
Hai hai hai
Mamak Ditah hadir kagi nih... Hayo siapa yang kangen.. 🤭
Jangan bosan bosan ya sama cerita mamak Diyah..
Happy Reading Bestie..♥️
●
●
●
"Sorry, tapi itu pilihan lo sendiri. Gue sudah minta lo untuk pindah sekolah. Tapi lo bersikeras untuk tetap di sana. Lo tau sendiri kalau di sekolah itu musuh sekolah gue" Ucap Jack.
"Alah sudah deh, lo tidak usah urusi kehidupan gue lagi. Gue tidak akan jadi gadis cengeng seperti dulu. Gue akan balas semua perlakuan mereka ke gue" Ucap Anita tegas.
Dia berjalan ke arah mobilnya lalu masuk ke dalam mobil untuk menuju ke sekolahnya.
Hati Jack terasa sakit melihat adik kecilnya yang sudah berubah menjadi seperti itu karena bullying yang ia terima. Jack ingin membalas perlakuan mereka yang menyakiti Anita. Namun dia tidak bisa karena sekolahnya bermusuhan dengan sekolah Anita.
"Sorry Anita, gue tidak bis banyak membantu lo. Tapi satu hal yang harus lo tau, kalau gue sungguh sayang sama lo Anita." Guman Jack.
🌹🌹🌹
Saat mobil sport berwarna oren itu masuk ke dalam parkiran sekolah. Semua mata menatap heran mobil tersebut karena ini pertama kalinya mobil itu masuk ke area sekolah mereka.
Dika yang baru saja keluar dari mobilnya pun penasaran dengan mobil sport oren yang baru saja terparkir rapi di samping mobil sport hitam miliknya itu.
Saat seorang gadis keluar dari mobil sport oren itu, mata Dika terbelalak karena terkejut dengan apa yang telah ia lihat saat ini. Gadis itu hanya tersenyum sekilas lalu berjalan meninggalkan Dika yang masih terkejut dengan kedatangannya.
"Lihat apa yang akan gue lakukan ke lo Dika. Lo termasuk orang yang sudah menghancurkan hidup gue" Guman Anita dalam hati dengan senyuman liciknya.
Iya, gadis yang memakai mobil sport oren tersebut adalah Anita. Anita Dwikara, anak seorang pembisnis yang cukup terkenal di kota Jakarta. Keluarga Anita termasuk keluarga terkaya yang masuk ke dalam 5 besar keluarga terkemuka di Jakarta.
"Tunggu" Ucap Dika yang sudah mengejar Anita. Dia mencekal tangan Anita hingga Anita menghentikan langkahnya.
"Ada apa?" Tanya Anita dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya.
"Siapa lo sebenarnya? Kenapa lo di sekolah gue?" Tanya Dika menelisik.
"Bukan kah gue tadi malam sudah bilang ke lo kalau kita akan bertemu lagi" Ucap Anita yang berbisik di telinga Dika.
__ADS_1
"Selamat datang di genggaman gue Dika Mahendra" Guman Anita dalam hati.
Anita berjalan kembali menuju ke kelasnya. Dika mengikuti Anita karena dia masih penasaran dengan Anita yang mampu membuatnya penasaran.
Saat Anita masuk ke dalam kelas. Seluruh anak anak di kelas Anita heboh dan tidak percaya dengan apa yang telah ia lihat. Sudah beberapa bulan lamanya Anita tidak masuk sekolah. Namun ketika masuk sekolah, kini dia sudah berubah drastis.
"Lo Anita?" Tanya Fani dan Inez yang kini berdiri dengan angkuh di depan Anita.
"Anita?" Guman Dika yang kini berdiridi depan kelas Anita.
Fani yang melihat Dika di depan kelasnya seketika menghampiri Dika dengan senyumannya yang centik. "Kak Dika cari aku ya?" Tanya Fani yang sudah berdiri di hadapan Dika.
"Siapa lo? Kenapa gue harus cari lo?" Tanya Dika balik.
