
"Mau ngikutin Yoga" Jawab Alice menunjuk ke arah punggung Yoga dan Eko.
"Oh, mereka mau ke kantin Lice" Ucap Angel. "Lo suka ya sama Yoga?" Tanya Angel.
"Kayaknya iya deh, gue tertarik sama dia" Jawab Alice. "Ya sudah, gue ke sana dulu ya" Pamit Alice yang berlalu begitu saja tanpa menunggu jawaban dari Angel.
"Akan ada hal heboh nih di sekolah. Si cowok melambai akan bersama gadis tomboy. Mereka memang serasi" Ucap Angel.
"Siapa yang serasi?" Tanya Jack
"Eh curut" Ucap Angel terkejut namun dia segera menutup mulutnya karena melihat Jack yang berada di belakangnya.
"Kalau gue curut, lo pacarnya curut" Ucap Jack menyentil kening Angel yang membuat Angel cemberut.
"Lagian ngapain sih kok lama banget di kamar mandi?" Tanya Jack.
"Urusan cewek" Jawab Angel berjalan lebih dulu kembali ke kelasnya. Jack tersenyum dengan menggelengkan kepalanya lalu berjalan mengikuti Angel.
Alice baru saja sampai di kantin. Karena masih jam pelajaran hanya ada Yoga dan Eko yang saat ini berada di kantin. Alice tersenyum lalu berjalan menghampiri mereka berdua.
"Hai Yoga" Ucap Alice yang duduk di depan Yoga dengan memangku kepalanya menggunakan tangan kanannya.
"Lo mau apa lagi sih? Nggak usah sok dekat deh" Ucap Yoga malas.
"Emang gue ingin dekat kok sama lo" Jawab Alice.
"Ehem. Yog, gue balik ke kelas dulu ya" Pamit Eko yang langsung bangkit dari duduknya dan berlari pergi dari kantin.
"Mau lo apa sih sebenarnya?" Tanya Yoga.
"Gue suka sama lo, mau nggak lo jadi cowok gue?" Tanya Alice
"Jangan gila deh lo, kita ketemu saja baru satu jam yang lalu. Dan sekarang lo mau kita jadian? Lo habis kebentur ya?" Ucap Yoga mengejek.
"Iya, kan gue kebentur cinta lo" Jawab Alice.
"Malas gue" Ucap Yoga lalu bangkit dari duduknya. Dia membayar makanan dan minumannya lalu berjalan pergi dari kantin.
Alice segera mengikuti Yoga lagi. Dia berjalan di belakang Yoga dengan senyumannya yang merekah.
"Wih ada bidadari nih"
"Anak baru ya? Kenalan dong"
"Cantik banget sih, sudah ada yang punya belum?"
Goda beberapa anak laki laki dari kelas lain yang saat itu juga sedang jam kosong. "Aduh sorry ya, tapi hati gue sudah ada yang mengisi nih" Ucap Alice.
"Yah belum berjuang tapi sudah pupus saja nih harapan"
"Emang siapa sih yang ngisi hati lo?"
"Tuh" Tunjuk Alice ke punggung Yoga.
__ADS_1
"Ha? Lo serius suka sama dia? Dia kan cowok melambai"
"Emangnya kenapa? Gue suka kok, apa peduli lo" Ucap Alice tegas. Alice tidak suka ada yang menghina Yoga. Yah, walaupun memang Yoga cowok yang sedikit melambai tapi dia tetap pria sejati di mata Alice.
"Arght, jadi pengin karungin bawa pulang" Ucap Alice yang berlonjok lonjak sendiri kegirangan melihat punggung Yoga.
"Cewek aneh" Ucap anak laki laki yang tadi semoat menggoda Alice.
Alice berlari mengejar Yoga lalu berjalan tidak jauh di belakang Yoga. "Yoga" Panggil Alice namun Yoga tidak menjawabnya.
"Yoga, gue mau kasih sesuatu nih buat lo" Ucap Alice. Lagi lagi Yoga tidak perduli dan tetap berjalan menuju ke kelasnya. "Ih Yoga, kalau di panggil itu noleh dong" Ucap Alice mencekal tangan Yoga.
