Affair With Kakak Ipar Sahabat Ku

Affair With Kakak Ipar Sahabat Ku
gagal.


__ADS_3

Maira terperangah lalu menangis, tak menyangka Abian bisa melakukan hal itu pada nya dan kian.


"kenapa papah pukul kak Ian ?"


tanya maira menggeleng kan kepala nya, hendak membantu kian bangun namun di tahan oleh Abian.


"jauhi dia maira, papah tidak suka kamu bersama nya...!"


kian hanya diam dengan nafas tersengal, ia tidak menyangka Abian akan semarah ini Pada nya.


"itu pelajaran karena kamu berani mendekati Putri saya, kamu juga begitu berani menyentuh nya. apa kamu tidak sadar kalau Kalian itu salah !"


Tutur Abian dengan nafas memburu menahan amarahnya.


"tapi pah ?"


"apa maira? dia itu sudah punya istri, kenapa kalian berselingkuh ? heh...?"


tanya Abian, ia benar benar kecewa dengan kenyataan itu.


selama ini ia mendidik dan mengarahkan maira untuk tidak berbuat seperti apa yang Mama nya lakukan, tapi ternyata ia gagal.


"kalian itu sudah sama sama berdua, tega kalian melakukan hal ini, selingkuh itu di lakukan oleh orang rendahan..."


Abian menarik nafas kasar lalu membuang nya.


"maafkan saya pak Abian, tapi saya tidak main-main dengan maira, saya mencintai nya !"


"ya tapi kamu punya istri, bahkan istri mu itu seorang publik figur, bagaimana kalau ia tahu dan menyebarkan hal ini pada media, bukan hanya kalian yang menanggung malu tapi saya, keluarga saya..... sekarang lebih baik, jauhi maira!"


"enggak....!" Maira menggeleng kan kepala nya. "Maria cinta sama kak Ian, jangan pisahkan kami pah!"


maira terisak pilu menatap wajah kian yang sedikit memar.


"cinta....? dia itu suami orang Mai ?"


Zahira mendekati Abian mencoba menenangkan suaminya itu, Yusuf juga hanya diam menanggapi.


"ya tapi kak Ian tengah bercerai dengan kak Luna ?"


maira tetap pada pendiriannya, ia hanya ingin bersama dengan kian.


"ya mereka berpisah karena kamu mai, apa kamu enggak sadar kalau kamu sudah merusak rumah tangga orang."


"tidak, ini semua bukan salah maira, ia tidak salah tapi aku memang tidak pernah mencintai Luna, tolong pak kamu saling mencintai... beri saya kesempatan !"


Abian tertegun saat kian berlutut di hadapan nya.


"maira mohon pah!"


"sekarang kamu pulang, dan urus masalah mu terlebih dahulu, kamu boleh kembali setelah sidang putusan cerai mu keluar !"


"tapi Pak Abian tidak akan ingkar janji kan..."

__ADS_1


kian khawatir jika Abian memisahkan nya dengan maira.


"aku tidak berjanji apapun, kau tidak tahu akan banyak sekali pertimbangan untuk membiarkan kalian berdua.... pulang lah!"


Abian langsung menarik tangan maira untuk masuk ke dalam rumah.


"pah, tapi pah.....maira mau sama kak Ian !"


"enggak mai, jangan bersikap bodoh !"


ujar Abian lalu menutup pintu dengan keras, ia benar benar kesal.


Kian mematung menatap pintu rumah yang tertutup rapat, terdengar maira masih menangis dan itu membuat kian pilu mendengar kekasih nya terisak mengharapkan nya.


"kamu itu sudah bertunangan dengan Alfa, Mai. kenapa kamu malah memiliki hubungan dengan pria beristri...papah benar benar tidak habis pikir dengan pemikiran mu Mai..."


Abian memijat keningnya yang berdenyut pusing.


"sudah pah... biarkan keadaan tenang dulu !"


ujar Zahira mengusap punggung Abian.


"ayo kak, Yusuf anterin ke kamar.


kak maira istirahat dulu !"


Zahira mengangguk membiarkan keduanya berlalu pergi ke dalam kamar.


"aku harus bagaimana Ra ?


Maira yang sudah berada di atas menghentikan langkahnya saat mendengar hal itu.


