Aksara Diva

Aksara Diva
Bab. 10 Kesalahan Diva


__ADS_3

Birthday Party


Diva melihat sekeliling, sudah banyak tamu undangan yang hadir. Semua relasi ayahnya hadir di acara ulang tahun Deandra. Tak terkecuali keluarga Aksara, bahkan Aksara sendiri pun ikut hadir di acara Deandra.


Diva mencari seseorang yang sudah membuatnya resah sejak tadi. Entah kenapa sikap tidak enak pada Wiliam masih membayangi pikiran nya. Tadi siang ia sudah mengancam Wiliam untuk hadir di acara ulang tahun Deandra. Jika tidak hadir, ia tidak mau berbicara lagi pada Wiliam. Tapi Wiliam tidak menjawab, Diva takut Wiliam tak mengindahkan ancaman nya.


Diva tersenyum sumringah saat melihat Wiliam sedang berbicara pada salah satu relasi ayah nya. Tapi agak sedikit jengkel, karena relasinya itu seorang wanita. Apalagi terlihat jika Wiliam nyaman bercanda dengan wanita itu.


Ternyata Aksara melihat gerak gerik Diva sedari tadi. Entah mengapa setiap mata Aksara dapat melihat Diva, seolah ia tak bisa pindah untuk berpaling. Aksara semakin percaya jika antara Diva dan Wiliam memang ada sesuatu yang di rahasiakan. Atau jangan jangan mereka punya skandal.


Diva tak menghiraukan orang di sekitar, berlalu menghampiri Wiliam.


Wiliam yang melihat adanya Diva, segera mengenalkan teman bicara nya. Walau ada sedikit rasa tak suka pada wanita itu, namun Diva mencoba menutupi.


Barulah ada kesempatan berbicara berdua, Diva menarik Wiliam menjauh dari kerumunan orang banyak. Dan semua itu tak luput dari pengawasan Aksara yang semakin penasaran dengan tingkah Diva.


Aksara hanya bisa melihat adanya perdebatan antara Diva dan Wiliam yang tidak bisa ia dengar, karena memang jarak mereka terlalu jauh. Aksara mengambil kesimpulan, jika Diva cemburu dengan Wanita yang tadi bersama Wiliam. Karena saat ini ekspresi wajah Diva layak nya pacar yang sedang cemburu pada pasangan nya.


Sementara kejadian yang sesungguhnya adalah.


" Wil... Kamu sengaja kan, mencari wanita pengganti untuk Deandra. Kamu sebenarnya hanya menjadikan wanita tadi, sebagai pelampiasan mu untuk melupakan Deandra ?? " Diva emosi karena melihat Wiliam seperti sedang memberikan perhatian pada Wanita tadi.


" Kamu ngomong apa sih, Di ? " Wiliam masih mengelak


" Aku percaya kamu bisa melindungi Deandra dan membimbingnya. Apa aku salah, jika aku menuntutmu untuk memperjuangkan cintamu pada Deandra. " ucap Diva yang sangat percaya dengan Wiliam, dan sangat menginginkan Wiliam dan Deandra bersatu.


Wiliam hanya bisa menatap Diva, tanpa bisa menjawab. Dia sendiri juga bingung dengan perasaannya saat ini.


Akhirnya Wiliam memilih menghindar dari Diva.


" Sudahlah Di, jangan seperti ini. Jika tertangkap paparazi bisa bisa kita di gosipkan ada scandal. " ucap Wiliam mencairkan suasana.

__ADS_1


Diva melihat sekeliling. Yang diucapkan Wiliam ada benar nya, jika tidak tahu pokok permasalahan nya, bisa jadi bahan gosip yang akan trending.


"Tersenyum lah, jangan sampai kemarahan membuat kerutan di wajahmu. Bisa jadi, tidak ada yang menggunakan mu sebagai artis ambassador nya, lalu siapa nanti yang akan menggajiku. " ucap Wiliam mengalihkan pembicaraan.


Diva meraba wajahnya, seketika bersungut.


" Tidak ada yang bisa mengalahkan pesona seorang Diva. " ucap Diva dengan mengibaskan rambutnya kebelakang.


Wiliam bisa tersenyum, karena melihat Diva sudah menunjukan sikap angkuh nya.


Lalu keduanya masuk ke dalam, mengikuti acara demi acara. Selama acara Wiliam tidak jauh dari Diva.


Aksara yang terlalu fokus melihat Diva, sampai mengabaikan telpon. Namun karena terus berbunyi, membuat Aksara mencoba mengangkat telepon, Ia menyingkir dari keramaian, dan mengangkat telepon.


