CEO TAMPAN SEDINGIN ES

CEO TAMPAN SEDINGIN ES
Episode 58


__ADS_3

di sebuah restoran ternama Tasya dan juga kedua sahabatnya ini tengah nongkrong membahas masalah Tania yang menjadi perbincangan hangat di antara mereka.


''kakakmu itu pasti akan menemukan Tania cepat atau lambat kita harus banyak-banyak berdoa agar Tania baik-baik saja'' kata Mona yang mulai merenung persahabatannya ini benar-benar kacau setelah kejadian di klub malam dan imbasnya hingga saat ini benar-benar fantastis perubahannya dan tidak bisa ditebak-tebak.


dulu sebelum kejadian di klub malam mereka selalu menjadi teman ceria bahkan walaupun Tania memiliki masalah besar dengan keluarganya sendiri tetap Mona dan Agam akan menjadi garda terdepan menyemangati sahabatnya ini.


tapi untuk sekarang jangankan Garda terdepan jika ada sesuatu pun Tania tidak pernah ingin berbagi cerita karena mungkin sifatnya terlalu privasi pribadi.


''kalian berdua belum ada rencana untuk bertunangan? kalian bilang setelah lulus sekolah akan segera bertunangan dan menikah tapi sekarang malah tidak ada tanda-tanda tuh?'' tanya Tasya karena dari keduanya tidak ada kejelasan setelah percakapannya waktu itu di saat Tania masih ada di sini ''kita berdua sudah mempertimbangkan kembali tidak akan secepat itu karena umur kita belum cukup dan untuk menghasilkan uang pun kami masih mengandalkan orang tua jadi sebisa mungkin kita akan belajar mengelola uang Bagaimana caranya mencari uang dan tidak ketergantungan lagi dengan orang tua agar kami berdua bisa benar-benar mandiri'' Tasya mengacungkan jempolnya rupanya pemikiran mereka sudah sangat sejauh itu padahal tadinya Tasya hanya berpikir begini jika mereka menikah ya sudah jalani saja kehidupan seperti biasanya.


tapi setelah melihat rumah tangganya kakaknya dan juga Tania itu cukup rumit ditambah lagi selain persoalan ekonomi yang menurutnya tidak terlalu penting penting amat adalah perihal hati.


itu sangat penting selain hati juga kasih sayang dan keharmonisan harus tetap terjaga tapi karena kakaknya dan gebetannya tidak saling mencintai jadi keharmonisan itu tidak pernah terbentuk.


''itu memang benar kita tidak bisa sembarangan menikah tanpa tahu menahu konsekuensinya nanti, apalagi ya zaman sekarang banyak sekali pria dan wanita yang menikah muda dan lalu bercerai kan tidak lucu jika masih muda sudah menjadi duda dan juga janda jadi aku juga sebisa mungkin ingin membuka usaha sendiri dan juga mandiri seperti Tania waktu dulu dia sudah mengurus rumah tangga dan ingin mencari uang juga membantu suaminya walaupun suaminya sudah kaya raya'' penjelasan dari Tasya benar-benar ditangkap oleh Mona karena memang mereka dalam proses pendewasaan Di mana biasanya meminta uang kepada orang tua mereka akan belajar mandiri.

__ADS_1


''kudengar-dengar ijazah Tania sudah diambil tapi yang mengambilnya itu bukan Tania melainkan guru yang menghampiri Tania dan melakukan sidik jari di hadapan Tania langsung kurasa sebelum Tania benar-benar pergi ia sudah mengambil ijazahnya'' kata Agam yang mengalihkan perhatian mereka yang sedang membahas perihal rumah tangga yang seharusnya tidak dibahas sih karena mereka masih kuliah dan sedang berproses menuju kesuksesan.


''setelah diselidiki memang begitu hanya saja guru itu rupanya sudah tidak mengajar lagi aneh sekali memang aku rasanya ingin sekali menjadi orang yang benar-benar penguasa jadi apapun yang terjadi aku bisa mengetahuinya tanpa harus menyelidiki terlebih dahulu sampai tidak ketemu bukti-buktinya seperti sekarang ini'' crocos Tasya sebenarnya menurut Agam Tasya masih bisa mencari tahu dikit demi sedikit tapi itu juga memakan waktu dan malah kuliah Tasya bisa terbengkalai tapi ya sudahlah sudah ada orang-orang hebat yang berusaha mencari jadi mereka bertiga hanya bisa berdoa semoga saja Tania cepat cepat ditemukan dan kembali lagi ke Indonesia.


saat sedang asyik berbincang-bincang Tasya langsung bermain mata memberikan kode kepada dua sahabatnya ini untuk melihat ke arah pintu cafe di mana Di sana terdapat Anya dan juga pria berperawakan tinggi besar dan brewok.


mereka tertawa tanpa beban dan bahkan mengumbar kemesraan di depan umum sungguh memalukan tapi sepertinya mereka berdua tidak memiliki rasa malu jadi Tasya dan juga teman-temannya sebisa mungkin memaklumi sikap mereka yang baru saja kasmaran dalam percintaan.


