musik akustik?"
"Masih"
__ADS_1
"Nanti jam tujuh di alun-alun ada life musik akustik"
"Setelah jam dua jadwal ku kosong sampai besok pagi lagi mas" jawab Dila dengan senyum
"Siap-siap, jam tujuh aku jemput" ucap Ical menutup kaca pintu mobilnya dan kembali melajukan mobilnya tanpa menunggu jawaban apa yang diberikan Dila.
hufhhh....
Dila Mengambil nafas berat dan kembali. melajukan meticnya. Pria yang satu ini memang snagat unik dan menyebalkan. Cuek tapi peduli, suka seenaknya tapu juga nggak bisa ditolak. Dari dulu selalu begitu kalau ngajakin pergi. Nggak pernah mengajak dengan benar gitu. Ngalor-ngidul ujung-ujungnya ngajak pergi. Jika dulu Dila selalu Ical cari ketika Ical sedang butuh teman curhat. Tidak jauh berbeda juga dengan sekarang, Ical juga mencarinya disaat Ical Sedang Patah hati. Pernah mau lari dan menyudahi perasaan yang tak berujung ini. Tapi sayangnya Dila sudah terlanjur mematri hatinya hanya untuk Ical seorang. Beruntung rasa ini hanya Dila dan allah yang tahu.
...🍀🍀🍀🍀🍀...
Pria yang dengan segala keunikan ini sedang duduk dibangku kebesarannya. Ditemani oleh seorang wanita cantik yang tak lain adalah kakaknya. Sengaja Ical menghubungi kakaknya hanya untuk mendengarkan curahan hatinya yang sedang dilema dipersimpangan rasa.
"Kamu suka sama Dila?"
"Mbak Dira to the point banget sih mbak. Basa-basi dulu kek, apa gitu" jawab Ical sambil cemberut.
"Kelamaan pake basa-basi, nanti keburu diambil orang lagi"
Ical hanya melirik kearah kakaknya yang seolah meledeknya. Hatinya sedang dilema seperti ini malah dibuat lelucon. Ingin marah juga nggak bisa. Mbak Dira adalah harapan satu-satunya Ical sebagai tempat berbagi keluh kesah tentang hatinya.
"Kalau kamu suka berjuanglah Cal"
"Cinta itu nggak perlu diperjuangkan Mbak. Cinta itu butuh keikhlasan"
"Pantes cintamu ditikung diseperitiga malam sama orang. Berjuang merayu sang pemilik hati saja kamu nggak mau"
"Mbak pengen jitak kamu malah"
"Menurut Mbak Ical harus bagaimana?"
"Bilang sama Ayah"
"Bilang Ayah?"
"Hem... untuk ditemani kerumah Paklek, melamar anaknya"
"Ya Allah Mbak.... "
"Move-on itu butuh usaha juga kali Cal"
"Usaha juga butuh proses kan???? "
"Geraknya cepat, biar hasilnya juga cepat"
"Situ aja butuh waktu satu tahun untuk move -on"
"Yang dibahas Anda.... "
"Mbak... Ical baru mau merintis usaha sendiri. Dila apa mau menunggu ya Mbak?"
__ADS_1
"Tergantung bagaiaman cara kamu merayu Allah"
"Jujur Ical masih bimbang Mbak. Ical takut kehadiran Dila hanya sebagai pelarian karena hati Ical sedang terluka. Ical masih takut memiliki perasaan yang membuat hati ini sakit"
"Jatuh cinta sudah satu paket dengan patah hati. Jika berani jatuh cinta, harus siap menanggung sakitnya akibat patah hati"
"Lagi.... "
"Itu artinya Allah masih belum mempertemukan kamu dengan jodohmu"
.
.
.
.
Bersambung
👧: akhirnya muncul juga lu thor?
🧕: gue habis semedi digunung kerinci
👧 :cari pesugihan lu?
🧕 : kok lu tahu
👧 : gue fans berat lu thor gueh kepoin lu terus tahu...
🧕: suka terharu aku tu.....
👧: suka pen nampol
🧕: ora popo penting Ai Lap you....
👧: Ge Er
🧕 :Lanjut besok ah... pen bobok"
👧: 😴😴😴😴😴
jangan lupa kepoin IG dan FB
Ig @normairnawati
FB @ Noe Have Adream
Happy Reading
😁😁😁😁
__ADS_1