
"Kakak dengarkan? Kakak kenapa diam saja? Hem?" berbagai macam pertanyaan, dia lontarkan kepada Lea. Wanita itu, tampak diam sedari tadi tiba-tiba saja bibirnya keruh untuk dia gerakan. Rasanya tenggorokannya, tiba-tiba saja kering padahal tadi baik-baik saja.
Cemburu? Aneh sekali!
Batinnya, menatap intens Tuan Muda. Pria itu tampak menatapnya balik, bahkan keduanya saling diam, sambil menatap satu sama lain. Lea berusaha mencerna semua, perkataan Claude tadi yang mengatakan jika dia cemburu.
Sementara Claude, dia terlihat geram karena Kak Lea tidak peka terhadap perasaannya. Bagaimana bisa, Kak Lea tidak tahu suasana hatinya sekarang ini bahkan Claude secara terang-terangan mengatakan jika dia cemburu! Dia sangat cemburu tahu m, Lea saja yang tidak peka. Karena seumur hidupnya Lea belum pernah, menjalin kasih dengan seorang pria.
Makanya, dia agak tidak peka terhadap hal semacam ini. Claude sampai kesal, karena Kak Lea tidak bisa mengerti perasaannya yang sebenarnya. Apakah Kak Lea, masih beranggapan jika ungkapannya cintanya ini hanya sebuah main-main? Dia beneran loh! Dia mencintai wanita itu, sejak dia masih kecil. Awalnya dia menganggap biasa saja, bahkan Claude tidak pernah menduga dia akan jatuh hati dengan seorang wanita, yang usianya beda lima tahun darinya.
Bukan hanya itu, wanita itupun bukan seleranya. Tetapi ketika pertama kali, melihat senyuman wanita itu membuat hatinya seketika damai. Ada perasaan aneh yang mulai bermunculan, yang tidak bisa dia ungkapkan begitu saja. Jujur saja, Claude tidak tahu kapan dan dimana dia bisa jatuh hati kepada Kak Lea.
"Kakak, kenapa diam saja? Aku menunggu loh!" kesalnya. Lea tampak berpikir, dia harus bertanya apa dulu padahal dia tidak tahu apa-apa. Dia tidak tahu, Claude sedang cemburu kepada siapa, benar-benar tidak peka! Begitulah makian Claude dalam hati.
Kenapa susah sekali, mengambil hati seorang wanita? Padahal jika dilihat-lihat, tanpa Claude mengemis cinta pun banyak sekali yang berdatangan, mendaftar sebagai kekasih kepadanya. Claude hanya tinggal memilih mereka saja, tetapi yang paling beruntung diantara sekian banyaknya perempuan yang, ingin menjadi kekasihnya itu. Hanya Kimberly, yang beruntung bisa menjadi kekasihnya dan langsung diterima oleh Claude langsung. Itu menurut, orang-orang mereka beranggapan Kimberly gadis paling beruntung di dunia.
Karena tanpa perjuangan, dia bisa memacari Claude Ricchan pria tampan yang terkenal, dengan sifat dingin dan angkuhnya. Banyak yang mengejarnya, tetapi ditolak secara mentah-mentah olehnya.
Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang jauh lebih spesial dan lebih beruntung bisa mendapatkan cinta tulus dari seorang Claude. Lalu siapakah wanita beruntung itu? Dia bisa membuat Claude, yang tadinya dingin bisa bersikap manis seperti sekarang, walaupun hanya dia saja yang melihatnya. Wanita beruntung itu, bernama Lea Anggara, dia sangat beruntung karena bisa mendapatkan pengakuan secara langsung dari pria berwajah tembok tersebut.Tetapi Lea, wanita pertama yang membuat Claude sampai berharap seperti ini.
Wanita itu, benar-benar polos. Claude jadi gemas sendiri jadinya, coba saja mereka sudah menjadi suami istri. Dia tidak akan tinggal diam, mungkin dia akan merengkuh tubuh mungil tersebut.
Apalagi melihat, wajah polos itu yang tampak sedang berpikir. Membuatnya bertambah gemas, wanita itu beruntung karena dia bisa membuat seorang Claude menunggu. Claude bahkan, rela datang demi mendengar jawaban langsung dari sang wanita, tetapi wanita tersebut malah membuatnya kesal sedari tadi. Bahkan membuatnya menunggu, hingga satu jam.
__ADS_1
Benar-benar budak cinta, Claude terus saja memaksa. Dia tidak mau menyerah, dia harus membuat Lea menjadi miliknya seorang itulah tujuannya sekarang. Menjadikan Lea, sebagai seseorang paling berarti dalam hidupnya walaupun kedepannya, akan banyak sekali rintangan dan cobaan yang menunggu mereka.
Apalagi, hubungan mereka ini terlarang. Claude sudah tahu, apa perbedaan diantara mereka, sehingga membuat semua orang tidak menyetujuinya. Tetapi Claude tidak peduli akan hal tersebut, karena kedepannya dia yang akan memimpin kehidupannya sendiri. Jadi dia tidak mau, menikahi seseorang yang tidak dia cintai.
