BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
43


__ADS_3

...Next? ...


...Udah vote dan spam komen belum? ...


...Yuk ges semangatin mamak Diyah biar aku rajin up setiap hari....


...Votenya jangan pelit2 ya!!!!😊😊😊😊...


...See u next part ❤...





Saat Zahra dan Anita masuk ke dalam rumah. Mereka di kejutkan dengan suara berat sari sang kakak Anita. "Lo bolos lagi?" Tanya Jack.


Anita menghela nafasnya malas. Dia paling malas jika harus berdebat dengan kakaknya itu. Sedangkan Zahra terbelalak ketika melihat musuh sng suami yang kinu berada di hadapannya. Begitu pun dengan Jack. Dia terkejut melihat Ratu dari Naga Darat sedang berada di rumahnya.


"Ngapain lo di sini?" Tanya Jack marah.


Anita segera menarik Zahra ke belakang tubuhnya. Dia menatap tajam ke arah Jack karena dia tau jika Jack menyincar Zahra.


"Jangan berani lo sentuh sahabat gue" Ucap Anita tegas.


"Sahabat lo bilang? Dia Ratu dalam geng motor Elang, Anita. Dan lo tau apa itu artinya kan? Dia musuh gue, bahkan dia yang sudah membuat Jamal masuk rumah sakit" Ucap Jack marah.


"Itu bukan urusan gue, yang harus lo tau saja Zaki. Jika lo berani sentuh sahabat gue, gue pastikan lo akan menyesal" Ancam Anita.


"Ayo Ra, ikut gue ke kamar saja" Ucap Anita menggandeng tangan Zahra naik tangga menuju ke kamarnya.


Sedangkan di warung kang Asep saat ini Elang dan Dika sedang membahas jaket baru yang akan mereka pesan. Namun Elang di kejutkan dengan teriakan Langit yang menghampirinya.


"Lang gawat" Ucap Langit khawatir.


"Lo kenapa Ngit? Apanya yang gawat?" Tanya Elang.


"Zahra" Ucap Langit.


"Zahra kenapa?" Tanya Elang khawatir juga.


"Anita Dwikara, dia adalah adik kandung dari Zaki Dwikara atau yang kita kenal dengan nama Jack" Jelas Langit.


"Apa? Lo serius?" Tanya Dika yang kini juga khawatir dengan keadaan Zahra


"Gue nggak bisa tinggal diam. Gue harus cari Zahra sekarang" Ucap Elang hang berlari ke arah motornya.


"Bang kita ikut" Ucap Coki.


"Lo tetap di sini, biar gue Dika sama Langit yang pergi" Ucap Elang.


"Tapi bang..."

__ADS_1


"Tetap di sini gue bilang" Bentak Elang.


"Ok bang, lo hati hati" Ucap Coki. Langit menepuk bahu Coki lalu ia pun naik ke atas motornya.


Mereka bertiga melajukan motornya ke alamat rumah Anita yang kini di pegang oleh Langit. Elang dan Dika kini di pandu oleh Langit menuju ke rumah Anita.


Hanya butuh beberapa menita saja Elang dan kedua sahabatnya sampai di sebuah rumah yang cukup mewah dengan pagar hitam menjulang tinggi.


"Lo yakin ini rumahnya?" Tanya Elang.


"Iya, ini alamat rumah yang gue dapat dari biodata cewek itu" Ucap Langit.


"Jadi lo adiknya Jack. Lalu apa yang sebenarnya lo rencakan? Kenapa lo membuat gue semakin penasaran sama lo" Guman Dika dalam hati.


Tak lama gerbang besar itu terbuka. Namun saat ini mereka bertiga berhadapan langsung dengan Jack.


"Mau apa lo ke rumah gue?" Tanya Jack.


"Di mana Zahra" Tanya Elang menatap tajam ke arah Jack.


"Apa ini yang di ajarkan orang tua lo saat bertamu ke rumah orang" Ucap Jack tersenyum licik.


"Gue nggak perduli dengan bacotan lo. Di mana Zahra?" Tanya Elang marah.


Jack turun dari motornya, namun dia tidak melepas helm yang masih ia gunakan. Dia berjalan menghampiri Elang.


"Ratu lo akan gue rebut, gue akan buat lo menderita karena kehilangan Ratu lo" Ucap Jack di telinga Elang.


