
...****************...
Berdosa Kah diriku
Terpaksa melepaskan
Cintamu yang serapuh
Dahan nan kering usang
Yang akhirnya kan patah
Terhempas gemeratap
Oh sungguh memilukan
Tak dapat ku bayangkan
Seribu kali sayang
Sangkaku kan ke mati
Cerita kasih kita
Rupanya seketika
Setelah merelakan
Setelah kau bisikkan
Segugus janji-janji
Tergamak kau mungkiri
Apakah sebenar yang terjadi
Hingga kau bersikap demikian
Sedangkan kau sesungguhnya percaya
Kasihku tak berbelah bagi
Aduhai
Tak sanggup ku kenangkan
Semua telah nyata
Cintamu gurauan
Datang dan hilang
Semahu hatimu
Itulah falsafah
Pegangan cintamu
Namun harus kau ingat
Hati yang manakah
Selamanya kan sabar
Apakah sebenar yang terjadi
Hingga kau bersikap demikian
Sedangkan kau sesungguhnya percaya
Kasihku tak berbelah bagi
Aduhai
Tak sanggup ku kenangkan
__ADS_1
Semua telah nyata
Cintamu gurauan
Datang dan hilang
Semahu hatimu
Itulah falsafah
Pegangan cintamu
Namun harus kau ingat
Hati yang manakah
Selamanya kan sabar
Seribu kali sayang
Sangkaku kan ke mati
Cerita kasih kita
Rupanya seketika
Setelah merelakan
Setelah kau bisikkan
Segugus janji-janji
Tergamak kau mungkiri
Segugus janji-janji
Tergamak kau mungkin.
(iklim - seribu kali sayang)
bukan kah kian tahu seperti apa kejadian itu, tak berpikir kah bahwa kemungkinan ia akan mati karena peristiwa itu, tapi kian tidak pernah melihat atau pun menanyakan keadaan nya.
Alfa begitu senang saat Maira mengatakan bahwa ia akan ikut pulang dengan nya ke Indonesia, Abian sendiri senang mendengar hal itu.
Maira mau menikah dengan Alfa , awalnya Abian hendak menerima Kian tapi pria itu malah kembali menghilang di saat maira mengharapkan.
"kamu serius Mai ?"
tanya Alfa menatap lekat wajah maira yang tersenyum melihat tingkah pria itu.
Maira mengangguk membuat Alfa semakin sumringah.
"kamu mau nikah sama Abang !?"
Maira tertegun mendengar pertanyaan itu, Alfa terlihat begitu bahagia.
semoga pilihan nya tidak salah, Maira berharap Alfa bisa menjadi menjadi teman hidup yang baik untuk nya.
Alfa kembali tersenyum senang saat maira kembali mengangguk kan kepalanya mengiyakan ajakan Alfa untuk menikah.
Alfa membatalkan perjalanan pulang nya sampai esok hari, karena Abian dan Zahira juga akan pulang ke Indonesia.
"yah, aku baru datang kalian malah mau pulang !"
ujar diva terkekeh kecil.
karena kejadian ini kuliahnya kembali terbengkalai padahal ia hendak menyusun skripsi untuk pendidikan nya.
namun hal itu akan ia lanjutkan di Indonesia, jauh dari keluarga membuat Maira takut jika kejadian itu kembali menimpa dirinya, Maira Juga membutuhkan seseorang yang bisa melindungi nya.
Menunggu seseorang hanya menyisakan luka, Maira sudah menyerah dan tak ingin lagi berharap pada kian.
Maira pikir kian akan ada setelah ia sadar dari operasi, tapi tidak. keinginan Maira kian datang dan menemani nya hanya angan-angan kosong, Hal itu membuktikan bahwa Kian tak sungguh sungguh pada nya.
Maira tidak ingin menyia-nyiakan seseorang yang tulus mencintai nya, bukan kah lebih baik hidup dengan orang yang mencintai kita dari pada berharap pada seseorang yang kita cintai, dengan mudah menorehkan luka.
__ADS_1
seseorang yang mengaku menyukai hujan saja akan berteduh, begitu juga orang yang kita cintai, bisa kapan saja menyakiti.