Itu hany akan menyiksa dirinya, untuk Kimberly. Hubungan mereka telah berakhir, gadis itu benar-benar membuat Claude hilang kepercayaan kepadanya. Kimberly, benar-benar berbuat hal yang menjijikkan dan telah dicap tidak baik oleh Claude sendiri. Bisa-bisanya, gadis itu mengajak Claude berhubungan in*im, sebagai hadiah perpisahan mereka. Claude benar-benar jijik, dia bahkan mengusir Kimberly keluar tadi karena gadis itu, dengan tidak tahu malu memohon kepadanya sambil menangis.
Dan dengan beraninya, memeluk Claude tanpa izin dari pria tersebut. Untung saja, pada saat Kimberly memeluknya seseorang datang mengintip dibalik pintu, tiba-tiba saja wajah orang tersebut berubah datar lalu pergi begitu saja. Seperginya sosok tadi, Claude segera mendorong tubuh Kimberly hingga menjauh dari tubuhnya. Dapat dilihat bagaimana, wajah Claude saat itu dia tampak tersenyum. Senyuman yang tipis, sepertinya dia baru saja melihat kemarahan di wajah seseorang.
Walaupun, sosok tersebut tidak mau mengakuinya.
"Kak ... Mulai sekarang, cobalah membuka hati kakak untukku." Pinta Claude, Lea tampak terkejut. Bahkan dia sampai melototkan matanya, membuka hati katanya.
Itu tidak mungkin terjadi! Lea, tidak mencintaimu tahu dasar bocah ingusan!
Hei, kondisikan tanganmu. Ya ampun, rambutku ternodai!
"Ma--maaf, Saya ti--tidak bisa!" tolak Lea. Terbata-bata, sorot tajam Claude menatapnya Lea tertunduk dia enggan menatap wajah tampan tersebut, yang sudah berubah ekspresi. Yang tadinya tersenyum, kini berubah menjadi sangat datar tanpa ekspresi apapun. Lea tidak bisa berkata-kata lagi, ketika Claude menariknya lebih mendekat kepada pria tersebut.
Lea tidak menolak, dia hanya diam menunggu reaksi selanjutnya dari Claude. Dia diam, dan pasrah dia tahu, ini adalah salahnya walaupun tidak sepenuhnya salahnya. Salahnya, karena terlalu bersikap baik dan hangat kepada Claude, awalnya Lea mengira, Claude menganggapnya hanya sebatas majikan dan Babysitter saja.
Tetapi dugaannya itu salah semua, Tuan Muda Claude justru jatuh cinta kepadanya. Awalnya Lea tidak percaya, tetapi ketika melihat pria itu sekarang yang sedang berada dihadapannya saat ini, diapun percaya jika pria itu sedang menaruh hati kepadanya. Dan jawaban Lea apa? Tentu saja tidak! Memacari anak konglomerat, bukanlah pikiran Lea. Dia cukup sadar diri kok.
Jadi berhentilah Tuan Muda, Anda bisa saja membawa Lea masuk kedalam bencana besar tahu!
__ADS_1
"Kakak, terimalah aku! Aku janji, akan membahagiakan kakak. Aku bersungguh-sungguh, *Lea Anggara!" ucapnya sembari menggenggam tangan sang wanita.
Deg*!
Lea menelan salivanya dengan sangat susah payah, Claude benar-benar tampan jika sedang dalam mode serius. Laki-laki muda itu, terlihat tenang berkata seperti itu padahal mereka bertatapan langsung loh.
Padahal Tuan Muda Claude itu, selain mempunyai sifat yang dingin dan arogan dia adalah orang yang pemalu. Tetapi sekarang, entah kemana perginya sifat pemalu pria tersebut.
Lea sampai tercengang, dibuatnya. Dan Lea bingung mau membalas apa, Claude bahkan sampai berjongkok dihadapan Lea.
"Cukup, buka hati kakak untukku. Serahkan segalanya kepadaku kak, kita akan melewatinya bersama-sama. Percayalah kepadaku."
Hati Lea terenyuh, mendengar ucapan Claude. Ternyata laki-laki itu benar-benar tulus, dia bahkan sampai melakukan sesuatu yang tidak pernah dia lakukan kepada siapapun. Lea menjadi, terharu, tetapi di satu sisi dia takut. Dia takut, jika suatu hari nanti ketika semua orang tahu hubungan mereka.
Maka mereka tidak akan, segan-segan memisahkan mereka. Apalagi Nyonya besar Veronica, pasti tidak akan tinggal diam dan Lea takut itu. Dia bahkan tanpa sadar, sudah melupakan perjanjian antaranya dan Nyonya Veronica.
Maafkan aku, maafkan aku! Aku tidak bisa. Bagaimana ini huh, aku takut! Benar-benar takut
Lea bergumam, segera melepaskan genggaman tangan Claude. Lalu membalikkan tubuhnya, membelakangi Tuan Muda. Dia benar-benar tidak tahu mau membalas apa, kepalanya sedang pusing sekarang.
Ditambah besok, dia harus menyiapkan segala kebutuhan pesta Nona Muda Caca.
***
__ADS_1