
"Dia memang salah, tapi dia sudah babak belur sekarang. Tolong ampuni dia, gue janji tidak akan biarkan dia menyentuh Ratu kalian lagi" Ucap Kaka.
"Sudah lah Ga, biarkan mereka pergi. Anak anak lain juga sudah ketakutan di dalam sekolah. Mereka juga ingin pulang sekarang" Ucap Jack menepuk bahu Yoga.
"Ok, yuk Eko kita balik lihat Ratu" Ucap Yoga yang kembali melambai berjalan menuju ke dalam sekolah dan hal itu mampu membuat Jack dan Edo ternganga dengan sikap Yoga.
"Lebih baik kalian kembali sekarang. Gue sebagai ketua dari Naga Darat mulai saat ini melepaskan kalian. Gue dan anak anak lain sudah tidak ada urusan apapun sama kalian semua. Dan soal taruhan lo, gue tidak perduli. Gue hanya berharap kalian semua sadar dengan apa yang sudah kalian lakukan sekarang" Ucap Jack.
"Gue akan tetap tepati pertaruhan itu. Gue akan tetap jadi babu Ratu lo selama 1 bulan" Ucap Kaka.
"Terserah lo. Ambulance akan datang untuk membawa anak buah lo itu ke rumah sakit. Lo tunggu saja" Ucap Jack.
Jack menarik anak buahnya. Dia juga membantu anak buahnya yang terluka agar masuk ke dalam sekolah. Tak lama ambulance datang dan membawa Kaka dan Wawan menuju ke rumah sakit. Sedangkan yang lain mengikuti ambulance dengan motor mereka masing masing.
Di UKS.
Zahra sedang di rawat oleh Lita. Di dalam UKS hanya ada mereka berdua karena luka Zahra berada di punggung yang mengharuskan dia untuk membuka sebagian bajunya. Anita dan Angel menunggu di depan ruang UKS.
"Gimana Ratu gue?" Tanya Yoga khawatir.
"Lo tenang saja, lukanya tidak terlalu parah kok" Jawab Angel.
"Parah tidak parah gue pasti dapat masalah nih" Ucap Yoga menggigiti kuku jempolnya.
Tring tring tring.
"Mampus gue" Ucap Yoga yang mendengar suara dering ponsel miliknya.
"Lo kenapa sih?" Tanya Eko.
"Elang" Jawab Yoga memperlihatkan nama Elang yang tertera di layar ponsel Yoga. Eko terbelalak menatap nama Elang. Dia tau jika Elang saat ini pasti akan marah besar.
"Angkat, kalau lo nggak angkat si bos pasti akan semakin marah" Ucap Eko.
"Ha...."
"Yoga, lo mau kepala lo itu lepas dari tubuh lo. Kenapa Zahra sampai terluka. Gue habisi lo ya sekarang juga" Teriak Elang marah besar yang membuat Yoga menjauhkan ponselnya.
"Yoga jawab gue bang***t" Umpat Elang.
"Sorry" Ucap Yoga.
"Sorry lo bilang. Lo..... arght, bang***t tuh anak. Dari sekolah mana yang nyerang lo" Ucap Elang.
"SMK Makarta" Jawab Yoga takut.
"Sia***n. Mereka berani nyerang Naga Darat di saat gue nggak ada. Awas saja gue akan balas mereka semua" Ucap Elang.
Jack mendengar kemarahan Elang dari ponsel Yoga. Dia segera merampas ponsel Yoga lalu bicara dengan Elang.
__ADS_1
"Sorry Lang, ini salah gue yang tidak bisa menjaga Zahra dangan baik. Untuk soal anak SMK Makarta, gue sudah balas mereka dan gue sudah lepas tangan untuk urusan mereka. Kita nggak akan mau ikut campur lagi dengan permasalahan mereka nantinya" Jelas Jack.
"Bagus, lepaskan saja mereka. Mereka tidak punya rasa terima kasih pada kita. Mereka pikir mereka siapa berani menyerang Naga Darat." Ucap Elang yang terdengar mulai tenang.
"Gimana keadaan Zahra?" Tanya Elang.
"Zahra sedang di obati sama bu Lita, Lang. Mereka masih di dalam ruang UKS" Sahut Angel.
