
...💥💥💥...
...Hai hai hai......
...Gimana seru nggak nih ceritanya. ...
...Masih ada kelanjutannya lho. Ayo lanjut baca terus sampai akhir....
...Untuk uang parkirnya jangan lupa. Hanya butuh Like, Komen, Vote dan klik tombol Favoritnya. ...
...Kalau di tambah bintang 5 juga boleh ya ......
...Selamat membaca dan terima kasih banyak 🙏😊...
●
●
●
"Ok" Jawab Anita. Anita bergelayut manja ke lengan kekar Dika. Mereka berdua keluar dari ruang inap Jack, meninggalkan Jack dan Angel yang berada di satu ruangan.
"Nih kak minumnya" Ucap Angel membantu Jack minum.
"Makasih ya Ngel" Ucap Jack dan Angel hanya mengangguk.
"Oh oya soal jaket lo, sorry ya jaket lo nggak bisa bersih" Ucap Jack.
"Nggak papa kak, lo santai saja. Yah....walaupun itu jaket kesayangan gue sih. Tapi nggak papa lah, gue bisa beli lagi" Jawab Angel.
"Makasih ya lo sudah kau nolongin gue. Kalau lo nggak ada, gue nggak tau apa yang saat ini geu alami. Mungkin gue sudah tidak bisa melihat Anita lagi" Ucap Jack sedih.
"Lo nggak boleh bicara seperti itu kak. Lo harusnya lebih bersyukur karena lo maosh di berikan kesempatan untuk menebus kesalahan lo" Ucap Angel.
Angel merasa tidak nyaman saat ini karena dia hanya bersama Jack. Dia bingung harus melakukan apa sekarang.
"Kenapa lo gelisah begitu?" Tanya Jack.
"Enggak kok, gue...." Ucapan Angel terhenti karena dia bingung harus mencari alasan apa yang masuk akal.
"Lo nggak nyaman ya sama gue?" Tanya Jack.
"Em... sejujurnya iya, karena gue nggak begitu kenal sama lo. Dan gue juga takut sama lo" Jawab Angel tertunduk memainkan kukunya.
Jack perlahan duduk dengan bersandar ke sandaran ranjang. Dia meraih tangan Angel lalu menggenggamnya lembut. "Jangan takut sama gue Angel, gue nggak akan menyakiti lo" Ucap Jack.
Angel merasakan getaran dalam hatinya yang sudah lama tak pernah ia rasakan lagi. Ucapan Jack yang menenangkan dengan genggaman tangan Jack yang ia rasakan sangat hangat dan nyaman. Sudah lama Angel tidak merasakan semua itu. Dia hanya tersenyum untuk menjawab ucapan Jack.
"Tunggu gue Angel, gue akan mnegejar lo sampai lo mau menerima gue" Guman Jack dalam hati.
Jack pun tersenyum melihat kecantikan Angel yang membuatnya semakin jatuh hati pada Angel. Dia merasa tidak rela jika harus melepaskan tangan Angel.
"Ups, sorry" Ucap Anita yang kembali menutup pintu ruangan Jack ketika dia melihat Jack dan Angel sedang saling pandang.
__ADS_1
"Aduh, lo kenapa sih kok balik mendadak" Ucap Dika ketika dagunya bertabrakan dengan kepala Anita.
"Ih kan lo yang jalan nggak lihat lihat" Ucap Anita tidak mau kalah.
"Hah, mulai kagi deh. Iya iya gue yang salah" Ucap Dika mengalah.
Anita tersenyum lalu mengusap lembut dagu Dika. "Sakit ya? Maaf ya" Ucap Anita lembut.
"Nggak papa kok. Kenapa lo keluar lagi sih?" Tanya Dika.
"Ada deh" Jawab Anita tersenyum manis.
"Ih gemes gue sama lo" Dika mencubit hidung kecil Anita.
Sedangkan Angel yang kepergok oleh Anita karena berpegangan tangan dengan Jack seketika salah tingkah. Dia bangkit dari duduknya lalu kebingungan harus melakukan apa agar dia tidak terlihat gerogi. Namun hal itu malah membuat dia terlihat manis bagi Jack.
