BADBOY ITU SUAMIKU

BADBOY ITU SUAMIKU
52


__ADS_3

...Hai hai hai...


...Setelah membaca nex partnya, ayo lah jangan lupa Like, Komen dan Vote....


...Mamak juga butuh bintang 5_nya juga nih......


...Mamak Diyah tambah semangat kalau kalian senang 🤭...


...Selamat membaca...


...Terima kasih sudah mampir...





Lita tersenyum karena dia baru sadar ternyata saat ini suami kecilnya itu sedang cemburu. Lita berlari ke dalam ruang ganti dan melihat Langit yang sedang mengenakan seragam sekolahnya. Lita berjalan menghampiri Langit lalu memeluknya dari belakang.


"Kamu cemburu ya?" Goda Lita.


"Kalau iya memangnya kenapa?" Tanya Langit.


Langit melepaskan tangan Lita dari pinggangnya. Dia berbalik agar menatap Lita yang sedikit mendongak karena Lita berdiri hanya sebatas dadanya saja.


"Lo jangan macam macam di sekolah nanti" Ucap Langit.


"Enggak ah, aku mau cari berondong yang masih lucu gemesin nanti di sana" Jawab Lita tersenyum.


"Coba saja, lo akan tau kegilaan apa yang akan gue lakukan" Ucap Langit.


"Sukannya ngancam terus" Ucap Lita cemberut.


"Karena gue sayang sama lo. Kalau gue nggak sayang sama lo, gue juga nggak akan lerduli" Jelas Langit.


"Sayang saja apa sayang banget?" Tanya Lita manja.


"Sayang banget banget banget. Puas kan lo" Ucap Langit mencubit hidung Lita. Lita tersenyum karena suaminya yang tampak dingin namun begitu memanjakan dirinya. Bahkan Lita tidak malu menjawab bahwa Langit adalah suaminya jika ada yang bertanya. Namun Langit minta untuk menyembunyikan ikatan mereka dulu sampai dia lulus sekolah.


"Mau bareng gue nggak?" Tanya Langit.


"Enggak ah, aku mau bawa mobil saja. Nanti kamu pasti mau ke warung dulu kan?" Ucap Lita.


"Iya sih, ya sudah nanti gue ikuti lo dari belakang" Ucap Langit mengusap lembut kepala Lita.


"Iya" Jawab Lita. "Cium dulu" Ucap Lita sudah memajukan bibirnya. Langit tersenyum lalu mencium bibir Lita sekilas.

__ADS_1


"Manja banget sih lo, jadi gemes gue" Ucap Langit mencubit kedua pipi gembul Lita.


"Ah....sakit Langit" Ucap Lita mengusap pipinya yang memerah akibat cubitan dari Langit.


"Habisnya lo sih bikin gue gemes" Jawab Langit.


Langit keluar dari ruang ganti dan Lita terus mengikuti Langit. Langit menyisir rambutnya sedangkan Lita memeluknya dari belakang. "Lo kenapa sih manja banget begini?" Tanya Langit.


"Aku cemburu tau" Ucap Lita kembali cemberut.


Langit menarik tangan Lita lalu menggendong Lita ke atas meja rias mereka yang ada di kamar. "Cemburu kenapa?" Tanya Langit lembut.


"Kamu populer banget di sekolah, di sana banyak anak anak seumuran kamu yang lebih cantik bahkan badanya lebih bagus dari ku" Jawab Lita sedih.


"Hahahaha lo serius cemburu sama anak anak itu?" Tanya Langit tertawa.


"Iya lah, secara di umur kamu yang segini, perasaan kamu masih labil. Gumana nanti kalau kamu berpaling dari aku. Aku yang sudah lebih tua dari kamu pasti membuat kamu bosan" Ucap Lita.


Cup


Langit mencium bibir kecil Lita sekilas. "Nggak usah lo berpikir yang macam macam. Gue nggak seburuk yang lo kira. Gue sudah sangat beruntung bisa miliki lo. Gue nggak akan berpaling dari lo kok. Lagian lo jauh lebih baik dan menarik dari pada mereka." Jelas Langit.


"Apa lagi kalau di atas ranjang" Bisik Langit.


Duk


Lita memukul dada Langit karena malu. "Dasar mesum" Ucap Lita.


