
...Hai hai hai...
...Hari ini mamak Diyah mau up 2 bab ya.......
...Jangan lupa like Vote dan komennya juga......
...Di tambah bintang 5_nya juga boleh lho ya...🤭...
●
●
●
"Apa kamu yakin menginginkan hati ku Langit?" Tanya Lita menatap kedua manik coklat gelap milik Langit.
"Gue serius Lita karena kini di hati dan pikiran gue hanya ada lo. Gue gelisah jika jauh dari lo. Gue rindu setiap lo tidak mengabari gue. Gue selalu ingin memeluk lo setiap gue melihat lo. Dan gue ingin selalu berada di samping lo menikmati harum tubuh lo yang sudah membuat gue candu" Ucap Langit.
"Apa yang sebenarnya kamu ingin ucapakan Langit? Jangan berbelit belit" Ucap Lita.
"Gue cinta sama lo Lita. Gue sayang sama lo" Ucap Langit mengusap lembut wajah Lita.
"Apa kamu yakin dengan apa yang kamu ucapkan tadi Langit? Apa kamus serius dengan perasaan kamu?" Tanya Lita. Dia masih belum yakin dengan apa yang Langit utarakan saat ini. Lita masih mencari kejujuran dalam mata Langit.
Cup
Langut mencium bibir Lita sekilas. "Gue sangat yakin Lita, gue sungguh mencintai lo" Jawab Langit.
"Sejujurnya aku belum tau apa yang aku rasakan saat ini Langit. Tapi yang pasti aku sangat nyaman saat berada di sisi kamu. Aku pun bahagia saat bersama kamu." Ucap Lita.
"Waktu kita masih banyak sayang, gue akan menunggu lo sampai lo membalas perasaan gue" Ucap Langit.
"Terima kasih" Ucap Lita tersenyum.
"Apa bokeh gue mencium lo?" Tanya Langit yang di angguki oleh Lita.
Langit menarik kedua tangan Lita lalu melingkarkan tangan Lita ke lehernya. Setelah itu dia menarik tengkuk kepala Lita dan mulai mencium bibir Lita lembut.
Lita mulai menikmati ciumannya bersama Langit. Dia bahkan mengusap lembut kepala Langit yang membuat Langit semakin memanas.
"Gue menginginkan lo Lita" Ucap Langit. Lita mengangguk dengan terus melingkarkan tangannya di leher Langit.
Langit kembali mencium bibir Lita lembut. Dia membuka tali handuk kimono yang Lita pakai. Langit menghentikan ciumannya pada bibir Lita, kini ia turun ke leher Lita dan membuat beberapa bekas kepemilikan di leher putih Lita. Tangannya mulai meremas dua gundukan yang terasa pas di tangannya.
"Ahhhh... emmmh" lengkuhan Lita keluar begitu saja dari bibir kecilnya dan hal itu semakin membuat Langit tegang. Langit kembali mencium bibir kecil Lita, dia menggendong Lita ke atas ranjangnya.
"Gue cinta sama lo Lita" Ucap Langit memandangi wajah cantik Lita. Lita tersenyum dan mengangguk. Dia masih setia mengusap lembut kepala Langit.
Langit mulai mencumbu Lita sore itu dengan perasaan yang sangat bahagia karena kini ia merasakan kehangatan dari Lita yang telah ia renggut kesuciannya dulu.
Sedangkan di lantai bawah, Dika, Elang dan Zahra sudah berada di ruang tamu karena mereka sejak tadi menghubungi Langit tapi tidak kunjung di angkat oleh Langit.
__ADS_1
"Mbak, Langit di mana?" Tanya Dika.
"Ada di atas mas" Jawab mbak.
"Oh ya sudah" Jawab Dika yang berjalan menaiki tangga menuju ke kamar Langit.
Elang dan Zahra tidak tau jika Dika menyusul Langit ke kamarnya karena saat ini mereka sedang sibuk memilik jaket baru untuk geng motornya.
"Yang ini saja lah by" Ucap Zahra.
"Terlalu terang sayang, yang warna hitam saja" Ucap Elang.
"Kok hitam lagi sih by, bosan dong kalau hitam terus" Ucap Zahra.
