
Alfa tetap pada keinginan nya dan memberikan maira kesempatan asal maira mau berubah, Abian sendiri tidak bisa memberikan keputusan karena semua tergantung maira.
"saya akan pergi ke Italia untuk beberapa waktu sampai keadaan mereda, saya ingin memberikan maira Ruang untuk berpikir langkah selanjutnya Al, kamu doakan yang terbaik untuk Maira ya Al ?"
ujar Abian, mungkin saat ini ia lebih memilih menghindar sampai kian menyelesaikan masalah itu.
"baik lah pah, saya akan menunggu kabar baik dari Anda !"
Abian mengangguk lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut di ikuti oleh Alfa.
*
Kian termenung sendiri setelah berbicara dengan Maira di telpon, Abian hendak membawa nya pergi ke Italia.
"aku akan pergi untuk beberapa waktu sampai masalah ini mereda, aku ingin kamu menyelesaikan perkara mu dengan kak Luna... benar kah dia Hamil ?"
"dia mungkin hamil tapi itu bukan anak ku, semenjak aku jatuh cinta pada mu aku tidak pernah menyentuh nya, aku siap untuk melakukan tes DNA nanti, aku dan dia akan tetap berpisah, tunggu lah aku akan datang menjemput mu...!"
itu percakapan mereka berdua, sampai Zahira datang ke kamar tersebut, maira mengakhiri percakapan mereka.
Maira memasuk kan beberapa pakaian nya ke koper, sebelum ke bandara ia akan pergi ke kampus untuk memberikan laporan bahwa ia hendak mengambil cuti untuk beberapa waktu karena mungkin hal itu lebih baik, maira percaya bahwa kian akan datang menemui nya nanti di Italia.
tak berapa lama Abian sampai di rumah bersama Alfa yang ingin berbicara dengan Maira.
Zahira masuk ke dalam kamar dan melihat maira sudah siap dengan satu koper nya.
"di bawah ada Alfa, ia ingin berbicara dengan mu Mai ?"
Maira Tertegun sejenak lalu menatap cincin pertunangan nya yang berada di nakas, mungkin ini waktu yang tepat untuk mengakhiri hubungan nya dengan Alfa, dengan hal itu Alfa bisa kembali dengan Rosa.
Maira mengikuti langkah Zahira turun menemui Alfa dan Abian yang tengah melihat berita yang menampilkan tentang skandal antara kian dan maira.
"kita tidak menyangka ya, ternyata penyebab keretakan rumah tangga dari penyanyi cantik Luna Adzkia adalah seorang wanita yang bernama maira, wanita tersebut merupakan putri dari penguasa ternama yaitu Pak Abian Pratama, untuk Saat ini kita masih mencari informasi tentang permasalahan tersebut karena kian atau pun maira tak bisa kami temui untuk memberikan konfirmasi...!"
Abian langsung mematikan TV saat Maira dan Zahira sampai di hadapan mereka.
Alfa tertegun saat Maira menyodorkan sebuah benda berbentuk hati yang berisi cincin pertunangan mereka.
"aku minta maaf kalau aku enggak Bisa melanjutkan hubungan ini...!"
ujar Maira tanpa pertimbangan, Alfa dan Abian terdiam mendengar apa yang maira lontar kan.
"kamu tetap ingin bersama pria itu ?"
__ADS_1
tanya Alfa berdiri di hadapan Maira.
"aku tidak ingin memaksa keadaan kita, aku tidak mencintaimu...!"
Alfa memejamkan matanya merasakan perih ternyata cinta nya bertepuk sebelah tangan.
pupus harapan nya jika maira tetap pada pendiriannya, seperti nya pria itu lebih dulu mencuri hati maira.
"maafkan aku bang...."
tambah Maira, kejujuran memang menyakitkan tapi kebohongan akan lebih menyakitkan.
"aku bersedia memberikan mu kesempatan asal kamu mau melupakan pria itu... kita menikah ?!"
"tidak, itu bukan hal yang mudah. jangan memaksa aku karena hati ku sudah berlabuh pada pria lain....bang Alfa bisa kembali dengan Rosa, dari awal juga kita tidak pernah menyetujui perjodohan ini !"
ternyata Maira tak mempercayai dirinya yang kini telah berpindah haluan, cinta itu kini mengarah pada gadis itu tapi terang terangan Maira menolak nya.
