Aku Dan Anak Jeniusku

Aku Dan Anak Jeniusku
Hancur


__ADS_3

sudah dua hari Abi masuk kedalam dimensi miliknya bersama Dewi teratai kecil, keduanya sedang berkultivasi meningkatkan kemampuan mereka menghadapi kembali putri Arum nanti.


Dewi Sekar Arum memberi tau pada Abi dan kawan-kawan bila saudara kembarnya sedang berada di istana iblis untuk menambah kesaktiannya.


Mendengar itu Dewi kecil segera meminta sang Kaka untuk berkultivasi dan menelan obat yang bisa mempercepat kultivasinya nanti.


Berkat Ratu teratai yang terus memberikan semangat hidup Risa kembali lagi ceria. ia kini berlatih pedang dan juga panah, kesibukannya itu membuatnya lupa dengan kesedihannya. tidak ingin menjadi beban untuk putra putrinya Risa ingin berusaha menjadi kuat dan bila perlu ia ingin menjadi orang pertama yang melindungi putra putrinya dari musuh.


Ratu teratai juga berlatih bersama Mars dengan berbagai jenis senjata. mereka semua benar-benar mempersiapkan diri dengan matang tidak ingin memberi peluang untuk musuh menang.


Sementara keadaan di pesantren saat ini terlihat ramai karena ada beberapa santriwati yang meninggal akibat penyakit menukar dibtempat tersebut, pihak keluarga menuntut pada pihak pesantren atas meniggalnya sang putri yang di anggap akibat kelalaian pihak pesantren.


Kyai Ahmad dan Kyai Hasan sebagai pendiri pondok di laporkan pada pihak kepolisian terkait masalah tersebut meski beliau sudah berkali-kali menjelaskan bila yang terjadi di sana bukan karena kesalahan mereka namun Keluarga korban seolah tidak mendengar.


Zahra sudah membawa pulang keponakannya anak itu berkali-kali menanyakan ibu dan ayahnya Zahra terpaksa harus terus mengalihkan perhatian anak kecil itu. Ibu dari ponakannya juga menghembuskan napasnya terahirnya menyusul sang suami dua hari yang lalu. Kini Anak itu tinggal bersama Zahra keluarga satu-satunya. Maklum saja istri kakak Zahra itu menikah dengan anak panti yang tidak tau dimana keluarga kandungannya.


Mawar sesekali datang untuk membantu Zahra. Ia juga menawarkan diri untuk menjadi pengasuh Zahira (Nama ponakan Zahra ). Namun di tolak oleh Zahra ia tidak ingin berhutang budi pada orang lain.


Ada beberapa alasan yang membuatnya menolak Zahira di asuh oleh orang lain.


Zahra berencana akan membuka sebuah bengkel mobil dan motor untuk mencukupi kebutuhan mereka. Meski peningalan Ayah dan ibu dari Zahira ada sebisa mungkin Zahra tidak mau mengunakan itu. Biarlah itu menjadi tabungan masa depan Zahira begitu pikirnya.


Zahra memakai uang tabungannya sebagai modal awal meski tidak banyak dan hanya bisa membuat bengkel kecil tidak masalah baginya. Mulailah dengam sesuatu yang kecil dan raihlah rezeki yang halal begitu pesan Kakeknya yang selalu di ingat Zahra.


Karena usia Zahira sudah lima tahun dan di kota tempat kakaknya dulu Zahira sudah berkesokalah Zahra berancana akan memindahkan sekolah Zahira ke tempat yang dekat dengan bengkel usahanya nanti.


Zahra juga mengajari Zahira membaca Iqro agar kelak ia bisa menjadi anak yang pandai membaca Alqur'an.


Di kejakan Raja Iblis tersenyum kala melihat putri Arum sudah siap melayaninya dengan baju kurung bahan yang di pakai Arum berjalan medekat.

__ADS_1


"Arum bila bagini kau terlihat sangatlah cantik." cetus Raja iblis.


"Ini semua karena air yang sudah kau beri campur ramuan ajaib." sahut Putri Arum tesenyum tipis.


"Iya, namun tidak akan bertahan lama Arum wajahmu itu akan kembali seperti sebelumnya usai bercinta denganku...!!!" jelas sembari menatap dada putri Arum.


