BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
79


__ADS_3

"Halo bos, anak anak Naga Darat akan menyerang kita malam ini."


"Dari mana lo tau?" Tanya Jamal yang tidak begitu percaya karena dia masih kecewa soal Edo yang menghianatinya.


Anak buah Jamal mengambil gambar anak anak Naga Darat yang sedang berbincang bincang di sudut kafe lalu mengirimkannya ke ponsel Jamal. Jamal tersenyum melihat mereka dari foto kiriman anak buahnya itu.


"Lo cepat kembali ke camp. Kita sambut kedatangan mereka" Ucap Jamal tersenyum licik.


"Baik bos" Jawab anak buah Jamal.


Zahra kembali ke ruang inap Dion. Saat ia masuk, dia melihat Naira yang tengah menyuapi Dion makan malam.


"Kak Nai" Panggil Zahra.


Naira menoleh dan tersenyum ketika melihat Zahra. Dia menaruh piring makanan Dion lalu menghampiri Zahra dan memeluknya.


"Hai Ara, gimana keadaan kamu?" Tanya Naira tersenyum.


"Aku baik kak, kakak sendiri gimana keadaannya?" Tanya Zahra.


"Ya seperti yang kamu lihat, aku baik baik saja sekarang" Jawab Naira.


"Kakak kok tau kalau kak Dion di rawat?" Tanya Zahra.


"Tadi Elang yang ngangkat telfon dari Naira." Sahut Dion.


Zahra berjalan lebih mendekat ke arah Dion. Dia mencium punggung tangan Dion dan menggenggam erat tangan Dion. "Maafin Zahra ya kak, karena Zahra tidak bisa membantu kakak saat Lion menyerang kakak" Ucap Zahra.


"Kakak nggak papa kok dek, kamu jangan terlalu khawatir. Yang penting kakak sudah selamat sekarang" Ucap Dion.


"Oh iya, Elang di mana kak?" Tanya Zahra menoleh ke sofa namun tidak menemukan Elang di sana.


"Tadi katanya mau ketemu sama Dokter" Sahut Naira.


"Oh" Jawab Zahra yang ber'oh ria.


Saat ini jarum jam sudah menunjuk ke angka 12. Zahra juga sudah melihat Dion yang terlelap begitupun dengan Naira. Zahra keluar dari kamar Dion menemui Elang yang berada di ruang tunggu bersama Jack dan Edo.


"Sayang kamu yakin dengan rencana kamu ini? Mereka bukan lawan yang bisa dengan mudah kita habisi. Mereka penuh dengn cara licik" Ucap Elang khawatir.


"Aku tidak perduli by, aku akan balas semua yang sudah mereka perbuat pada abang. Aku tidak ikhlas jika mereka masih bersenang senang di saat abang kesakitan di sini" Ucap Zahra penuh kemarahan.


"Tapi lo harus hati hati Ratu, di camp banyak jebakan untuk mengantisipasi penyerangan seperti ini" Ucap Edo yang angkat bicara.

__ADS_1


"Bang***t mereka. Mereka tau jika mereka bukan lawan sepadan bagi kita, makanya mereka membuat jebakan" Ucap Jack marah.


"Gue akan kasih tau di mana saja jebakan itu, sebisa mungkin kalian menghindari tempat tempat itu. Gue sama anak anak lain akan coba untuk mengotak atik jebakan itu agar tidak bisa di pakai" Ucap Edo.


"Ok, kita ketemu sama Dika dan Langit dulu. Kamu jelaskan di mana saja jebakan itu." Ucap Zahra.


"Baik Ratu" Jawab Edo mengangguk.


Saat ini sudah jam 2 dini hari. Zahra, Elang ,Dika, Langit dan Jack sudah berdiri di depan camp milik geng Lion. Zahra mengenakan celana panjang hitam serta rok sampai hitam selutut dengan hoodie milik Elang. Dia juga memakai kerudung dan cadar hitamnya tentunya.


