BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
102


__ADS_3

Di tempat lain Alice baru saja sampai di parkiran sekolah. Dia bercanda dengan Edo yang entah apa yang mereka tertawakan. Hal itu pun tak luput dari pandangan Yoga yang baru saja sampai di parkiran juga.


"Lice, ikut gue" Ucap Yoga menarik tangan Alice kasar.


"Bang, jangan kasar dong sama cewek" Ucap Edo meraih tangan Alice juga.


Melihat tangan Alice yang di pegang oleh Edo membuat Yoga semakin emosi. Dia menepis tangan Edo lalu menarik Alice ke belakang tubuhnya.


"Jangan sentuh cewek gue. Dia milik gue sekarang" Ucap Yoga penuh amarah.


"Siapa yang milik lo? Gue nggak merasa ada hubungan sama lo" Ucap Alice.


"Diam lo Alice." Ucap Yoga marah. "Dan lo, sekali lagi gue lihat lo dekati cewek gue, gue habisi lo" Ancam Yoga.


"Ayo ikut gue" Ucap Yoga menarik tangan Alice. Alice tersenyum melihat Yoga yang menyatakan kepemilikan dirinya. Alice menoleh ke arah Edo dan tersenyum. Edo yang melihat pun ikut tersenyum dan melambaikan tangannya.


Tak lama Anita, Angel, Zahra dan Jack menghampiri Edo. Jack menepuk bahu Edo dari belakang. "Akhirnya tuh anak sadar juga" Ucap Jack.


"Dasar batu, kalau nggak di pancing susah banget sih" Ucap Angel.


"Sudah lah yang terpenting rencana kita sudah tercapai" Ucap Zahra.


"Senang banget bisa lihat tawa Alice yang bahagia begitu" Ucap Anita. "Ah jadi kangen babynya aku" Ucap Anita lagi.


"Samperin sana" Ucap Jack.


"Emang boleh kak?" Tanya Anita antuasias.


"Boleh lah, tapi nanti setelah lulus" Ucap Jack yang berjalan ke arah mobilnya dengan menggandeng tangan Angel tentunya.


"Kakak jahat banget sih" Teriak Anita marah.


"Sudah sana pulang" Ucap Zahra yang di angguki oleh Anita. Walaupun cemebrut, Anita tetap masuk ke dalam mobil Jack.


"Yuk Do pulang" Ucap Zahra.


"Iya Ra" Jawab Edo.


Flash back


Hari ini Alice datang ke rumah Zahra. Dia sebelumnya minta alamat rumah Zahra lebih dulu lewat pesan WA. Setelah meneri sharelock dari Zahra, Alice segera datang dengan motor kesayangannya.


Hanya butuh 1 jam Zahra menunggu kedatangan Alice. Saat ia sedang menonton Tv, dia di panggil oleh Edo.


"Ra, ada Alice di luar. Dia kayaknya semalam habis nangis deh. Matanya besar besar soalnya" Ucap Edo.


"Ya sudah, biar aku temui dia. Tolong minta bibik untuk buatkan minuman sama bawakan makanan ringannya juga" Ucap Zahra.


"Iya" Jawab Edo.


Zahra berjalan ke ruang tamu. Dia melihat Alice yanh memakai topi untuk menutupi wajahnya. "Alice" Panggil Zahra lembut.

__ADS_1


Alice menoleh dan melihat Zahra nanar. Dia kembali sedih karena teringat dengan Yoga yang selalu menolaknya. Dia bangkit dari duduknya lalu memeluk erat tubuh Zahra.


Di saat bersamaan, Edo baru keluar dari dapur. Zahra meminta Edo menghubungi Anita dan Angel untuk datang ke rumahnya sekarang. Edo mengangguk lalu segera menghubungi Jack untuk meminta Angel dan Anita datang ke rumah Zahra sekarang.


"Ada apa Alice? Kenapa kamu menangis seperti ini?" Tanya Zahra lembut. "Ayo duduk dulu ya" Ucap Zahra lembut yang di angguki oleh Alice. Zahra membantu Aluce untuk duduk kembali di sofa. Dia terus menenangkan Alice dengan cara mengusap lembut punggung Alice.


