
selesai menuntaskan ritual kamar mandi nya, dika menghampiri kinan yang sudah berpakaian lengkap. kinan yang melihat dika langsung mengambilkan pakaian dari dalam lemari. melayani dika sebagai seorang istri.
malam ini adalah malam pertama bagi sepasang pengantin. dika dan kinan. entah kenapa kinan seakan menjaga jarak terhadap suaminya.
"ki.... aku akan menunggu sampai kau siap" ucap dika sambil menarik selimut.
"maaf" kata kinan yang berada satu ranjang dengan dika.
"sudahlah "dika membelakangi kinan dengan sedikit kecewa dalam hatinya.
kinan hanya memandang punggung lelaki yang kini telah menjadi suaminya.
pagi ini kinan sudah menyiapkan dari air hangat tuk mandi... baju yang akan dika kenakan tak lupa sarapan yang kinan masak.
dika bangun langsung berjalan ke kamar mandi. sedangkan kinan sedang asyik bersama putri nya.
"kenapa aku belum bisa melupakan mu mas.... kenapa rasa di hati ku semakin merindumu" batin kinan
dari kejauhan dika memperhatikan nya. "aku tau kau belum bisa mencintai ku ki" batin dika
"pagi istri ku.... pagi anakku" ucap dika menyadarkan kinan dari lamunan nya.
"mas.... "sapa kinan kaget dengan kemunculan dika yang tak di sadari nya
"pagi-pagi dah melamun... melamunin pa ci??"tanya dika sambil menyuap kan nasi goreng ke dalam mulutnya.
"gak papa"jawab kinan
"mas hari ni masuk kuliah ?"tanya kinan
__ADS_1
"iya... pagi nya aku kuliah... siang nya aku kerja" jawab dika santai
"lho kok??!"kinan bingung
"iya kan sekarang kalian tanggung jawab ku... jadi aku harus kerja"jawab dika
kinan menatap dika... ada rasa bersalah dalam hati nya. "ngeliat in terus.... kangen.... ??" goda dika
"ah enggak kok... capa yang ngeliatin"kinan mengelak.
"terus dari tadi liatin apa hayooo?"dika mengoda lagi
"udah ah gak usah di bahas" kinan tak menjawab
"ya udah aku berangkat kuliah dulu... " dika berpamitan
"gak sarapan dulu kak... ?" tanya kinan
"aku tau kamu belum bisa mencintai ku ki... tapi aku akan tetap berusaha untuk terus mencintai mu"batin dika
di tengah jalan tiba-tiba motor dika mendadak berhenti entah kehabisan bensin atau apalah.
"ya ampun... buru-buru pake acara bocor lagi... hadehhh... " dika Memparkirkan motornya di tepi jalan. mengusap wajahnya dengan kasar. dengan terpaksa dika menuntun motornya mencari tukang tambal ban. sampai lah di bengkel tambal ban...
"kenapa mas motornya?"tanya bapak tukang tambal ban
"ini pak ban motor saya bocor tadi " jawab nya
dika menunggu dengan duduk di bangku pinggir jalan. dengan rasa gelisah berkali-kali mata nya melihat jam di pergelangan tangan nya.
__ADS_1
"masih lama gak pak?" tanya dika tak sabar
"waduhh.... antri dulu mas.... soalnya masih banyak " jawab bapak tambal ban
"ya udah... saya tinggal aja pak... nanti siang saya ambilnya. "kata dika
"ya mas" jawab tukang tambal ban tersebut
dika pun berjalan kaki menyusuri jalan. menengok ke belakang menunggu taksi lewat. tapi tak ada satupun taksi yang lewat. padahal jarak ke kampus masih lumayan jauh.
Tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti tepat di depan dika.
"mas... mas... boleh tanya ??" kata seorang pemilik mobil tersebut. dengan membuka kaca pintu mobilnya.
"iya... tanya apa pak??? " tanya dika
"alamat ini mas" orang tersebut menyodorkan secarik kertas bertuliskan sebuah alamat.
-
-
-
-
-
--
__ADS_1
maaf ya readers baru update coz aq nya bener-bener sibuk bgt... ni ja di bela-belain nulis... saking sibuk nya. sehari semalam tidur ja cuma satu jam...
"