Anxietas

Anxietas
Hampir ketahuan cakra


__ADS_3

Pengakuan ayah yang menyedihkan. Semuanya ada di dalam surat ini dimana semuanya berisi penyesalan nya. Miria kembali melipat suratnya dan memasukkannya kedalam tasnya.


"Aku mau ketaman sendirian." diam menjeda lalu berakhir bicara sendirian membuat Shaka mentanya tajam.


" iya," jawab sahaka di taman walau malam terasa sangat rama karena malam ini ulang tahun ibu kota dan ini sudah hari ketiganya ta seberpa padat.


Miria duduk menghadap ke danau buatan di tengah tengah taman kota.


Shaka berdiri agak jauh mengawasinya. Sammpai dua puluh menit pun berjalan Shaka berinisiatif pergi ke penjua minuman membeli dua botol jus jeruk dan teh rasa buah. Menghamiri Miria dan duduk di sebelahnya. Memberikan keduanya untuknya memilih. Miria mengambil jus jeruk dan membukanya sendiri. Meminum sedikit dan mentup lalu kembali diam.


" Sudah?" Shaka bertanya, Miria menole/.


" maaf ya, kamu masih berdiri disana dan nungguin aku, padahak kamu bisa kesini dan duduk samping aku.


"Aku gak papa. Kamu minta sendiri jadi aku kasih waktu buat kamu aku juga cuman berdiri dua puluh menit lebih gak masalah dari pada akku lihat kamu sedih dan stres.


"Aku mau kuliah besok?" Shaka menoleh lagi saat melihat pesan masuk dari Alezer dan bima jika ascamp mereka hampir kerampokan.


"tapi, shaka melihat kondisi perut Miria.


"Aku gak bia kasih izin gimana kalo lanjut daring dan dirumah, bisa di rumah sendiria olva Miaila atu Qinan bisa kalo au tempat yuki gak masalah ang penting keluar bukkan. Mereka juga lagi bngayk waktu kuliah kosong jadi mungkin bisa. Di kampus aku gak bisa jamin Kondisinya gak mungkin."


Miria memagang erat botol nya dan menatap sedih ke bawah mengangguk menurut saja apa yang Shaka mau.


" Iya udah gak papa gak jadi ke ampus, aku di rumah aja.


" shaka mengangguk dan mearik pelan bahu Miria menampel padanya dan mengusapnya. Maaf ya." kata Shaka dengan lembut.


Baru bangun dan selesai olah raga kecil Shaka datang membawa sarapan sehat dan membaawa dasinya.


" aku ada rpat kantor papa nanti kalo juki dateng bawa berkas laporan restoran terima ya, oiya empat sekawan itu bakaaala dateng kok." mengusap kepala Miria lembut.


"iy makasih."


Saka berangkat setelah sarapan dan setelah dasi terpasang rapi dengan benr Shaka pergi pamit dan tak lama kemudian bel bunyi Miri menekan tombol remot dan melihat tablet sipa diepn pinu Miria yang sudah duduk di kursi sofa tinggal menekan remte kontrol. Miria mlihat pintu terbuka dan masuk Olva lali Mikaila dan qinan juga Yuki dengan membawa kucing satu d bawa Qinan satu Yuki.


" Ria kita main seharian ya." kata. Ikaila dedengan muka berserinya.


" iyaa gak pp"


"bagi minum Ri?" kata lva Ria menunjuk dpur dan qinan mengekor di belakangnya.

__ADS_1


Dapurnya ssuper bersih." kata Kinan.


" gimmana gak bersih Shaka rapi Miria juga cewek pinter masak inget gak lo pernah di bawain makan banyak dia yang masak. Sekaang hamil gue yain. Shaka yang ngurus rumah."


Huss.. Ngobrol mulu masak gih gue dah beli." kata Yki memberi kedua orang itu pekrjaan."


" whaat msak uki hllo gueini abis perawatan mahal yyyu noo kkatanya kesal.


" perawatan lagi nanti gue yang diskonnin."


"gertis lah>" Yuki memukul kepal Qinan dengan terong dan pergi begitu saja smabil melempar terongny.