"Ada apa sih Lice?" Tanya Zahra.


"Gue mau menyerah Ra" Jawab Alice sesegukan.


"Apa ini soal Yoga?" Tanya Zahra lembut yang kembali di angguki oleh Alice. Zahra menghela nafasnya karena merasa kasihan dengan Alice.


"Kamu tenangkan diri kamu dulu ya" Ucap Zahra lembut.


Tak lama Angel dan Anita sampai di rumah Zahra bersama Jack tentunya karena dia tidak akan membuarkan kedua wanita yang paling berharga untuknya itu pergi tanpa pengawasan darinya.


"Alice, lo kenapa?" Tanya Angel duduk di sebelah Alice.


"Dia lelah mengejar Yoga. Dia mau menyerah" Jelas Zahra.


"Lo pasti sakit banget ya Lice" Ucap Anita yang tau apa yang di rasakan oleh Alice saat ini karena ia dulu juga pernah merasakan saat menyukai Dika.


"Bohong jika gue bilang tidak Ta, tapi gue juga capek. Gue mau menyerah tapu hati gue menolak itu. Gue harus gimana sekarang?" Tanya Alice menangis.


"Buat Yoga cemburu" Sahut Jack yang sedang memainkan gane di ponselnya. Namun karena ucapan Jack itu membuat ke 4 wanita itu menoleh ke arah Jack.


"Apa?" Tanya Jack datar ketika menatap ke 4 wanita di depannya itu.


Di saat bersamaan Edo datang dengan membawa minuman dan beberapa camilan dari dapur untuk teman temannya. Zahra, Anita dan Angel saling pandang dan tersenyum. Lalu mereka bertiga menatap ke arah Edo.


Jack yang mendengar ucapan Edo hanya melihat mereka bergantian sekilas lalu tersenyum. Dia kembali memainkan game di ponselnya. "Gue setuju kalau Edo jadi pemerannya" Ucap Jack yang membuat Edo semakin bingung.


"Apa sih maksud lo bang?" Tanya Edo.


"Tanya saja ke mereka" Ucap Jack. Edo menatap ke arah 4 wanita di hadapannya itu. Sedangkan ke 4 wanita itu hanya tersenyum manis ke arah Edo.


"Gue kok merasa merinding ya" Ucap Edo mengusap tengkuknya.


"Ayo duduk sini dulu lo" Ucap Angel menarik lengan Edo.


"Tangannya" Ucap Jack menatap tajam ke arah Angel yang memegang lengan Edo.


"Bucin teruss" Ucap Anita sewot.


"Iri lo" Ucap Jack.


"Sudah dong bertengkarnya. Kalian itu kaka adik kandung lho. Nggak capek apa bertengkar terus" Ucap Zahra.


"Edo sini duduk dulu" Ucap Zahra.


"Begini Do, kamu kan tau kalau Alice suka sama Yoga. Dia tuh kasihan Do karena dia terus di cuekin sama Yoga. Jadi..." Ucapan Zahra terhenti menatap ke arah Alice sekilas.

__ADS_1


"Lo mau bantu gue nggak buat si Yoga cemburu?" Tanya Alice yang sudah menghapus air matanya.


"Caranya?" Tanya Edo.


"Lo pepet Alice terus saat ada Yoga. Gue yakin kok kalau Yoga juga ada perasaan sama Alice. Cuma dia batu saja dan egonya itu yang tinggi." Ucap Jack.


"Lo mau kan Do?" Tanya Anita.


"Boleh deh" Jawab Edo setuju.


"Yes" Teriak Alice kembali bersemangat.


"Lo tenang saja Do, gue akan kasih hadiah yang bagus buat lo karena lo sudah mau membantu gue" Ucap Alice semangat.


"Nggak usah, gue kerja di sini sudah terpenuhi semua kebutuhan gue kok" Ucap Edo.





💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏


#BadBoyItuSuamiku


#badboy

__ADS_1


#kampus


#fiksiRemaja


__ADS_2