Cerai Muda

Cerai Muda
DIA BUKAN ANAKMU, TAPI ANAK KITA


__ADS_3

Pagi ini bian akan mengajak putri kecilnya bertemu sangat mommy. Kebahagiaan tergambar jelas di wajah gadis kecil itu.


Bian mencoba menghubungi kinan.


"Assalamu'alaikum.. " jawab salam dari seberang


"..... "bian terdiam


"Hallo.... " suara panggilan dari seseorang di seberang


"Wa'alaikumussalam" jawab bian, betapa bahagia nya mendengar suara yang selalu di rindukan.


"Aku ingin kita bertemu hari ini" bian to the Point


"Maksudnya?" tanya kinan


"Putri kita merindukan mu, "jawab bian


"Baiklah, aku akan menjemputnya sekarang"kata kinan


"Tidak, kita bertemu di taman kota. jangan mengajak nya kalau kau ingin bertemu dengan kia" Bian berkata dengan penekanan dalam bicara nya


"Baiklah"jawab kinan


Panggilan pun terputus.


Bian tersenyum sendiri. Akhirnya rencana nya berhasil.


"mas.... " sapa alina menyadarkan bian dari bayang-bayang kinan


"Hemm... "jawabnya tanpa memandang kinan


"Aku merindukan mu" ucap alina memeluk tubuh kekar suaminya.


"Bukankah setiap malam aku bersama mu" ucap bian sambil memainkan ponselnya.


"Aku menginginkan mu" ucap alina sambil membuka kancing baju suaminya.


"Hari ini aku ada janji dengan klien, sebaiknya kita tunda saja sampai nanti malam. " bian melepaskan tangan alina dari tubuhnya dan bian beranjak pergi.

__ADS_1


"sial.... !!! aku tau kau itu janji bertemu dengan kinan bukan klien. bisa-bisanya kau bohongi aku dan mengabaikan ku mas" batin alina


Sedangkan bian berjalan menuju kamar yang putrinya tempati.


Cklek.....


pintu terbuka nampak lah gadis kecil dengan senyuman manisnya menyambut sang daddy.


"Cantiknya.... anak siapa sih??" bian sengaja mengoda kia


"anak daddy dan mommy"jawab nya mendekati sangat daddy


"kia udah siap ??" tanya bian pada putri nya


"udah dad... "jawabnya mengandeng tangan sang daddy


"ayo... !!"


Bian dan kia pergi dengan mobil sport nya. Di sepanjang perjalanan keduanya terlihat sangat bahagia.


Di tempat lain


"ki... mau kemana ?? "Tanya dika dengan suara serak khas bangun tidur.


"Aku ada janji dengan teman ku.. "jawab nya dengan mengambil tas slempang berwarna pink .


"Sepagi ini... ???" tanya dika lagi.


"kak... ini dah jam tujuh. ini dah lumayan siang" menunjuk jam dengan dagu nya kearah jam yang berada di atas nakas.


"mau aku antar... ??" dika menawarkan diri sembari bangun dari tempat tidur.


"tidak usah kak.... aku sudah pesan taksi online" ini pertama kali nya kinan berbohong.


"tapi ki.... " ucapan dika menggantung


"jangan khawatir" kinan mengenggam tangan dika dan meyakinkan nya. Dika mengangguk.


"Aku pergi.. " kinan pamit dan berjalan keluar kamar.

__ADS_1


Sepeninggal kinan, dika duduk termenung. "Kenapa perasaan ku tidak enak ya... "gumam dika sembari bangun dari tepi ranjang.


Dika membersihkan diri dan bersiap untuk berangkat kuliah.


"Pagi bun..... " sapa dika ketika mendekati meja makan.


"Pagi nak...., mana kinan ?? kalian turun nya kok gak barengan?? " Tanya sang bunda.


"kinan tadi pamit pergi bun... "jawab dika sambil menarik kursi


"kalian baik-baik saja kan ??"tanya bunda khawatir


"iya, kita baik-baik saja bun" jawab dika lagi


"syukur lah kalau begitu"


Mereka menikmati sarapan hanya berdua.


Di tempat lain.


Bian dan kia sudah sampai lebih dulu di taman kota. Menemani sang putri bermain di tengah taman kota.


"Daddy... mana mommy ??" tanya kia


"Bentar lagi sayang.. "jawab bian melirik jam di pergelangan tangan kirinya. Tak lama muncul lah perempuan cantik dengan dress mini berwarna putih melangkah mendekati mereka berdua.


"kia...... !!" panggil kinan melihat putri yang di rindukan nya.


"mommy.... !!" gadis kecil itu berlari memeluk sang mommy. Sedangkan bian berjalan di belakang sang putri.


"kia.... mama kangen.. "ucap kinan sambil memeluk erat sang putri.


"mommy... kangen daddy juga gak ??" pertanyaan yang mengejutkan dari mulut mungil sang putri. Kinan terkejut dan terbelalak mendengarnya.


"siapa yang mengajarimu bicara seperti itu??" tanya Kinan melepas pelukan dan menatap wajah imut sang putri.


"daddy" jawab nya


"Mas, jangan mengajari anak ku dengan yang bukan-bukan... !"" sentaknya

__ADS_1


"Dia bukan anak mu, tapi anak kita" bian menegaskan kalimat nya.


__ADS_2