AKU AKAN MENYEMBUHKANMU

AKU AKAN MENYEMBUHKANMU
PART 24


__ADS_3

Laning dan pak Londo segera ke villa karena Shine semalam tidak pulang. Sedangkan Shine membuat sarapan untuk tuan muda di dapur. Dia dikagetkan oleh Laning dari belakang.


“Star, kamu tidak pulang ke rumah semalam, apa yang terjadi ?”, tanya Laning.


“Tuan muda tidak enak badan, jadi aku menunggunya sampai sekarang, ini mau bikin sarapan untuknya”, jawab Shine.


Laning membantu Shine membuat sarapan, pak Londo membersihkan villa.


Saat Shine hendak mengantarkan sarapan ke dalam kamar tuan muda Sand, dia dihadang Big Team.


“Kenapa kalian menghalangiku ?, aku cuma mau ngantar sarapan ini…minggir dong !”, ucap Shine sambil membawa nampan berisi makanan.


“Kami disuruh tuan muda untuk membawakan sarapannya, dia tidak mau kamu yang mengantarnya ke dalam”, kata Big Three.


“Aku aja yang bawa ke dalam, kalian gak mau membantuku ?”, minta Shine pada Big Team.


“Saya saja yang bawa ya tikus kecil”, Big Three merebut nampan yang di bawa Shine.


“Aku aja, kamu kok merebutnya sih…”, Shine menarik nampan yang direbut Big Three.


Mereka berdua rebutan nampan sarapan untuk tuan muda dan…akhirnya jatuh berantakan.


“Kamu sih, merebutnya !”, kata Shine menyalahkan Big Three,


“Kan tadi saya sudah bilang, aku saja yang bawa sesuai permintaan tuan muda”, Big Three menyalahkan Shine balik.


“Sudah diam, kalian membuat keributan yang tidak berguna, saya yang akan mengambilkan sarapan untuk tuan muda”, kata Big One tegas.


Pak Londo yang mendengar suara gelas pecah, langsung berlari untuk melihat apa yang sedang terjadi.


“Ada apa ini ?”, tanya pak Londo.


“Tolong bersihkan yang berantakan itu !”, ucap Big One tegas.


Shine mengalah pada Big Team dan memilih untuk pergi. Sand mendengar ada keributan dari dalam kamarnya, namun dia memilih tidak ikut campur, hal itu baik untuknya karena tadi saat bersama Shine dia cukup merasa canggung.


*****


Shine pergi ke rumah oma Hara untuk memberitahu perkembangan pengobatan Sand. sebelumnya dia membuat janji dengan oma Hara, tapi Shine diminta untuk menemuinya di restoran.


“Shine kamu sudah menungguku lama ?”, tanya oma Hara.


“Belum oma, baru saja saya sampai”, jawab Shine.

__ADS_1


“Permisi nyonya, ini daftar menunya, silahkan, apa yang mau dipesan ?”, pelayan restoran bertanya menu yang akan dipesan.


“Kamu mau apa Shine ?”, tanya oma Hara.


“Saya terserah oma saja, apapun saya makan”, jawab Shine.


“Kalau begitu, yang ini, ini, ini dan ini dua porsi”, ucap oma Hara pada pelayan restoran  menunjuk menu makanan.


“Baik nyonya, saya ulangi lagi pesanan anda, ini, ini, ini dan ini dua porsi, mohon tunggu sebentar, segera saya antarkan”, kata pelayan restoran.


“Perkembangan tuan muda Sand semakin membaik oma, dia pernah saya ajak pergi keluar jalan-jalan di dekat villa dan setelahnya, saya melihat auranya menjadi lebih baik”, kata Shine pada oma Hara.


“Bagus Shine, ajak Sand lagi untuk jalan-jalan, apa kamu mau saya rekomendasikan perjalanan wisata ke tempat yang kamu inginkan ?”, tanya oma Hara.


“Sepertinya belum waktunya oma, mungkin ketika saatnya sudah tepat, tawaran oma akan saya terima”, jawab Shine.


“Permisi nyonya, silahkan pesanan anda”, pelayan restoran meletakkan makanan yang telah dipesan.


“Kita makan dulu, nanti di lanjut lagi”, kata oma Hara.


*****


“Tuan muda ini sarapan anda saya bawakan !”, ucap Big One yang membawa sarapan tuan muda Sand.


