
Tak lama anak anak SMK Makarta sudah sampai di depan sekolah SMA Dirgantara. Mereka turun dari motor lalu pak satpam sekolah SMA Dirgantara membuka gerbang.
"Setelah kita keluar, tutup kembali gerbangnya pak. Jangan biarkan siapapun keluar sebelum kita kembali" Ucap Zahra.
"Baik mbak" Jawab satpam.
Jack memberikan headband ke pada Zahra. Zahra menerima headband itu lalu mengikatkannya ke jemarinya. "Hati hati Ra, mereka bawa senjata tajam" Ucap Edo.
"Tetap fokus jangan takut dengan benda benda itu. Ingat latihan kalian selama ini, jangan terpancing emosi" Ucap Zahra.
"Baik Ratu" Jawab anak anak Naga Darat serempak.
Zahra di apit oleh Yoga dan Jack yang saat ini berada di barisan paling depan. "Kalian mau apa ke sini?" Tanya Zahra.
"Jadi lo Ratu dari Naga Darat. Sudah berapa kali lo melayani mereka?" Ucap Kaka ketua geng dari SMK Makarta.
"Jaga ucapan lo" Ucap Jack yang tidak terima dengan ucapan Kaka.
"Hahaha, si penghianat dan sekarang dia jadi kacung Lion ternyata" Ucap Wawan mengejek Jack.
"Ih cakep cakep mulutnya busuk" Ucap Yoga.
"Bauk dong Yog" Sahut Eko.
"Jaga mulut lo bencong" Ucap Wawan marah ke arah Yoga. Kini pandangan Kaka mengarah ke Yoga yang bergaya melambai.
"Sungguh tempat sampah yang sempurna ya geng Naga Darat. Lihat lah mereka semua. Ada jal**ng, penghianat, dan banci. Hahahahaha" Ucap Kaka tertawa lepas.
Zahra meremas jemarinya karena marah dengan ucapan Kaka. Dia paling benci jika keluarga ke 2-nya di hina oleh Kaka. "Tenang Ra, jangan terpancing" Bisik Jack.
"Apa mau lo? Kenapa lo nyerang kami?" Tanya Jack.
"Kami mau lepas dari bawahan lo" Jawab Kaka.
"Jadi lo mau memberontak" Ucap Edo.
"Iya, karena kita nggak percaya dengan kepemimpinan penghianat seperti lo" Ucap Miko.
"Kalau lo mau lepas, lo bisa bicara sama kita. Lo tidak perlu mengajak kita tawuran seperti ini" Ucap Eko.
"Gue bukan hanya ingin lepas dari kalian. Tapi kita ingin sekolah yang di bawah kami ikut dengan kami" Ucap Kaka.
"Bangun dulu jangan mimpi terus" Ucap Zahra santai.
"Kalu gue mimpi lebih baik gue ajak lo ke markas gue untuk penghangat ranjang" Ucap Kaka menyeringai.
"Jaga ucapan lo ya" Ucap Yoga.
"Kalau gue menang, gue mau lo jadi penghangat ranjang gue" Ucap Kaka yang membuat semua anak anak Naga Darat semakin geram dengan ucapan Kaka yang merendahkan Zahra.
"Kalau lo kalah, lo harus jadi babu gue selama 1 bulan" Ucap Zahra.
__ADS_1
"Ok" Jawab Kaka puas.
"Za, lo yakin dengan ucapan lo. Mereka licik Za" Ucap Jack.
"Lo tenang saja, Yoga ada bersama kita sekarang" Jawab Zahra tersenyum ke arah Yoga.
Jika Zahra sudah bicara lo-gue maka sudah di pastikan saat ini dia sedang marah. Semua anak anak naga Darat tau akan hal itu. Zahra merasa tenang karena ada Yoga di sampingnya. Karena Elang sudab memberikan informasi tentang siapa Yoga sebenarnya pada Zahra lewat pesan tadi saat istirahat ke 2.
"Are you ready Yoga" Ucap Zahra.
"Ready my Queen" Jawab Yoga tersenyum menyeringai.
"Serang" Teriak Wawan.