Sore itu Alfa mengajak Maira jalan jalan, sebelum mereka pulang esok hari.
di ikuti oleh Nico dan diva, tentu dengan beberapa orang body guard yang menjaga maira, Abian tak mau ambil resiko seperti sebelumnya.
Khawatir mereka masih mengintai maira.
karena Abian tahu mereka bukan orang biasa yang sekedar ingin membuat keonaran, Mereka mengintai nyawa putri nya itu, sebelum pergi Abian mewanti wanti mereka untuk menjaga maira.
Maira tertegun saat Alfa memesan begitu banyak pizza. pria itu tersenyum lebar menghampiri nya yang duduk di kursi.
"banyak banget beli pizza nya ?"
tanya maira melihat pelayan membawa lebih dari dua puluh box Pizza.
"sengaja aku mau bagikan sama mereka juga ?"
ujar Alfa membuat nya Dejavu, teringat dulu bersama Abian, ia membagikan banyak pizza hingga akhir nya bertemu dengan Zahira.
"kenapa melamun ?"tanya Alfa membuyarkan lamunannya.
"HM ... enggak, aku enggak apa apa !"
Maira senyum lalu beranjak mengikuti Alfa membawa pizza tersebut.
"aku masih ingat, kita pernah berangan berada di tempat ini, memakan pizza bersama dan menjelajahi kota Roma, namun aku mewujudkan nya bersama orang lain, dan itu karena kau tidak pernah kembali..."
batin Maira, Ia membiarkan Alfa terus menggenggam tangan nya, mengajaknya berkeliling tempat itu setelah membagikan semua pizza.
Maira senyum saat Alfa menjauh dari nya, Nico dan diva tersenyum melihat mereka berdua.
"Maira........"
teriak Alfa menggema di bangunan bundar itu.
"aku cinta kamu.......!"
teriak nya lagi membuat maira terkekeh kecil, Alfa berlari kecil menghampiri lalu merengkuh tubuh Maira.
Alfa memindai wajah maira datar tanpa ekspresi, Ia tahu kian masih kuat meruangi hati maira, namun Alfa yakin kelak maira akan beralih mencintai nya.
"tidak masalah jika kamu menjadi kan ku pelarian, aku siap menjadi rumah untuk mu singgah, namun aku berharap kamu akan menetap bukan hanya sekedar singgah "
Ujar Alfa mengusap kepala Maira yang berbalut pasmina.
"terima kasih bang karena sudah begitu menyayangi aku!"
Alfa mengangguk lalu mendekap erat tubuh maira.
**
Saat ini kian sudah berada di Indonesia, Shelomita sendiri mengintai perkembangan maira, dan ia menyuruh orang untuk mengikuti maira, tentu kemesraan mereka terekam jelas oleh kamera pengintai.
Shelomita yakin setelah ini kian akan berhenti mengejar maira karena Maira sudah memilih Alfa.
Gegas Shelomita mengirimkan video tersebut pada kian, Shelomita ingin kian tahu bahwa maira sudah menutup rapat pintu untuk nya.
kian yang saat ini berada di galery bersama Shira tertegun melihat rekaman video maira dan Alfa.
Kian mengusap wajah nya sendiri, memindai Shira yang terlelap tidur di sofa. sebelumnya memang ia yang selalu tertidur pulas di sofa itu sebelum maira.
dan kini keadaan kembali seperti semula, Shira berada di sisi nya, lalu bagaimana dengan hati nya ?
Kian kasihan jika meninggal kan Shira sendiri sementara ia tidak memiliki siapa pun di dunia ini selain dia, kedua anak nya di ambil alih oleh nenek nya.
belum lagi sikap Shelomita yang selalu bersikap semau nya, kian khawatir jika Shelomita mencelakai Shira jika ia kukuh dengan keinginan nya, mungkin Alfa adalah pilihan terbaik untuk maira.
berada di dekat nya hanya akan membuat terluka, belum lagi Sikap Shelomita yang menentang keras hubungan mereka berdua.
Kian berpikir untuk pergi jauh membawa cinta nya, dengan itu ia bisa melupakan maira dan memulai kehidupan baru dengan Shira, dan kejadian yang pernah terjadi untuk pembelajaran ke depan nya, pembangkangan tak mesti berupa pengkhianatan.
happy reading 😍😍😍
bersambung...
__ADS_1