Celine And Her Arrogant Husband

Celine And Her Arrogant Husband
Episode 8-Tolong Selamatkan Celine, Danu!


__ADS_3

Keira menghela napas sesaat setelah menyudahi panggilan video bersama Celine. Kecemasan yang ia rasakan masih sangat pekat dalam meliputi sanubarinya. Celine adalah satu-satunya teman dekat yang sudah seperti seorang saudara. Ia tahu betul bagaimana sulitnya hidup Celine selama ini. Dan bagaimana bisa Keira membiarkan Celine hidup bersama Reksa yang memang sudah terkenal sombong sejak dulu?


“Ra? Habis bincang sama Celine, ya?” Danu, pria yang saat ini menderita luka hati sudah tampak di hadapan Keira. Sebenarnya, ia memang sudah berjanji untuk bersantap siang bersama Keira. Namun, ia terlambat datang karena harus memegang pekerjaan yang Celine tinggalkan. “Maaf, Ra, aku terlambat. Celine ... kan sudah resign, jadi pekerjaan dia aku yang pegang sebelum ada penggantinya.”


Keira tersenyum canggung, lalu menggeleng pelan. “Enggak apa-apa kok, Nu. Sudah lama, ya? Kok tahu aku baru saja ngobrol sama Celine?” sahutnya balas bertanya.


“Aku datang sejak kamu berpamitan dengan Celine.” Danu menghela napas, lalu ia berangsur duduk tepat di hadapan Keira. “Mm, bagaimana kabar Celine, Ra?”


Keira merasa prihatin sekarang, bukan hanya pada nasib buruk Celine, tetapi juga pada sosok Danu. Pria yang ia kenal melalui Celine itu tampak sendu. Keira tahu tentang bagaimana Danu selalu mengagumi Celine selama ini.


Memang benar, Danu tidak pernah mengatakan apa pun mengenai perasaannya pada Celine. Namun, karena otak Keira yang kelewat pintar dan peka, ia langsung mengerti bahwa Danu menyukai Celine. Setiap kali bertemu Danu ketika hendak menjemput Celine, Keira terus mengamati sikap dan tatapan mata Danu yang selalu menyiratkan sebuah kecintaan besar teruntuk Celine.


“By the way, kenapa kamu enggak datang ke pesta pernikahan Celine, Nu?” selidik Keira.


Danu menelan saliva. Ada seulas senyum canggung yang menarik salah satu sudut bibirnya. “Enggak apa-apa, Ra, a-aku lagi sibuk pada saat itu,” jawabnya berbohong, berusaha menutupi kenyataan bahwa saat itu ia sangat terluka, sampai enggan untuk datang ke pesta resepsi pernikahan Celine dan Reksa.


“Sudahlah, Danu, enggak perlu berbohong. Maaf, tadinya aku memang cuma basa-basi doang. Tapi, aku tahu kok kamu menyukai Celine sejak lama.”


Danu langsung tersedak minuman yang barusan ia sesap, setelah seorang pramusaji meletakkan pesanannya tersebut. “Ka-kamu bagaimana bisa tahu, Ra?”


“Celine yang plinplan dan ceroboh saja tahu, apalagi aku yang jelas-jelas lebih pintar darinya. Kamu-lah orang yang paling bodoh di antara kami, Danurdara. Kamu terlalu lamban dan enggak mau menyatakan perasaan. Celine akan menerima perasaan kamu, kalau dirimu cukup berani. Tapi, karena lamban, Celine merasa enggak perlu kasih kamu kesempatan. Celine itu enggak suka sama cowok yang menye-menye, tahu! Sebab dirinya pun sudah kelewat tangguh, itu kenapa dia begitu berani menerima lamaran Reksa yang terkenal angkuh, daripada harus menunggu kepastian darimu!”


Hati Danu terenyak dibuatnya. Ia tidak menyangka bahwa selama ini perasaannya terlalu kentara. Bahkan, tidak hanya Keira, Celine yang merupakan wanita pujaannya pun sudah tahu. Menyesal, sepertinya hal itu tetap berlaku untuk hidup Danu. Namun, apa mau dikata, karena kebodohannya sendiri, Celine memilih pergi dan menikah dengan pria lain.

