Anxietas

Anxietas
Ibu tangguh


__ADS_3

Aku harus sehat buat anak kita kan kata Ria. Saat dokter menjadwalkan waktu dia akn kontraksi.


"Sayang.. Miria mengangguk dengan senyuman paksa.


Hari berlalu di rumah sakit sudah agak lama Miria menginap sekarang waktunya ia melahirkan dan saat ini kenapa rasanya ia sangat gugup bahkan banyak sekali kekhawatiran dan pikiran buruknya yang sangat tak ia suka.


"kenapa kenapa . c kata Shaka melihat Miria mencengkram sprai kuat kuat


"sakit banget..."


Shaka langsung menekan tombol darurat tak lama perawat datang.


Di kediaman nya Yanuar mendapat kabar jika Eyang masuk rumah sakit jatuh dari tangga.


Yanuar dan sopirnya segera pergi dan Zavina hanya bertiga dengan anak anaknya.


Zavina juga akan berangkat kerumah sakit. Sebenarnya papa juga kan berangkat kerumah skit tapi, tak jai krena kabar eyang ynang barusan daang.


"kalian berdu jaga sikap ya," saat itu juga Zafier dnArya datang bersam istri dan anak-anak mereka.


" apa semua baik-baik aja eyang jauh dari tangga kak?" kata Zavina pada Zafire.


Iya." jawab Zafier dengan waja paniknya Ara menatap kedua saudara nya.


" miria sama Shaka siapa yang nemenin." atanya dengan Wajah dengantegang semuanya.


Ketiganya bersam anak istri mereka langsng pergi kerumah saki.


" miria.." didetik terakhir perjuangannya Miria lemah.


dokter terus memberikan semangat juga banuan Shaka minta untuk oprasi saja tapi Miria minta di lahirkan tiga ananya secara normal.


"Sayang anak kita.." miria menoleh dengan wajah penuh keringat.


Iga bayi menngis denga keras miria tersenyum dengan wajah pucatnya shaka menahan harunya ia seali jadi aah langsung tiga anak.


" allhamdulillah. Syukur istri Zafier dan istri Arya yang langsung saling berpelukan dan memegang kedua angan mereka dan menata suami mereka dan menatap Zavina.


" hiks..."


" akau jaidi ibu... Hiks.." Miri di eluk dn di cuium Shaka.


" maksih sayang.."


Keluar dari ruangan bersalin Miria terlihat begitu lemas bahkan arya nZafier melihat shaka mereka memeluk shaka dengan hangat. " selamet ya, lo hebat." kata Arya.


" bagi dong carnya lo tembus tiga. Gue sau mulu.." semua terkekeh


Arya menempeleng kepaa bng pertamanya.


"lo yang oon bego!" ar ya langsung menatanya.


Zafier mendengus sebal.

__ADS_1


"om mana kepokan ku aku mau liat."


Shka menoleh.


"Sebentar ya.


Hari berlalu kini semuanya bisa berkumpul di rumah kecuali Eyang yang sakit dan memang Papa yanuar menunggu disna hanya melihat Miria dan cucu kembar tiganya lewat sambungan telpone vidio.


"syukur lah semuanya sehat kata papa saat telp[n vidio tadi pagi.


Sekarang Miria bergantian memberikan susu pada bayi kembar tiganya di bantu Shaka.


"Mukanya hadap sana jangan liat aku, Malu lah!"


"Ya elah yang dah pernah aku liat buat si kembar aja aku gak ngiler."


"tipu!" Katanya ngegas.


"Hemm dikit paling abis 40 hari aha."


"Gak.. istirahat ya... gak tahu apa rasanya sakit banget istirahat ya dua minggu seminggu kalo bisa mpe nih bisa pada jalan ama ngomong." kata Miria.


shaka langsung lemas.


"Kalian bertiga inj, buat istriku gak bisa bagi jatah lagi... kalo gitu besok senan gedek dan cepet ngomong ya biar cepet...c


plak... pukulan pedas di lengan atasnya.


"Lebay.. kamu tuh ya..." kesal Miria.


