BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
50


__ADS_3

...Hai hai hai...


...Setelah membaca nex partnya, ayo lah jangan lupa Like, Komen dan Vote....


...Mamak juga butuh bintang 5_nya juga nih......


...Mamak Diyah tambah semangat kalau kalian senang 🤭...


...Selamat membaca...


...Terima kasih sudah mampir...





"Gue malas, kita beli besuk saja" Jawab Jack santai merangkul kedua temannya itu dan membawa mereka keluar dari mall.


Sedangkan Anita yang sudah melihat Jack dan kedua sahabatnya itu pergi, dia segera menghampiri Zahra dan Angel di toko.


"Wih, cantik banget lo Ra" Ucap Anita kagum dengan Zahra yang semakin cantik dengan gaun yang ia pilihkan tadi.


"Kamu dari mana sih Ta?" Tanya Zahra.


"Ketemu sama kak Zaki tadi" Jawab Anita.


"Siapa Zaki?" Tanya Angel.


"Kakanya Anita" Jawab Zahra yang tau sapa Zaki sebenarnya.


"Oh, ya sudah yuk Ta. Sekarang ganti kita yang cari baju" Ucap Angel.


"Ok, yuk ke sana" Ucap Anita.


Akhirnya mereka bertiga pun keluar dari toko. Kini ganti Anita dan Angel yang mencari baju untuk mereka ganti.


Zahra meminta Anita dan Angel mengantar dirinya ke masjid lebih dulu karena waktu dirinya untuk melakukan kewajibannya. Dengan senang hati Angel dan Anita pun mengantar Zahra ke masjid terdekat dari mall.


Angel dan Anita menunggu Zahra yang sedang melakukan kewajibannya di masjid. Mereka melihat darkor di ponsel Anita sambil menikmati camilan yang ia beli tadi di mall.


Tok tok tok.


Zahra mengetuk kaca mobil Anita ketika ia telah selesai. Anita membukakan pintu mobil untuk Zahra masuk ke dalam mobilnya.


"Sudah selesai kan?" Tanya Anita.


"Sudah, yuk pulang" Jawab Zahra.


Anita mulai melajukan mobilnya kembali untuk menuju ke rumah Elang. Angel meminta Anitake rumah Elang dengan alasan pastanya diadakan di rumah Elang karena Anita belum tau bahwa Zahra dan Elang sudah menikah. Sedangkan Zahra masih belum tau akan rencana pesta kejutan untuknya.

__ADS_1


Tak lama Zahra sudah sampai di rumah Elang. Anita dan Angel ikut turun dari mobil karena tadi Zahra menawari mereka mampir.


"Kok gelap sekali, ada apa ya?" Guman Zahra yang mampu di dengar oleh Anita dan Angel, mereka berdua hanya tersenyum melihat Zahra kebingungan.


Ceklik


Semua lampu seketika hidup kembali dan Zahra melihat anak anak Naga Darat serta Elang yang kini tampak sangat tampan dengan kemeja putih yang lengannya ia lipat samoai siku dan membiarkan dua kancing atasnya terbuka.


"Happy birth day sayang"


Satu kalimat itu mampu membuat Zahra seketika menangis. Dia menangis sesegukan melihat Elang yabg berjalan ke arahnya dengan seikat bunga mawar merah di tangnnya.


Elang tersenyum sangat tampan ketika ia berada di depan Zahra. Dia mengusap lembut kepala Zahra lalu mencium kening Zahra seraya menutup matanya. Zahra lun sama ketika ia menerima ciuman dari Elang, dia juga menutup matanya. Walaupun Zahra masih emnangis sesegukan tentunya.


"Eelamat ulang tahun sayang, maaf karena sejak pagi aku selalu menghindari kamu. Tapi sejujurnya itu pun hal yang sangat sulit untuk aku lakukan juga"


"Aku sangat mencintai kamu Zahra Denisa Tarawijaya. Semoga kamu menjadi istri yang sholikhah, yah... walaupun itu sudah terjadi." Ucap Elang tersenyum.


Dug dug dug


Zahra memukul dada bidang Elang karena di saat seperti ini dia masih saja menggodanya. Elang memberikan bunga yang ia bawa. Zahra dengan senang hati menerima bunga tersebut. Elang menarik tangan Zahra lalu memeluknya erat.


