
...Next? ...
...Udah vote dan spam komen belum? ...
...Yuk ges semangatin mamak Diyah biar aku rajin up setiap hari....
...Votenya jangan pelit2 ya!!!!😊😊😊😊...
...See u next part ❤...
●
●
●
Iya, oh iya siapa nama kamu?" Tanya Lita.
"Aku Angel kak, sahabatnya Zahra" Jawab Angel.
"Salam kenal ya Angel" Ucap Lita.
Di saat bersamaan Langit dan Dika menghampiri mereka. "Sudah selesai?" Tanya Langit yang berada di belakang tubuh Lita.
"Eh, iya baru saja selesai" Jawab Lita terkejut.
"Lo kenal kak?" Tanya Angel.
"Kenal lah, dia itu is.....emmmmmh" Ucap Dika yang langsung di bekap oleh Langit.
"Dia siapa?" Tanya Angel penasaran.
"Dia kekasih gue" Jawab Langit langsung melepas bekapannya pada Dika.
"Sia***n lo" Umpat Dika.
"Berisik lo" Ucap Langit.
"Kakak kok mau sih sama dia" Ucap Angel.
"Emamg gue kenapa?" Tanya Langit heran
"Playboy" Jawab Angel singkat.
"Apa lo bilang?" Tanya Langit marah. Angel langsung berdiri di belakang Zahra ketika melihat Langit yang mulai marah. Sedangkan Lita hanya tersenyum melihat Angel yang menurutnya menggemaskan itu.
"Sudah ah, aku pulang dulu ya. Ada kerjaan dari kampus yang harus aku selesaikan" Pamit Lita.
"Iya kak, hati hati ya kak" Ucap Zahra.
"Enggak bareng gue saja?" Tanya Langit.
"Sekolah yang benar" Ucap Lita menepuk dada Langit dengan berkas yang ia pegang.
"Ayo Dika" Sapa Lita.
"Ok kak" Jawab Dika mengacungkan jempolnya.
🌹🌹🌹
Hari berikutnya.
Anita sedang ada di kantin menikmati baksonga seorang diri. Dia tau jika Dika sejak tadi menatapnya namun dia tidak perduli dengan kehadiran Dika.
__ADS_1
Brack
Fani menggebrak meja tempat Anita. Anita melempar sendok dan garpunya karena ulah Fani membuatnya kehilangan nafsu makannya.
"Lo kan yang sudah membuang buku buku gue ke tempat sampah?" Tanya Fani marah.
"Kalau iya kenapa? Masih bagus hanya tas lo yang gue buang." Ucap Anita.
Byur
Fani yang emosi langsung menyiramkan es jeruk milik Anita ke dada Anita. Dika yang melihat hal itu pun segera menghampiri Anita dan membawa Anita ke dalam pelukannya.
"Kak Dika" Ucap Fani terkejut.
"Lo berani sentuh cewek gue, gue akan habisi lo" Ucap Dika penuh kemarahan.
"Tapi kak...."
"Awas lo" Ucap Dika mendorong tubuh Fani menjauh darinya dan Anita.
"Lo apa apaan sih, lepasin gue" Ucap Anita memberontak.
"Kalau gue lepasin lo, bra lo akan di lihat semua orang. Lo yakin mau gue lepasin sekarang?" Ucap Dika.
"Ck" Anita.
Dika membawa Anita ke kamar mandi yang berada di samping kantin. "Lo tunggu di sini, gue akan ambilkan jaket buat lo" Ucap Dika.
"Iya" Jawab Anita.
Dika berjakan ke arah kelasnya. Dia mengambil jaket kulitnya yang berwarna biru gelap itu lalu ia bawa kembali ke kamar mandi tempat Anita berada.
"Lo mau ke mana?" Tanya Elang ketika melihat Dika membawa jaketnya keluar dari kelas.
"Ada perlu sebentar" Jawab Dika
"Enggak" Jawab Dika singkat lalu berlari ke arah kantin.
"Dia mau ke mana?" Tanya Elang.
"Nggak tau" Jawab Langit.
Tak lama Dika kembali ke tempat Anita berada. Dia mengetuk pintu kamar mandi dan Anita mulai membuka pintu tersebut. Dika melihat jelas pakaian dalam Anita yang berwarna hitam.
"Ck, sia***n" Guman Dika.
"Nih pakai, gue tunggu di luar" Ucap Dika menyerahkan jaketnya pada Anita.