"Ya sudah nanti kita tanya Langit dan Dika saja" Ucap Elang.
"Oh iya kak Dika ke mana ya kak?" Tanya Zahra.
"Kak lagi. Arght gemes aku sama kamu. Jangan panggil aku kakak dobg sayang. Tadi sudah bagus panggol baby, sekarang panggil kak lagi" Ucap Elang
"Iya iya maaf by, namanya juga sudab kebiasaan" Ucap Zahra.
"Entah lah, mungkin cari Langit ke kamarnya" Jawab Elang.
Baru saja Elang selesai menjawab pertanyaan Zahra, seketika mereka terkejut dengan teriakan Dika dan umpatan Langit yang berada di lantai atas.
"Bang***t lo keluar nggak lo" Ucap Langit marah.
"Ck, sia***n" Ucap Langit mengusap kasar rambutnya.
Untung saja saat Dika masuk tadi, Lita sudah berada di salam selimut, kalau tidak sudah di pastikan tubuh Lita akan terekspos oleh mata Dika.
"Sudah lah Lang, kamu ganti baju saja sana, aku juga mau mandi dulu" Ucap Lita.
"Iya" Jawab Langit mengambil celana pendeknya lalu ia segera memakainya.
"Arght, sia***n gara gara tuh curut gue mau minta nambah nggak jadi kan" Gerutu Langit yang sudah memakai celana pendeknya namun belum memakai kaosnya.
Dia membuka pintu kamarnya lalu segera memakai kaosnya, dia melihat Dika yang sudah di lantai bawah bersama dengan Elang dan Zahra.
"Lo dari mana sih?" Tanya Elang.
"Dari kamar si Langit" Jawab Dika santai.
"Kakak masuk ke kamar kak Langit?" Tanya Zahra terkejut.
"Iya, dia lagi asik indehoy tuh" Jawab Dika.
Plack
Langit memukul kepala belakang Dika karena Dika masuk ke dalam kamarnya tanpa mengetuk pintu lebih dulu.
__ADS_1
"Sia***n lo" Ucap Langit marah.
"Hahaha lagian lo main nggak kunci pintu, mana gue tau kalau lo lagi main" Ucap Dika.
"Lo lihat mereka main?" Tanya Elang terkejut.
"Enggak soalnya ceweknya sudah pakai selimut" Jawab Dika.
"Kak Dika itu tidak sopan ya" Ucap Zahra.
"Ya mana gue tau, kan memang gue sudah biasa kalau ke sini langsung masuk kamar lo" Ucap Dika.
"Lagian tuh cewek siapa? Kalau lo bosan bisa lah kita berbagi" Ucap Dika menaik turunkan alisnya.
Duack
Langit memukul wajah Dika karena sudah bicara yang tidak sopan untuk Lita. "Jaga ucapan lo, dia istri gue bang***t" Ucap Langit marah.
"Apa? Istri?" Tanya Dika terkejut.
Zahra dan Elang bersamaan menepuk jidatnya karena Langit bicara soal setatusnya saat ini.
"Tunggu, kenapa lo sama Zahra tidak terkejut? Langit sudah nikah woy" Ucap Dika.
"Jangan bilang kalau kalian sudah tau. Iya kan? Kalian sudah tau kan?" Tanya Dika.
"Iya, kita sudah tau" Jawab Elang.
"Oh bagus, kalian sudah mulai rahasia rahasiaan sama gue"
"Apa lagi yang tidak gue ketahui? Apa hanya gue di sini yang seperti orang bodoh dengan kebohongan kalian" Ucap Dika marah.
"Jawab bang***t" Teriak Dika marah.
Di saat bersamaan Lita turun ke lantai bawah. Dia merasa malu bertemu dengan Dika. Dia sedikit berlari dan memeluk lengan kekar Langit.
●
●
...Nex partnya mau lagi nggak nih?...
...Kalau partnya ini suka nggak?...
...Harus komen ya.......
...Mamak mau minta maaf nih kalau ada typo banyak....
...Kalau suka dan seru dengan novelnya, jangan lupa ajak teman temannya buat baca juga 🤭...
...Salam sayang dari mamak Diyah...
__ADS_1
See you nex part ❤