" Halo sayang. " ucap Aksara saat membuka percakapan di telepon.


" Kenapa sekarang kamu sering menghindari telepon dari ku Aksa? Apa ada sesuatu yang kamu sembunyikan dari ku? " ucap Vania tanpa menjawab sapaan dari Aksara


" Aku sudah bilang, aku sedikit sibuk, karena sekarang aku sedang menangani proyek baru. " ucap Aksara


" Vania.... jangan berpikiran buruk seperti itu. Aku memang sedang sibuk akhir akhir ini. " jawab Aksara membela diri


" Sekarang kamu dimana? Bisakah kamu menemani ku minum, aku sedang pusing dengan kerjaan. Butuh teman untuk mencairkan suasana. "


" Aku sedang menemani ibuku. " jawab Aksara


" Jangan bilang kamu di rumah Diva, mantan calon perjodohan mu. Jadi itu alasan kamu menjauh dari aku?? " Vanya mulai emosi


" Bukan seperti itu Van..... "


Tut....Tut....tut....

__ADS_1


Aksara melihat ponselnya, ternyata panggilan itu diakhiri sepihak oleh Vania. Entah kenapa semenjak Diva mengatakan Vania hanya menggunakan diri nya, sebagai bidak catur untuk memperluas bisnis Vania, Aksara mulai merasakan kebenaran itu.


Setiap bersama dengan Vania selama ini, mereka hanya membahas tentang kerja, bisnis, dan jaringan usaha. Vania tidak pernah membahas tentang masa depan, atau bagaimana perasaan antara mereka.


Aksara masih belum beranjak dari berdiri nya saat ini. Ia dia segera menemui Vania saat ini, tapi tubuh nya enggan beranjak.


Aksara di kejutkan dengan kehadiran Diva yang berjalan cepat cepat dan menuju sebuah tempat gelap. Aksara melihat dengan seksama, seperti nya Diva sedang membenarkan bajunya yang agak merosot ke bawah, sesekali menengok ke dalam jika sewaktu waktu ada yang memperhatikan nya. Tanpa ada rasa canggung bahkan ia membenarkan bh nya. Karena Diva sama sekali tidak melihat Aksara yang lebih dahulu di sana karena menerima panggilan Vania tadi. Mata Aksara tak bisa berkedip menyaksikan Diva yang sibuk membenarkan gaun di bagian dada, dengan mata fokus ke bagian dadanya.


" Wanita ini. Kenapa seceroboh ini. Bagaimana jika ada Pria yang melihat. Atau jangan jangan dia memang sering seperti ini. " batin Aksara tanpa berpaling terus menyaksikan keindahan dada Diva yang hampir terlihat setengah nya.


Tiba tiba


" Aemmmmtt...... "


Diva yang melihat adanya Aksara di hadapan nya sontak terkejut dan segera berteriak. Namun dengan cepat pula Aksara mendekat dan membekap mulut Diva.


" Diamlah !! Atau kamu ingin, aku memberitahukan jika aku melihat dada ratamu itu tadi pada semua yang hadir. " ucap Aksara pelan di telinga Diva


" Emmmt...... !!!! " Diva mencoba berbicara untuk Aksara melepaskan bekapan nya karena terlalu kencang.


" Aku akan melepaskan, tapi berjanjilah jangan berteriak dan cari sensasi bersama diriku. " ucap Aksara yang diangguki oleh Diva


" Dasar Pria Mesum, berani nya kamu mengintip ku. " ucap Diva tak terima dengan memukul lengan Aksara sekencang nya, namun sama sekali tak berasa untuk Aksara.


" Kamu sendiri yang datang padaku memperlihatkan dada rata seperti itu. Sayang sekali aku tidak jelas melihatnya tadi. Bagaimana jika sekarang kamu ulangi sekali lagi. " ucap Aksara enteng


" Kamuu ------ mmmm "


Belum lagi Diva memaki Aksara, dia sudah di bekap kembali oleh Aksara.


" Sudah ku bilang, jangan cari sensasi membawa namaku dalam scandal mu. Aku tak tertarik jadi trending gosip bersama dirimu. " ucap Aksara dengan kembali membungkam mulut Diva, karena suara Diva yang mulai meninggi lagi tadi

__ADS_1


Bersambung..........


Author Minta dukungan Like, komen, Gift, juga Vote kalian ya...🥰🥰🥰. Bagi yang belum masukan di daftar Favorit bisa di tekan tanda Love nya ya.... Semoga hari kalian menyenangkan ♥️♥️♥️


__ADS_2