''ehem ehem Aku tidak pernah melihatmu jalan dengan seorang pria ataupun berpacaran kau ini sepertinya 11-12 dengan Tania yang tidak terlalu memikirkan percintaan??'' Tasya seketika langsung menggarukkan kepalanya memang dirinya sama sekali tidak pernah bergaul dengan pria dan tidak pernah membalas chat dari pria-pria yang ingin berkenalan dengannya kecuali Agam.


''yah bisa dibilang seperti itu biarkan saja waktu berjalan jodoh kan tidak akan kemana nanti juga kan akan datang sendiri menghampiriku dan langsung aja aku menikah bahkan seperti cerita kakakku dan juga Tania yang tiba-tiba menikah bahkan pernikahan mereka aku tidak mengetahuinya tahu-tahu ibuku berkata kakakmu sudah menikah dan resepsinya Aku pun tak tahu yang tahu hanya ayahku dan juga ibuku benar-benar sulit dipercaya bukan?'' beginilah Tasya orangnya sangat lihai dalam berbicara bahkan terbilang sangat asik ''mungkin kau tak penting jadinya tidak diundang hahaha'' Mona dan juga Agam tertawa dan Tasya pula ikut tertawa sebenarnya sih bukan masalah itu tapi memang orang tuanya ini sangat tertutup Jika dengan masalah-masalah yang menyangkut pribadi keluarga pasti juga mulai sadar diri mulutnya sangat sulit untuk di rem.


di rumah Leo, Leon kini tengah menatap wajah adiknya itu datar walaupun dirinya memiliki sisi kerinduan tapi jika sudah menyakiti dan menghilangkan banyak nyawa seperti ini itu sangat merugikan ditambah lagi Leon sudah banyak menyiksa orang untuk mengetahui kematian adiknya ini.


rupanya adiknya ini malah sehat walafiat dan tidak terjadi apapun pada dirinya bahkan sampai bisa membuat perusahaannya sendiri benar-benar luar biasa memang.

__ADS_1


''aku tidak menyukai caramu yang sangat rendah seperti ini'' dengan santainya Leo menaikkan satu alisnya ''ini bukanlah cara rendahan melainkan caraku memberitahukan kepada kakek bahwasanya tidak semua masalah bisa dihentikan dengan kekerasan sepertimu contohnya yang terlalu gegabah dalam menghajar seseorang sampai meregang nyawa, watakmu benar-benar menurun dari kakek'' kata Leo yang kini terdengar di telinga Leon sedang memutar balikan fakta.


di mana Leon ingin memarahi Leo ini malah dirinya yang diberi paham oleh Leo, tanpa diberitahu Leon pun sudah tahu dan paham apa yang ia lakukan salah tapi jika adiknya terlalu seperti ini tentunya harus ada tindakan keras agar bisa menguak masalah-masalah yang ada dalam kasus kematian Leo yang pura-pura ini.


''jangan mengajariku mengenai Bagaimana caranya mengatasi masalah, cobalah lihat dirimu sendiri yang menyebabkan banyak masalah'' tatapan Leon kini tak main-main jadi itu bisa mungkin Leo bersikap serius untuk mengimbangi sikap kakaknya yang terbilang sangat tegas.


''Iya aku mengerti lalu bagaimana caranya aku menebus kesalahanku?" Leon masih belum memikirkan itu, Leo harus mendapatkan pelajaran yang setimpal-timpalnya ia walaupun tidak dengan kematian setidaknya dengan memberikan santunan dan sumbangan ke keluarga yang ditinggalkan itu bisa membuat mereka lebih terbantu.


apalagi jika kepala keluarga yang dihabisi oleh Leon tentunya tidak akan ada lagi yang mencari nafkah untuk keluarga mereka, sebenarnya awalnya Leon ingin memberikan sumbangan tapi karena dirinya berpikir bahwa ini semua karena ulah mereka sendiri yang tidak ingin jujur sampai saat inilah yang tidak memberikan uang sumbangan untuk membantu keluarga itu.


''nanti setelah kita sama-sama pulang ke Indonesia berikan saja uang santunan atau tunjangan untuk keluarga-keluarga yang ditinggalkan termasuk pria yang sudah kukuliti habis-habisan karena ulahmu'' Leo menghela nafasnya dan menganggukkan kepalanya setelah mendengarkan penjelasan itu benar-benar sakit dan bersalah rasanya jika sudah berlebihan begini.


awalnya ia mendengarkan cerita-cerita ini dari anak buahnya dan setelah mendengar langsung dari Leon sungguh menyakitkan rupanya.


vote and like nya kakak

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2