BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
57


__ADS_3

...💥💥💥...


...Hai hai hai......


...Gimana seru nggak nih ceritanya. ...


...Masih ada kelanjutannya lho. Ayo lanjut baca terus sampai akhir....


...Untuk uang parkirnya jangan lupa. Hanya butuh Like, Komen, Vote dan klik tombol Favoritnya. ...


...Kalau di tambah bintang 5 juga boleh ya ......


...Selamat membaca dan terima kasih banyak 🙏😊...





Jack berjalan keluar dari kelasnya dengan di ikuti oleh Edo. Saat sampai di parkiran Edo mencekal tangan Jack. "Jack apa lo yakin dengan apa yang lo ucapkan? Lo serius mau keluar dari Lion?" Tanya Edo.


"Iya Do, gue akan keluar jadi gue harap lo akan menjaga Jamal. Jangan biarkan dia semakin menggila" Ucap Jack.


"Lo serius Jack?" Tanya Edo lagi.


Jack tidak menjawab pertanyaan Edo, dia hanya tersenyum lalu menepuk bahu Edo dan pergi meninggalkan Edo yang masih berdiri menatap kepergiannya.


"Tapi jika lo pergi, mereka akan mengincar lo Jack. Lo akan sama halnya dengan Elang. Lo akan mendapat perlakuan kejam dari mereka semua Jack" Guman Edo dalam hati.


Edo meremas jemarinya karena dia bingung harus memilih siapa saat ini. Dia ingjn mengikuti Jack, namun Jack sudah meminta dia untuk tetap di Lion menjaga Jamal.


"Kenapa lo harus minta gue menjaga Jamal, Jack. Harunya lo minta gue untuk ikut bersama lo agar gue bisa bantu lo melawan Jamal" Guman Edo.


Jack sedang frustasi sekarang. Dia melajukan motornya sangat kencang karena sedang kalut. Dia sungguh kecewa dengan teman temannya yang telah menghianati dirinya.


Saat berada di persimpangan Jack yang terlalu cepat memacu kuda besinya itu tidak bisa mengendalikan laju motornya dan....


Brack


Jack terjatuh dari motornya karena menghindari kendaraan yang akan menyebrang. Jack menabrak pohon di pinggir jalan dan naasnya helm yang ia gunakan sampai terlepas dari kepalanya.


Angel yang baru saja pupang sekolah melihat ada keramaian di dekat rumahnya. Dia yang merasa penasaran segera turun dari mobilnya ketika melihat motor sport yang tergeletak di pinggir jalan. Dia kira motor itu adalah anggota dari Naga Darat.


"Ya Tuhan Jack" Ucap Angel terkejut melihat kakak sahabatnya itu penuh dengan darah yang keluar dari kepala belakangnya.


"Pak tolong angkat teman saya ke mobil. Biar saya bawa dia ke rumah sakit" Pinta Angel.


"Iya mbak iya" Jawab bapak bapak yang di mintai tolong oleh Angel.


"Biar saya saja yang menyetir mbak, mbaknya dampingi masnya saja di belakang" Ucap salah seorang pria.

__ADS_1


"Makasih ya pak" Ucap Angel.


Angel mengambil jaketnya yang berwarna putih untuk menutupi kepala Jack yang terus mengeluarkan darah segar.


"Pak tolong lebih cepat" Ucap Angel.


"Iya mbak" Jawab bapak yang mengantar Angel.


"Lo ngapain?" Tanya Jack menyeringai ketika melihat Angel yang sedang memangku kepalanya.


"Kak, lo sadar. Tahan sebentar ya kak, kita sebentar lagi sampai di rumah sakit" Ucap Angel.


"Tangan lo" Pinta Jack.


Dengan segera Angel meraih tangan Jack lalu Jack menggenggamnya erat. Jack kembali kehilangan kesadarannya namun tangannya terus menggenggam tangan Angel.


Tak lama Jack dan Angel sudah sampai di rumah sakit. Jack yang di pindahkan ke atas ranjang tidak ingin melepaskan genggaman tangannya dari Angel.


"Pasien tidak mau melepaskan genggamannya Dok" Ucap suster.


"Ya sudah biarkan kekasihnya ikut masuk." Ucap Dokter.


"Eh tapi...." Ucap Angel terhenti.


