
Oma Hara menyusul Sand dan Shine di pantai.
“Sand cucuku, kamu masih membenci omamu ini, oma sudah melakukan yang oma bisa untuk memulihkanmu, oma sayang padamu !”, kata oma Hara memelas.
Saat melihat oma Hara yang menangis memelas, Sand berlutut di pasir, memegangi kepala dan dadanya, menahan sakit ingatan hilang yang telah kembali.
Ingatan masa lalu Sand, kini terlihat dengan jelas. Dari saat mereka melakukan terapi, menyatakan cinta hingga rencana pernikahan mereka yang ditentang oleh oma Hara.
Wanita di dalam mimpi Sand selama ini, yang hanya terlihat seperti bayangan, kini sudah terlihat dengan jelas, ia adalah dokter Rara yang sangat dicintainya.
“Sand, kamu kenapa ?, Sand ?!”, teriak oma Hara Khawatir.
“Tuan muda, apa yang terjadi ?, ucap Shine yang panik melihat Sand tiba-tiba roboh.
“Big Team, cepat bawa tuan muda ke rumah sakit !”, Shine berteriak memanggil Big Team meminta bantuan.
Sand di bawa ke rumah sakit terdekat, Shine terus menggandeng oma Hara yang Syok.
“Oma tenangkan diri oma dulu”, ucap Shine menemani oma Hara di UGD.
“Ini semua adalah salahku, jika saja aku menyetujuinya, pasti tidak akan begini jadinya”, kata oma Hara menyesal.
“Maafkan saya oma, ini juga salahku, saya tidak tahu kalau akan begini responnya”, kata Shine bersalah.
“Keluarga pasien tuan Sand ?”, panggil suster yang menangani Sand.
“Saya, saya omanya”, ucap oma bergegas.
“Silahkan urus adminitrasinya, tuan Sand akan dipindahkan ke ruang inap”, kata suster.
“Bagaimana keadaannya sus ?”, tanya Shine.
“Dia sudah tidak apa-apa hanya memerlukan istirahat beberapa hari di sini”, kata suster.
“Syukurlah, kapan kami bisa melihatnya sus ?”, tanya Shine.
“Setelah kami pindahkan di ruang inap, anda boleh menjenguknya”, ucap suster meninggalkan oma Hara dan Shine.
__ADS_1
Oma Hara dan Shine menunggu Sand di ruang inap, semalaman. Sedangkan Big Team, menjaga Sand, di luar kamar inap. Laning dan pak Londo di hotel.
“Oma, istirahat dulu, nanti saya kabari kalau tuan muda sudah bangun”, kata Shine.
“Aku akan tetap di sini, aku ingin meminta maaf pada Sand”, ucap oma Hara kukuh.
“Kalau begitu oma rebahan di sofa dulu, pasti oma tadi syok, ayo oma”, Shine membaringkan oma Hara di sofa.
Shine duduk di dekat ranjang pasien, dia tertidur hingga pagi.
Sand sudah bangun terlebih dahulu, namun tidak mengucapkan apa-apa terdiam bengong melihat lagit-langit kamar.
“Tuan muda anda sudah bangun ?”, tanya Shine lirih.
“Aku sudah ingat semuanya, kejadian yang membuatku sangat merasakan sakit”, ucap Sand sambil bengong.
Shine diam mendengarkan.
“Dia sangat mencintaiku dan aku sangat mencintainya”, ucap Sand sambil mengeluarkan air mata.
“Tapi, karena dia…!, semuanya karena diaaaa !”, Sand berteriak histeris membangunkan oma Hara.
“Tuan muda, tuan muda tenang dulu, dengarkan saya, apapun yang anda minta, pasti saya lakukan, saya janji, TUAN MUDA… !”, Shine membentak Sand.
Shine memeluknya, tangis mereka pecah disaksikan oleh oma Hara.
Saat Sand sudah tenang di pelukan Shine, oma Hara mendekat pada Sand, mengusap punggungnya dan berkata,
“Sand, maafkan oma, apapun yang kamu minta, akan aku kabulkan, jika perlu aku akan mencari Rara untukmu !”, ucap oma Hara menenangkan.
Shine tidak tahu cerita tentang Rara, dan siapa itu Rara yang disebut oma Hara.
“Benarkah yang oma katakan tadi ?, apakah oma merestui jika kami menikah ?”, tanya Sand bersemangat.
