AKU AKAN MENYEMBUHKANMU

AKU AKAN MENYEMBUHKANMU
PART 52


__ADS_3

Shine diajak oma Hara makan di restoran sambil chit-chat.


“Kamu mau makan apa Shine, oh ini aja, aku masih ingat kalau kamu suka yang ini” ucap oma Hara memesan makanan.


“Oma, hal penting apa yang harus dibicarakan dengan saya?” tanya Shine ke intinya agar bisa secepatnya pergi dari oma Hara.


“Makan dulu ya!” kekeh oma Hara.


“Oma saya pesan minum saja, tadi saya sudah sarapan di rumah” ucap Shine menolak makan.


“Baiklah kalau begitu, oma juga pesan kopi saja” kata oma Hara mengalah.


“Pelayan!, kita pesan 2 es Americano dengan ekstra sugar syrup” kata oma Hara memesan.


“Shine, kenapa kamu pergi gitu aja? Malah nitip surat ke oma, bayaran kamu sudah terima kan Makasih banyak berkat kamu Sand membatalkan pernikahannya dengan Rara.” Ucap oma Hara menanyakan alasan kepergian Shine tanpa pamit.


“Batal nikah oma?” tanya Shine kaget.


“Iya, berkat kamu, saat kembali dari luar bersamamu dia langsung membatalkan pernikahannya” kata oma Hara menjelaskan.


“Ini pesanan anda, apakah ada lagi yang ingin dipesan? Kalau tidak ada silahkan menikamati” ucap pelayan mengantar pesanan, menyela pembicaraan Shine dengan oma Hara.


Apakah yang diucapkan oma itu benar? Kenapa dia mengusirku dan memilih membatalkan pernikahannya yang jelas-jelas ia pertahankan saat di depanku, ucap Shine dalam lamunan.


“Shine? Shine!” teriak oma Hara memanggil Shine yang melamun.


“I, iya oma, minuman di sini enak ya” reflek Shine meminum es americano di depannya.


“Kamu kemana setelah 2 tahun ini menghilang?” tanya oma Hara kepo.


“Saya melanjutkan studi keluar negeri oma, berkat bayaran oma yang saaaangat banyak” puji Shine, karena bayaran, atas kerja kerasnya dari oma Hara.


“Terus terang, setelah pernikahannya batal, Sand menjadi tidak tertarik lagi dengan perempuan, sudah 5 kali oma menjodohkan dengan wanita yang bibit, bebet dan bobotnya baik, dia selalu menolaknya” ucap oma Hara hopeless.


“Dari cerita oma, mungkin tuan muda trauma karena cinta, ini juga salah saya yang mendukung sandiwara itu” ucap Shine merasa bersalah.


“Tidak Shine, karena sandiwara itu, oma bisa mencarikan wanita yang layak untuk mendapingi Sand kelak, tapi oma bingung, bagaimana caranya agar Sand mau membuka hatinya lagi untuk perempuan?” kata oma Hara bertanya-tanya.

__ADS_1


Shine tidak menanggapi perkataan oma Hara, dan masih meminum es-nya.


“Kamu tahu nggak Shine caranya?” tanya oma Hara.


“Kalau masalah percintaan bukan saya pakarnya oma, jadi saya tidak tahu caranya” ucap Shine jujur.


“Aku tahu Shine!” teriak oma Hara bersemangat.


“Oma mengagetkan ku saja!” kata Shine memegang dadanya.


“Shine kamu pasti bisa melakukannya!, kamu harus mau membantu oma lagi” ucap oma Hara sambil membayangkan rencana untuk Shine.


“Membantu apa oma?” tanya Shine curiga.


“Kamu harus bisa membukakan pintu hati Sand lagi, dulu kamu bisa, sekarang juga pasti bisa, untuk bayaran tenang saja, oma akan berikan lebih dari sebelumnya” kata oma Hara bersemangat.


“Saya lagi oma?” tanya Shine ingin menolak tawaran oma Hara.


“Memangnya kenapa Shine? Apakah kamu tidak mau membantu oma lagi? Oma sudah menganggapmu cucu oma sendiri, pikirkan lagi ya Shine, please!” rengek oma Hara memohon pada Shine.


Sejujurnya Shine tidak mau berurusan lagi dengan oma Hara apalagi Sand, tapi dia tidak tega melihat wanita yang lebih tua darinya memohon.


“Kan sepertinya, kamu belum mencobanya, mana tahu berhasil lagi, ya kan? ayolah Shine, kumohon, anggaplah kamu menolong nenekmu” minta oma Hara memohon-mohon.