"Apan sih? Nggak usah ganggu gue" Ucap Yoga.
"Tapi gue maunya ganggu lo, gimana dong?" Ucap Alice.
"Terserah lo" Ucap Yoga berbalik dan akan melangkah pergi namun lagi lagi tangannya di cekal oleh Alice. "Mau lo apa sih?" Tanya Yoga yang sudah mulai emosi.
"Gue nggak mau apa apa kok. Gue hanya mau kasih sesuatu sama lo" Ucap Alice.
"Apaan cepetan deh, gue malas menghadapi lo" Ucap Yoga. Alice tersenyum senang, dia segera memasukkan tangannya ke dalam saku lalu dia mengekuarkan dua jarinya yang ia bentuk Love.
"Eyaa, Alice. Lo bisa ae Lice"
"Ciyee Yoga"
"Babat habis Lice"
"Di terima dong Ga, masak cewek cakep gitu di anggurin sih" Ucap Anita.
"Tancap gas terus Lice, jangan pantang menyerah" Ucap Angel.
"Terima saja Yog, siapa tau memang jodoh kamu" Ucap Zahra.
Yoga mengusap kasar wajahnya. Sedangkan Alice tersenyum puas karena banyak anak anak kelasnya yang mendukung dirinya. "Gila lo" Ucap Yoga lalu masuk ke dalam kelas.
Semua bersorak ketika melihat Yoga masuk ke dalam kelas. Yoga menatap Eko karena dia tau pasti Eko yang bicara ke anak anak soal Alice yang menghampirinya tadi di kantin dan hasilnya banyak anak anak yang penasaran sehingga mereka menunggu kedatangan Yoga dan Alice di depan pintu serta jendela kelas.
"Sorry bro kelepasan" Ucap Eko mengangkat dua jarinya membentuk huruf V.
Yoga menghela nafasnya, dia duduk di sebelah Jack yang tengah tertidur pulas. "Nikmat mana lagi yang kau dustakan brother, pagi pagi enak sudah molor saja" Ucap Yoga.
"Dia habis mabar tadi malam sama gue" Sahut Eko.
"Kok lo nggak ngantuk?" Tanya Yoga.
"Kan habis minum kopi, kalau dia sih nggak bisa minum kopi. Sedikit saja minum kopi sakit tuh perut rata" Ucap Eko. Yoga hanya tersenyum lalu mengambil ponselnya yang ada di saku celana. Dia mulai memainkan ponselnya untuk melihat progress butik pakaiannya.
"Nih buat lo" Ucap Alice memberikan yoghurt rasa stroberi di depan Yoga.
"Gue nggak suka yang asem asem" Ucap Yoga.
"Nih buat lo saja Ko" Ucap Yoga memberikan yoghurt itu ke Eko. Eko menatap Alice sebelum menerima yoghurt dari Yoga itu. Alice mengangguk lalu berbalik dan kembali ke mejanya.
__ADS_1
"Sabar ya, dia memang susah di dekati" Ucap Angel menepuk bahu Alice.
"Gue nggak akan nyerah, gue bisa kok daperin dia" Ucap Alice menyeringai devil.
"Gue suka gaya lo" Ucap Anita.
"Semangat" Ucap Zahra.
"Thanks ya" Ucap Alice tersenyum tulus.
🌹🌹🌹
Satu minggu telah berlalu. Alice sudah sekolah di SMA Dirgantara selama 1 minggu lamanya. Dia juga sudah satu minggu terakhir terus mengejar cintanya pada Yoga. Seperti pagi ini, Alice baru saja sampai di sekolah dengan motor sport putihnya yang baru saja sampai di parkiran motor. Dia melihat Yoga yang baru turun dari mobilnya.
"Selamat pagi Bobo" Ucap Alice tersenyum manis dengan gigi gingsulnya yang menambah kesan manis pada wajahnya.
●
●
●
💥💥💥
Hai hai hai...
Gimana seru nggak nih ceritanya.
Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.
Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁
👍 Like
♥️ Favorit
💬 Komen
⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.
Selamat membaca ya kak
Terima kasih banyak
See you next part
😊😊😊🙏🙏🙏
#badboy
#kampus
#fiksiRemaja
__ADS_1