"Kenapa begitu bukankah kamu sudah berjanji akan membuatku cantik....?" Putri Arum mengerucutkan bibirnya untuk menggoda Raja iblis.


"Ya, tapi setelah kau berhasil melahirkan Anakku kau akan cantik secantik bulan purnama, seanggun bidadari." cicit Raja iblis semberi membelai lembut pipi Putri Arum yang kini duduk di pahanya.


"Awas saja bila kamu berani menipuku." segut putri Arum.


"Tidak akan asal kamu mau melakukan sesuatu untukku....!!!" raja Iblis berkata sambil memainkan alisnya.


"Apa lagi?, aku sudah siap menampung anak-anakmu." menatap wajah raja Iblis penuh tanya.


"Tongkat ratu bidadari ada di dunia fana ini...??"


"Iya, tongkat itulah yang menyedot kesaktianmu dan bila kamu berharil mengambil tongkat itu maka kesaktian milikmu akan kembali bahkan kau bisa lebih hebat dari sebumnya." Jelas Raja iblis.


"Apa gunanya aku dan kamu memiliki sebuah perjanjian bila kesaktianku akan kembali hanya dengan bantuan sebuah tongkat?..


"Tongkat itu tidak mampu membuat wajah dan kulitmu cantik...? sahut Raja Iblis.


"Ambilan tongkat itu pasti akan sangat membantumu nanti ia akan menjadi senjatamu mengalahkan musuh-musuhmu dengan tongkat sakti itu kau menjadi wanita yang akan di takuti...!!!" sambungnya.


"Benarkah begitu kau tidak mengembilnya menjadi milikmu...?"


"Tidak Arum, itu akan menjadi milikmu, tapi nanti aku akan meminjam sebentar untuk menaklukkan beberapa kerajaan yang membangkang tidak menurut denganku...!!" cicit Raja Iblis.

__ADS_1


"Putri Arum mengangguk sejutu..."


"Bagus Arum, setelah melahirkan putra putriku kau akan mengambil tongkat itu." lirih Raja Iblis serseyum penuh makna.


Raja Iblis tidak ingin membuang kesempatan ia segera menuntaskan hasrat terpendamnya dengan ganas kedua mahluk itu larut dalam permainan panas mereka.


Di dalam Demensi milik Abi Dewi teratai kecil duduk di atas bunga teratai emas roh tanpa raga itu menatap sekitarnya dangan bahasa isyarat ia meminta Naga Emas untuk mendekat padanya.


Dewi kecil meminta sang Naga memanggil naga Putih Baiyura untuk masuk kedalam Demensi Abi.


Karena Dewi adalah Adik Abi Naga patuh ia segera memanggil Baiyura tidak sulit baginya melakukannya karena Naga emas adalah Naga tertinggi dan terkuat naga Lain akan tunduk padanya.


Beberapa menit berlalu Baiyura muncul dengan wujud manusianya ia menundukan kepada sebagai tanpa penghormatan pada naga emas.


"Baiyura aku ingin kamu mencari tau apa penyebab penyakit menular yang di derita oleh para santri di pondok...!! seru Dewi kecil.


Baiyura mengangguk ia siap menjalankan perintah.


"Satu lagi kamu bereskan mahluk yang terus menerus merasuki santriwati di sana." lanjut Dewi teratai kecil.


"Siap." sahut Baiyura kemudian ia menundukan sekali lagi kepalanya lantas segera menghilang dalam sekejab


Di perusahaan Devan sangat marah saat mengetahui tiga orang karyawannya berhianat dan membawa kabur uang serta surat-surat penting perusahaan miliknya.


Devan yang menghilang beberapa hari tanpa kabar membuat kekacauan di perusahaan miliknya surat berharga miliknya dan Ayahnya yang di simpan di tempat khusus ternyata di ketahui seseorang dan orang itulah yang membawa kabur surat-surat dan uang saham perusahaan.


Kini Devan di tuntut orang rekan bisnisnya yang sudah menanamkan saham di perusahaan miliknya.


Devan dibuat pusing ingin menyalahkan orang lain namun ia juga salah karena melupakan perusahaannya bagitu saja. Kini ia harus menerima perusahan bangrut dalam sekejap kerja kerasnya dan orang tuanya sirna sudah.

__ADS_1


__ADS_2