BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
37


__ADS_3

...Hai hai hai...


...Sebelum membaca nex partnya, ayo lah jangan lupa Like, Komen dan Vote....


...Mamak Diyah tambah semangat kalau kalian senang 🤭...


...Selamat membaca...


...Terima kasih sudah mampir...





"Ion, gue mau ketemu Ara. Tolong ijinin gue untuk ketemu dia sebentar saja Ion. Gue khawatir dengan keadaan dia Ion" Pinta Elang memohon.


"Dia baru saja tidur setelah minum obat. Lo telfon pak Dirga sekarang. Gue akan tunggu lo dan pak Dirga di rumah malam ini" Ucap Dion yang berjalan meninggalkan Elang dan 2 sahabatnya itu.


"Arght" Elang mengusap kasar kepalanya.


"Sabar Lang, lo harus tenang" Ucap Langit.


Sedangkan Dika menatap heran pada Elang yang seperti orang gila. "Sebenarnya ada hubungan apa dia sama Zahra? Kenapa Dion minta kakek Dirga ke rumahnya malam ini?" Guman Dika curiga.


Dika yang sudah tidak tahan mulai menarik tangan Langit agar menjauh dari Elang. "Lo kenapa sih Dik?" Tanya Langit heran.


"Elang dan Zahra kan hanya pacaran? Kenapa Dion minta untuk ketemu kakek Dirga?" Tanya Dika.


"Gue enggak tau, mungkin saja Dion ingin hubungan Elang dan Zahra di perjelas" Jawab Langit gelagapan.


"Oh begitu" Ucap Dika mengangguk.


"Hah, aman" Guman Langit mengusap dadanya.


Sebenarnya Langit kasihan dengan Dika karena hanya Dika yabg tidak tau hubungan Elang dan Zahra. Di tambah lagi soal dirinya yang sudah menikah dengan Lita.


"Sorry Dik, tapi kami belum siap jika setatus kami sampai tersebar. Bukannya kami tidak percaya sama lo Dik, tapi di saat lo mabuk, lo tidak bisa jaga ucapan lo" Guman Langit menatap nanar kearah Dika.


🌹🌹🌹


Malam harinya.


Zahra di temani oleh Angel di rumah Dion. Dion berdiri di depan pintu kamar Zahra dan menatap Zahra yang sedang di suapi oleh Angel.


"Sudah Ngel, aku bisa makan sendiri" Ucap Zahra.

__ADS_1


"Sudah deh Ra, lo itu susah banget sih di atur" Ucap Angel.


Dion tersenyum melihat pertengkaran sang adik dan mantan kekasihnya itu. Dion menghampiri mereka lalu duduk di sebelah Angel.


"Ngapain lo di sini?" Tanya Angel ketika tau Dion duduk di sebelahnya.


"Kenapa memangnya? Ini rumah gue jadi suka suka gue" Jawab Dion.


"Kalian kenapa putus?" Tanya Zahra yang mampu membuat Dion dan Angel terkejut menatap Zahra bersamaan.


"Kenapa?" Tanya Zahra bingung.


"Adek gue memang beda" Ucap Dion tersenyum lalu mengusap lembut kepala Zahra. Dia berjalan meninggalkan kamar Zahra meninggalkan Angel yang kebingungan dengan pertanyaan Zahra barusan.


"Kenapa diam Ngel? Gue tanya loh tadi?" Ucap Zahra.


"Ah, sudah lah jangan bicara kan hal itu. Itu masa lalu gue" Ucap Angel.


"Lo masih suka kan dengan bang Dion?" Tanya Zahra lagi.


Angel seketika wajahnya berubah sendu. Dia tertunduk menatap piring yang ia pegang saat ini.


"Sejujurnya sampai sekarang pun gue masih menyukai Dion Ra. Gue belum bisa melupakan dia, tapi gue tidak bisa berbuat apa apa karena keyakinan kita yang berbeda. Kami sama sama tidak bisa melepaskan apa yang sejak lahur kami yakini" Jelas Angel.


Zahra sadar dan mengerti dengan apa yang Angel ucapkan tadi. Zahra menggenggam tangan Angel dan tersenyum cantik ke arah Angel untuk menenangkan Angel.


"Makasih ya Ra" Ucap Angel tersenyum paksa.


