Cerai Muda

Cerai Muda
gagal aksi di rumah mami


__ADS_3

di perjalanan seakan mulut mereka terkunci tak ada satu kata pun terucap. kinan mengarahkan pandangan mata nya kearah samping. bian sesekali melirik wajah kinan. sedang bik ira yang duduk di bangku belakang bingung dengan tingkah kedua majikan nya.


"kamu kenapa yank??" bian buka suara


"aaa... aahh tidak... aku tidak apa -apa." jawab kinan menoleh ke arah suaminya


"jangan gugup... mami pasti akan menyayangi mu... seperti mami menyayangi alina" bian memegang erat tangan kinan dan mencium nya.


kinan tersenyum. "mana mungkin ibu mu akan menyayangi ku mas... jelas-jelas dia sangat membenci ku.. "gumam kinan dalam hatinya


*


*


*


*


*


satu jam perjalanan akhirnya sampai juga di rumah mami...


kinan semakin gugup. "akhirnya kita sampai yank... oh iya bik tolong turunin koper-koper nya ya... !!" kata bian


"iya tuan"jawab bik ira


"ayo sayang... " ajak bian sembari membukakan pintu mobil nya.

__ADS_1


"ya Allah... lindungilah bayi dalam kandungan ku ini" doa kinan dalam hatinya ketika melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah mertua nya.


setelah masuk melewati ruang tamu... sampai lah dimana keluarga itu berkumpul... di ruang tengah mami dan alina duduk santai di menikmati secangkir teh dan cemilan.


"mas bian.. "sapa alina bangun dari duduk nya menghampiri bian dan memeluk nya.


"mami... alina... "sapa bian balik


"akhirnya kau datang juga bi... mami bahagia kedua menantu mami berkumpul " ucap manis mami


bian tersenyum. "mi.... aku antar kinan ke kamar dulu biar bs istirahat... kasihan dia pasti kecapekan" kata bian sambil menggandeng kinan istri kesayangan nya.


mami hanya mengangguk mempersilahkan.


"hemmm.... liat saja nanti"ucap mami dalam hati


"aku.... aku.,.... "jawab alina terpotong


"lin mami belum bisa menerima pel*cur itu.... hanya saja mami ingin kamu dan bian bersatu lagi" jelas mami pada alina


"maksudnya mi ??" tanya alina tak mengerti


"mami akan membuat pel*cur itu meninggal kan bian tapi dengan cara mami" kata mami sambil meletakkan cangkir di atas meja.


"beneran mi... ??" tanya alina


"iya mami lakukan untuk mu sayang., mami gak mau kamu dan bian berpisah. kamu Satu-satunya menantu mami" sambung mami sambil menyentuh pipi alina.

__ADS_1


"makasih mi... "alina tersenyum penuh kemenangan karena dukungan sang mertua


*


*


*


di kamar yang hampir sama luasnya dengan kamar di rumahnya dengan cat putih...terdapat kasur ukuran kingsize seprei pink kesukaan kinan sengaja bian memesan pada kepala pelayan untuk menata kamar itu.


"kamu suka ??" tanya bian


"suka banget mas" jawab kinan memasuki kamar yang terletak di lantai bawah itu.


sengaja bian menempatkan kinan di lantai bawah karena kandungan kinan yang makin besar khawatir jika harus naik turun tangga.


pintu di tutup, bian dan kinan berbaring... niat nya ci untuk istirahat tapi bian benar-benar nakal... bian mendekatkan bibir nya di bibir softpink milik kinan... mereka pun saling ******* membelit lidah satu sama lain... dan tanpa di suruh tangan bian menyusup ke dalam dress yang di kenakan kinan... meraba menngelus dan mencoba membuka kaitan bra kinan... setelah bagian atas kinan polos bian berkali-kali menelan ludah nya melihat gundukan gundukan yang tiap hari makin besar... dan menantang birahi nya.


bian pun menyesap ******* puncak gundukan itu dan tangan satu nya memainkan meremas nya.


"aagghh.... " suara desah kinan


bian tersenyum .... melihat kinan yang terangsang...


ketika bian membuka resleting nya, Tiba-tiba...


tok.…tok…tok…

__ADS_1


semakin


__ADS_2