__ADS_1


Keira sendiri sebenarnya tidak ingin mengatakan kenyataan itu pada Danu di saat keadaan sudah semakin runyam. Namun, ada perasaan bergolak yang sempat sukar dikendalikan, yang mana setelah itu Keira langsung keceplosan. Mungkin, ia sudah terlalu gemas dan geram pada sifat Danu yang lamban, sampai pria itu harus kehilangan sang wanita pujaan.


“Maafkan aku, Danu,” ucap Keira. “Aku tahu ini sulit bagi kamu, melihat wanita yang kamu sukai justru menikah dengan orang lain. Tapi, aku juga enggak tahan lagi untuk membuat kamu sadar di titik mana kamu bersalah.”


“Sebenarnya, aku memiliki maksud lain kenapa sampai saat ini enggak pernah mengatakan apa pun pada Celine, Ra. Dia dan termasuk kamu selalu antusias kalau membahas soal perjalanan keliling dunia. Aku enggak mau keberadaanku nanti merusak cita-cita kalian berdua, seenggaknya sampai kalian bisa mencapainya, aku bisa bersabar terlebih dahulu untuk mengakui perasaanku pada Celine,” ungkap Danu yang memiliki alasan lain.


Keira terenyuh. “Maafkan aku, Danu, kalau ternyata kamu memiliki niat seperti itu. Tapi, sejak dulu di antara aku dan Celine enggak ada peraturan tentang larangan pacaran kok. Dan sekarang, keadaan justru semakin runyam. Aku kasihan padanya, Nu.”


“Mm ... kasihan? Memangnya apa yang terjadi pada Celine, Ra?” selidik Danu. “Dan lagi, kenapa dia tiba-tiba menikah, padahal selama ini jarang terlihat memiliki pasangan?”


“Danu, Celine itu memang kerap bikin masalah dan bikin malu. Tipikal cewek jutek yang enggak pernah peduli apa kata orang lain. Apalagi dia sangat blak-blakan kalau mengatai orang lain. Tapi, ... Celine itu sebenarnya adalah anak yang baik. Rasa ibanya kelewat besar, dia enggak bisa melihat orang lain menangis,” jelas Keira.


“Ya, aku tahu dan itu sebabnya aku menyukainya, Keira.” Danu tersenyum miris. “Dia pernah mengorbankan waktunya demi membantu orang lain. Sesampainya di kantor, dia dimarahi habis-habisan oleh atasan kami.”


Danu terkesiap. “Astaga ... jadi, maksudku kamu Celine—”


“Ya, Celine dijodohkan, Danu. Kamu pasti sudah enggak asing sama nama Reksa dan Wirya Utama. Jarang yang tahu kalau keluarga Celine cukup mengenal keluarga Wirya, bahkan Om Rodian pernah diselamatkan oleh Wirya Utama. Om Rodian memilih hidup sederhana dan meneruskan usaha kedainya, beliau juga enggan menerima bantuan apa pun lagi dari Wirya Utama, karena beliau merasa pengorbanan Wirya Utama di kala itu sudah sangat besar.”


“Tapi, kenapa harus ada perjodohan? Untuk apa?”


“Karena Reksa. Reksa Wirya Pandega yang sudah berusia 35 tahun belum juga ingin menikah, rumor mengatakan bahwa dia enggak menyukai lawan jenis. Tapi, sebenarnya, enggak begitu. Seperti yang aku katakan barusan, Reksa itu sangat menyukai kesempurnaan. Bukan hanya pekerjaan, tapi mungkin juga wanita. Dia tipikal pria yang pilih-pilih, enggak peduli tentang umur yang sudah cukup matang. Menurut spekulasiku, Wirya Utama ingin meredam rumor buruk tentang Reksa, dengan cara menjodohkan sang putra dengan putri sahabatnya.”


Danu tidak habis pikir. Ternyata masalah yang dihadapi oleh Celine begitu rumit. Ia ingat Celine pernah mengatakan tentang masalah di rumah, tetapi ia tidak pernah menyangka bahwa masalah Celine berkaitan dengan pernikahan paksa. Lebih herannya lagi adalah derajat Wirya Utama yang sebagai konglomerat besar justru menjodohkan sang putra dengan Celine yang berasal dari keluarga biasa saja. Mengapa tidak dengan putri sesama konglomerat saja? Danu benar-benar tidak mengerti.