"Ayo mbak masuk. Kita harus segera melakukan tindakan sekarang juga" Ucap Suster.


"Hah, ok" Jawab Angel.


Cukup lama Angel menemani Jack yang di operasi. Dia memandang wajah Jack yang ada beberapa bagian dari wajah Jack yang lebam. "Pasti sangat sakit kan lo sekarang?" Guman Angel.


Tak lama operasi yang di jalani Jack sudah selesai. Jack sudah keluar dari ruang operasi dengan Angel yang masih berpegangan tangan dengan Jack.


"Kak Zaki" Ucap Anita ketika melihat Jack yang keluar dari ruang operasi namun masih belum sadarkan diri.


"Lo tenang ya Anita, kakak lo sudah di operasi kok. Kita tunggu saja kakak lo siuman" Ucap Angel.


Anita melihat tangan Angel dan Jack yang bergandengan tangan. Dia menatap Angel dengan heran. "Lo jangan salah snagka, kakak lo yang tidak melepaskan tangan gue" Ucap Angel.


"Kalau lo jadi kakak ipar gue juga nggak papa kok Ngel" Ucap Anita.


"Apaan sih lo. Sudah ah, biarkan kakak lo di pindahkan dulu" Ucap Angel dan di angguki oleh Anita.


🌹🌹🌹


Di ruang rawat inap Jack.


Saat malam Jack sudah mulai sadar, membuka mayanya, dia merasakan sakit di bagian kepalanya.


"Arght" Jack memegangi kepalanya. Namun saat merasa dia menggenggam sesuatu, dia melihat rambur berwarna gold yang kini tengah tertidur lelap.


"Dari tadi dia masih di sini ternyata" Guman Jack tersenyum.

__ADS_1


Baru saja Jack akan mengusap kepala Angel, namun ia terhenti dan melihat Anita yang masuk ke dalam kamar inapnya. "Lo sudah bangun kak?" Tanya Anita dan dia ngguki oleh Jack.


"Kenapa? Lo tertarik sama Angel?" Tanya Anita menggoda Jack.


"Apaan sih lo Ta" Ucap Jack malu.


"Ye....malu" Goda Anita lagi.


"Kalau lo mau mengejar Angel, geu setuju kak." Ucap Anita.


"Ambilin gue minum, gue haus" Pinta Jack mengalihkan pembicaraan.


Anita mengambilkan air putih untuk Jack dan dia juga membantu Jack untuk minum. Angel yang merasakan gerakan pada tanganya mulai membuka mata. Dia menusap matanya dan melihat Jack yang sedang minum di bantu oleh Anita.


"Lo sudah sadar kak?" Tanya Angel.


"Iya, makasih ya lo sudah mau bantu gue" Ucap Jack.


"Sama sama. Em sorry kak" Ucap Angel menarik tangannya yang masih di genggam oleh Jack.


Anita tersenyum melihat kakaknya dan Angel sama sama tersipu malu. Angel menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal karena terus di perhatikan oleh Jack.


"Em... sodah malam, gue mau pamit pulang dulu" Pamit Angel.


"Gue antar ya Ngel" Ucap Anita.


"Gue bisa pulang sendiri kok Ta" Tolak Angel.


"Kan mobil lo masih di cucian. Mungkin besuk baru kelar" Ucap Anita.


"Tapi kakak lo gimana?" Tanya Angel.


"Gue nggak papa, lo pulang di antar Nita saja" Ucap Jack.


"Ya udah deh, gue pulang dulu ya kak" Pamit Angel yang di angguki oleh Jack.


"Lo tenang saja kak, gue akan bawa dia setiap hari ke sini buat temenin lo" Bisik Anita ke Jack.


"Gue pegang ucapan lo" Ucap Jack tersenyum.


"Ih, ngarep beneran lo kak?" Tanya Anita terkejut.


"Kan lo yang mau" Jawab Jack singkat.


"Nanti kita bicara lagi, gue antar calon kakak ipar gue dulu ya" Pamit Anita.


Anita mengambil jaket dan tas kecilnya laku sedikit berlari untuk keluar dari ruang inap Jack menemui Angel yabg saat ini sudah berada di depan kamar inap Jack.


# Selamat membaca ya kak


# Terima kasih banyak

__ADS_1


😊😊😊🙏🙏🙏


__ADS_2