AKU AKAN MENYEMBUHKANMU

AKU AKAN MENYEMBUHKANMU
PART 106


__ADS_3

"Baiklah, sekarang kita kembali untuk membahas pernikahan kalian" ajak papa Drake.


Shine dan papa Drake berjalan ke dalam rumah sambil bergandengan tangan, tidak ada momen seperti itu semenjak kepergian mama Shine.


*****


Makan bersama berlangsung dengan khitmat, mereka semua menikmati makanan dengan hati yang bergembira.


"Kenapa makanan yang dihidangkan kali terasa sangat enak dan lain dari biasanya ya? Pak Fran, apakah anda memperkerjakan chef baru?" tanya Sand memulai gurauan.


"Tidak tuan muda, apakah perlu saya panggilkan chef nya agar mengungkapkan rahasia resep masakan hari ini?" jawab pak Fran dengan gugup karena mengira makanan yang di hidangkan berkebalikan dengan pertanyaan Sand.


"Pastilah rasanya sangat enak karena suasana yang mendukung untuk menikmati semua hidangan ini, bukan begitu Shine?" canda oma Hara.


Shine tersipu malu, pipinya merona, ia tersenyum kecil menyembunyikan pandangannya yang bahagia itu.


"Apakah tidak perlu lagi untuk memanggil chefnya?" lanjut pak Fran yang tahu candaan itu akan di bawa.


Semua orang tertawa karena ucapan polos dari pak Fran, membuat makan bersama itu semakin mencair dan hangat.


Setelah makan bersama, mereka membahas rangkaian acara yang akan dilangsungkan dan tamu yang akan hadir di acara pemberkatan.


*****

__ADS_1


Satu bulan terasa begitu singkat, acara pemberkatan akan dimulai satu jam lagi, Shine sudah memakai gaun putih tertutup dengan rangkaian bunga mawar putih di tangan.


Tangannya terasa agak dingin, jantungnya berdetak lebih cepat, menantikan saat yang ia tunggu untuk berganti status menjadi nyonya Sandyan Alaska.


"Apakah mommy juga merasakan ini juga waktu menikah dengan papa?" tanya Shine untuk meredakan rasa gugupnya kepada Danira yang menemaninya di ruang tunggu.


Danira memegang tangan Shine untuk menghangatkannya, "Cobalah untuk mengatur napas, itu akan sangat membantu" ucap Danira menatap langsung mata Shine.


Shine melakukan saran dari Danira, dan ia merasa agak baik dengan hal itu.


Mulai oma Hara, Laning, dan mbok Janem datang untuk menemani Shine menjelang pemberkatan di hari bahagianya.


"Sudah bolehkah aku memanggil nona muda?" canda Laning yang datang di balik tubuh mbok Janem menggandeng oma Hara.


"Laniiiing" teriak Shine sangat senang melihat kedatangan Laning.


"Gaun yang sangat indah, apakah aku juga bisa memakainya?" ucap Laning masih dengan sifat kekanakannya.


"Tentu saja tidak bisa" jawab Shine dengan tegas.


"Memangnya kenapa? setelah kamu menikah kan aku bisa meminjamnya, aku kan adik kesayanganmu Star!" kata  Laning merajuk.


"Benar, kalau sekarang memang tidak bisa karena aku sedang memakainya, kalau kamu menikah nanti pasti akan aku buatkan gaun yang lebih indah dari ini, memangnya sudah punya mempelai prianya?" ejek Shine.

__ADS_1


Laning menggelengkan kepalanya, ia merasa malu dan menundukkan kepala.


Sementara mereka bercanda karena Laning di ruang tunggu, papa Drake tiba untuk menjemput Shine untuk memulai acaranya.


Pelaminan yang sederhana di dekorasi serba putih dengan undangan kerabat terdekat, menjadikan suasana sangat sakral dan intimate.


Shine menggandeng papa Drake memasuki tempat acara dengan anggun, para tamu undangan memberikan tepuk tangan hangat menyambutnya.


Dengan gagahnya Sand berdiri melihat Shine terlihat begitu cantik, hingga tak terasa meneteskan air mata bahagia.


Papa Drake menyerahkan tangan putri kecilnya pada pria pilihannya dengan senyuman haru, "Jaga dia, sayangi dia" bisik papa Drake pada Sand.


"Sandyan Alaska, apakah anda menerimanya sebagai istri sehidup semati?"


"Ya, saya bersedia" jawab Sand.


"Shine Angelo, apakah anda menerimanya sebagai suami sehidup semati?"


"Ya, saya menerimanya" ucap Shine.


Setelah mereka sah dinyatakan suami istri, tidak akan melewatkan momen yang di tunggu, yaitu berciuman.


Mereka akan berbulan madu di villa tempat mereka bertemu, mengukir kisah Sand sebagai pasien dan Shine penyelamat hidup. Tentunya masih dengan Laning yang ikut menemani dan membantu mereka di villa.

__ADS_1


$$$$-------------SEKIAN---------------$$$$


Sekian cerita kisah Sand dan juga Shine, apabila ada kurangnya, othor minta maaf, terimakasih banyak untuk para pembaca yang sudah setia menunggu karya ini di terbitkan. Terimakasih juga untuk dukungannya selama ini berupa like maupun hadiah yang telah diberikan pada kisah Sand dan juga Shine. Semoga kita bisa bertemu kembali dengan kisah seru lainnya.


__ADS_2