
kinan tak mengingatnya... dika menunggui kinan hingga kinan tertidur. dika merenggangkan otot-otot nya yang pegal seharian duduk di kursi tanpa berbaring. Tiba-tiba ponsel nya berdering.
di angkatnya dan menjauh dari kinan karena takut kinan terganggu.
"nak... kamu dimana??" tanya sang ibu
"ibu , ayah dan kia menunggu mu dari tadi di rumah kalian... "belum juga dika menjawab ibu nya terus saja bertanya
"di rumah sakit bu... "jawab dika
"siapa yang sakit ???" tanya ibu penasaran
"kinan bu... "jawab dika lagi
"baiklah biar kami yang kesana" kata ibu dan langsung menutup telfon nya. dika kembali duduk di kursi sebelah kinan tidur.
tidak lama kemudian langkah kaki panjang masuk dari balik pintu tanpa mengetuk dan permisi.
dika tertidur sambil memegang tangan kinan dan kepala nya bersandar di tepi ranjang.
"siapa sebenarnya pria ini?" batin bian.
bian mengusap pipi kinan. dan mengecup kening nya. hal yang sama terjadi pada bian. ia menarik kursi dan tertidur dengan posisi duduk di samping kinan.
sedangkan ayah ibu dan kia kini sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.
ibu ani mengendong kia. dan ayah bertanya dimana ruangan kinan.
mereka bertiga berjalan dengan tergesa-gesa khawatir dengan keadaan menantu Satu-satunya.
__ADS_1
cekklekk.......
pintu pun terbuka. "mama.....papa. !!" kia memanggil kinan . dika terbangun mendengar suara putri kecilnya. "kia..... bunda ayah... kapan sampai ??"tanya dika kaget melihat kedua orang tuanya telah berada di dalam ruangan.
"kami baru saja sampai"jawab sang ayah
"siapa laki-laki itu nak ??"tanya sang ibu dengan mengunjungi dengan dagu nya
"dia..... dia..... " blm sempat dika memberi tahu orang tuanya bian ternyata sudah bangun dan berdiri dengan angkuhnya
"saya suami kinan" kata bian
seketika orang tua dika terbelalak... mereka tak percaya dengan omongan bian. pasal nya bian kan sudah menceraikan kinan sebelum dika menikahi nya.
kedua orang tua itu saling pandang. "mama... " Lagi-lagi kia memanggil sang mama
bian menatap lekat gadis kecil di hadapan nya. gadis itu berwajah imut dan cantik seperti kinan tapi hidung dan tatapan nya seakan mirip dirinya.
"dia putriku"jawab dika sambil mendekap putrinya
"apa dia bayi yang kinan lahirkan dua tahun lalu ??" tanya bian kembali. dika memandang kedua orang tua nya. dengan tatapan tak rela. tapi kedua orang tuanya menggangguk pelan.
menarik nafas panjang dika menjawab " iya... ini bayi itu"
bian merasakan bahagia.... melihat putri kandung nya... berjalan mendekati sang putri dan mengulurkan tangan nya tapi kia semakin erat memeluk dika .
"ayo sayang... ikut daddy"ajak bian
"gak mau.... papa.. kia gak mau... "sambil memeluk dika dengan erat.
__ADS_1
kinan terbangun dari tidur nya. matanya mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan.
"kinan.... bunda datang sayang... " sang bunda memeluk kinan
"maaf ibu siapa??" tanya kinan dengan muka datar
"sayang... ini bunda... ibu nya dika.. suami kamu" bunda berusaha mengingatkan
"tapi saya tidak ingat" kinan menggeleng
"kinan amnesia bun... " dika memberi tahu orang tua nya.
sedangkan bian duduk di sofa dengan arogan nya . "maaf tuan, setahun saya.. ketika anak saya menikahi kinan. status kinan seorang janda. lho kenapa sekarang mengaku suami nya??" tanya sang ayah berusaha minta penjelasan
"saya tidak pernah merasa menceraikan nya" jawab nya
"tapi jelas-jelas di akte cerai anda sudah menceraikan nya" ayah berusaha meyakinkan
"milik saya tetap milik saya" bian dengan sombong nya
sang ayah menatap putra nya dengan wajah bingung.
para readers... maaf up nya dikit dulu ya....
jgn lupa vote nya.....
jempol kalian...
juga komentar kalian aq tunggu...
__ADS_1
dukung terus karya ku... trimksh