Aksara Diva

Aksara Diva
Bab. 6 Go Dubai


__ADS_3

Diva mulai di sibuk kan dengan bisnis barunya. Ia mulai dari segi Pemasaran Produk terlebih dahulu. Yang rencana nya Diva akan mengenalkan Produk Glory Jewelry ke khalayak ramai.


Ia sudah memilih beberapa set foto, pose dirinya sedang memakai Produk terbaru dari Glory.


Diva sibuk mencari tempat tempat titik ramai, yang nanti nya akan ia sewa papan reklame di sana, untuk mengiklankan produk Perhiasan dari Glory Company.


Diva hanya mempunyai waktu kosong selama satu minggu ke depan. Karena setelah itu, diri nya akan di sibuk kan dalam film yang sudah ia taken kontrak sebelum nya. Karena begitu banyak dana yang keluar, terpaksa Diva mengambil job syuting di luar negeri. Sesuai dengan judul Filmnya " Mengejar Cinta Sampai ke Madina " Diva akan syuting di Negeri Saudi Arabia selama sebulan ke depan nanti nya. Walau Diva belum siap untuk meninggalkan Perusahaan baru nya, namun ia adalah wanita yang bertanggung jawab. Jika ia sudah mengambil keputusan, maka ia harus menjalankan dengan sungguh sungguh. Begitu juga saat ini, walau ia masih di perlukan di Perusahaan, namun karena sudah terlanjur taken kontrak, dengan rasa tanggung jawab Diva tetap berangkat.


Diva adalah gadis yang mandiri sejak dulu, ia tidak suka merepotkan orang tua nya. Juga seperti sekarang ini, semua usaha ini ia keluarkan dari jerih payahnya sendiri. Orang tuanya hanya di mintai restu juga pertimbangan saja.


Semua papan Reklame yang Diva sewa, sudah mulai memajang wajah cantiknya dimana mana. Angka penjualan Perusahaan pun sudah naik mulai empat puluh lima persen dalam waktu tiga hari sejak papan Reklame terpasang.


Jangan di tanya dengan para follower di Instagram nya Diva yang mencapai tiga puluh juta . Mereka berbondong-bondong juga ingin mendapatkan keuntungan membeli perhiasan dan dengan berharap mendapatkan hadiah dari sang pujaan mereka. Karena Diva akan menyempatkan diri, meet and great dengan tiga pembeli terpilih, dan undian itu akan di selenggarakan setelah satu bulan setelah syuting selesai. Walau itu akan menguras tenaga Diva, namun ia adalah tipe wanita pekerja keras, sehingga tidak menjadikan ini sebuah masalah.


Acara ini menaikan angka penjualan di angka tujuh puluh persen, jauh meninggal kan The Grace Jewelry yang semakin turun angka penjualan nya, hanya pada hari ke lima setelah Pemasaran di laksanakan.


Diva sudah bisa bernafas lega, karena usaha nya masih stabil di angka penjualan delapan puluh persen. Itu tandanya ia bisa tenang melakukan syuting di Saudi Arabia.


Diva sudah memilih senior perusahaan, yang nantinya akan bertanggung jawab penuh, selama ke tidak hadiran nya nanti. Tentu nya dengan menyibukkan William yang akan bolak balik Saudi Indo nantinya. Karena bagi Diva orang yang bisa diandalkan hanya William.

__ADS_1


The GRACE JEWELRY


Aksa di buat tidak percaya dengan kemampuan bisnis Diva yang jauh dari ekspektasi nya. Gadis yang ia remehkan ternyata adalah rival nya yang kuat. Setelah ia mengalami kerugian telah membayar para pengusaha, yang meminta ganti kerugian atas pemutusan hubungan kerja dengan Diva, kini ia juga mengalami Devisit dalam keuangan di Perusahaan Baru yang ia Akuisisi.


Di saat mengalami banyak kerugian ia juga di harus kan untuk melakukan pertemuan dengan pihak Vendor dari Perusahaan Parfum miliknya. Kunjungan yang telah di tetapkan adalah di Dubai. Dan lebih tragisnya Pertemuan kali ini tidak bisa di wakil kan, karena itu bisa berakibat fatal dengan masalah kerja sama nantinya. Terpaksa Aksa hanya bisa menyerahkan semua masalah perusahaan di Indo pada Alex.


