Affair With Kakak Ipar Sahabat Ku

Affair With Kakak Ipar Sahabat Ku
mengintai.


__ADS_3

Maira menghampiri mobil kian setelah diva pergi terlebih dahulu, kian langsung memeluk tubuh maira saat ia sudah berada di dalam.


"rindu....!"


desis kian di telinga maira yang langsung terkekeh, maira terkesiap saat kian mencium leher jenjangnya.


"ihs... geli tahu kak !"


kian senyum lalu mencium pipi maira, dua insan yang tengah di mabuk cinta, kedua sama sama merindu bila jauh.


ingin selalu bersama memadu cinta tak peduli dengan pendapat sekitar yang mungkin akan menentang cinta keduanya.


dari jauh seseorang mengikuti mobil kian yang melaju menuju hotel dimana customer nya sudah menunggu.


"kita sekalian pesan kamar ya..m.."


Canda kian menaikan alisnya membuat maira terkekeh.


"siapa takut ?"


tantang maira, gantian kian yang terkekeh kecil mencubit pipi gadis itu.


sepanjang perjalanan maira bersandar pada bahu kian, hal itu membuat kian senang karena maira nyaman bersama nya.


tanpa tahu kalau Syam mengikuti mereka dari belakang, sesuai perintah Luna Syam mengikuti kian.


pria dengan kumis tipis tersebut tersenyum melihat kian bersama seorang yang pernah ia temui di rumah Luna, tak menyangka kian memiliki affair dengan sahabat adik iparnya sendiri, hal ini akan menjadi berita yang heboh untuk dunia infotainment.


Luna pasti akan sangat berterima kasih pada nya jika mengetahui kabar ini.


tentu Luna bisa menggunakan alasan ini untuk mendapatkan simpati dari para fans nya.


sebelum masuk ke dalam hotel, kian memakai masker serta topi tak ingin ada yang mengenal nya, maira sendiri tampil biasa karena ia berpikir tak banyak orang yang mengenal nya.


kian langsung berbicara dengan resepsionis, dan mengatakan bahwa ia hendak bertemu dengan salah satu tamu yang berada di kamar hotel tersebut.


Maira sendiri acuh dalam genggaman tangan pria kesayangan nya itu.


kian melangkah masuk setelah di persilahkan oleh resepsionis, keduanya melangkah masuk di ikuti deni dan satu orang kepercayaan kian yang membantu membawa beberapa lukisan pesanan orang tersebut.


kian mengetuk pintu yang di tunjukan oleh customer nya tersebut, tak lama seseorang membuka pintu.


seorang pria paruh baya membuka pintu lalu menyuruh mereka untuk masuk.


Maira duduk di samping kian, diam mendengar kan kian yang berbicara dengan pria paruh baya tersebut menggunakan bahasa asing.


sekilas pria baya tersebut memperhatikan maira, seperti nya ia kenal perempuan cantik yang menggandeng tangan pelukis ternama itu.


"ini istrinya ?"

__ADS_1


tanya pria tersebut.


"calon istri....?"


jawab kian senyum menoleh ke arah maira yang langsung tersenyum.


setelah selesai bertransaksi kian dan yang lain nya pamit.


"kita ke langsung ke galery ya !"


ujar kian keduanya berjalan di koridor hotel, Deni dan rekan nya sudah lebih dulu pergi.


pria paruh baya itu menelpon seseorang, ia memang tengah mencari keberadaan seseorang untuk membalas kan dendam nya yang tertunda selama Lima belas tahun.


"coba selidiki perempuan yang bersama Kiandra, aku ingat betul raut wajah gadis itu..."


pria itu adalah seseorang yang pernah menculik maira saat maira kecil dan dia kembali datang untuk memberikan pelajaran karena beberapa anggota nya mati karena Padli.


maira dan kian berjalan keluar dari hotel menuju basman, ada dua orang yang tengah memata matai mereka, Syam dan orang suruhan pria paruh baya Itu.


keduanya tiba di depan mobil, Deni dan rekan sudah melaju lebih dulu.


kian senyum memandang wajah cantik maira, keadaan basman saat itu sangat sepi.


"aku ingin segera menikah dengan mu, Mai !


ujar kian membuat maira terkekeh kecil, kian langsung membalikkan tubuh maira dan memeluk nya dari belakang.