Anita tersenyum mendengar ucapan Dika yang mempermalukan Fani. Anita berjalan ke arah bangkunya lalu duduk dengan menyilangkan salah satu kakinya dengan terus menatap Dika dan Fani yang berada di depan pintu kelasnya.
"Kak Dika, gue Fani. Gue yang sering kirim pesan ke WA lo" Ucap Fani.
"Banyak yang kirim pesan ke gue" Ucap Dika yang melihat Anita sekilas lalu berjalan keluar dari kelas Anita.
Fani merems jemarinya karena ucapan Dika yang membuatnya malu di hadapan teman teman sekelasnya. Banyak teman temannya yang mulai berbisik bisik dan mentertawakan dirinya.
"Bodoh" Guman Anita menyeringai.
🌹🌹🌹
"Dik, gue mau bicara sama lo" Ucap Langit yang kini mulai bicara dengan Dika.
"Gue malas" Jawab Dika lalu memakai handsemerebahkan kepalanya di atas meja dengan lengannya sebagai bantalan.
"Sudah lah Lang. Beri dia waktu untuk sendiri dulu. Biar nanti gue minta tolong ke Zahra untuk bicara sama dia" Ucap Elang.
"Argh, sia***n" Ucap Langit frustasi. Dia mengacak acak rambutnya lalu keluar dari kelas.
"Mau ke mana lo?" Tanya Elang.
"Ke ruang Osis" Jawab Langit yang berjalan ke ruang Osis.
Elang duduk di bangku sebelah Dika. Dia merangkul bahu Dika. "Gue tau lo pasti kecewa sama kita Dik, tapi satu hal yang lo harus tau. Lo jauh lebih berharga dari apa yang lo pikirkan" Ucap Elang.
Elang menepuk bahu Dika lalu berjalan keluar dari kelasnya juga. Dia membiarkan Dika untuk sendiri lebih dulu. Dia tau jika saat ini Dika masih kecewa dengan dirinya dan juga Langit.
Tak terasa bel istirahat sudah berbunyi. Zahra berjalan ke arah kelas Elang untuk menemui Dika. Dia memang sengaja menemui Dika saat ini agar Dika bisa berbaikan lagi dengan Elang dan Langit.
__ADS_1
Tok tok tok
"Permisi kak" Ucap Zahra.
"Wih Ratu datang, tapi bos sedang keluar nih" Ucap Coki.
"Jangan panggil Ratu kak, panggil Zahra saja" Ucap Zahra.
"Ok Zahra" Jawab Coki.
"Aku mau ketemu sama kak Dika, ada tidak ya kak?" Tanya Zahra.
"Ada tuh di belakang, sejak tadi dia tidur terus di bangkunya" Jawab Coki menunjuk ke arah Dika dengan dagunya.
"Makasih ya kak" Ucap Zahra. "Permisi Zahra masuk ya" Ucap Zahra sopan.
Anak anak yang ada di kelas Elang tersenyum ramah pada Zahra sang Ratu Naga Darat yang sangat santun tutur maupun tingkah lakunya.
Zahra berjalan menghampiri Dika. Dia duduk di bangkunyang berada di depan Dika. "Kak Dika" Panggil Zahra. Dika menhangkat kepalanya dan menghela nafasnya ketika melihat Zahra yang berada di depannya saat ini.
"Kenapa harus lo sih Ra yang ke sini, lo tau sendiri kalau gue tidak akan bisa marah kalau sama lo" Ucap Dika.
"Hihihihi, maaf ya kak. Karena sebab itu lah aku menemui kakak sekarang" Ucap Zahra.
"Sia***n lo Zahra. Bisa banget lo bikin gue tenang" Ucap Dika.
"Ok gue akan dengarkan penjelasan lo sekarang" Ucap Dika.
●
...Nex partnya mau lagi nggak nih?...
...Kalau partnya ini suka nggak?...
...Harus komen ya.......
...Mamak mau minta maaf nih kalau ada typo banyak....
...Kalau suka dan seru dengan novelnya, jangan lupa ajak teman temannya buat baca juga 🤭...
...Salam sayang dari mamak Diyah...
...See you nex part ❤...
__ADS_1