Aksara Diva

Aksara Diva
Bab. 47 Gara gara bunglon


__ADS_3

Maaf Ya Reader setiaku, sudah lama gak Update. Karena ada trouble with my ponsel...😃😃😃. Tapi Jangan lupa untuk selalu dukung karya Aku ya. Jangan lupa untuk Update aplikasi Noveltoon ini, karena sudah tersedia versi terbarunya...🥰🥰🥰


Follow Akun Author " SHANYU " juga termasuk salah satu dukungan untuk memotivasi Author hlo... Makanya bagi yang belum follow... Cepat Follow ya.... Di tunggu....😘😘😘


Sepanjang perjalanan semenjak Diva turun, Aksara hanya duduk melamun. Namun berbeda dengan Alex, ia terlihat sangat gelisah. Perasaan nya tidak tenang.


" Menurutmu, apa Aku sangat keterlaluan? " tanya Aksara tiba tiba memecahkan keheningan


" Sangat keterlaluan, Tuan. " jawab Alex


" Beraninya Kamu mengatakan Aku sangat keterlaluan ! " kata Aksara sedikit marah


" Maaf Tuan, Anda hanya bertanya pendapat saya. Dan saya hanya menjawab apa yang menurut pendapat Saya. " jawab Alex tetap tenang.


Aksara diam menimang apa ucapan Alex yang memang ada benarnya. Ia juga mengakui jika sikapnya kali ini sangat keterlaluan pada Diva.


" Putar Balik. " perintah Aksara pada akhirnya, dan akhirnya Alex pun memutar berbalik mencari keberadaan Diva di seberang jalan dengan teliti dan pelan, karena perjalanan mereka sudah cukup lama meninggalkan Diva di jalan.


*************************************************


Sementara itu Diva yang mencari halte dengan pikiran melamun. Pikiranya hampir kosong memikirkan hidupnya yang penuh dengan drama semenjak menikah dengan Aksara. Dulu ia selalu bahagia, bahkan orang tua nya sangat menghargai setiap keputusan Diva dan memberi kebebasan. Namun semenjak orang tua Aksara memaksanya untuk jadi menantu, orang tuanya mulai ikut campur. Walau pernikahan ini juga terjadi akibat keteledoran nya sendiri juga. Jika waktu itu ia tidak membenarkan pakaian di sembarang tempat. Mungkin kesalahan pahaman itu tidak pernah terjadi.

__ADS_1


" Aaaaaaa...... Sial sekali hidupku. Padahal Aku sangat berharap menikah denga Pria tampan, kaya, sangat mencintaiku, bahkan sangat pecemburu padaku. Sialnya, Aku justru menikah dengan Pria yang angkuh, tidak mencintaiku. Dan lebih sialnya, dia bertindak masa bodoh dan sesuka hatinya. Belum lagi sikapya yang berubah ubah seperti bunglon, bikin emosi saja. Awas saja, mulai saat ini aku akan memanggilmu bunglon. " maki Diva pada Aksara di sepanjang perjalanan. Bahkan saking emosi dan memikirkan hidup, ia bahkan tidak menyadari jika sudah melewati halte, dan berjalan jauh menyusuri jalan, yang tidak tahu arahannya. Karena hari sudah malam membuat Diva tidak terlalu mengingat jalan pulang.


Diva hanya menyadari jika tempat itu terlalu sepi, Ia melihat kedepan jalanan masih jalan untuk tempat yang terang, sedangkan menoleh ke belakang lebih jauh lagi tempat yang terang.


" Aku lebih baik berjalan cepat ke depan saja, dari pada harus kembali kebelakang. " gumam Diva sendiri


" Ini semua gara gara bunglon. " Diva mulai menyalahkan Aksara, karena karena gara gara emosi padanya ia sampai tidak konsentrasi pada jalanan sekitarnya.


Diva mulai berjalan cepat, bahkan sepatu yang ia pakai mulai ia lepas, dan ia tenteng. Ada perasaan khawatir, takut terjadi sesuatu padanya karena tempat itu memang benar benar sepi, hanya ada pohon baik di kiri maupun di kanan jalanan. Dan yang membuatnya lebih takut lagi, sejak tadi belum ada mobil yang lewat.


" Apa aku salah jalan ya? Aku rasa tadi aku tidak berbelok. " gumam Diva seraya berpikir keras kenapa ia bisa berada di jalanan ini.