"ya sudah, aku tidak akan meminta lagi jika itu sudah menjadi keputusan mu !"
jawab Alfa pasrah Tak ingin lagi mengemis cinta, saat ini yang harus ia lakukan adalah memupus cinta nya, meredam keinginan nya untuk bersama Maira.
Abian dan Zahira hanya diam mendengar kan karena memaksa maira juga bukan hal yang tepat karena maira sangat keras kepala.
"ya sudah, saya pamit... ambil lah untuk kenang kenangan saja !"
"maafkan Maira Alfa, saya juga minta maaf !
saya berharap kamu bisa menerima semua ini dengan lapang, sungguh saya menyesali keadaan ini !"
Maira tertegun mendengar apa yang Abian lontarkan, namun ia tidak ingin memusingkan hal itu karena dari awal ia sudah menolak perjodohan itu, namun Abian yang memaksa.
Sebelum Berangkat ke bandara, Abian meminta Supir agar mereka mendatangi kampus terlebih dahulu.
Abian sudah membawa beberapa bodi guard untuk menjaga maira.
Maira dengan cepat menembus gedung tersebut dan langsung mendatangi pihak kampus untuk mengajukan permohonan cuti nya.
"maaf maira karena skandal tersebut, pihak kami memutuskan mengeluarkan kamu dari kampus ini, hal itu juga atas permintaan keluarga kian, yaitu ibu Shelomita. keluarga beliau juga berkecimpung pada universitas ini, mereka tak terima saat mendengar kamu kuliah di universitas ini, kamu yang menyebabkan perceraian antara Luna dan kian...!"
pihak kampus tak memiliki kemampuan untuk menahan maira karena skandal tersebut.
Maira menghela nafas panjang mendengar hal itu, ternyata keluarga kian juga berpengaruh terhadap universitas tersebut.
__ADS_1
tadi pagi pagi Shelomita menelpon pihak kampus untuk mengeluarkan maira, tak perduli seperti apa prestasi belajar mahasiswa tersebut, Shelomita juga tak peduli maira anak siapa, ia meminta kampus mengeluarkan maira dari kampus.
"jadi saya di DO dari kampus ini...?"
"ya, merebut suami orang merupakan perilaku buruk yang tak seharusnya di lakukan oleh seorang yang berpendidikan...."
"baiklah... terimakasih !"
Maira langsung keluar dari ruangan tersebut, dua orang bodi guard menjaga kanan dan kiri nya.
"hai pelakor....!"
ujar seseorang menghentikan langkah maira, ia hapal betul suara siapa itu.
"Mai, Gue enggak nyangka bisa bisa nya Lo affair sama kakak ipar sahabat Lo sendiri, dasar gila !"
umpat Erlin geram, ingin sekali menjambak rambut Maira jika tidak ada kedua bodi guard yang menjaga maira.
"gue emang hina, terus Lo suci gitu ?"
Maira terkekeh kecil sambil menyilang kan tangan nya di bawah dada.
terlihat beberapa mahasiswa lain berkerumun sambil berbisik-bisik melihat maira, tentu mereka mengetahui berita tersebut.
diva menghampiri Maira dan Erlin yang tengah berbicara sambil di tonton mahasiswa lain nya.
"kalau gue ada affair sama kakak ipar Lo, terus Lo ngapain bolak balik hotel sama Endru?"
maira tersenyum kecil, ia memang salah tapi ia juga tidak akan membiarkan siapapun menghakimi nya karena pada kenyataannya tak ada yang suci di dunia ini.
"apa maksudnya !?"
tanya diva menghampiri mereka, terlihat Erlin gelagapan.
"jadi selama ini lo selama
selingkuh sama endru ?"
tanya diva, menatap wajah Erlin.
"sebenarnya gue enggak mau buka aib Lo, tapi gue enggak mau kalau cuma Lo yang menghakimi gue sementara Lo juga sama seperti gue!"
maira langsung pergi, berlari kecil meninggalkan mereka.
__ADS_1
bersambung..
terima kasih yang sudah mampir 😍😍😍