"Iya lah tunggu di luar, nggak mungkin kan kalau lo ikut masuk" Ucap Anita.
"Sudah cepat masuk, gue sudah tidak tahan melihat pakaian dalam lo" Ucap Dika.
Anita menatap bajunya dan terkejut melihat pakaian dalamnya yang terlihat jelas.
Brack
Anita menutup pintu kamar mandi dengan sangat kencang. Namun hal itu malah membuat Dika tersenyum puas sudah berhasil mengerjai Anita.
Tak lama Anita sudah keluar dari kamar mandi dengan jaket milik Dika yang melekat pada tubuhnya.
"Gue akan antar lo pulang nanti, akan sangat bahaya jika lo pulang sendiri dengan memakai jaket gue" Ucap Dika.
"Gue bisa pulang sendiri" Ucap Anita.
__ADS_1
"Jangan keras kepala, ini semua demi kebaikan lo juga" Ucap Dika.
"Terserah lo" Ucap Anita yang melenggang pergi meninggalkan Dika. Dika tersenyum lalu berjalan mengikuti Anita sampai Anita masuk ke dalam kelasnya.
Saat Anita masuk ke dalam kelas, semua mata tertuju pada jaket yang ia kenakan. Belum juga mereka semua selesai dengan keterkejutan jaket yang di kenakan Anita, kini mereka tambah terkejut dengan kedatangan Dika di kelas mereka.
"Jagain baby gue. Kalau ada yang berani sentuh dia maka urusannya sama gue" Ucap Dika.
"Siap bang, kita akan jaga babynya bang Dika dengan baik" Ucap anak anak yang ikut dalam geng Naga Darat.
"Siapa yang lo maksus baby lo. Jangan mimpi deh" Ucap Anita.
"Lo nggak mau mengakui juga urusan lo, tapi lenurut gue, lo baby gue" Ucap Dika tersenyum manis yang membuat Anita semakin marah.
Jam istirahat ke dua Zahra dan Angel baru saja sampai di kantin. Angel terfokus pada seorang gadis yang sedang memakai jaket milik Dika karena jaket dari ke 3 anak inti geng Naga Darat jauh berbeda dari pada anak anak yang lain.
"Itu kan jaketnya inti Naga Darat?" Tunjuk Angel ke gadis yang tengah duduk sendirian di meja kantin.
"Kita ke sana yuk" Ucap Zahra menarik tangan Angel menghampiri gadis itu.
"Oh Anita to yang pakai jaketnya anak inti" Ucap Zahra.
"Iya, baju gue kotor" Jawab Anita.
"Boleh barengan nggak?" Tanya Zahra.
"Boleh lah" Jawab Anita.
"Oh iya, kenalkan ini sahabat ku juga, namanya Angel" Ucap Zahra.
"Gue sudah tau, dia mantannya Dion kan?" Ucap Anita.
"Kok lo tau, memangnya lo siapa?" Tanya Angel.
"Gue cewek cupu yang dulu sering di bully Fani dan Inez" Jawab Anita.
"Ya Tuhan, lo berubah banget" Ucap Angel langsung duduk di hadapan Anita.
"Lo hebat banget bisa speak up sampai sekeren ini" Ucap Angel.
"Apaan sih lo, bikin gue malu saja" Ucap Anita tersipu malu.
"Angel benar Nit, lo hebat banget" Imbuh Zahra.
"Makasih ya" Ucap Anita tersenyum.
"Gue bolehkan jadi teman lo juga?" Tanya Angel.
"Semua teman Zahra juga teman gue kali" Ucap Anita.
"Makasih" Ucap Angel menggenggam tangan Anita.
Setelah itu mereka makan siang dengan berbincang dan sesekali di iringi candaan yang membuat mereka jadi pusat perhatian.
🌹🌹🌹
Pulang sekolah, Dika menepati janjinya untuk mengantarkan Anita pulang. Walaupun penuh perdebatan akhirnya Anita mau di antar oleh Dika.
"Kita makan dulu yuk" Ucap Dika yang saat ini sedang memboncengkan Anita di motor sportnya.
"Terserah lo" Jawab Anita. Mendengar jawaban dari Anita membuat Dika senang. Dika segera melajukan motornya ke tempat makan yang biasa ia kunjungi.
# Selamat membaca ya kak
__ADS_1
# Terima kasih banyak
😊😊😊🙏🙏🙏