
Kini dika dan kinan duduk di singgasana raja dan ratu sehari.... betapa bahagianya terpancar dari wajah dika.
Acara resepsi telah usai setengah jam yang lalu... para tamu pun sudah pada pulang.
tinggal ibu dan ayah dika yang masih tersisa.
"dika.... kami pulang dulu... ingat sekarang kamu sudah menjadi seorang suami... "pamit sang ibu
"jaga mereka Baik-baik"pesan sang ayah.
"iya yah... bun... dika kan selalu ingat Kata-kata kalian"kata dika tengah mengantarkan orang tua nya keluar rumah menuju mobil.
suasana rumah jadi sepi.. tinggal lah dika, kinan., kia dan bik ira.
"hufff"dika menjatuhkan tubuhnya di sofa karena merasa lelah...
"mau aku bikinin kopi???"tanya kinan
"tidak usah"jawab dika
"ya sudah kalau begitu" kinan beranjak dari duduknya berjalan meninggal kan dika
__ADS_1
"ki... mau kemana??" tanya dika
"ganti baju... gerah banget"jawab kinan
"ikut.... "dika berlari menghampiri kinan
kinan tetap berjalan tanpa menghiraukan dika yang mengekor di belakang nya.
ceklek....
kinan maemasuki kamar... di ikuti oleh dika. di depan meja rias kinan melepas satu persatu asesoris yang menempel di kepala nya.
dika membalikkan tubuh istrinya... di angkatlah dagu kinan dan berbisik"kamu sangat cantik" dan ci**man pun terjadi... ini pertama kali nya dika menyentuh kinan.
"aku mandi dulu"kinan melepaskan ciuman nya dan mendorong tubuh dika... berlalu menuju kamar mandi.
tok
tok
tok
__ADS_1
"ki.... jangan di kunci... "rengek dika tapi tak di pedulikan oleh kinan...
"huffhuff.... " dika mendengus kesal
menunggu kinan menyelesaikan mandinya. dika membuka kancing kemeja nya dan mendudukkan bokong nya di sofa dengan tatapan mata menuju pintu kamar mandi yang tertutup rapat... dengan suara gemericik air yang tiada henti
40 menit kemudian kinan muncul dari balik pintu kamar mandi dengan handuk yang di lilitkan di dada dengan rambut yang basah membuat dika melongo tak berkedip.
"masih tertutup saja terlihat sangat indah... bagaimana kalau penutupnya di buka"batin dika
melihat dika menatap tubuhnya kinan langsung berlari ke arah lemari hendak mengambil baju gantinya. belum sampai memakai baju sebuah tangan mendarat di pinggang nya. hembusan nafas dika membuat bulu kuduk kinan merinding.
kinan terbuai... dika menjalankan tangan nya menyusuri lembah yang begitu indah... membalikkan tubuh kinan menatap manik mata nya dalam-dalam. menggiring kinan sampai tepi ranjang.... mendorong tubuh kinan hingga tersibak sebagian handuk yang menutupi paha mulus kinan... semakin dika susah menelan salivanya..
dika ******* bibir kinan... membuat kedua nya larut... dika semakin turun ke lekuk leher kinan... mengisapnya hingga meninggalkan tanda merah... selesai dengan tanda merah... dika menatap kinan dengan tatapan yang sulit di artikan... mengedipkan sebelah matanya. sebagai kode untuk melakukan hal yang selalu pengantin baru lakukan.
ketika dika membuka lilitan di dada kinan saat itu juga terdengar suara tangis putri mereka...
"ya ampun... kia... "kinan langsung mendorong tubuh dika yang menindihnya dan mengambil kia di box tempat tidurnya. saat ini kia berumur 6 bulan.
dika setengah kesal saat itu juga... kinan mengendong kia yang menangis... karena tidak mau diam akhirnya kinan menyusui nya. dika yang kesal langsung bangkit dan berjalan ke kamar mandi untuk menuntaskan yang tertunda.
__ADS_1