BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
75


__ADS_3

"Jangan sentuh wanita gue" Imbuh Elang penuh penekanan.


"Dasar bucin" Ucap Anita dan Angel bersamaan. Mereka pun akhirnya kembali ke pasangan masing masing karena Dika juga datang bersama dengan Elang tadi. Sedangkan Langit tentu saja ke ruang BK untuk menemui sang istri tercintanya.


"Sudah lah Lang, biarkan mereka pergi. Lagian juga cuma ke kafe depan saja kok" Ucap Dika.


"Enggak, Zahra harus menjaga kesehatannya. Dia tidak boleh kecapekkan, jadi gue akan ajak dia pulang sekarang" Ucap Elang langsung membawa Zahra masuk ke dalam mobilnya.


"Kasihan Zahra, pasti dia stres di rumah terus" Ucap Angel.


"Dia malah senang dong sayang, dia kan memang lebih nyaman di rumah dari pada harus ke luar rumah" Ucap Jack.


"Emamg iya?" Tanya Angel polos.


"Sudah ah, ikut gue gue yuk" Ucap Jack yang menarik tangan Angel ke arah motornya, begitu pun dengan Anita dan Dika.


Sore harinya Dion baru saja selesai dengan pekerjaannya di sekolah. Saat ia sampai di parkiran motornya, sekolah sudah tampak sepi. Motornya saja yang saat ini masih di parkiran dan hal itu sudah biasa baginya.


Dion yang biasanya menaiki mobil entah kenapa hari ini ingin menaiki motornya. Saat ia akan menaiki motornya, ponselnya berdering menandakan pesan masuk.


πŸ’¬ Dion hari ini aku masak makanan kesukaan kamu. Tapi maaf aku tinggal pergi ke supermarket dulu untuk membeli kebutuhan dapur." Naira


πŸ’¬Lo di supermarket mana? Gue akan jemput lo sekarang" Dion.


πŸ’¬ Di supermarket yang berada di depan kompleks." Naira.


πŸ’¬Tunggu gue, gue ke sana sekarang" Dion.


Dion tersenyum senang membalas pesan dari Naira. "Berasa punga istri gue" Guman Dion.


Dion segera mengenakan helmnya. Dia mulai melajukan motornya ke arah gerbang sekolah. Saat melihat satpam sekolah ia membunyikan klakson dan sedikit menundukkan kepalanya hanya untuk menyapa pak satpam.


Dion melajukan motornya tidak terlalu kencang untuk menuju ke supermarket. Namun saat masuk ke gang yang cukup sepi, dia melihat anak anak Lion yang sedang nongkrong di sana.


"Sia***n, ngapain juga gue tadi lewat sini sih. Niatnya menghindari macet tapi malah setor nyawa" Ucap Dion.


Dion ingin memutar balik motornya namun terlambat karena anak anak Lion telah melihatnya. "Mal, itu anak dari Naga Darat" Ucap anak buah Jamal.


"Kejar" Ucap Jamal yang segera naik ke motornya. Anak anak Lion segera nengejar Dion. Dion yang mengetahui hal itu pun segera melajukan motornya dengan kecepatan tinggi.


"Arhgt, sia****n. Kenapa mereka malah ngijutin gue sih" Guman Dion. Dan sialnya, karena Dion tidak terlalu mengenal jalanan di kampung itu, dia terhenti karena gang yang ia lewati adalah jalan buntu.


"Arght, kenapa gue sial begini sih hari ini" Ucap Dion marah.


"Woy bang***t mau setor nyawa lo?" Ucap Jamal tertawa melihat anak Naga Darat yang kini tengah terjebak.


"Gue nggak ada urusan sama lo" Ucap Dion.


"Banyak ba**t lo, serang" Ucap Jamal yang mengintruksikan anak buahnya untuk menyerang Dion.

__ADS_1


Edo yang merasa kasihan dengan anak Naga Darat segera mengirim pesan pada Jack agar Jack menolong Dion.


πŸ’¬Jamal ngeroyok anak Naga Darat di gang Xx. Lo cepat datang bantu dia" Edo.


