
Segala takdir yang memang telah digariskan pada akhirnya memang telah terencana dan disiapkan. Hanya saja tinggal menunggu takdir yang mana yang akan menjadikan kita sebuah kehidupan baru dan naik ketingkat selanjutnya. Jika waktu harus beputar mundur, tidak akan ada yang bisa menyangka jika di masa depan akan memiliki kehidupan seindah ini. Dan atau bahkan jika waktu mepercepat pergerakannya, maka tidak akan ada yang tahu bagaimana takdir dan segala luka itu akan dikemas dengan sebuah kebahagian. Semua telah ada porsinya. Mereka berjalan sesuai perjalanan waktu yang setiap detiknya akan berganti. Jika saja dikehidupan seorang wanita yang kini usianya sudah tidak lagi muda bahkan usianya sudah hampir setenah abad ini, tidak hadir sebuah luka yang termat dalam. Dia juga tidak yakin akan hadir kamu...
Iya kamu....
Kamu yang hadir setelah luka itu. Kamu yang hadir menawarkan sebuah penawar untuk menyelamatkan luka itu. Bahkan kamu juga mampu menghapusnya ternyata.
Akbar Fabian Caraka datang disaat hati seorang Nadira Diandra Putri tengah terluka parah. Tangannya mengulurkan bantuan untuk menggenggamnya erat. Langkahnya mengiringi dan mengajaknya untuk meninggalkan luka yang mungkin dirinya sendiri tidak yakin akan sembuh. Lalu keyakinan apa yang membuatnya terus melangkah tiada henti?
Jawabannya Cinta....
Bagaimana cinta itu bisa tumbuh diantara luka yang kian membara. Rasa sakit yang teramat dalam. Frustrasi akan masa lalu yang mungkin akan sampai kemasa depan. Hilang arah, memilih tak berdaya dalam palung rasa yang begitu nyeri.
Menyerah?
Sudah pasti tidak....
Pria tampan dengan sejuta karisma. Hanya memiliki sebuah tekad. Bahkan dirinya tak mengharapkan balasan apapun. Ia bahkan tak peduli sekalipun wanitanya juga tak bisa membalas rasa yang ia punya. Tujuannya adalah tawa miliknya kembali. Atau paling tidak senyum indah itu kembali merekah.
Namun siapa yang berani menjamin pada waktu itu?
Tenyata cintanya terbalas. Bahkan rasa itu kini telah bersejajar sama. Dihantui bayangan masa lalu juga tak menyurutkan kebahagian dan kebahagian lagi. Mungkin sabarnya hanya akan dibalas sedikit pikirnya. Tapi dia salah....
Justru sabarnya dibayar berkali lipat oleh pemilik kehidupannya. Allah tidak pernah tidur. Allah selalu memiliki rencana indah dibalik kesulitannya. Ia hanya perlu melakukan tanpa pamrih. Tapi Allah ternyata membalasnya dengan tiada tara.
Cintanya ada....
Gadis pujaan hatinya membalas rasa yang ia punya.
Bahkan bukan hanya itu. Bukan hanya rasa yang dibalas. Justruvpria itu dianugerahi cinta yang tiada batasnya. Diberikan putra dan putri yang begitu luar biasa. Keluarganya lengkap penuh warna.
Kini wanita itu telah menemaninya hingga setengah dari usianya. Dengan bangga ia katakan jika wanita yang dulu sempat terluka berhasil membuktikam bahwa dirinya adalah ibu yang baik untuk anak-anaknya.
"Terimakasih telah bersedia menjadi pendamping yang paling setia untukku. Terimakasih telah menjadi ibu yang luar biasa untuk anak -anak kita. Terimakasih telah menjadi warna tersendiri dikehidupan kita ini Sayang. Selamat ulang tahun. Disisa usia yang kita miliki ini semoga Allah selalu limpahkan kita keberkahan. Amin" Ucap Bian tepat dinamik mata wanitanya yang juga menatapnya penuh cinta.
Rasa haru juga bahagia tidak bisa di ungkapkan hanya sekedar dengan ucapan terimakasih. rasanya jika ada rasa yang lebih dari Terimaksih untuk mengucapkan kebahagiaan yang ia terima, Dira akan memilih kata itu. Namun sayangnya kata Terimakasih adalah kata yang paling baik untuk pria yang dengan setia menemani setiap fase dikehidupannya.
"Kamu wanita ku yang menempati tahta tertinggi dihatiku setelah Mama dan juga Fira, sayang"
Dira tersenyum diantara isak tangis haru yang kini sedang ia rasakan. Rasanya suaminya ini tidak akan pernah kehabisan kata manis untuk dirinya. Dari awal pernikahanya hingga kini ketiga anaknya telah dewasa pun kata manis itu masih saja terasa candu ditelinga Dira.
"Aku wanitamu dan kamu lelakiku yang juga tak pernah sedikitpun aku turunkan kedudukannya dihatiku Setalah Ayah dan juga kedua saudara laki-laki ku" ucap Dira yang membuat Bian langsung memeluk erat.
