AKU AKAN MENYEMBUHKANMU

AKU AKAN MENYEMBUHKANMU
PART 38


__ADS_3

“Ra aku hanya ingin bilang kalau kamu masih ingat kan dengan jalannya sandiwara ini ?” tanya Shine bersungguh-sungguh.


“Ya pastilah aku ingat, memangnya kenapa ?” tanya Rara balik.


“Aku hanya ingin mengingatkanmu saja, jangan terlalu menikmati situasi, karena kamu di sini hanya berpura-pura melakukan apa yang diinginkan tuan muda kan ?” ucap Shine perlahan-lahan agar tidak menyiggung perasaan Rara.


“Kenapa kamu tiba-tiba  bicara seperti itu padaku ?,bapakah aku terlihat tidak melaksanakan tugasku, aku bersandiwara dengan totalitas, aku menuruti semua yang di inginkan Sand, menurutmu itu kurang ?” ucap Rara sedikit emosi.


“Aku hanya ingin mengingatknmu saja, tidak lebih, sandiwaramu memang sangat totalitas, tapi kamu harus ingat tujuan utama kamu mendekati tuan muda lagi” ucap Shine menahan emosi.


“Tujuanmu mengingatkanku dan berbicara padaku seperti itu, jangan-jangan ! oh oh..oh..sekarang aku tahu alasannya, kamu juga menginginkan Sand, kamu ingin merebutnya dariku kan ?” tanya Rara tersulut api.


“Tidak, bukan seperti itu, kamu salah paham Ra !” ucap Shine ngegas.


“Jangan mengelak deh !, aku tahu kalau perempuan yang menyukai seorang laki-laki, pasti dia merasa cemburu bila ada wanita lain yang dekat dengannya, aku ini juga pernah menjadi psikolog, aku tahu ekspresi orang yang sedang cemburu itu bagaimana, bullshits kamu Shine !” ucap Rara bernada tinggi.


“Ra, jangan salah paham, aku tidak ada hubungan apa-apa dengan tuan muda, aku hanya psikolognya, just it !” ucap Shine mebela diri.


“Yang perlu kamu tahu Shine, aku dulu juga seperti itu, aku psikolog Sand, dan apa yang terjadi ?, kita saling jatuh cinta, dari rasa nyaman saat bersama hingga ingin saling memiliki, jangan munafik kamu Shine !” ucap Rara berapi-api.


“Berarti kamu sekarang sedang mengejar cinta tuan muda lagi ?, setelah kamu sempat kehilangan dia ?, bukan aku yang munafik, justru kamu Ra yang munafik, sadarlah, kamu sudah memiliki suami dan bahkan sekarang ada anak yang masih kecil sangat membutuhkan ibunya…” ucap Shine terpotong.


“Itu urusanku, tidak usah kamu mengurusi urusanku, jika kamu bilang mengejar cinta Sand lagi, aku tidak membantahnya, aku bukan seorang yang munafik sepertimu ingat itu Shine !” ucap Rara pergi meninggalkan Shine.


Shine mecegah kepergian Rara, menarik lengannya yang hendak pergi.


“Tunggu dulu Ra, aku belum selesai bicara, kamu yang sudah salah menggunakan situasi ini, aku tidak akan membiarkanmu, lebih baik aku bilang kebenarannya pada tuan muda jika kamu sudah punya …” ucapan Shine ditahan Rara.

__ADS_1


“Shine, aku bilangin ya, jika kamu ingin mengatakan yang sebenarnya, silahkan saja, bukan aku yang akan rugi, tapi Sand, yang akan menanggung akibatnya, kehilangan wanita yang dicintainya lagi, oh satu lagi, oma Hara juga akan kecewa padamu, karena menyebabkan cucunya tertekan dan depresi lagi, sebab, yang kutahu seseorang yang sudah 2 kali mengalami depresi akan lebih rentan terjadi lagi, kamu pasti tahu tentang itu, camkan baik-baik Shine” ucap Rara sambil melepaskan tangan Shine dari lengannya.


“Ra, aku hanya bilang satu kali, jangan kamu sampai meyesali perbuatanmu itu !” teriak Shine pada Rara yang pergi meninggalkannya.


“AAARRRGGGGHHHH !” teriak Shine jengkel sendirian di taman malam-malam.


“Kenapa kamu berteriak malam-malam, ada maling ya, mana…mana malingnya ?” tanya Big Two yang mendengar teriakan.