"Lo mau ngapain sih?" Tanya Jack.
"Em... itu... gue mau ke kamar mandi, iya gue mau ke kamar mandi" Jawab Angel yang berlari masuk ke dalam kamar mandi.
"Manis banget sih lo Angel" Ucap Jack menggelengkan kepalanya.
🌹🌹🌹
Satu minggu telah berlaku.
Beberapa hari yang lalu Jack sudah keluar dari rumah sakit. Anita meminta tolong pada asisten papahnya untuk mengurus berkas Jack yang keluar dari sekolah dan berpindah ke sekolah yang sama dengan dirinya.
Dan seperti pagi ini, Jack dan Anita yang sudah sampai di sekolah. Namun Jack yang malu tidak mau turun dari mobil Anita.
"Lo serius suruh gue sekolah di sini? Lo kan tau kalau gue sama anak anak di sini musuhan" Ucap Jack.
"Terus lo mau sekolah di mana? Lo mau kembali ke sekolah itu lagi dan jadi bulan bulanan mereka? Itu namanya bunuh diri kak"
"Sudah lah ayo turun, baby gue sudah nunggu tuh" Ucap Anita.
"Ck" Jack akhirnya keluar dari mobil bersamaan dengan Anita. Dika segera menghampiri mereka berdua.
"Pagi hunny" Ucap Dika memeluk lalu mencium pipi Anita.
"Pagi juga baby" Jawab Anita.
"Lepasin atau gue habisin lo" Ancam Jack menunjuk ke arah Dika.
"Woy, ini wilayah kekuasaan gue" Ucap Dika.
"Ck. Sia**n lo" Umpat Jack.
"Ayo gue akan antar lo ke kelas lo. Lo tenang saja, anak anak nggak akan ada yang nyentuh lo kok" Ucap Dika.
"Gue nggak perduli" Sahut Jack.
"Sok banget lo" Ucap Dika yang sudah merangkul bahu Anita.
__ADS_1
"Ayo kak" Ucap Anita menarik tangan Jack.
Saat Jack berjalan di belakang Dika dan Anita, banyak pasang mata yang menatapnya. Ada yang tatapan kagum dari para gadis namun ada juga tatapan benci dari para anak laki laki yang pernah tawuran dengannya.
"Ini kelas lo" Ucap Dika.
Jack melihat papan yang tergantung di depan pintu yang menunjukkan kelas XI. "Lo serius ini kelas gue?" Tanya Jack.
"Iya, kenapa?" Tanya Dika.
"Gue sudah kelas Xll begok" Ucap Jack.
"Kak, kakak memang kelas Xll di sana. Tapi karena nilai kakak yang tidak mencukupi dan banyak tinta merah di raport kakak, jadi kaka mengulang kelas" Jelas Anita.
"Lo serius gue seangkatan sama lo?" Tanya Jack ke Anita.
"Bukan sama gue saja kok kak" Jawab Anita. "Lihat dulu dong ke dalam" Bisik Anita ke telinga Jack.
Jack melihat ke dalam kelas lewat jendela yang ada di sampingnya. Dia melihat Angel yang sedang menyisir rambutnya di dalam kelas.
"Lo The Best dek" Ucap Jack tersenyum puas.
"Aneh lo" Ucap Dika.
"Diam lo" Ucap Jack tegas.
"Ya sudah, ayo gue antar lo ke ruang guru dulu" Ucap Dika.
"Baby maaf, tapi aku ada ulangan pagi ini. Aku ke kelas dulu ya" Pamit Anita.
"Iya, belajar yang pintar" Ucap Dika mengusap lembut kepala Anita.
Cup
Anita mencium pipi Dika sekilas lalu berlari ke arah kelasnya.
"Sejak kapan adik gue secentil itu?" Guman Jack.
"Sejak sama gue" Jawab Dika. "Ayo" Ucap Dika singkat.
⚜⚜⚜
Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁
👍 Like
♥️ Favorit
💬 Komen
⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.
# Selamat membaca ya kak
__ADS_1
# Terima kasih banyak
😊😊😊🙏🙏🙏