"Aku sangat mencintai kamu Zahra, sangat mencintai kamu" Ucap Elang lirih.


Semua orang yang ikut di acara malam itu seketika bertepuk tangan. "Happy birth day Ratu Naga Darat" Ucap seluruh anak anak yang membuat Zahra tersenyum.


Elang melepaskan pelukannya. Dia mengusap lembut air mata Zahra yang kinu tengah membasahi cadar yang ia kenakan. "Terima kasih" Ucap Zahra tersenyum.


Elang menggandeng tangan Zahra menuju ke tempat kue yang cukup besar di tengah taman. "Berdoa dulu" Ucap Elang yang di angguki oleh Zahra.


Zahra menutup matanya. Dia menengadahkan kedua tangannya seraya berdoa di dalam hati. Setelah berdoa dia mengusap tangannya ke wajah lalu mulai meniup lilin yang ada di kue tersebut.


Prok prok prok


Semua orang kembali bertepuk tangan. Elang kemudian memberikan sebuah kotak hitam dari beludru kepada Zahra.


"Ini buat aku?" Tanya Zahra.


"Tidak mungkin itu untuk Dika kan?" Goda Elang.


"By... jangan bercanda" Ucap Zahra kembali memukul dada Elang.


"Yah...... bang Elang yang di pukul, aku yang baper" Ucap Coki.


"Ye itu sih gara gara lo kelamaan jomblo. Hahahaha" Ucap Dika


"Bang Dika tau aja. Kan gue masih menunggu neng Angel" Ucap Coki menatap Angel dengan menaik turunkan alisnya.


"Ehem" Saat ini Dion yabg berdehem karena ucapan Coki.


"Mampus lo, pawangnya ngamuk" Bisik Dika yang membuat Coki terbelalak.

__ADS_1


Kini semua kembali fokus ke Zahra dan Elang. "Awas saja kalau nggak mahal" Ucap Zahra.


"Eh kok gitu?" Tanya Elang terkejut.


"Habisnya baby seharian cuekin aku, jadi kalau ini nggak mahal awas ya" Ancam Zahra yang membuat semua orang tertawa.


Zahra mulai membuka kotak tersebut. Zahra tersenyum ketika melihat kalung bertuliskan inisial namanya dan Elang di kalung itu.


"Karena hadiahnya bagus, aku maafin baby" Ucap Zahra yang membuat Elang tersenyum merekah.


"Waktunya pesta" Ucap Langit yang mulai memutar musik dengan lampu ala ala club malam.


Kakek Dirga menghampiri Zahra, beliau membrikan sebuah kotak kecil berwarna merah ke Zahra. "Selamat ulang tahun cucu menantu ku tersayang" Ucap kakek Dirga.


"Terima kasih kek" Ucap Zahra yang di jawab anggukkan kepala oleh kakek Dirga.


"Buka lah" Ucap kakek Dirga.


Zahra melihay Elang sekilas, Elang mengangguk lalu Zahra mulai membuka kotak tersebut. Sehuah kunci yang ada di dalam kotak tersebut yang membuat Zahra bingung.


"Perlihatkan hadiah cucu menantu ku bodoh" Ucap kakek Dirga ke Elang.


"Iya" Jawab Elang.


Tit tit


Semua mata terbelalak melihat sebuah mobil sport berwarna merah keluaran terbaru dan hanya ada beberapa di dunia. Dan salah satu pemiliknya adalah sang Ratu.


Namun karena Zahra tidak tau akan hal itu, dia merasa bingung melihat anak anak yang awalanya berpesta kini menatap dirinya.


"Ada apa?" Tanya Zahra.


"Lo serius nggak tau Ra?" Tanya Anita gemas.


"Enggak" Jawab Zahra polos.


"Serius Ra?" Kini Angel yang bertanya.


"Enggak, memangnya kenapa sih?" Tanya Zahra.


"Tuh mobil hanya ada 5 buah di dunia, dan lo satu satunya yang punya tuh mobil di negara ini" Ucap Dika.


"Kakak serius?" Tanya Zahra terkejut.


"Iya" Jawab Anita dan Angel bersamaan.


"Aku nggak mau" Ucap Zahra menyerahkan kunci mobilnya ke Elang.


# Selamat membaca ya kak


# Terima kasih banyak

__ADS_1


🙏🙏🙏😊😊😊


__ADS_2