"Ahhhhh" Teriak Jack kesakitan ketika perutnya di tonjok oleh Elang.


"Jaga ucapan lo Jack. Gue tidak akan biarkan Ratu gue jatuh ke tangan busuk seperti lo" Ucap Elang marah.


Zahra dan Anita yang mendengar keributan di lyar segera berlari keluar. Zahra yang melihat suaminya dan kadua sahabatnya segera berlari menghampiri mereka. Sedangkan Anita menghampiri Jack dan membantu Jack bangun.


"Kak ada apa ini? Kenapa kakak memukul dia?" Tanya Zahra.


"Jamu tidak apa apa kan sayang?" Tanya Elang khawatir.


"Aku tidak apa apa kok kak " Jawab Zahra.


"Gue tidak perduli kalian ada masalah apa, tapi satu hal yang harus lo tau, gue tidak akan membiarkan kakak gue untuk menyentuh gadis suci seperti Zahra." Ucap Anita.


"Ra, lebih baik lo pulang sekarang. Besuk gue akan temui lo di sekolah" Ucap Anita.


"Iya Anita, maaf karena sudah melukai kakak kamu" Ucap Zahra.


"Lo tenang saja. Dia sudah biasa seperti ini" Ucap Anita.


"Ayo sayang kita pulang" Ucap Elang.


🌹🌹🌹


Malam harinya Dika kembali ke club di mana dia bertemu dengan Anita. Dia menuju ke bar dan benar saja, dia melihat Naita yang sedang meracik minuman di sana.

__ADS_1


"Besuk lo masih sekolah, kenapa lo malah datang ke sini?" Ucap Anita.


"Gue mau ketemu sama lo" Jawab Dika.


"Segitu pensarannya lo ke gue. Okut gue, kita cari tempat yang nyaman" Ucap Anita yang melepas apronnya lalu keluar dari bar. Dika mwngikuti Anita sampai mereka berada di depan pintu ruang VVIP.


"Ayo masuk lah" Ucap Anita.


Dik masuk ke dalam ruangan tersebut. Anita menghubungi anak buahnya untuk mengantarkan minuman ke ruangnnya.


"Gue tau kalau lo pasti berfikir bahwa gue mata mata dari Jack kan? Tapi itu salah besar" Ucap Anita.


Anita mengeluarkan vapenya dari saku celana super pendeknya. Terpampang jelas kaki jenjang Anita yang putih bersih. Serta lekuk tubuh Anita karena kini dia hanya memakai tengtop hitam sebagai atasannya.


"Apa ini club milik lo?" Tanya Dika.


"Bisa di bilang begitu jarena bangunan ini atas nama gue. Tapi pembelian gedung ini dari uang bokap" Jawab Anita.


"Apa sebenarnya rencana lo?" Tanya Dika.


"Hahahaha rencana apa maksud lo? Lo tanya soal Jack atau diri gue sendiri?"


"Kalau mengenai Jack, gue tidak tau dan gue juga tidak mau tau. Tapi kalau mengenai gue, gue hanya ingin balas dendam" Jawab Anita.


"Balas dendam?" Tanya Dika.


"Iya, balas dendam ke semua orang yang pernah menghina gue orang orang yang sudah menghancurkan hidup gue, termasuk lo" Ucap Anita.


"Apa maksud lo?" Tanya Dika.


Anita bangkit dari duduknya. Dia berjalan menghidupkan tv super lebar yang ada di ruangan tersebut dan mulai menyetel musik.


"Seorang playboy yang suka memainkan hati para gadis dan hanya butuh one night dengangadis itu lalu jika bosan akan mencampakan gadis itu. Itu lah lo Dika Mahendra"


"Sebenarnya gue benci jika mengingat kejadian memalukan itu, tapi gue benci sekali sama lo saat itu sampai sekarang"




...Nex partnya mau lagi nggak nih?...


...Kalau partnya ini suka nggak?...


...Harus komen ya.......


...Mamak mau minta maaf nih kalau ada typo banyak....


...Kalau suka dan seru dengan novelnya, jangan lupa ajak teman temannya buat baca juga 🤭...


...Salam sayang dari mamak Diyah...


...See you nex part ❤...

__ADS_1


__ADS_2