Pagi ini Aksa diantar oleh Alex, dengan melakukan penerbangan pukul delapan pagi.


Siapa sangka jika jadwal penerbangan Aksa bisa bersamaan dengan Diva. Yang rencana nya Diva akan melakukan Proses syuting pertama di Dubai.


Diva belum menyadari jika keberangkatan nya pagi ini bersama dengan Aksa. Ia sibuk mempelajari Skenario yang akan ia peran kan. Yang rencana nya lawan main nya adalah Steven, sang aktor tampan yang juga memiliki chemistry dengan nya sebelum nya. Karena Diva sering di sandingkan dengan Aktor tampan tersebut, sampai para Fans mereka menjuluki mereka dengan sebutan couple ' Diven '.



Terlihat Diva dan Steven jalan beriringan, sesekali Steven meraih lengan Diva karena Diva tidak terlalu memperhatikan jalan.


Steven dan Diva akan terbang bersama dengan beberapa para kru yang bertugas. Namun Karena para kru sibuk dengan tugas masing masing, terlihat seolah Diva sedang jalan berdua saja dengan Steven. Karena rencananya Wiliam akan menyusul setelah menyelesaikan beberapa masalah di Perusahaan.


Steven terlihat membisikan sesuatu pada Diva. Kemudian terlihat Diva mencari sesuatu di dalam tas nya kemudian steven dengan tertawa menunjuk sesuatu di depan dadanya. Sontak membuat tawa keduanya pecah dengan renyah.

__ADS_1


Ya... mereka sedang membicarakan masker, Steven mengingatkan agar Diva memakai masker, karena ada beberapa orang mulai mengenali dan mengetahui keberadaan nya. Dan bodohnya Diva sibuk mencari masker di dalam tas, yang sesungguh nya sudah menggantung di atas dadanya, karena maskernya sengaja ia kasih tali panjang. Melihat tingkah kocak Diva, Steven pun tertawa dan memberi tahukan jika maskernya menempel di dada.


Lebih aneh lagi Aksa, ia malah tak memalingkan wajah nya dari pandangan Diva dan Steven sedikit pun. Semua tingkah Diva dan Steven tak lepas dari pengawasan mata nya.


Sampai cek in, Diva masih belum menyadari jika ia akan satu pesawat dengan Aksa. Sampai akan duduk, ternyata kursi Steven berada di belakang nya. Karena memang tempat duduk Diva di bagian sayap, yang duduk nya dua tempat duduk saja.


" Ternyata kita tidak satu seat. " ucap Diva kecewa. Karena saat akan mendarat, juga lepas landas ia akan merasa takut dan sakit telinga. Itulah sebabnya ia merasa kecewa. Biasanya akan ada Wiliam yang akan ia pegang lengan nya saat akan terbang, namun Wiliam tidak bisa ikut. Dan sekarang Steven pun juga berada di belakang tempat duduk nya.


" Dont Worry, Everything to be okay. " kata Steven yang tahu jika Diva takut.


Diva hanya tersenyum kaku, karena hatinya mulai gelisah.


" Aku di belakang mu, jangan takut. " ucap Steven sebelum akhirnya ia duduk.


Diva pun ikut duduk di samping jendela. Ia memasang seat belt. Dan menantikan siapa orang yang akan duduk di kursinya saat ini. Karena harusnya ia duduk di samping kursinya. Namun karena takut ia memilih duduk dekat jendela. Ia berharap orang samping nya akan berbaik hati bertukar dengan nya.


Lama Diva menanti kehadiran orang samping nya, namun orang nya tak kunjung datang. Bahkan Diva berdoa jika yang di sampingnya tertinggal pesawat, sehingga ia bisa duduk dengan Steven.


Kira Kira Doa Diva terkabul gak ya, biar penumpang samping nya tertinggal pesawat?? Atau malah ganti Pesawat....?? Jawab di kolom komentar dong.......♥️♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2