"Nggak usah ke sekolah yuk. Gue pengen makan lo nih" Ucap Langit.


"Enggak ya, tadi malam saja kamu sudah mengganggu tidur ku" Ucap Lita tegas.


"Hah baik lah. Aku akan puasa pagi ini" Ucap Langit menghela nafasnya.


Langit menurunkan Lita dari meja riasnya. Dia kembali menata melakukan aktivitasnya untuk berangkat ke sekolah.


Sedangkan Dika saat ini sudah berada di depan rumah Anita. Dia menunggu Anita dengan bersandar pada motornya.


"Lo ngapain di sini?" Tanya Jack yang melihat Dika di depan rumahnya.


"Jemput gue, kenapa? Lo nggak suka?" Sahut Anita yang berjalan menghampiri Dika.


"Hallo baby, yuk berangkat" Ucap Anita tersenyum cantik ke arah Dika.


"Lo ada hubungan apa sama adik gue?" Tanya Jack yang sudah menarik tangan Anita hingga kebelang tubuhnya.


"Lo apa apaan sih kak, memangnya kenapa kalau gue pacaran sama dia?" Ucap Anita marah.

__ADS_1


"Gue nggak akan biarkan lo pacaran sama dia" Bentak Jack pada Anita.


"Jangan kasar ke cewek" Ucap Dika.


"Diam lo bang***t. Jangan ikut campur dalam keluarga gue" Ucap Jack tegas.


"Pergi lo dari sini" Ucap Jack tegas.


"Kak, lo nggak berhak mengusir Dika. Dia kekasih gue" Ucap Anita.


"Enggak, lo harus putus sama dia" Ucap Jack.


"Apa maksud lo? Lo mau jadi sok dewasa sama gue? Kemana saja lo selama ini? Kenapa saat gue baru menemukan kebahagiaan gue, lo malah muncul dan menghancurkannya" Ucap Anita marah.


"Hentikan hunny" Ucap Dika.


"Sorry Jeck, gue tau kalau lo benci banget sama gue, tapi satu hal yang lo harus tau. Gue cinta sama Anita. Gue nggak akan pernah melepaskan dia."


"Gue tau lo kakak kandungnya, tapi dia berhak memilih dengan siapa dia akan bahagia" Ucap Dika.


"Dia memang berhak bahagia tapi enggak sama lo baj***n. Lo itu playboy yang hanya mempermainkan adim gue, dan gue nggak akan biarkan itu terjadi" Ucap Jack marah.


"Gue nggak pernah main main sama Anita Jack. Kalau lo memang nggak percaya sama ketulusan gue, gue akan bawa orang tua gue ke sini. Karena gue benar benar serius sama Anita" Jawab Dika tegas.


"Sudah Dika, lo nggak usah meyakinkan dia. Lagian apa peduli dia, dia hanya perduli dengan gengnya yang nggak jelas itu" Ucap Anita.


"Ayo pergi" Ucap Anita manarik tangan Dika ke arah motor Dika.


Dika melajukan motornya pergi dari area rumah Anita. Jack sangat marah karena Anita lebih membela Dika dari pada dirinya yang sebagai kakak kandungnya.


"Kalau sampai lo berani nyakitin adik gue, gue sendiri yang akan habisi lo Dika." Ucap Jack penuh penekanan. Jack yang meremas jemarinya sampai terlihat jelas urat urat hijau yang menonjol dari dalam kulitnya.


🌹🌹🌹


Di sekolah.


Ketiga pentolan Naga Darat baru saja sampai di sekolah. Elang yang saat ini masih di atas motornya melihat ke arah mobil sport yang di naiki oleh Zahra.


Zahra keluar dari mobilnya dengan penuh lercaya diri dan hal itu membuat Elang semakin jatuh hati padanya.


"Gila, cewek gue keren banget" Guman Elang.


"Cewek gue malah manis banget tuh" Sahut Langit yang juga tampak melihat Lita yang baru saja keluar dari mobilnya.


"Gue makin cinta sama tuh cewek" Ucap Elang tersenyum tipis.


# Selamat membaca ya kak

__ADS_1


# Terima kasih banyak


😊😊😊🙏🙏🙏


__ADS_2