Cerai Muda

Cerai Muda
sebulan bersama


__ADS_3

setelah mengantar kinan kesekolah, bian menuju kantor nya... semua karyawan menyambut nya...


"pagi pak... anda sudah di tunggu pak andre di ruang meeting. " sapa mona sekretaris bian


"semua nya sudah siap ??"tanya bian pada mona.


"sudah pak".jawab mona.


bian memasuki ruang meeting.lumayan lama meeting hari ini... tapi bian seakan benar-benar puas dengan hasil meeting nya.


banyak Perusahaan- perusahaan yang meminta kerjasama dengan perusahaan yang di pimpin bian.meski masih muda tapi kemampuan nya luar biasa.


hari sudah semakin siang. ini waktunya dia menjemput kinan pulang sekolah. tapi sebelum menuju sekolah kinan, bian pulang ke rumah nya terlebih dulu.


"papa..... papa..... " teriakan arka dan aska memanggil bian.


"Hai jagoan-jagoan papa... lagi pada maen apa??" tanya bian kepada kedua anak nya. sambil menggendong keduanya.


"perang-perangan pa... "jawab arka


sekarang umur arka 7tahun dan aska 4tahun.berarti bian dan alina berumah tangga sudah 8tahun lamanya.


"kamu pulang mas??" tanya alina dengan ketus


"aku kesini hanya mau menemui anak-anak dan mengambil baju ganti. "jawab bian dengan tegas.


"kalian maen dulu ya sayang... " bian menurunkan anak2nya dari gendongan nya.


bian berjalan ke kamar mengambil beberapa baju ganti.disusul alina.


"sekarang kamu mau kemana mas??" tanya alina


bian hanya diam. dan tetap mengemasi Baju-bajunya.


"jawab mas.... !!! jawab.... !! bentak alina


Lagi-lagi bian tetep diam. hingga membuat alina makin kesal.

__ADS_1


"oh... Jangan-jangan mas punya wanita lain di luar sana??!!!... jawab mas.... !!! kata alina dengan nada tinggi


"aku sedang tidak ingin berdebat dengan mu" bian mengucap kata dengan tegas sambil meninggal kan alina.


"pa... papa mau kemana???"tanya arka


"papa gi ada urusan di luar kota jadi arka di rumah sama aska juga mama " tutur bian pada arka


"papa pergi dulu ya" bian mencium kedua Anak-anak nya. dan bergegas pergi.


bian menuju sekolah kinan. dan melihat kinan sedang duduk di bawah pohon deket pinggir jalan.


"lama ya.. ??" tanya bian dengan lemah lembut


"tidak juga... "kinan menjawab dengan senyuman manis.


diantar pulanglah kinan sampai rumah nya.


"mas gak turun?" tanya kinan


"ya udah mas Hati-hati ya... " tambah kinan menunjukkan perhatian nya


bian pun semangat dan langsung ke kantornya... kinan baginya kini semangat hidup nya. sampai-sampai dia lupa masalah dengan istrinya.


sore itu bian masih di ruang kantornya. bahkan sampai tengah malam dia baru keluar dari gedung kantornya.


seperti malam kemarin bian akan menginap di rumah kinan.


"tok tok tok"


bian mengetok jendela kamar kinan.


"mas bi..... ??" kinan heran


"bukain... "suruh bian


kinan membuka jendela dan membiarkan bian masuk ke kamar nya.

__ADS_1


"mas pengen nginep sini lagi... mas kangen"... kata bian merayu


"tapi.... "kata kinan terpotong karna bian langsung mencium bibir kinan dan mel***tnya. malam itu pun terjadi lagi dan lagi.


begitupun Hari-hari berikutnya sampai tiga minggu lama nya bian selalu menginap di rumah kinan tanpa sepengetahuan ibu lilis (ibu kinan) ,dan kinan dan bian selalu melakukan hal itu tiap malam layaknya suami istri.


suatu malam kinan dan bian sedang melakukan hubungan, karena terbawa suasana dan kenikmatan yang memuncak desah kinan terdengar sampai kamar ibu nya.


"aaahhhh,, …!!" desah kinan berulang-ulang kali.


"suara apa itu?"bu lilis terbangun dan berbicara sendiri.


dia beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan keluar kamar.


"aaagghhh…" Lagi-lagi terdengar suara desah kinan.


"lho kok suara nya dari kamar kinan" kata bu lilis penasaran.


"kinan.... kinan.... "bu lilis memanggil kinan anak nya.


kinan yang sedang asyik bercinta, seketika kaget dan bian langsung mencabut senjata nya dan segera memakai celana nya serta bersembunyi ke dalam lemari pakaian.


sementara kinan cepat-cepat memakai piyama nya dan membuka pintu kamar nya.


"cekrek"


"ada apa bu?" tanya kinan Pura-pura habiz bangun tidur.


"ibu tadi mendengar suara kayak orang mendesah dari kamar kamu nak".. jawab bu lilis sambil menceritakannya.


"gak ada bu... ibu salah denger kali" kinan mulai berbohong.


"ya sudah mungkin ibu salah denger, kamu tidur lagi ya nak"bu lilis kembali ke kamar nya.


kinan pun mengunci kamarnya. dia mengelus dada betapa terkejutnya dan rasa takut jika ibu nya tahu.


bian keluar dari tempat persembunyian nya dan melanjutkan peperangan malam ini juga.

__ADS_1


__ADS_2