Semua anak anak SMK Makarta berlari menyerang Naga Darat. Namun Kaka tetap di posisinya menatap tajam ke arah Zahra. Zahra pun sama dia tetap tidak bergeming di tempatnya menatap ke arah Kaka, pria yang telah merendahkan keluarga ke 2-nya.
Kaka berlari menghampiri Zahra, Zahra pun berlari untuk menyerang Kaka.
Duack
Satu pukulan tepat mengenai wajah Kaka karena Zahra berhasil mengelak dari pukulan Kaka.
"Sia***n" Umpat Kaka lalu kembali menyerang Zahra.
Zahra dan Kaka saling menyerang satu sama lain. Wajah Zahra yang tertutup cadar terkena pukulan dari Kaka. Namun Zahra tidak bergeming dan kembali membalas pukulan dari Kaka.
Duack
"Arghhh" Teriak Zahra ketika dia menerima pukulan balok di punggungnya. Mendengar teriakan Zahra menbuat Yoga menoleh dengan tatapn tajamnya. Nafasnya memburu karena melihat Zahra yang tersungkur di jalan.
"Lo berani menyentuhnya, gue akan patahkan tangan lo dan mencabut semua kuku lo" Ancam Yoga penuh penekanan.
Jack melihat Zahra yang masih tersungkur di jalan. Dia meminta Edo untuk membawa Zahra pergi dari area perang. Edo dengan di kawal oleh Jack membawa Zahra masuk ke dalam sekolah. Saat sudah berada di dalam Sekolah, Jack kembali membantu penyerangan.
Duack
Yoga menendang leher Kaka hingga Kaka terpental. Yoga kini sudah terbakar emosi, dia tidak perduli dengan orang lain karena dia hanya fokus pada Kaka yang sudah berni menyentuh Zahra.
Krek
"Arghhht" Teriak Kaka ketika tangannya di injak oleh Yoga.
"Tangan ini gue akan patahkan karena lo berani menyentuh Ratu gue" Ucap Yoga penuh penakanan.
Brack
Punggung Yoga terkena pukulan balok dari Wawan. Namun Yoga tidak bergeming sama sekali. Dia menoleh menatap Wawan yang masih memegangi balok kayu yang ia pakai untuk memukul punggung Yoga.
"Yog" Panggil Eko yang melemparkan balok kayu pada Yoga. Yoga menangkap balok kayu itu lalu menyeringai devil. Wawan ketakutan melihat senyuman devil Yoga dengan tatapan tajam Yoga yang mempu membuatnya membeku di tempat.
Duack
__ADS_1
Yoga memukul kepala Wawan dengan balok kayu hingga darah segar mengucur deras menutupi mata Wawan.
"Lo yang memukul Ratu gue kan?" Ucap Yoga.
Duack
Yoga melempar balok kayu ke arah Wawan yang berusaha kabur. Namun balok kayu itu tepat mengenai punggung Wawan hingga Wawan jatuh tersungkur ke jalan aspal yang kasar.
"Hentikan, gue....gue ngaku kalah. Tolong jangan habisi anak buah gue" Ucap Kaka yang kini menghalangi Yoga untuk menyerang Wawan lagi.
"Walaupun lo ngaku salah, tapi dia sudah berani menyakiti Ratu gue" Ucap Yoga penuh amarah.
"Dia memang salah, tapi dia sudah babak belur sekarang. Tolong ampuni dia, gue janji tidak akan biarkan dia menyentuh Ratu kalian lagi" Ucap Kaka.
"Sudah lah Ga, biarkan mereka pergi. Anak anak lain juga sudah ketakutan di dalam sekolah. Mereka juga ingin pulang sekarang" Ucap Jack menepuk bahu Yoga.
"Ok, yuk Eko kita balik lihat Ratu" Ucap Yoga yang kembali melambai berjalan menuju ke dalam sekolah dan hal itu mampu membuat Jack dan Edo ternganga dengan sikap Yoga.
●
●
●
💥💥💥
Hai hai hai...
Gimana seru nggak nih ceritanya.
Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.
Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁
👍 Like
♥️ Favorit
💬 Komen
⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.
Selamat membaca ya kak
Terima kasih banyak
See you next part
😊😊😊🙏🙏🙏
#badboy
__ADS_1
#kampus
#fiksiRemaja