__ADS_1


Setelah mendengarkan semua kisah Celine dari Keira, Danu langsung merasa bersalah. Selepas Celine memberikan undangan pernikahan, ia langsung syok bahkan cenderung menghindari Celine. Ia berlagak layaknya manusia paling menderita, hingga memutuskan untuk tidak menghadiri pernikahan Celine dan Reksa. Namun, pikir sekarang! Sejatinya, Celine-lah yang paling kesulitan.


“Kenapa harus Celine, Keira?” ucap Danu bertanya. Suara lirih dan parau.


Keira menghela napas, prihatin. “Mungkin karena rumor buruk tentang Reksa, jadi orang-orang kelas atas enggak berkenan mengorbankan putri mereka untuk menutup rumor buruk itu. Walau meski keuntungan yang didapatkan dari keluarga Reksa cukup besar, tetap saja orang tua mana yang tega membiarkan putri mereka hidup dengan cowok berumor aneh seperti Reksa? Kalau saja, Om Rodian enggak punya hutang nyawa pada Wirya Utama, aku yakin beliau enggak bakalan menerima perjodohan itu.”


“Celine ... malang sekali dia. Padahal, dia adalah sosok yang pandai membuat orang lain tertawa, tapi, kenapa dia berakhir seperti ini?”


“Oleh sebab itu, Danu, aku ingin kamu menjadi pahlawan penyelamatnya. Tolong ... bujuk Celine berpisah dengan Reksa, bagaimanapun caranya. Demi Tuhan, Nu! Aku enggak sanggup membiarkan hidup Celine serba terkekang dan menderita jika terus bersama Reksa. Celine enggak mau mendengarkan kata-kataku, karena dia punya rencana sendiri. Rencana absurd yang sangat berbahaya!”


Danu tercengang setelah mendengar sebuah permohonan dari Keira. Namun, beberapa detik kemudian, ia mulai menyadari seberapa besar kecemasan Keira terhadap nasib Celine. Kalau memang benar, Reksa—CEO dan pemilik generasi selanjutnya perusahaan Gold Pandega Innovation—begitu angkuh serta kejam, maka Danu akan menyetujui permintaan Keira. Apa pun caranya, ia pasti bisa menyelamatkan hidup Celine.


***


Malam kembali datang di kota Moskow, Rusia. Reksa yang kelelahan, terlihat sedang tiduran di atas ranjangnya. Namun, beberapa botol wiski tampak berjejer di atas nakas. Ia merasa frustrasi dan juga bingung sendiri. Bagaimana bisa dirinya yang kerap tampil sempurna, elegan, serta berkharisma, justru tertarik untuk bermain-main dengan wanita rendahan macam Celine? Bagaimana bisa ia tunjukkan tawa ringan, senyum manis, serta keluangan waktu demi menemani Celine mengelilingi Kremlin Moskwa, dan bahkan ia sampai rela mengajukan diri sebagai tukang foto wanita itu?


“Aku sudah gila, benar-benar enggak waras!” Reksa berkata dengan geram. Detik berikutnya, ia mengubah posisi yang sebelumnya merebah, kini berangsur duduk sembari bersandar pada headboard ranjang.


Salah satu jemari Reksa lantas sibuk meraih sebotol wiski yang masih tersegel rapi. Satu-satunya cara untuk meredam kekesalan, memang betul, hanya dengan minuman beraroma khas dan kuat. Ia tidak ingin memedulikan masalah apa pun malam ini. Perihal pekerjaan yang perlu ia tangani, meski sedang liburan, juga akan ia abaikan terlebih dahulu.


“Lihat saja, aku akan menyiksa wanita itu lebih kejam lagi. Jangan pernah berharap tentang kebahagiaan, ketika masih berani menampakkan batang hidungnya di hadapanku! Itulah tuah dan harga yang perlu dia terima setelah lancang menerima perjodohan di antara kami!” ucap Reksa tegas dan tertuju pada sosok istrinya sendiri. Kemudian, ia kembali menyesap wiski tersebut hingga habis tak bersisa, sementara dirinya mulai tak sadarkan diri.


***

__ADS_1


__ADS_2