“Baiklah oma, aku akan melakukannya karena menganggap menolong nenek saya” ucap Shine meyetujui permintaan oma Hara dengan terpaksa.


“Terimakasih ya Shine, oma akan mengurus untuk kamu bisa bekerja di dekat Sand” kata oma Hara super excited.


“Oma, tidak usah, sebenarnya saya sudah diterima bekerja sebagai psikolog di kantor tuan muda, jadi kemungkinan untuk bertemu tuan muda akan lebih sering” ucap Shine menjelaskan.


“Bagus kalau gitu, tolong ya Shine, dekati Sand untuk menjelaskan bahwa dia harus mau membuka kembali hatinya untuk perempuan yang oma jodohkan” kata oma Hara meminta tolong.


Setelah pertemuannya dengan oma Hara, Shine harus bisa mendekati Sand lagi, karena oma Hara yang memohon sendiri.


“Oma saya akan kembali ke kantor dulu” ucap Shine beranjak dari tempat duduknya.


“Iya, iya, jangan lupa dengan permintaan oma ya Shine, oma bergantung padamu” ucap oma Hara say good bye pada Shine.

__ADS_1


Kalimat itu terucap kembali dari bibirnya, Ya Tuhan, apakah ini hukuman untukku atau anugrah dari Mu? Ucap Shine dalam hati, meratapi yang terjadi padanya.


Sambil berjalan ke kantor, Shine masih terngiang-ngiang oleh wajah oma Hara yang memelas meminta bantuannya. Tak terasa menabrak seseorang yang berdiri di depan lift.


“Maaf, maaf, saya tidak sengaja” ucap Shine meminta maaf.


Saat melihat seseorang yang di tabraknya, ia adalah Sand yang menunggu lift untuk naik ke ruangannya.


“Tuan muda…” reflek Shine menutup mulutnya dengan tangan, karena ada karyawan lain yang juga menunggu lift.


“Maaf pak direktur saya tidak sengaja” ucap Shine setelah membuka tangannya yang menutupi mulut, sambil sedikit membungkuk.


Shine memilih untuk menunggu lift berikutnya, dan membiarkan Sand beserta karyawan lain naik duluan.


“Masuklah, masih cukup untuk kau naiki” kata Sand dingin pada Shine.


“Pak direktur memberikan perhtian untuknya, jangan-jangan mereka?” ucapbkaryawan berbisik yang juga naik lift.


Kalian ini bergosip jagan di depan orangnya dong, ucap Shine dalam hati, dengan mimik menirukan mereka bergosip.


“Ikuti aku” ucap Sand saat pintu lift terbuka.


Karena Shine tidak merasa Sand mengajaknya, dia pergi ke ruang manager. Lalu ditarik oleh Sand ke ruang sepi.


“Tuan, pak direktur apa yang anda lakukan, ada yang melihat kita”  ucap Shine meronta dengan suara pelan.


Seperti adegan komik kebanyakan, Sand melempar Shine ke tembok dan menghadangnya dengan tangan, “Saya sudah mengusirmu untuk tidak mengurusi kehidupanku lagi, kenapa kamu kembali?” teriak Sand.


“Tuan muda, boleh nggak posisinya jangan begini, terasa tidak nyaman, bagaimana kalau kita bicara di ruangan anda saja? Kata Shine bernegosiasi.


Bukannya menuruti orang emosi malah, sedikit bercanda, Sand jadi beneran marah.


Semula hanya satu tangan yang menghadangnya, menjadi dua tangan, hingga wajah Sand hampir menyentuh wajah Shine.


“Oke, oke saya tidak sengaja diterima bekerja di sini, sungguh saya tidak berniat untuk menemui anda lagi” jawab Shine sambil menutup mata.


Saat matanya terbuka, Sand sudah pergi menjauhi Shine. Sand tidak tahan ketika menatap wajah Shine secara dekat. Jantungnya berdetak lebih cepat.

__ADS_1


Huh, untung gak diapa-apakan, gimana melakukan pendekatan kalau begini caranya Dinginnya sampai terasa di tulangku, Ucap Shine bergeming sendirian.


Karena kejadian itu, karyawan yang melihat Shine dan Sand tadi, menyebarkan gosip tidak berdasar, jikalau selama ini, Sand tidak mau didekati oleh wanita karena sedang menunggu kekasih yang ia cintai. Dan mereka melihat wanita yang dicintainya itu adalah Shine. Banyak karyawan wanita yang merasa patah hati, karena itu, mereka jadi membenci Shine.


__ADS_2