Shaka terkekeh seketika mencium kening miria.


zafier dan arya juga Zavina dan aa Juan ethan.


cKalian verdua jaga adeknya jangan diajak main pedang-pedangan!" omel arya.


cYaa suka kita irang om mau gimana lagian om sok tahu aja." jawab Juan.


"Eh.. jangan gitu Dek minta maaf!" kata Ethan.


Arya tersenyum senang.


"Om arya emang jahat dia tidak pantas di maafkan, Kindeljoy nya sepuluh.c kata Juan tapi jarinya terhitung delapan dua jempul di tekuk.


"Haha... Ju.. itu delapan itung lah," ucap arya tertawa sampai membuat Juan malu sendiri.


"MAMA!"Teriak memanggil zavina.


"Bang.. ish.. ganggu mulu lah!"


"Ary... senggol Zafier.


"ya udah kalian main sama anaknya om Zafier sama anaknya om arya liat ade Mita sama Dedek zakit main sendiri ajak main bareng ya."

__ADS_1


Keduanya mengangguk.


Zafier menatap keduanya pergi bersama istri arya dan bermain dnegan anak-anak merek bersama pelayan muda.


"kenapa muka lo gitu bang?" tanya Zavina melihat Ethan dan juan menjauh.


cLo susah sekarang?" tanya arya tiba-tiba.


"Gak sih biasanya aja sebelum sama sesudah nikah gak ada bedanya cuman nambah aja kan aku ngurus dua anak, tapi, itu lebih nyenengin.. terus maksudnya.. abang?"


"Zafier mau ngomong dua susah biar gue aja." kata Arya menatap Zavina.


"Gue aja... Zav... Lo tahu Indri kalo misalnya Loketemu dia dan lo lagi sama Miria jaga dia ya, dia dah ngancem terus gue gak tahu harus apa masalahnya ini bukan perkara mudah. Kalo Shaka mungkin bisa kalo gue bertindak relasi juga beresiko perusahan gue baru bangkit dari keriris wabah penyakit kemaren tahun.c kata Zafier dengan tatapan sendu


"dan gue juga... guebisa buat anak istri gue bahaya, gue belom nemu caranya selama ini gue bertindak sama abang Zafier itu juga ada naungan Alezer."


Zavina agak kaget mendengarnya.


Zavina kira perusahan yang kakaknya urus tak mengalami masalah ternyata masa pemulihatnya tak secepat Zavina jika Shaka dia jangan di ragukan untuk pemulihatnya sangat cepat.


"iya Bang."


Di luar sana Saskia duduk sambil menatap film drakor kesukaannya di meja belajarnya. Pintu terketuk dan terbuka tanpa sahutan Saskia sendiri.


yuma masuk tiba-tiba dan menutupnya.


"Kia.. dah lah cukup disini aja.. lo bisa di oe jara kalo lo mau ngilangin nyawa orang gue tahu Lo manfaatin Indri ama paula kan, gue tahu."


Saskia berdecak kesal.


cLo kenapa sih Yuma. Gue dah bilang kalo lo mau bantu boleh kalo gak ya gak papa gue gak ngelarang lo aja juga bisa masuk penjara karena kasus bully miria pas dia lagi pulang dari tempat kerjanya bukan?"


Yuma terkejut


"Tahu dari mana lo!"


cGue gitu lo!" bangganya.


cLo dirm aja Yuma, Gue sah ada cara setidaknya gue gak akan langsung kena ada waktu gue buat nutupin semua masalhanya."


"Licik banget dia...c Suara mirkaila didalam mobil mendengqr percakapan Yuma dan Saskia.


Yuma terdiam dan seketika itu bersikap santai.


Didalam mobilnya pembicaraan mereka tak terlalu penting Mikaila mematika penyadapnya yang ada di telinganya tapi, tidak dengan di tabletnya.


Yuki menatap lurus kedepan


" gila nekat banget dia."


"Olva bisa ngamuk kalo sampe dia tahu Adek tirinya begini."


"Gue juga setuju sama lo gue harap ini kita berdua sama Yumi aja yang tahu olva jangan sampe tahu.

__ADS_1


__ADS_2