Zahra melilitkan ikat pinggang yang di berikan Elang untuk perlindungan dirinya. Sedangkan Elang memakai masker hitam dan juga topinya. Jaket berwarna biru tua yabg bergambarkan Naga emas telah mereka pakai. Jack juga memakai jaket yang sama karena dia termasuk inti dalam Naga Darat saat ini.


"Hahahaha, selamat datang di istana gue Naga Darat. Gue nggak nyangka kalau kalian akan berkunjung ke tempat gue ini" Ucap Jamal yang sudah membawa balok kayu di tangannya.


"Mana anak buah kalian? Kalian hanya berlima ke sini mau setor nyawa? Hahahahaha" Ucap Jamal yang membuat semua anak anak Lion mentertawakan kebodohan Zahra dan yang lain.


"By, lindungi aku. Aku ingin mengabisi dia dengan tangan ku sendiri" Ucap Zahra.


"Kamu tenang saja sayang, aku akan melindungi kamu" Jawab Elang.


"Aku sangat muak dengan tawanya yang menjijikkan" Ucap Zahra penuh amarah.


"Lo habisi dia Ra, kami akan lindungi lo dari anak buahnya" Ucap Langit.


"Bersenang senang lah Zahra, luapkan semua kemarahan lo" Ucap Dika menyeringai.


"Gue suka gaya lo Ra" Ucap Dika mengusap kepala Zahra yang di tutupi topi yang sama dengan Elang.


"Gila, dia kalau di sekolah baik dan cantik seperti malikat. Tapi saat kemarahannya memuncak lebih menyeramkan di bandingkan iblis" Guman Jack dalam hati melihat Zahra yang jauh berbeda saat di sekolah dan di jalanan.


Sedangkan anggota Naga Darat yang lain telah selesai dengan tugasnya menyabitase jebakan yabg berada di are camp. Mereka kini bersembunyi tidak jauh dari camp Lion untuk melihat ke lima anggota utama mereka yang akan memulai pelerangan.


"Jadi ini sisi Ratu kalian sebenarnya? Gue nggak nyangka dia bisa sekeren itu saat turun ke jalan" Ucap Edo.


"Lo yang baru bertemu sama Zahra saja sudah kagum sama dia. Apa lagi kami yabg sudah berbulan bulan ini bersama dia. Dia gadis yang baik tegas dan dewasa. Dia juga pemimpin yang baik bagi Naga Darat"


"Hebat, gue nyesel tidak dari dulu kenal sama kalian." Ucap Edo menepuk bahu adik kelas Elang yang seangkatan dengan Zahra.


Edo menghubungi ponsel Jack sebagai tanda kerjaannya sudah beres. Jack ganti berbisik pada Elang. "Siap semua" Bisik Jack yang di angguki oleh Elang pelan.


"Bersiaplah sayang, kita akan mulai habisi mereka" Ucap Elang. Zahra tersenyum menyeringai lalu memutar topinya ke belakang.


"Hahahaha ternyata dia Ratu lo, gue ingin tau seberapa hebat dia. Kalau kalian kalah, bersiap siap lah jadi jal***g gue" Ucap Jamal.

__ADS_1


Mendengar ucapan Jamal membuat Elang emosi, dia marah karena Jamal sudah merendahkan sang istri yang sangat suci baginya.


"Tanang by, aku tidak akan mulut kotor itu merendahkan aku lagi" Ucap zahra.


Zahra berjalan perlahan ke arah Jamal dengan di ikuti 4 pria yang mengawalnya. Sedangkan Jamal yang melihat Naga Darat mulai bergerak menyuruh anak buahnya untuk lebih dulu menyerang mereka.


Melihat anak buah Jamal menyerang, ke 4 pengawal Zahra mulai berjalan lebih dulu untuk memberi jalan Zahra agar menghabisi Jamal.





💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part


😊😊😊🙏🙏🙏


#BadBoyItuSuamiku


#badboy

__ADS_1


#kampus


#fiksiRemaja


__ADS_2