Jack yang baru saja selesai mandi mendengar notifikasi pesan dari ponselnya. Dia mengambil ponselnya dan melihat isi pesan dari Edo. Dia terbelalak ketika melihat isi pesan dari Edo.


"Sia***n berani banget tuh anak" Umpat Jack marah.


Jack segera menguhubungi Elang yang saat ini tengah bersama menikmati waktunya bersama Zahra di taman belakang rumahnya.


"By ponselnya berdering tuh" Ucap Zahra.


"Iya sayang" Jawab Elang. Elang mengambil ponselnya dan melihat nama Jack yang sedang menghubunginya.


"Halo Jack ada apa?" Tanya Elang.


"Anak buah lo di keroyok Jamal. Kita harus ke sana sekarang" Ucap Jack.


"Lo serius? Siapa yang mereka serang?" Tanya Elang.


"Gue nggak tau, tapi tadi Edo kirim pesan ke gue karena dia tidak mungkin bisa melawan Jamal sendirian" Ucap Jack.


"Ok, gue akan minta anak anak menuju ke lokasi sekarang" Ucap Elang lalu mematikan panggilan dari Jack.


"Ada apa by?" Tanya Zahra.


"Ada anak Naga Darat yang di serang Jamal sayang. Aku harus pergi sekarang" Ucap Elang


"Iya sayang" Jawab Elang. Elang mencium kening Zahra sekilas lalu dia berlari menuju ke kamarnya untuk mengambil kunci dan jaketnya. Dia juga menghubungi anak anak Naga Darat untuk langsung menuju ke lokasi.


Di sisi lain Dion terus berusaha melawan anak anak Lion. Namun dia benar benar kuwalahan saat ini. Dia yang sudah menerima banyak pukulan mulai melemah karena kehabisan tenaga.


"Hahaha mampus lo" Ucap Jamal tertawa lepas melihat Dion yang tergeletak di tanah.


"Sudah Mal, kita pergi sekarang. Dia juga sudah babak belur" Ucap Edo.


"Enggak, gue nggak mau pergi karena gue masih ingin bersenang senang sama dia. Ini balasan dari gue karena mereka sudah pernah membuat gue masuk rumah sakit" Ucap Jamal yang mulai berjalan menghampiri Dion.


"Elo mau ngapain? Sudah ayo balik aja" Ucap Edo menarik lengan Jamal.


"Arhgt berisik lo, apa lo mau bernasip sama seperti dia? Lo mau jadi penghianat seperti mantan bos lo itu?" Ucap Jamal marah besar.


"Jamal, lo tau gue selalu bareng bareng sama lo. Gue lebih milih lo karena gue nggak mau lo sampai kebablasan" Ucap Edo.


Duack


"Bac***t lo" Ucap Jamal memukul wajah Edo.


"Bos, kenapa lo pukul bang Edo?"

__ADS_1


"Di itu penghianat dalam geng kita. Dia terus memberitahukan anak anak Naga Darat dengan rencana kita hingga kita selalu gagal buat jebak anak anak Naga Darat." Ucap Jamal marah.


"Nggak mungkin bos. Bang Edo selalu setia ke kita"


"Setia lo bilang? Kalau lo nggak percaya sama gue, tunggu saja, sebentar lagi anak anak Naga Darat akan datang ke sini" Ucap Jamal.


Edo tersenyum dengan mengusap darah yang kekuar dari sudut bibirnya. Dia bangkit lalu menatap ke arah anak anak Lion.


"Iya, gue memang penghianat. Gue sudah membocorkan semua rencana kalian" Ucap Edo.


"Kenapa lo lakuin itu bang?"


"Karena gue muak dengan sikap lo Jamal. Lo sudah melenceng jauh dan lo nggak pantas jadi ketua di geng ini" Ucap Edo marah.


●


●


●


πŸ’₯πŸ’₯πŸ’₯


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁


πŸ‘ Like


β™₯️ Favorit


πŸ’¬ Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™


#BadBoyItuSuamiku


#badboy

__ADS_1


#kampus


#fiksiRemaja


__ADS_2