"kenapa kau membuat nya?"


tanya maira senyum menoleh ke belakang.


"aku tidak memiliki alasan untuk menolak karena hubungan kita masih sembunyi sembunyi...!"


saat itu kebetulan Abian hendak bertemu dengan kolega bisnis di hotel itu, Abian turun dari mobil bersama William assisten pribadi nya.


Abian melangkah masuk ke dalam hotel tersebut namun langkah nya terhenti saat mendengar suara seseorang yang ia kenal tengah tertawa, Abian memundurkan tubuhnya dan mencari sumber suara tersebut.


mungkinkah maira berada di dalam basman tersebut, Abian melihat seorang laki-laki yang tengah memeluk seorang wanita dari Belakang, jantung Abian berdetak kencang berharap kalau itu bukan maira karena saat ini Alfa tengah berada di hotel nya.


Abian bersembunyi di balik mobil yang tak jauh dari kedua nya.


Abian terperangah saat perempuan itu membalikkan badannya dan memeluk leher pria itu.


"astaga itu benar maira....!"


Abian ingin tahu apa yang hendak maira lakukan.


"aku akan bicara dengan papah dan memutuskan hubungan ku dengan Alfa agar kita bisa menikah !"

__ADS_1


Abian menghela nafas panjang mendengar apa yang maira lontar kan.


Abian terus mendengarkan percakapan mereka berdua, Abian terkesiap saat melihat bukan hanya ia yang tengah mengintai mereka.


"siapa mereka...?"


"seperti nya maira dalam bahaya...?"


Abian terus berceloteh sendiri.


Abian juga tahu siapa pria yang berada dalam pelukan maira, pelukis ternama yang sudah Menikah meski baru baru ini terdengar berita perceraian nya di infotainment, apa perceraian tersebut penyebab nya maira.


"ya sudah kita pulang sekarang ya, aku juga lapar !"


Abian hendak menarik maira namun ia teringat janji nya dengan seseorang.


"selesai kan di rumah saja bi... jangan di sini, gue takut maira malah berontak lagi !"


ujar Wili memberikan saran dan di angguk kan oleh Abian.


Abian membiarkan maira pergi bersama pria itu, dengan perasaan tak menentu Abian tetap melangkah masuk tak sadar bahwa seseorang tengah mengintai nya juga.


Syam kembali ke rumah setelah mengikuti kian dan maira, berita ini akan menjadi kejutan nanti nya.


bukan hanya dari keluarga Kiandra tapi juga melibatkan keluarga Abian Pratama seorang pengusaha sukses yang sudah banyak di kenal di dunia bisnis.


namun tidak dengan seseorang yang terus mengikuti maira dan kian hingga sampai ke galery.


sepanjang meeting Abian tak bisa diam, ia juga tidak fokus membahas kerja sama yang hendak terjalin hingga William yang menggantikan nya berbicara, Abian terus menerus memikirkan maira yang memiliki affair Dengan kakak ipar sahabat nya sendiri yaitu Erlin.


kenapa maira bisa melakukan hal bodoh seperti itu padahal ia sudah bertunangan dengan Alfa, baru saja ia hendak mencari kan tanggal pernikahan namun keadaan justru menyakitkan, bagaimana kalau sampai Alfa Tahu, Abian Berusaha untuk tetap tenang dan langsung menghubungi Zahira agar ia menghubungi maira dan menyuruhnya pulang..


Maira meraba ponsel nya yang tergeletak di meja,kedua nya tengah berciuman, Maira mendorong tubuh kian pelan saat melihat Zahira melakukan panggilan telepon.


"ada apa mah?"


tanya Maira yang duduk di pangkuan kian, pria itu beralih menciumi leher jenjangnya.


ingin mendesah namun maira tahan karena tak ingin Zahira mendengar.


"kamu dimana, pulang sekarang ya, ada yang ingin papa bicara kan dengan mu, saat ini papah juga berada dalam perjalanan pulang..."


"ada apa ?"


tanya maira mengigit bibirnya saat kian mencetak kepemilikan pada leher jenjangnya.


bersambung........


terima kasih yang sudah mampir...😍

__ADS_1


__ADS_2