“Iya, pasti oma akan merestuinya”, jawab oma Hara dengan terpaksa.
Hubungan Sand dan oma Hara menjadi baik sejak saat itu. Kebenciannya pada oma Hara sudah hilang menjadi sayang dan perhatian. Sedangkan rasa sayang Sand pada Shine yang mulai muncul ke permukaan, kembali terkubur lebih dalam.
__ADS_1
*****
Oma Hara mulai mencari keberadaan dokter Rara, yang menghilang setelah tahu, Sand amnesia. Big Team yang bertugas mengumpulkan semua informasinya. Sand pulang ke rumah oma Hara dan meninggalkan villa.
Shine sebagai psikolog yang dibayar oma Hara untuk menyembuhkan Sand, telah selesai. Dia kembali ke villa untuk berpamitan pada Laning dan pak Londo.
“Star, kamu gak disini lagi ?”, tangis Laning.
“Aku harus pergi Laning, karena pekerjaanku di sini sudah selesai, tuan muda sudah pulih dari penyakitnya, aku juga harus bekerja lagi”, ucap Shine berpamitan.
“Jangan pergi Star, aku di sini sungguh tidak merasa kesepian, aku sangat senang kamu di sini”, ucap Laning menahan Shine pergi.
“Kita bisa telepon kan, aku juga sudah menganggapmu adik, terimakasih sudah mau memabntuku selama di sini, terimakasih pak Londo atas tumpangannya”, ucap Shine menahan tangis.
Tunggu dulu, Shine masih tetap bekerja untuk oma Hara, karena bayaran yang dijanjikannya belum juga dibayarkan. Shine diminta Oma Hara menjadi asistennya, dalam urusan cinta Sand. Oma Hara memerlukan Shine untuk tetap mendampingi Sand sebagai psikolog ,tanpa sepengetahuannya, karena emosi Sand masih belum cukup stabil.
Shine ikut bekerja oma Hara kemanapun dia pergi. Jadi dia ikut tinggal di rumah oma Hara.
“Kamu kembali lagi ?, kamu mengikuti saya ?, ingatan saya sudah pulih jadi kamu gak usah ikuti saya !”, kata Sand yang tidak memerlukan Shine lagi.
“Nyonya selamat pagi, ini jadwal anda hari ini !”, Shine memberikan berkas, pada oma Hara yang berdiri di belakang Sand.
“Oma kenapa memperkerjakan dia lagi, saya sudah tidak butuh, yang saya butuhkan hanya Rara !”, ucap Sand sedikit marah.
“Tuan muda, saya sekarang tidak bekerja untuk anda, tapi untuk oma Hara, sebagai aspri, asisten pribadi !”, ucap Shine bangga.
“Terserah !”, ucap Sand pergi.
*****
“Duduk Shine, ini yang harus kamu lakukan sekarang”, kata oma Hara memberi perintah.
“Sebelum saya lakukan, boleh saya bertanya calon istri tuan muda itu siapa ?”, tanya Shine sangat penasaran.
Oma Hara menceritakan cerita dibalik depresi Sand yang kedua kalinya, karena Shine belum diberi tahu oleh oma Hara sebelumnya.
“Wanita yang sangat dicintai Sand, namanya Rara, dia juga seorang psikolog seperti kamu, dia yang menangani depresi Sand pertama kali. Mereka menjalin hubungan lebih dari seorang dokter ke pasiennya tanpa sepengetahuaku, mendadak Sand melamarnya untuk diajak menikah. Saya belum tahu asal usul dokter Rara ini, maklumlah, saya mencarikan pendamping untuk cucu saya pasti yang terbaik, tidak mungkin ngasal, harus tahu bibit bebet dan bobotnya. Setelah saya cari tahu, dia sudah menikah, walaupun statusnya sudah pisah dengan suaminya, tapi dia belum memiliki akta cerai, karena itu saya melarang Sand menikahinya. Waktu itu, saya benar-benar mementingkan ego saya untuk kebaikan Sand, justru Sand menjadi korbannya. Saya sungguh menyesal, dari itulah aku kan menebus semua kesalahanku pada Sand, dan mencari dokter Rara lagi dengan terpaksa harus menerimanya dengan keadaan apapun. Bagaimana pendapatmu tentang pemikiranku Shine ?”, tanya oma Hara.
__ADS_1