"Ya sudah, gue akan hubungi lo lagi nanti. Gue ada kerjaan sekarang" Ucap Elang.
"Ok, good luck Lang" Ucap Jack.
"Thanks Jack. Gue titip Zahra sama lo" Ucap Elang.
"Iya, lo tenang saja" Jawab Jack.
Jack mengembalikan ponsel Yoga setelah Elang mematikan panggilannya. "Makasih babynya Yoga. Berkat lo gue nggak di hajar habis sama Elang" Ucap Yoga memeluk Jack.
"Eh eh eh, jangan peluk peluk. Dia punya gue" Ucap Angel menarik kerah baju Yoga.
"Pinjam bentar kali Ngel" Ucap Yoga cemberut.
"Nggak usah gitu deh Ga, jijik gue" Ucap Jack. "Lagian kalau lo nggak bersikap begini lo lebih keren tau nggak" Ucap Jack.
"Eh keren gini dong, ya nggak Yog" Ucap Eko memeluk bahu Yoga.
"Lo emang best friend gue Eko" Ucap Yoga bertos ria dengan Yoga. Padahal baru tadi pagi mereka kenal namun Eko dan Yoga terasa klop satu sama lain. Walaupun umur mereka terpaut 2 tahun namun hal itu tidak membuat Yoga ataupun Eko minder.
Ke esokan harinya.
Zahra baru saja sampai di sekolah. Dia yang baru saja turun dari mobil melihat Kaka yang tengah berdiri di depan gerbang sekolahnya. Edo pun turun dari mobil dan menghampiri Kaka yang berjalan menghampiri Zahra.
"Mau apa lo kesini?" Tanya Edo yang memasang badan untuk melindungi Zahra.
"Gue mau bicara sama Ratu lo" Ucap Kaka.
"Edo" Ucap Zahra lalu Edo pun membuarkan Kaka berbicara dengan Zahra.
"Nama ku Zahra, hanya di dalam pertarungan saja aku sebagai Ratu. Tapi saat di sekolah, aku sama seperti anak anak lain. Jadi jangan panggil aku dengan sebutan 'Ratu' jika di luar area pertarungan" Ucap Zahra.
"Ok" Jawab Kaka santai.
"Mau apa kamu ke sini? Bukan kah kami sudah melepaskan SMK Makarta, lalu untuk apa kamu di sini?" Tanya Zahra.
"Gue mau minta maaf sama lo, gue harap SMK Makarta tetap menjadi bagian dari Naga Darat" Ucap Kaka.
"Kami sudah tidak ada urusan sama SMK Makarta. Soal permintaan maaf lo, kami sudah memaafkannya. Tapi untuk kembali kami tidak bisa" Sahut Jack.
"Ini salah gue, karena gue egois. Tolong bawa kami kembali" Ucap Kaka.
__ADS_1
"Lo sudah menyakiti orang paling penting anggota Naga Darat. Kami tidak bisa melakukan itu" Ucap Jack tegas.
"Sorry kak, lebih baik kamu pergi sekarang. Suasana anak anak Naga Darat masih panas dan gampang untuk terprovokasi. Aku harap kamu mengerti" Ucap Zahra.
"Ok, gue akan kembali besuk untuk melakukan tanggung jawab gue" Ucap Kaka.
"Tanggung jawab apa maksud lo?" Tanya Edo.
"Pertaruhan itu, gue akan lakukan seperti yang Zahra mau. Gue akan jadi budak dia selama 1 bulan" Ucap Kaka.
"Tidak usah kak, aku tidak memperdulikan itu lagi" Ucap Zahra.
"Cowok yang di pegang omongannya Zahra, gue nggak bisa ingkar begitu saja. Gue balik sekarang" Pamut Kaka yang berjalan ke arah motornya. Dia menghidupkan motornya lalu pergi dari sekolah Zahra.
●
●
●
💥💥💥
Hai hai hai...
Gimana seru nggak nih ceritanya.
Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.
Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁
👍 Like
♥️ Favorit
💬 Komen
⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.
Selamat membaca ya kak
Terima kasih banyak
See you next part
😊😊😊🙏🙏🙏
#badboy
#kampus
__ADS_1
#fiksiRemaja