" kaka mau masak apa ayakny abanyak benr awa masakannya?"


Ikaila menoleh,


"oh itu kebetulan ita berempat belom makan pagi jugaan olva mau nyoba esep bau tuh apaa y nama nyaa, ratatue msakan yang kayak terong terus tomat terus apa lagi tu yang filem tikus jadi koki.


"iyaa iya, aku tahu.


Di dapur sekarng Olva menyiapkan makasan di kompor Qinan mengiris tipis bahan yng sudah Olva minta selesai mereka membuat saus kini mereka memanggang dengan oven. Makanan siap walaupun sedikit menghancurkan dapur shaka.


"Selesai!" kkata Qinan dngan angga. Mkaila uki lalu Miri pergi kedappur.


" sorry miria.. ntar gu rapin ok."" katanya dengan wajah yang diluar rasa malu.


"Hahah.. Kak muka kak itu item di bagian sini kata Ria seketika itu paanik mencari kaca melihat ulkas ternyata bis bercermin.


" haah gosong Olva iiih lo gimana sih!" kesalnya.


Setelah memasak dan makanan di hidangkan didean mereka di depan tv. Makan bersama duduk diatas kaarpet tiba, iba uara bel bunyi. Dan Miria berdiri. Seketika ituYuki menghentikannya.


" dah gak usah berdiri biargue," ata Yui dengan wajah yang tenang dan bergeak melangkah e pintu.


Aaat melihat siapa tamunya Yukki langsung berlari menghampiri mereka.


"gawat Cakra ada di depan kayaknya bukan pak juki deh yang nganterinnya." yuki pnik.


"Hah kok... Ri?" bel berbunyi lagi mereka aberlima bingung.


" gue aja. Kata Mikaila seketika Olva dan Qinan menghentikannya.

__ADS_1


" Ngapain lo!"


Olva menatapnya tjam.


"y buka pintu ambill paket nya Shaka kan Cakra ini"


"olva jelasin ajah!"


olva menghela nafasnya.


" lo mau di kira bibninya Shaka kalo salah paham gimana."


" ya udah, ya terus gimana." Semua berpir Miria menghela nafasnya. Dahah gak papa kali kak." Miria berdiri melangkah ke pinu seketika itu suara bel kembali terdengar. Miria membuka kunci dan mlai membuka inu.


" Riaa!!" Mia perlahan menatap wajahnya.


" kak Juno loh! Kata nya terkejut melihat siapa yang berdiri di depannya dan memegang berkas dengn map coklat di tangnnya.


"loh kenapa, aget lo?" Mikaila Olva Yuki mendekat ke Miri di belakangnya qnan terkhir.


"jun?"


"Ya ada apa cantik?" kata juno melihat Qinan yang kebingungan.


"Bukan tadi Yuki bilang yang dateng cakra?"


"gue usir, gue di minta shaka bawain ini Buat miria katanya semalem ia minta pas gue keluar lif gue liat Cakra terus gue tanya ernyata ini.""


"masuk surh lah gue disini terus." sindrnya.


"eh iyaa maaf kak." miria mempersilakan Juno masuk.


" gue bilang aja Kalo istri nya Shaka sait didalem cumman ada bibi mungkin bibinya tidur. Gue bawa paket buat bininya cakra awalnya kaget terus dia keiatan percaya aja.


"huuhf.." semua menghela nafasnya.


"emangnya lo belum buka alo lo isrinya Shaka."


Miri ameninduk dan diam tiba-tiba menggeleng.


"mau gak mau lo harus cerita karena lo bisa aja ketemu merek sebelum salah paham lebi bik kkejelasannya segeraa." kata-ata Juno setelah meletakkan apa yang ia bawa di suruh sshka. Lalu pergi ke kulkas dan mengambil apel an amit pergi.

__ADS_1


" gue masih di sekitar apartemen kalo miria atau lo pada bingung gue nogkrong di wrung kopi bawah atau gue di mobilnya shaka di bawaah.


"Oh iyaa makasih kak."


__ADS_2