Dion mendengar semua pembicaraan mereka. Dia merasakan hatinya yang teriris sakit dengan jawaban yang di berikan Angel. "Gue juga masih mencintai lo Angel. Tapi gue juga tidak bisa melepaskan keyakinan gue hanya demi lo" Guman Dion dalam hati.


Dion berjalanan menuruni tangga. Di saat bersamaan dia melihat Elang dan kakek Dirga yang baru saja di persilahkan duduk oleh asisten rumah tangga Dion.


"Gue sudah bawa kakek ke sini. Sekarang ijinin gue untuk bertemu dengan Zahra" Ucap Elang yang bangkit dari duduknya ketika melihat Dion yang berjalan ke arahnya.


"Duduk lo" Ucap Dion.


"Sia***n" Umpat Elang marah namun akhirnya dia juga kembali duduk di tempatnya.


"Ada apa ini Dion? Kenapa kamu ingin bertemu dengan ku?" Tanya kakek Dirga.


"Saya akan mengurus perceraian Elang dan Rara besuk" Ucap Dion yang mampu membuat kakek Dirga dan Elang terkejut.


"Gila lo Dion, lo mau hancurin rumah tangga gue" Ucap Elang marah.


"Lo yang sudah hancurin keprcayaan gue Lang. Lo yang sudah gagal menjaga Rara" Ucap Dion juga marah.


"Hentikan" Bentak kakek Dirga.

__ADS_1


"Dion, apa yang terjadi?" Tanya kakek Dirga.


"Rara terluka karena ikut dalam tawuran dengan geng motor Jack. Bahkan Rara menjadi Ratu dari geng yang Elang pimpin" Jelas Dion dengan terus menatap tajam ke arah Elang.


Plack


Tamparan keras mengenai pipi Elang dari kakek Dirga. "Jelas Dion ingin kalian bercerai. Bagaimana cara pikir kamu sebenarnya Elang. Apa kamu sudah gila mengajak Zahra ke ajaln hitam kamu itu" Ucap kakek Dirga marah besar.


Zahra yang mendengar suara kakek Dirga segera bangkit dari duduknya. Dia berlari keluar dari kamarnya.


"Zahra, lo mau ke mana?" Tanya Angel yang ikut berlari mengikuti Zahra.


Kakek Dirga baru saja akan melayangkan tamparannya ke wajah Elang namun Zahra berteriak hingga menghentikan kakek Dirga.


"Jangan sakiti suami ku" Teriak Zahra. Dari teriakan Zahra tadi membuat Angel terbelalak tidak percaya dengan apa yang dia dengar.


Zahra berlari menuruni tangga lalu berlari ke arah Elang yang kini sudah berdiri dari duduknya. Zahra menghamburkan pelukannya pada Elang.


"Maafkan aku sayang" Ucap Elang mencium kening Zahra.


"Lepaskan dia Zahra, kakek akan mengurus perceraian kalian dan kakek akan berikan tunjangan untuk kamu" Ucap kakek Dirga.


"Aku tidak akan berpisah dengan kak Elang. Kami akan tetap bersama sampai maut memisahkan kita" Ucap Zahra tegas.


"Tapi dia sudah menjerumuskan kamu Rara" Ucap Dion.


"Aku sendiri yang ingin masuk ke dalam geng kak Elang. Aku ingin merubah geng itu secara perlahan menuju jalan yang di terangi oleh Allah. Aku akan membawa geng Naga Darat menjadi geng motor tanpa dunia malam" Ucap Zahra tegas.


"Tapi resikonya sangat besar Ra, abang takut kamu kenapa kenapa" Ucap Dion.


Zahra mengehela nafasnya. Dia melepaskan pelukannya dari Elang lalu berjalan menghampiri Dion. "Bang, ini perjuangan ku untuk membantu mereka yang sudah masuk ke dalam dunia malam terlalu lama. Jadi tolong ijinkan aku untuk membawa mereka hijrah ke jalan yang lebih baik lagi" Ucap Zahra lembut.



...Nex partnya mau lagi nggak nih?...


...Kalau partnya ini suka nggak?...


...Harus komen ya.......


...Mamak mau minta maaf nih kalau ada typo banyak....


...Kalau suka dan seru dengan novelnya, jangan lupa ajak teman temannya buat baca juga 🤭...


...Salam sayang dari mamak Diyah...


...See you nex part ❤...

__ADS_1


__ADS_2