__ADS_1
Rasa cinta yang keduanya miliki begitu kuat. Hingga rasa itu juga dirasakan oleh ketiga anaknya. Yang menatap kedua orang tuanya dengan tatapan penuh cinta. Mereka memang bukan saksi hidup bagaimana kedua orang tuanya bisa bertahan hingga mereka beranjak dewasa. Tapi mereka adalah bukti bagaimana luka itu sanggup dilewati oleh kedua orang tuanya.
Arkanta Rizky Caraka
Putra pertama yang merupakan Anugrah terbesar dalam kehidupan rumah tangga yang baru saja dimulai. Arka adalah putra pertama yang membuat hubungan keduanya semakin erat. Membuat Dira tersadar jika menikmati luka bukanlah alasan yang baik untuk mengabaikan rasa yang telah hadir dan tinggal semenjak lama. Arka menyadarkan bagaimana indahnya kehadiran satu anggota baru yang jelas akan membuat keduanya berfikir jika memang tampat kembali ternayaman adalah rumah.
Armita Nadhifa Caraka
Cahaya yang kian terpancar alami. Bukti kedua jika memang luka bukanlah titik akhir untuk menyerah. Bukan tanpa alasan Allah sengaja menghadirkan Mita di tengah-tengah cinta yang hampir menyerah diantara puing luka. Dira pikir sudah cukup bukti jika benar luka itu telah hilang. Jika benar hidupnya akan lebih baik sekarang. Mungkin Dira akan lebih menikmati perannya sebagai ibu yang memiliki dua orang anak. Namun Ternyata itu saja belum cukup bukti bahwa luka itu telah sembuh.
Arjuna Qias Caraka
Allah kembali memerikan bukti jika memang menikmati luka dalam cinta, ternyata anugrahnya begitu indah. Lengkap sudah bukti yang selalu allah berikan untuk mematahkan segala asumsi bahwa luka bukanlah titik akhir dari segalanya. Sebaik apapun mengaku, jika Dira telah membuang dan menghapus jejak masa lalu yang masih sering menghantui langkahnya.
Dendam....
Iya, dendam yang membuat langkahnya begitu terusik. Mungkin kenapa hidupnya terkadang masih terasa sulit. itu karena Dira belum benar-benar melupakan masa lalu. masih ada yang tercekat sebagai dinding pemisah untuk langkahnya.
Memaafkan....
Iya, ini lah kata sederhana yang terkadang sangat sulit untuk di Ikhlaskan. selama apa ia terpendam dan coba dihapus jika kata maaf tidak diucapkan untuk diminta dan diberi maka selamanya bayangan luka akan terus ada dalam bentuk dendam.
Apa sulit?
Lalu....
Ketika itu sulit maka lepaskan dan berdamai.
Kamu Ikhlas?
"Biar itu menjadi pilihanku untuk aku membuktikan bahwa luka bukanlah sebuah rasa sakit yang teramat sakit. Namun dia akan menemukan kebahagiaannya sendiri"
Begitulah kalimat sederhana yang dikemas untuk penguat luka. Jika dia adalah lukamu maka yakin akan ada dia yang lain yang menjadi kebahagiaanmu.
"Arka akan menjadi pria kuat seperti Papa, yang nanti akan melindungi Mama dan juga Mita" ungkap seorang pria kepada wanita yang telah melahirkannya 23 tahun yang lalu.
"Dan juga istrimu kelak"
Kalimat lembut yang disampaikan sang Mama yang sukses membuat pria muda berwajah tegas dan dingin yang bisa dikatakan fotokopian dari sang Papa yang tak lain adalah Akbar Fabian Caraka memerah dan berhasil menjadi bulan-bulanan kedua adiknya dan seluruh keluarga besar yang sedang berkumpul di sebuah rumah yang menjadi tempatnya memiliki rasa cinta dan kasih yang tidak ada bandingnya.
Jika ada yang harus bersyukur dengan sebuah luka itu adalah Nadira Diandra Putri. Karena siapa yang pernah mengira jika justru lukanya akan membawanya untuk menemukan kebahagiannya yang sesungguhnya.
__ADS_1
Akbar Fabian Caraka....
Kamu setelah luka kemaren....
...---------Tamat--------...
Alhamdullilah
Terimaksih ya allah....
Terimaksih untuk semua pembaca setia yang selalau sebar dan selalu memberikan kritik dan saran yang sangat membantu semangat author kembali.
Maaf juga karena saya tidak bisa membalas satu persatu komentar dari pembaca semua.
Pokoknya Terimakasih tak terhingga kepada semua pembaca.
Terimaksih Like, love, faforite dan juga ret bintang lima nya.
Tanpa kalian semua author bukan apa-apa
Terimaksih telah setia dan selalu nunggu up next Chapter yang kadang suka bikin kesel teman-teman pembaca semua.
Terimaksih sudah sempetin baca tulisan author yang masih amburadul ini.
Love You sekebon sawit dah pokoknya.
Love youuuuuuuu
Ketemu lagi di next STORY ku ya...
Untuk judul dan sinopsisnya nanti nyusul ya
terus Pantengin
Ig dan Facebook Outhor ya ntar tak info di sana
Ig: @normairnawati
FB : Noe Haveadream
see you next time
__ADS_1
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