“Aahh, kalian mengagetkanku, tidak ada, tidak ada maling, aku hanya sedang tes vokal” ucap Shine pada Big Two dan anggota yang lain.


“Kalau tes vokal jangan malam-malam, terdengar yang lain nanti dikiranya ada maling” ucap Big Three.


“Terus kapan kalau tida malam, siang aku kerja !” jawab Shine kesal.


“Berhubung kalian ada di sini, ada yang ingin aku katakan, dengarkan baik-baik ya, ini sangat penting, penting sekali, di bangku ini katanya ada yang duduk !” ucap Shine menakuti Big Team, dan dia langsung lari masuk ke dalam rumah.


*****


Shine dan Rara bermusuhan tapi tidak dilakukan di depan Sand dan oma Hara.


Setelah wedding dress, foto prawedding, sekarang booking gedung dan catering untuk resepsi. Seperti biasa Shine yang menemani Rara, tapi untuk kali ini tanpa Sand, beruntungnya oma Hara ikut, jika tidak, mungkin mereka malah akan berperang dibanding mencari gedung.


“Aku sudah mencarikan gedung untuk respsi, di hotel World, hotel itu paling mewah dan pelayanannya juga sangat memuaskan” ucap oma Hara.


“Wah, ternyata benar, hotelnya sangat mewah !” ucap Rara mengagumi kemewahan hotel.


“Oma apakah ini tidak berlebihan, jika hanya untuk bersandiwara saja ?” tanya Shine lirih.

__ADS_1


Saat mendengar kata bersandiwara, oma Hara teringat tujuannya, jikalau Rara hanya sebagai perantara untuk menyampaikan pesan, bahwa wanita yang dicintai Sand itu sudah dimiliki orang lain.


“Shine kamu benar, aku ikut larut dalam arus percintaan Sand, dan aku melupakannya” ucap oma Hara tersadar.


Oma Hara merasakan, kepalanya berat, saat teringat akan hal itu.


“Oma, anda kenapa ?, kita duduk dulu !” ucap Shine memapah oma Hara yang hendak pingsan.


“Kita pulang dulu, aku merasa tidak enak badan” minta oma Hara


Mereka pulang kerumah, dan ekspresi Rara menunjukkan ada sedikit kekecewaan.


“Shine kamu tetap di sini menemaniku” ucap oma Hara pada Shine.


“Kenapa kamu masih di sini ?, aku hanya menginginkan Shine” ucap oma Hara pada Rara.


Mengapa perlakuan oma Hara padaku berubah ?, ucap Rara dalam hati.


“Shine aku benar-benar telah lupa, aku sudah menganggapnya sebagai calon menatu yang sebenarnya, melihat Sand begitu bahagia, aku menjadi ikut bahagia dan melupakan tujuan utama dari renacana ini” ucap oma Hara mengungkapkan perasaan.


Dari curhatan oma Hara itu, Shine sangat ingin mengungkap kebenaran tentang Rara, tapi masih belum saatnya. Shine memberikan toleransi waktu untuk Rara, jika dia telah melampaui batasnya, Shine akan secepatnya bertindak.


“Sangat wajar untuk oma, kalau turut merasakan bahagia, saya pun orang yang luar juga merasa senang melihat tuan muda yang bahagia, kita pantau saja sandiwara dokter Rara, kita selalu ingatkan tujuan dia kesini” ucap Shine menenangkan.


“Jika saja, dia belum pernah menikah, pasti aku akan segera mengdakan pesta pernikahan termewah” ucap oma Hara menyayangkan.


“Apakah harus seketat itu, oma menyeleksi pasangan untuk tuan muda ?” tanya Shine kepo.

__ADS_1


“Dulu, pernikahan oma, hasil dari perjodohan orang tua, dipilihkan dari bibit, bebet dan bobotnya tidak sembarangan, memang awal-awalnya sangat berat untuk menjalani pernikahan itu, tapi seiring berjalannya waktu, orang tua tidak pernah salah, cinta dengan sendirinya hadir dalam pernikahan, melahirkan keturunan yang sempurna, dari pembelajaran itu, saya ingin mencarikan pasangan yang ideal untuk Sand, apalagi dia adalah pewaris oma satu-satunya, oma ingin memberikan yang terbaik untuk Sand” jawab oma Hara.


__ADS_2