Big One membawa makanan ke dalam kamar tuan muda Sand.


“Iya tuan muda, seperti yang anda inginkan”, ucap Big One.


“Baguslah, kamu boleh pergi, terimakasih sarapannya”, kata Sand sopan pada Big One.


Pertama kali Big One mendengar kata itu terucap kembali dari tuan mudanya, memang benar yang dikatakan Big Two terakhir kali, kalau tuan muda sudah mulai membaik.


*****


“Oma terimakasih atas makanannya, saya sangat menikmati, ini sungguh lezat”, kata Shine sudah kenyang.


“Pelayan !, tolong bungkuskan menu yang sama seperti tadi !”, oma Hara memesan makanan lagi.


“Tidak usah repot-repot oma, saya sudah kenyang kok”, kata Shine yang mau jika diberi.


“Nanti kasihkan ke pak Londo dan anaknya”, kata oma Hara.


Ternyata dikasihkan pak Londo sama Laning, aku kira buat aku lagi, batin Shine yang sedikit malu.

__ADS_1


“Iya oma nanti saya kasihkan pada mereka”, jawab Shine.


“Bagaimana kabar papamu ?”, tanya oma Hara basa basi.


“Baik”, ucap Shine yang sebenarnya tidak tahu keadaan papanya.


“Saya dengar papamu mau menikah lagi ya ?”, tanya oma Hara yang sebenarnya sudah tahu gosip itu.


“Iya oma ?”, Shine terkejut.


“Saya tanya padamu, kamu malah balik tanya ke saya, sebaiknya kamu tanya ke papamu, saya hanya dengar sebagai rekan kerja saja”, ucap oma Hara yang sebenarnya mau memberitahu Shine rencana pernikahan papanya.


“Ehm…saya kurang tahu oma, soalnya saya masih fokus pada tuan muda, jadi belum sempat tahu, rencana papa”, jawab Shine.


“Good Job Shine, saya suka profesionalitasmu”, pujian oma Hara pada Shine.


“Terimakasih oma atas pujiannya, saya akan kembali ke villa sekarang, sayang nanti, jika makanannya dingin”, kata Shine mengalihkan.


Shine kembali ke villa sambil memikirkan perkataan oma Hara, kalau papanya akan menikah lagi. Jika itu memang benar, kenapa dia tidak diberitahu, walaupun hubungan dengan papanya belum membaik, tapi ini adalah berita yang bagus, kenapa harus disembunyikan darinya.


Shine tidak terlalu memikirkannya, dia harus fokus pada pekerjaanya.


*****


“Laning…pak Londo, aku bawain makanan untuk kalian, dari oma Hara”, Shine berteriak saat sampai rumah.


“Wah…lihat dong Star, pasti makanan mewah”, Laning membuka bungkusan sangat bersemangat.


“Ini untuk pak Londo”, ucap Shine memberikan bungkusan pada pak Londo.


“Terimakasih non, memang sudah lama kita tidak makan makanan seperti ini”, ucap pak Londo berterimakasih.


“Kamu tidak menunggu tuan muda lagi Star ?”, tanya Laning dengan mulut penuh makanan.


“Laning, kalau makan jangan biacara atuh”, ucap pak Londo memperingatkan.


“Sepertinya harus membuat rencana baru”, ucap Shine tidak bersemangat.


Shine masih kepikiran papanya yang mau menikah lagi, sekeras apapun dia untuk tidak peduli tapi, seorang anak pasti tetap kepikiran tentang orang tuanya.


Menelan makanan, “Kenapa kamu tidak bersemangat seperti biasanya Star, kamu kekenyangan ya ?”, Laning menggoda Shine.


“Tidak kok, udah habisin tuh makanan, jangan biacara mulu !”, kata Shine memperingatkan.

__ADS_1


Sepertinya Shine harus menyelesaikan permasalahan dengan papanya, agar dia kembali fokus pada tuan muda. Shine memutuskan untuk pulang kerumahnya. Dia ingin mengetahui kebenaran dari ucapan oma Hara saat makan bersama di restoran saat itu.


“Pak Londo… Laning, saya ada urusan mendadak, saya harus pulang ke rumah, tolong beritahu Big Team juga, untuk beberapa hari kedepan saya tidak bisa ke villa”, ucap Shine berpamitan pulang kerumahnya.


__ADS_2