"mana bisa aku menerima kian, dia itu seorang pelukis. apa dia bisa memimpin perusahaan seperti Alfa...?!"


Abian bersandar pada Zahira yang langsung merengkuh nya.


"bagaimana perasaan Alfa dan orang tua nya jika mengetahui hal ini ?"


Zahira menghela nafas panjang prihatin dengan apa yang terjadi.


"kamu harus sabar, kita akan bicarakan masalah ini secara baik baik dengan kepala dingin, bukan dengan amarah!"


Maira masuk ke dalam kamar dengan derai air mata, ia takut kalau Abian memisah kan diri nya dari kian.


cinta itu tumbuh begitu besar dan terlalu dalam, keinginan bersama begitu menggebu, harapan dan mimpi terlanjur terbangun dalam angan.


"istirahat ya kak, biarkan masalah kak Ian dan kak Luna selesai terlebih dahulu.... setelah itu kalian bisa bersama !"


ujar Yusuf membuat maira mendongak.


"kamu yang cerita sama papah ?"


Yusuf menggeleng kan kepala nya.

__ADS_1


"papah melihat sendiri kak maira dengan kak Ian di basman !"


Maira tertegun mendengar apa yang Yusuf sampaikan.


jadi saat itu Abian juga ada di basman dan melihat semua nya, Abian juga pasti mendengar percakapan mereka berdua.


"sudah kak, istirahat dulu....!"


Yusuf mengusap bahu maira lalu pergi meninggalkan Maira yang mematung dengan derai air mata.


kian menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkan nya dengan kasar, mengusap sudut bibir nya yang sedikit memar dan nyeri akibat hantaman dari Abian.


kemarahan pria itu tak dapat tertahankan, Kian bahkan tak bisa menghalau pukulan dari Abian.


kian benar benar cemas pada Maira, tak pernah kian melihat Maira menangis seperti itu.


kian berpikir kalau ia harus memperjuangkan maira, apapun resikonya.


terdengar ponselnya berdering, Luna melakukan panggilan telepon, namun kian tak menghiraukan nya.


ia benar-benar penat, dan tidak ingin meladeni Luna, apa lagi dalam keadaan kacau seperti ini.


Luna tersenyum getir melihat Panggilan telepon nya terabaikan, padahal Luna hendak bernegosiasi mengenai masalah nya dengan kian dan juga maira namun kian malah tak menghiraukan nya.


"baik lah kalau begitu, aku akan bicara dengan Mama mu saja, aku yakin dia Akan mendukung ku apa lagi saat ini aku tengah hamil "


ujar Luna bicara sendiri lalu beranjak dari duduknya untuk pergi ke kediaman Shelomita berada.


Luna benar benar geram pada maira, bisa bisanya ia memiliki affair dengan suaminya.


kakak ipar Erlin, sahabat nya sendiri.


Luna yakin Erlin pasti akan marah dan mungkin benci pada sahabat nya itu saat tahu skandal tersebut.


tak berselang lama Luna sampai di rumah besar itu, bersyukur para wartawan tak lagi mengintai nya namun setelah masalah ini di ketahui media kemungkinan kediaman nya akan kembali di jamah para wartawan untuk mencari kabar berita tersebut.


"sayang gimana kabar kamu ?"


tanya Shelomita saat Luna masuk ke dalam rumah tersebut.


"HM, baik mah.... Luna datang membawa kabar baik dan juga kabar tidak mengenakan..!"


"hm....? apa itu sayang ? kamu cerita sama Mama !"


Luna menceritakan bahwa ia kini tengah hamil, tentu hal itu membuat Shelomita bahagia.


perceraian mereka bisa tertunda jika Luna hamil, namun wajah ceria Shelomita berubah suram saat mendengar bahwa kian ternyata memiliki affair dengan wanita lain dan Luna beralasan hal itu lah yang membuat kian menceraikan nya.


"HM, mama tidak pernah menduganya.


mama kira dia masih mengharapkan Shira..ya sudah kita kasih mereka berdua pelajaran "


bersambung....

__ADS_1


terima kasih yang udah mampir 😍😍😍


komentar dong biar aku semangat nulis nya 🤭🤭🤭


__ADS_2