Terlihat sorot lampu mobil dari belakang melaju ke arahnya. Namun Diva semakin takut. Ia takut, akan di bekap dan di bawa pergi atau lebih sadisnya di perkosa seperti di berita berita.


" Diva.... Diva Lea Arsyad. " panggil orang dalam mobil itu, membuat Diva menoleh namun sayangnya Diva tidak mengenal orang itu, membuat Diva semakin takut karena terlihat lelaki dalam mobil itu melihatnya dari atas sampai bawah, dengan pandangan sangat menginginkan dia.


Diva mulai berlari ketika Pria itu mulai menawarkan tumpangan. Membuat Pria dalam mobil itu mengejarnya dengan laju mobil yang cepat, dan berhenti menghalangi jalan Diva.


Diva berbalik kembali kearah belakang, ia memutuskan memilih jalan kembali ke arah belakang, dengan berlari semakin kencang. Tak ia hiraukan kakinya yang perih tanpa alas kaki, ia terus memaksanya untuk berlari sekencang kencangnya.


Lelaki itu turun dan mengejar Diva dengan langkah yang jauh lebih cepat membuat Diva tak bisa kabur lagi, hanya dalam hitungan detik Diva sudah dalam pegangan tangan Pria itu.

__ADS_1


" Tolong lepaskan aku. " Diva sudah yang terengah-engah bahkan dengan deraian air mata, apa yang ia takutkan terjadi. Terlihat raut panik di wajah Diva, apalagi Pria itu tetap saja memperhatikan penampilan Diva, dan Diva berupaya keras menurunkan roknya, yang berada di paha. Kaena ia fokus berlari, roknya ikut naik sampai ke perut atas, sehingga rok yang panjangnya hanya sampai atas lutut itu sampai naik di paha.


Pria itu tersenyum melihat Diva yang berusaha menurunkan roknya, karena ia sudah terlanjur melihat paha mulus milik Diva.


" Kamu tahu Diva, Aku pengagum mu. Aku sangat menyukaimu. Lihatlah semua fotomu ada di ponselku, berita berita terbaru mu, aku selalu tidak ketinggalan. Aku memfollow Instagram milikmu, Aku menscraib YouTube milikmu. Tapi semenjak menikah kamu sama sekali tidak update, membuatku sedih. Aku sangat menyukaimu Diva. Tinggalkan suamimu, dan ayo menikah dengan ku. Aku tak perduli dengan status jandamu. " kata Pria itu panjang lebar.


Diva menggeleng kan kepala, dan airmata nya semakin mengalir keluar dengan deras. Ia baru menyadari, jika kegiatan yang ia bagikan di akun sosial medianya sampai membuat seorang Pria kecanduan. Mulai dari sinilah Diva berjanji tidak akan membagikan lagi semua kegiatan di media sosial.


" Aku mohon lepaskan Aku. " pinta Diva dengan suara yang memelas, dan tangan kirinya berusaha melepaskan tangan kanan nya yang di cengkeram oleh Pria itu.


" Diva, apa kamu sedang menolak ku?? Lihat Aku !! Aku Pria tampan, semua wanita berbondong bondong ingin menikah dengan ku. Ayo kita menikah Diva, Aku tidak akan membiarkan mu jalan kaki sendiri seperti ini. " ucap Pria itu, dan sayangnya Diva masih menggeleng membuat Pria itu marah.


Walau Diva menyadari Pria itu memang tampan dan masih muda. Bahkan Pria itu juga terlihat seperti orang kaya. Yang tak habis pikir, kenapa ia bisa melakukan hal serendah ini di jalanan. Bukankah itu sama saja, dengan menjatuhkan harga diri dan nama baiknya di dunia bisnis.


" Karena kamu menolak ku, Aku akan membuatmu untuk tidak melupakan Aku Diva. " kata Pria itu dengan mudah nya menarik Diva dalam dekapan tubuh Pria itu, dan membawanya mendekati mobil miliknya.


" Jika kamu tidak melepaskan Aku, Aku akan berteriak. " kata Diva mulai panik


" Berteriak lah Diva sayang !! tidak akan ada yang mendegar, lebih baik kamu mende*ah di bawahku. " Kata Pria itu membuka mobil dan memaksa Diva masuk ke dalam mobil.


" Tolong !!!! Tolooooong. !!!!! " Diva mencoba berteriak sekuat tenaga.

__ADS_1


Pria itu justru mulai mencium pipi Diva dengan paksa, sebagian tubuhnya masih di luar, karena mobilnya tidak ia tutup.


__ADS_2